Masjid di Belgia Jadi Sasaran Vandalisme, Ada Swastika hingga Kotoran Anjing

Masjid di Belgia Jadi Sasaran Vandalisme, Ada Swastika hingga Kotoran Anjing

Anisa Rizki Febriani - detikHikmah
Senin, 07 Sep 2026 18:30 WIB
Masjid Tawfieq di Belgia yang jadi sasaran vandalisme coretan swastika.
Masjid Tawfieq di Belgia yang jadi sasaran vandalisme lambang swastika. Foto: Anadolu Agency
Jakarta -

Masjid Tawfieq di Shelle, Provinsi Antwerp, Belgia dirusak dengan aksi vandalisme yang berupa coretan simbol swastika dan pesan kebencian. Selain itu, ditemukan kotoran anjing di depan pintu masuk masjid.

Dilansir dari situs TRT World pada Senin (7/9/2026), vandalisme dan kotoran anjing di masjid wilayah utara Belgia itu ditemukan oleh pengurus masjid pada Jumat (4/9) seperti dilaporkan oleh penyiaran publik Belgia, VRT.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Simbol swastika dan pesan kebencian tertulis di pintu serta jendela masjid. Sementara itu, kotoran anjing berserakan di depan bangunan masjid.

"Kami sangat terkejut saat menemukan pesan, simbol swastika, dan kotoran anjing di pusat kegiatan kami," kata pihak pengurus masjid.

ADVERTISEMENT

Petugas itu mendokumentasikan kerusakan tersebut sebelum membersihkan bangunan menjelang salat Jumat. Ia juga mengajukan laporan kepada polisi terkait pelaku yang identitasnya belum diketahui.

Kepolisian setempat membenarkan insiden tersebut. Pihak polisi sedang menangani kasus tersebut dan memulai penyelidikan untuk mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab.

Organisasi nirlaba independen di Belgia yang bertugas membela hak-hak umat Islam, yaitu Muslim Rights Watch Belgium, menyebut insiden itu sebagai kebencian terhadap muslim dalam bentuk yang paling nyata. Mereka menegaskan hal seperti ini tidak boleh dianggap sekadar vandalisme yang terisolasi.

"Ini bukan kasus vandalisme biasa atau sekadar tindakan 'keonaran', melainkan bentuk nyata dan menjijikan dari kebencian terhadap muslim," ujar ketua organisasi yang bernama Mohamed Amin Chaib.

Mereka menyatakan akan turut mengajukan laporan resmi dan mendesak pihak berwenang memperketat keamanan di sekitar masjid.



(aeb/lus)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads