Bacaan Tahiyat Akhir Muhammadiyah dan NU, Apa Bedanya?

Bacaan Tahiyat Akhir Muhammadiyah dan NU, Apa Bedanya?

Indah Fitrah Yani - detikHikmah
Senin, 27 Jul 2026 08:00 WIB
Portrait of muslim man praying to god inside the mosque
Tasyahud akhir. Foto: Getty Images/leolintang
Jakarta -

Tahiyat akhir merupakan bacaan dalam salat yang dibaca sebelum salam. Di Indonesia, umat Islam mengenal beberapa tuntunan bacaan, termasuk yang digunakan oleh Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU).

Muhammadiyah dan NU merupakan dua organisasi Islam besar yang memiliki peran dalam perkembangan kehidupan beragama masyarakat Indonesia. Dalam buku Meluruskan Sejarah Muhammadiyah-NU karya Maman A. Majid Binfas, keduanya disebut sebagai tonggak bagi umat Islam sekaligus pilar dalam kehidupan bangsa.

Bacaan Tahiyat Akhir Muhammadiyah

Mengutip laman Muhammadiyah Kota Semarang, berikut bacaan tahiyat akhir Muhammadiyah:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

اَلتَّحِيَّاتُ لِلّهِ وَالصَّلَوَاتُ وَالطَّيِّباَتُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهاَ النَّبِيُّوَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْناَ وَعَلَى عِباَدِاللهِ الصَّالِحِيْنَأَشْهَدُ اَنْ لاَاِلَهَ اِلاَّ اللهِ
وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.

اَللّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى الِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَالِ إِبْرَاهِيْمَ وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَالِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَالِ
إِبْرَاهِيْمَ. إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ

ADVERTISEMENT

Attahiyyaatu lillaahi washsholawaatu waththoyyibaat. Assalaamu 'alaika ayyuhannabiyyu warohmatullaahi wabarokaatuh. Assalaamu'alainaa wa'ala 'ibaadillaahi shshoolihiin. Asyhadu anlaa ilaaha illallaah waasyhadu annamuhammadan 'abduhu warosuuluh.

Allaahumma sholli 'alaa Muhammad wa'alaa aali Muhammad. Kamaa shollaita 'alaa ibroohiim wa aali ibroohiim. Wabaarik 'alaa Muhammad wa aali Muhammad. Kamaa baarokta 'alaa ibroohiim wa aali ibroohiim. Innaka hamiidummajiid.

Artinya: "Segala kehormatan, kebahagiaan dan kebagusan adalah kepunyaan Allah. Semoga keselamatan bagi Engkau, ya Nabi Muhammad, beserta rahmat dan kebahagiaan Allah. Mudah-mudahan keselamatan juga bagi kita sekalian dan hamba-hamba Allah yang baik-baik. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad itu hamba Allah dan utusan-Nya.

Ya Allah, limpahkanlah kemurahan-Mu kepada Muhammad dan keluarganya, sebagaimana Kau telah limpahkan kepada Ibrahim dan keluarganya. Berkahilah Muhammad dan keluarganya sebagaimana Kau telah berkahi Ibrahim dan keluarganya. Sesungguhnya Engkau yang Maha Terpuji dan Maha Mulia."

Bacaan Tahiyat Akhir NU

Menukil NU Jawa Barat, bacaan tahiyat akhir NU adalah:

التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ لِلَّهِ السَّلَامُ عَلَيْك أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ السَّلَامُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ, أَشْهَدُ أَنْ لَا إلَهَ إلَّا اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللهِ, اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ ،


وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلٰى سَيِّدِ نَا إِبْرَاهِيمَ وَعَلٰى آلِ سَيِّدِ نَا إِبْرَاهِيمَ، وَ بَارِكْ عَلٰى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِ نَا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلٰى سَيِّدِ نَا إِبْرَاهِيمَ ، وَعَلٰى آلِ سَيِّدِ نَا إِبْرَاهِيمَ، فِى الْعَا لَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ


Attahiyyaatul mubaarakaatush shalawaatuth thoyyibaatulillaah. Assalaamu'alaika ayyuhan nabiyyu warahmatullaahi wabarakaatuh, Assalaamu'alaina wa'alaa ibaadillaahishaalihiin. Asyhaduallaa ilaaha illallaah, wa asyhadu anna Muhammad Rasuulullaah. Allahumma shalli 'alaa sayyidinaa muhammad.

Wa alaa aali sayyidina muhammad. Kamaa shallaita 'alaa sayyidinaa Ibraahim wa'alaa aali sayyidinaa ibraahim wabaarik 'alaa sayyidinaa muhammad wa 'alaa aali sayyidina muhammad. Kamaa baarakta 'alaa sayyidinaa ibraahiim wa 'alaa aali sayyidina Ibraahiim fil'aalamiina innaka hamiidum majiid.

Artinya: "Segala kehormatan, dan keberkahan, kebahagiaan dan kebaikan itu punya Allah. Keselamatan atas Nabi Muhammad, juga rahmat dan berkahnya. Keselamatan dicurahkan kepada kami dan atas seluruh hamba Allah yang sholeh. Aku bersaksi tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah. Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad.

Ya Allah. Limpahilah rahmat atas keluarga Nabi Muhammad. Sebagaimana pernah Engkau beri rahmat kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya. Dan limpahilah berkah atas Nabi Muhammad beserta para keluarganya. Sebagaimana Engkau memberi berkah kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya. Diseluruh alam semesta Engkaulah yang terpuji, dan Maha Mulia".

Perbedaan Tahiyat Akhir Muhammadiyah dan NU

Perbedaan bacaan tahiyat akhir Muhammadiyah dan NU terletak pada beberapa lafaz. Muhammadiyah membaca "Attahiyyaatu lillaahi washsholawaatu waththoyyibaat", sedangkan NU menambahkan kata "al-mubaarakaat". Pada bacaan syahadat, Muhammadiyah menggunakan lafaz "Muhammadan 'abduhu wa rasuuluh", sementara NU membaca "Muhammadur rasuulullaah". Selain itu, susunan bacaan sholawat yang digunakan juga memiliki perbedaan.

Meski demikian, keduanya memiliki tujuan yang sama dalam salat, yaitu memuji Allah SWT dan bersaksi bahwa Nabi Muhammad SAW adalah utusan-Nya.



(inf/aeb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads