Menjelang akhir salat, tahiyat akhir dibaca sebelum salam sebagai penutup rangkaian salat. Pada bagian ini, terdapat bacaan tasyahud dan sholawat kepada Nabi Muhammad SAW. Berikut panduan lengkap bacaan tahiyat akhir sampai salam beserta tulisan Arab, latin, dan artinya.
Bacaan Tahiyat Akhir Arab, Latin, dan Artinya
Menukil dari buku Tuntunan Shalat Lengkap dan Benar susunan Dra. Neni Nuraeni M.Ag, berikut panduan lengkapnya:
التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ وَالطَّيِّبَاتُ لِلَّهِ السَّلَامُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ السَّلَامُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَّعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَآلِ إِبْرَاهِيْمَ، وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَآلَ إِبْرَاهِيمَ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Latin: Attahiyyatul mubaarakaatush shalawatuth thayyibaatus lillaahi asalaamu 'alaika ayyuhan nabiyyu wa rahmatullahi wabarakaatuhu, Assalaamu 'alainaa wa 'alaa 'ibaadillaahish shaalihiin, asyhadu an laa ilaaha illa Allah wa asyhadu anna Muhammadan 'abduhu wa rasuuluhu Allaahumma shalli 'alaa muhammadin wa 'alaa aali muhammad, kamaa shallaita 'alaa ibraahiima wa aali ibrahiim, wa baarik 'alaa muhammadin wa 'alaa aali muhammad, kamaa baarakta 'alaa ibraahiima wa aali ibraahiim, innaka hamiidum majiid
Artinya: "Segala penghormatan, keberkahan, sholawat dan kebaikan-kebaikan diperuntukkan hanya kepada Allah semata. Semoga salam sejahtera, rahmat Allah dan keberkahan-Nya senantiasa terlimpahkan kepadamu wahai Sang Nabi. Semoga salam sejahtera terlimpahkan kepada kami dan hamba-hamba Allah yang baik. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah yang Maha Esa dan tiada sekutu bagi-Nya. Sedangkan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah seorang hamba dan utusan-Nya.
Ya Allah, limpahkanlah sholawat kepada Muhammad dan keluarganya, sebagaimana Engkau telah limpahkan kepada Ibrahim dan keluarganya. Berkahilah Muhammad dan keluarganya, sebagaimana Engkau telah berkahi Ibrahim dan keluarganya. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia."
Selain itu, melansir dari buku Seri Fiqih Kehidupan susunan Ahmad Sarwat, pada saat duduk tahiyat disunnahkan meletakkan kedua tangan di atas paha. Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam hadits berikut.
"Kemudian beliau duduk dengan mengiftirasykan kaki kirinya dan meletakkan telapak tangan kanannya di atas paha dan lutut kirinya. Beliau juga meletakkan siku kanannya di atas paha kanan." (HR Ahmad, An-Nasa'i, Abu Dawud, Ibnu Majah, dan Al-Baihaqi)
Mengangkat jari telunjuk saat membaca tasyahud juga termasuk sunnah. Abdullah bin Umar RA meriwayatkan:
"Rasulullah SAW apabila duduk dalam salat, beliau meletakkan kedua tangannya di atas lutut, mengangkat jari telunjuk tangan kanan, lalu berdoa."
(HR Muslim)
Baca juga: Apa Bacaan Doa Tahiyat Awal? |
Cara menggerakkan jari telunjuk saat tasyahud memang memiliki perbedaan pendapat di kalangan ulama. Meski demikian, Imam Malik, Imam Ahmad bin Hanbal, serta salah satu pendapat dalam mazhab Imam Asy-Syafi'i menyatakan bahwa mengangkat atau menggerakkan jari telunjuk saat tasyahud hukumnya sunnah.
Setelah membaca tahiyat akhir, Rasulullah SAW menganjurkan umatnya membaca doa sebelum salam. Mengutip Kitab Al-Adzkar karya Imam Nawawi, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
"Apabila salah seorang di antara kalian bertasyahud, hendaklah ia meminta perlindungan kepada Allah dari empat perkara dengan mengucapkan, 'Allahumma inni a'udzu bika min 'adzaabi Jahannam, wa min 'adzaabil qabri, wa min fitnatil mahyaa wal mamaati, wa min syarri fitnatil Masiihid Dajjaal' (Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari siksa neraka Jahannam, dari siksa kubur, dari fitnah kehidupan dan kematian, dan dari kejahatan fitnah Dajjal)." (HR Muslim)
Berikut doa lengkapnya:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ، وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ، وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ، وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ
Latin: Allahumma inni a'udzu bika min 'adzaabi Jahannam, wa min 'adzaabil qabri, wa min fitnatil mahyaa wal mamaati, wa min syarri fitnatil masiihid Dajjaal.
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari siksa neraka jahanam dan siksa kubur. Dari fitnah kehidupan dan kematian, serta dari keburukan fitnah Dajjal."
Bacaan Salam
Setelah selesai membaca tahiyat akhir dan doa sebelum salam, salat diakhiri dengan mengucapkan salam. Salam dilakukan dengan menoleh ke arah kanan hingga pipi kanan terlihat, kemudian dilanjutkan menoleh ke arah kiri hingga pipi kiri terlihat.
Bacaan salam yang dibaca adalah:
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ
Latin: Assalaamu alaikum wa rahmatullah.
Artinya: "Semoga keselamatan dan rahmat Allah dilimpahkan kepadamu."
