Cara kembali masuk Islam setelah murtad dapat dilakukan dengan bertobat secara sungguh-sungguh dan kembali mengucapkan dua kalimat syahadat.
Dalam Islam, pintu tobat tetap terbuka bagi siapa saja yang ingin kembali kepada Allah SWT selama hayat masih dikandung badan.
Allah SWT juga menjelaskan dalam Al-Qur'an bahwa Dia Maha Pengampun bagi hamba yang bertobat dan memperbaiki diri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena itu, seseorang yang pernah keluar dari Islam tetap memiliki kesempatan untuk kembali memeluk agama Islam dengan penuh keikhlasan.
Apakah Orang yang Murtad Bisa Kembali Masuk Islam?
Dalam Islam, seseorang yang pernah murtad tetap memiliki kesempatan untuk kembali memeluk agama Islam dengan bertobat kepada Allah SWT.
Para ulama menjelaskan bahwa kembalinya seseorang ke dalam Islam dilakukan dengan memenuhi beberapa komitmen penting sebagai bentuk kesungguhan tobatnya.
Menurut pendapat Imam Syafi'i dalam kitab Raudlatut Tholibin, seseorang yang pernah keluar dari Islam lalu ingin kembali memeluk agama Islam perlu memenuhi setidaknya dua bentuk komitmen.
وَقَدْ وَصَفَ الشَّافِعِيُّ تَوْبَتَهُ فَقَالَ: أَنْ يَشْهَدَ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ، وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ، وَيَبْرَأَ مِنْ كُلِّ دِينٍ خَالَفَ الْإِسْلَامَ
Artinya, "Imam Syafi'i mendeskripsikan langkah tobat seseorang yang murtad. Maka harus mengucapkan dua syahadat dan melepaskan diri sepenuhnya terhadap setiap agama selain Islam". (Muhyiddin An-Nawawi, Raudhatut Thalibin wa Umdatul Muftin, [Beirut, Maktabah Islami: 1991], juz 10, halaman 82).
Mayoritas ulama juga memiliki pandangan yang serupa. Seseorang yang ingin kembali masuk Islam setelah murtad harus mengucapkan dua kalimat syahadat serta berkomitmen meninggalkan keyakinan selain ajaran Islam.
Pandangan tersebut didasarkan pada hadits Rasulullah SAW yang menegaskan pentingnya syahadat sebagai tanda masuknya seseorang ke dalam Islam. Hadits itu berbunyi:
أَنَّ أَبَا هُرَيْرَةَ أَخْبَرَهُ أَنَّ رَسُولَ اللهِ ﷺ قَالَ: «أُمِرْتُ أَنْ أُقَاتِلَ النَّاسَ حَتَّى يَقُولُوا: لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ، فَمَنْ قَالَ: لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ عَصَمَ مِنِّي مَالَهُ وَنَفْسَهُ إِلَّا بِحَقِّهِ، وَحِسَابُهُ عَلَى اللَّهِ
Artinya: "Abu Hurairah mengabarkan, sesungguhnya Rasulullah bersabda: Aku diperintah untuk memerangi manusia sampai mereka mengucapkan 'La ilaha illallah'. Barang siapa mengucapkannya, maka harta dan jiwanya terlindungi dariku sesuai haknya, dan perhitungannya diserahkan kepada Allah." (Abul Husain Muslim, Shahih Muslim, [Riyadh, Baitul Afkar: 1998], juz 1, halaman 43).
Pandangan Ulama Soal Larangan Mempermainkan Agama
Pengasuh Lembaga Pengembangan Da'wah dan Pondok Pesantren Al-Bahjah Cirebon, Buya Yahya menjelaskan bahwa seseorang yang pernah keluar dari Islam tetap memiliki kesempatan untuk kembali kepada Allah SWT dengan sungguh-sungguh bertobat.
Beliau mengingatkan agar tidak bermain-main dengan perkara murtad karena hal tersebut sangat berbahaya bagi keselamatan akhirat. Dalam ceramahnya, Buya Yahya berkata:
"Jangan main-main urusan agama, murtad. Murtadnya biarpun ada harapan untuk kembali tidak bisa seperti itu. Naudzubillah," terang Buya Yahya dalam cuplikan video di kanal YouTube Al Bahjah TV. detikHikmah telah mendapat izin mengutip tayangan dalam channel tersebut.
Meski demikian, pintu tobat tetap terbuka bagi orang yang ingin kembali kepada Allah SWT. Buya Yahya menegaskan bahwa langkah pertama yang harus dilakukan adalah segera mengucapkan dua kalimat syahadat sebagai tanda kembali memeluk Islam.
"Cara tobatnya adalah segera ikrar kalimat syahadat, dua kalimat syahadat ucapkan," jelas Buya.
Setelah kembali bersyahadat, seseorang kemudian dianjurkan memperbaiki amal ibadahnya, termasuk mengqada kewajiban yang ditinggalkan selama masa murtad, seperti salat.
Menurut penjelasan Buya Yahya, syahadat harus didahulukan sebelum melaksanakan ibadah lainnya karena syahadat menjadi pintu kembali kepada Islam.
Beliau juga mengingatkan agar tidak menunda tobat. Sebab, manusia tidak mengetahui kapan ajal akan datang.
Karena itu, siapa pun yang pernah terlanjur keluar dari Islam hendaknya segera kembali kepada Allah SWT dengan penuh penyesalan dan memperbanyak amal saleh.
(inf/inf)












































Komentar Terbanyak
Mengapa Nabi Isa Disebut Belum Wafat dalam Islam?
Jemaah Haji RI Ditangkap di Madinah Usai Videokan Wanita Tanpa Izin
Kenapa Mayoritas Penduduk Madinah Dulu Beragama Yahudi?