Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Zulkaidah 2026 dan Bacaan Niatnya

Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Zulkaidah 2026 dan Bacaan Niatnya

Salsa Dila Fitria Oktavianti - detikHikmah
Sabtu, 18 Apr 2026 09:00 WIB
close up image .
Ilustrasi puasa Ayyamul Bidh Zulkaidah 2026. (Foto: Getty Images/iStockphoto/hayatikayhan)
Jakarta -

Jadwal puasa Ayyamul Bidh bulan Zulkaidah penting diketahui oleh umat Islam yang ingin menjalankan puasa sunnah di pertengahan bulan Hijriah. Puasa ini dilakukan pada 13, 14, dan 15 setiap bulan dalam kalender Islam.

Dalil anjuran puasa Ayyamul Bidh mengacu pada hadits shahih dari Abu Hurairah RA yang berkata:

أَوْصَانِي خَلِيْلِي ﷺ بِثَلَاثٍ صِيَامُ ثَلَاثَةَ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ وَرَكْعَتَيِ الضُّحَى وَأَنْ أُوَتِرَ قَبْلَ أَنْ أَنَامَ مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Artinya: "Kekasihku Rasulullah SAW berpesan kepadaku untuk berpuasa tiga hari setiap bulan, dua rakaat dhuha, dan salat witir sebelum tidur." (Muttafaq 'Alaih)

ADVERTISEMENT

Kapan Waktu Pelaksaan Puasa Ayyamul Bidh

Dijelaskan dalam buku Fiqih Puasa oleh M. Hasyim Ritonga, puasa Ayyamul Bidh adalah puasa sunnah yang dilaksanakan pada pertengahan bulan Hijriah, tepatnya setiap tanggal 13, 14, dan 15. Pelaksanaannya berlaku di setiap bulan, baik bulan tersebut berjumlah 29 hari (naqis) maupun 30 hari (kamil).

Ada sejumlah pendapat terkait penamaan Ayyamul Bidh. Salah satunya dikaitkan dengan kisah Nabi Adam AS saat pertama kali diturunkan ke bumi. Disebutkan bahwa beliau diperintahkan oleh Allah SWT untuk berpuasa pada hari-hari tersebut, hingga secara bertahap kondisi tubuhnya kembali menjadi putih.

Selain itu, ada juga pendapat yang menyebut istilah Ayyamul Bidh merujuk pada malam-malam yang terang benderang karena cahaya bulan purnama yang menyinari sejak terbenam hingga terbitnya matahari.

Puasa Ayyamul Bidh termasuk sunnah muakkad, sehingga sangat dianjurkan untuk diamalkan secara rutin setiap bulan.

Jadwal Ayyamul Bidh Bulan Zulkaidah 1447 H/2026 M

Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia 2026 terbitan Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama, 1 Zulkaidah 1447 H jatuh pada Minggu, 19 April 2026. Adapun jadwal puasa Ayyamul Bidh Zulkaidah bertepatan dengan:

  • 13 Zulkaidah 1447 H: Jumat, 1 Mei 2026
  • 14 Zulkaidah 1447 H: Sabtu, 2 Mei 2026
  • 15 Zulkaidah 1447 H: Minggu, 3 Mei 2026

Bacaan Niat Puasa Ayyamul Bidh

Berikut adalah bacaan niat puasa Ayyamul Bidh yang dikutip dari buku Koleksi Doa & Dzikir Sepanjang Masa karya Ustadz Ali Amrin Al Qurawy:

نَوَيْتُ صَوْمَ يومَ الْبِيْضُ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى.

Arab latin: Nawaitu shauma yaumul biidh sunnatal lillaahi-ta'aalaa

Artinya: "Saya niat berpuasa sunnah yaumul bidh (hari putih) karena Allah Ta'ala"

Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh

Masih merujuk pada sumber yang sama, puasa tiga hari setiap bulan atau Ayyamul Bidh memiliki keutamaan sangat besar. Ibadah ini diibaratkan seperti berpuasa sepanjang tahun, sebagaimana disebutkan dalam kitab Riyadhus Shalihin Imam an-Nawawi dari hadits Abdullah bin Amr RA bahwa Rasulullah SAW bersabda:

صَوْمُ ثَلَاثَةِ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ صَوْمُ الدَّهْرِ كُلِّهِ مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ.

Artinya: "Puasa tiga hari setiap bulan itu seperti puasa sepanjang tahun." (Muttafaq 'alaih)

Dalam hadits lain dikatakan:

حَدَّثَنَا هَنَّا حَدَّثَنَا أَبُو أَبُو مُعَاوِيَةَ عَنْ عَاصِمِ الْأَحْوَلِ عَنْ أَبِي عُثْمَانَ النَّهْدِي عَنْ أَبِي ذَرِّ قَالَ قَالَ رَسُولُ الله صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ صَامَ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ ثَلَاثَةَ أَيَّامٍ فَذَلِكَ صِيَامُ الدَّهْرِ فَأَنْزَلَ الله عَزَّ وَجَلَّ تَصْدِيقَ ذَلِكَ فِي كِتَابِهِ (مَنْ جَاءَ بِالْحَسَنَةِ فَلَهُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا الْيَوْمُ بِعَشْرَةِ أَيَّامٍ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثُ حَسَنٌ صَحِيحٌ

Artinya: "Telah menceritakan kepada kami Hannad telah menceritakan kepada kami Abu Mu'awiyah dari Ashim Al Ahwal dari Abu 'Utsman An Nahdi dari Abu Dzar dia berkata, Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wasallam bersabda: Barang siapa yang berpuasa tiga hari pada setiap bulan, maka sama halnya dengan puasa sebulan penuh. Lalu Allah 'azza wajalla menurunkan ayat yang membenarkan akan perkara tersebut yaitu (firman-Nya): Barang siapa yang melakukan satu kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala sepuluh kali lipat. Satu hari berpuasa sama dengan sepuluh hari. Abu 'Isa berkata: ini merupakan hadits hasan shahih."




(kri/kri)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads