Setelah bulan Syawal, umat Islam akan memasuki bulan Zulkaidah. Bulan ini termasuk salah satu bulan yang dimuliakan dalam Islam.
Zulkaidah sebagai bagian dari empat bulan haram. Pada bulan ini, umat Islam dianjurkan memperbanyak amal dan menjaga diri dari perbuatan dosa, sekaligus menjadi waktu persiapan menuju ibadah haji.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apa Itu Bulan Zulkaidah dalam Kalender Hijriah?
Zulkaidah adalah bulan ke-11 dalam kalender Hijriah. Bulan ini termasuk salah satu bulan haram atau bulan yang dimuliakan dalam Islam, bersama Zulhijah, Muharam, dan Rajab.
Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia 2026 terbitan Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama RI, 1 Zulkaidah 1447 H jatuh pada Minggu, 19 April 2026.
Sementara itu, Muhammadiyah menetapkan 1 Zulkaidah 1447 H jatuh pada Sabtu, 18 April 2026, berdasarkan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).
Keutamaan-keutamaan Bulan Zulkaidah
Salah satu keutamaan bulan Zulkaidah adalah termasuk bulan haram. Dalam Islam, bulan haram dikenal sebagai bulan yang dimuliakan atau bulan suci. Penjelasan tentang bulan haram disebutkan dalam surah At Taubah ayat 36,
اِنَّ عِدَّةَ الشُّهُوْرِ عِنْدَ اللّٰهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِيْ كِتٰبِ اللّٰهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ مِنْهَآ اَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ۗذٰلِكَ الدِّيْنُ الْقَيِّمُ ەۙ فَلَا تَظْلِمُوْا فِيْهِنَّ اَنْفُسَكُمْ وَقَاتِلُوا الْمُشْرِكِيْنَ كَاۤفَّةً كَمَا يُقَاتِلُوْنَكُمْ كَاۤفَّةً ۗوَاعْلَمُوْٓا اَنَّ اللّٰهَ مَعَ الْمُتَّقِيْنَ
Artinya: "Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah ialah dua belas bulan, (sebagaimana) ketetapan Allah (di Lauhulmahfuz) pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menzalimi dirimu padanya (empat bulan itu), dan perangilah orang-orang musyrik semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya. Ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang bertakwa."
Menurut Tafsir Ibnu Katsir, empat bulan haram yang dimaksud dalam ayat di atas adalah Zulkaidah, Zulhijah, Muharam, dan Rajab. Hal ini dijelaskan dalam hadits yang dikeluarkan Imam Ahmad dan Imam Bukhari.
Pengharaman empat bulan ini berkaitan dengan ibadah haji, dan satu bulan sebelum haji, Zulkaidah, berkaitan dengan bulan istirahat, tidak melakukan peperangan.
Pada bulan haram juga dilarang melakukan perbuatan dosa karena bulan ini sangat mulia. Waktu ini dianggap baik untuk memperbanyak amalan. Para ulama terdahulu pun banyak yang mengisi bulan haram dengan berpuasa.
Keutamaan bulan haram juga dijelaskan dalam buku Dakwah Cerdas oleh Dra Udji Asiyah. Amalan yang dikerjakan pada empat bulan haram dinilai lebih utama.
Dari Ibnu Abbas RA, Nabi Muhammad SAW bersabda:
"Tidak ada amal yang lebih afdal dibanding amal pada hari-hari ini," Mereka bertanya, "Tidak juga jihad?" Beliau menjawab, "Tidak pula oleh jihad, kecuali seseorang yang keluar untuk mengorbankan jiwa dan hartanya, lalu dia tidak kembali dengan sesuatu apa pun." (HR Bukhari)
Selain itu, bulan haram juga menjadi waktu untuk memperbanyak pahala. Hal ini dijelaskan dalam hadits berikut:
"Maka sesungguhnya darah, harta, dan kehormatan kalian semua haram (mulia) atas kalian seperti mulianya hari ini, di negeri ini, dan di bulan ini. Dan sesungguhnya kalian akan menghadap Tuhanmu sekalian dan Dia akan bertanya kepada kalian tentang amal perbuatkan kalian." (HR Bukhari dan Muslim)
(kri/kri)












































Komentar Terbanyak
Wamenhaj Dahnil Anzar Nilai Presiden Prabowo Layak Jadi Bapak Haji Indonesia
Mengapa Nabi Isa Disebut Belum Wafat dalam Islam?
Secara Hisab, Idul Adha 1447 H Jatuh pada 27 Mei 2026