Tata Cara Salat Witir 3 Rakaat, Bisa 1 atau 2 Salam

Tata Cara Salat Witir 3 Rakaat, Bisa 1 atau 2 Salam

Hanif Hawari - detikHikmah
Sabtu, 11 Apr 2026 19:00 WIB
young muslim praying worship of the Allahs kindness  at  joglo house. Muslim children are doing prayers according to Islamic principles
Ilustrasi salat witir (Foto: Ilustrasi ruang salat di rumah/Istock/rudi_suardi)
Jakarta -

Salat witir adalah salah satu salat sunnah yang dianjurkan untuk dikerjakan. Salat ini sebagai penutup ibadah malam hari.

Salat witir memiliki keutamaan tersendiri karena dikerjakan dalam jumlah rakaat ganjil. Salah satunya adalah 3 rakaat yang paling umum dilakukan.

Lantas, bagaimana tata cara salat witir 3 rakaat? Pakai satu salam atau dua salam?

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bagaimana Cara Salat Witir 3 Rakaat?

Badruddin Hasyim Subky dalam bukunya Misteri Kedua Belah Tangan dalam Shalat, Zikir, dan Doa menjelaskan terdapat dua metode dalam melaksanakan salat witir 3 rakaat:

ADVERTISEMENT
  • Salat witir 3 rakaat dapat dilakukan dengan dua kali salam, 2 rakaat terlebih dahulu kemudian salam, setelah itu 1 rakaat kemudian salam.
  • Salat witir juga bisa dikerjakan langsung 3 rakaat sekaligus dengan satu kali salam tanpa membaca tahiyat awal.

Cara mengerjakan salat witir tidak jauh berbeda dengan salat wajib. Berikut urutan salat witir 3 rakaat beserta bacaannya yang dirangkum dari buku Dirasah Islamiyah karya Al Mubdi'u dan tim.

1. Niat salat witir
2. Takbiratul ihram
3. Membaca surah Al-Fatihah
4. Membaca surah pendek

Surah yang dianjurkan dibaca setelah Al-Fatihah pada rakaat pertama salat witir adalah Al-A'la. Kemudian pada rakaat kedua dianjurkan membaca Al-Kafirun, dan rakaat ketiga membaca Al-Ikhlas, sebagaimana disebutkan dalam hadits yang diriwayatkan dari Anas bin Malik:

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقْرَأُ فِي الرَّكْعَةِ الْأَوْلَى بِ سَبِّحِ اسْمَ رَبِّكَ الْأَعْلَى، وفي الثانية بِ قُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُونَ، وَفِي الثَّالِثَةِ بِ قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ، وَالْمُعْوَذَتَيْنِ

Artinya: "Rasulullah melakukan salat witir tiga rakaat setelah Isya. Pada rakaat pertama membaca surah Al-A'la, rakaat kedua membaca surah Al-Kafirun, dan rakaat ketiga membaca surah Al-Ikhlas." (HR At-Tirmidzi, An-Nasa'i, dan Ibnu Majah)

5. Rukuk
6. Iktidal
7. Sujud
8. Berdiri lalu melanjutkan rakaat selanjutnya
9. Duduk tasyahud
10. Salam

Waktu dan Niat Salat Witir

Sayyid Sabiq dalam buku Fikih Sunnah menjelaskan berdasarkan kesepakatan para ulama, salat witir dapat dikerjakan setelah salat Isya hingga sebelum terbit fajar.

Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya Allah menambahkan salat padamu yaitu salat witir. Maka, tunaikan salat witir pada waktu antara salat Isya sampai salat Subuh." (HR Ahmad)

Salat witir merupakan salah satu ibadah sunnah yang dianjurkan untuk dikerjakan pada malam hari sebagai penutup rangkaian salat. Ibadah ini bisa dilakukan setelah berbagai salat malam, termasuk setelah tahajud.

Adapun mengenai niat salat witir setelah tahajud, tidak terdapat niat khusus yang berbeda dari biasanya. Niatnya tetap sama, menyesuaikan dengan jumlah rakaat dan cara pelaksanaan, baik dengan satu kali salam maupun dua kali salam.

Niat Salat Witir 1 Rakaat

أَصَلَّى سُنَّةَ الْوِتْرِ رَكْعَةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ )مَأْمُومًا / إِمَامًا( لِلَّهِ تعَالَى

Arab latin: Usholli sunnatal witri rak'atan mustaqbilal qiblati (ma'muuman/imaaman) lillahi ta'aala.

Artinya: "Saya (berniat) mengerjakan salat sunnah witir satu rakaat dengan menghadap kiblat, (makmum/imam), karena Allah Ta'ala."

Niat Salat Witir 3 Rakaat

أُصَلِّي سُنَّةَ الْوِتْرِ ثَلَاثَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ )مَأْمُوْمًا / إِمَامًا( لِلَّهِ تَعَالَى

Arab latin: Usholli sunnatal witri tsalatsa raka'aatin mustaqbilal qiblati (ma'muuman/imaaman) lillahi ta'aala.

Artinya: "Saya (berniat) mengerjakan salat sunnah witir tiga rakaat dengan menghadap kiblat, (makmum/imam), karena Allah Ta'ala."

Bisakah Salat Witir 3 Rakaat 1 Salam?

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, salat witir 3 rakaat dapat dikerjakan dengan satu kali salam. Cara ini merupakan salah satu bentuk pelaksanaan yang diperbolehkan dalam ajaran Islam.

Dalam praktiknya, niat langsung dilakukan untuk 3 rakaat sekaligus sejak awal. Setelah itu, salat didirikan seperti biasa mulai dari takbiratul ihram hingga tahiyat akhir tanpa duduk tahiyat awal.

Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian gerakan dan bacaan, salat kemudian diakhiri dengan satu kali salam. Dengan demikian, pelaksanaan witir 3 rakaat satu salam tetap sah dan bisa diamalkan sesuai tuntunan.

Salat Witir 3 Rakaat 1 Salam Apakah Pakai Tahiyat Awal?

Mengacu pada buku Misteri Kedua Belah Tangan dalam Shalat, Zikir, dan Doa karya Dr. KH Badruddin Hasyim Subky, tidak terdapat tahiyat awal dalam pelaksanaan salat witir 3 rakaat yang dilakukan sekaligus tanpa salam di rakaat kedua.

Metode ini juga didasarkan pada sejumlah riwayat Rasulullah SAW yang menyebutkan bahwa beliau melaksanakan salat witir 3 rakaat secara langsung dan hanya melakukan satu kali tahiyat di akhir. Dari Aisyah radhiyallahu 'anha, beliau mengatakan:

"Rasulullah SAW biasa berwitir 3 rakaat sekaligus, beliau tidak duduk (tasyahud) kecuali pada rakaat terakhir." (HR Al Baihaqi)

Sebagian ulama, seperti dari mazhab Hanafi, memang berpendapat salat witir 3 rakaat dilakukan dengan duduk tahiyat awal. Sementara itu, dalam mazhab Syafi'i, Hanbali, dan sebagian Maliki, pendapat yang lebih kuat adalah melaksanakannya langsung 3 rakaat tanpa tahiyat awal, dan hanya duduk pada rakaat terakhir sebelum salam.

Dengan demikian, apabila salat witir 3 rakaat dikerjakan sekaligus tanpa salam di rakaat kedua, maka tidak perlu melakukan tahiyat awal. Cukup melakukan satu kali tahiyat di akhir sebelum menutup salat dengan salam.




(hnh/kri)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads