Doa Tarawih dan Witir Pendek Lengkap, Beserta Keutamaannya

Langkah Emas Raih Kemenangan

Doa Tarawih dan Witir Pendek Lengkap, Beserta Keutamaannya

Salsa Dila Fitria Oktavianti - detikHikmah
Senin, 23 Feb 2026 17:00 WIB
Doa Tarawih dan Witir Pendek Lengkap, Beserta Keutamaannya
Berdoa. Foto: Getty Images/iStockphoto/PeopleImages
Jakarta -

Sholat Tarawih dan Sholat Witir merupakan ibadah sunnah yang dikerjakan pada malam hari di bulan Ramadan. Setelah melaksanakannya, umat Islam biasanya membaca doa sebagai bentuk permohonan ampunan, rahmat, serta kebaikan dunia dan akhirat.

Dalam ajaran Islam, doa memiliki kedudukan penting sebagai bagian dari ibadah. Al-Qur'an dan hadits Nabi Muhammad SAW menganjurkan muslim untuk memperbanyak doa, termasuk setelah menunaikan sholat Tarawih dan Witir.

Doa Tarawih Pendek

Dikutip dari buku Tuntunan Shalat Lengkap dan Benar karya Neni Nuraeni, berikut doa versi pendek yang dapat dibaca setelah sholat Tarawih.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ رِضَاكَ وَالْجَنَّةَ وَنَعُوْذُ بِكَ مِنْ سَخَطِكَ وَالنَّارِ اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ كَرِيمٌ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنَّا وَوَالِدَيْنَا وَعَنْ جَمِيعِ الْمُسْلِمِينَ وَالمُسْلِمَاتِ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ

Latin: Allahumma inná nas-aluka ridhaka wal jannata wa na'ûdzu bika min sakhathika wan näri, Allahumma innaka 'afuwwun karimun tuhibbul 'afwa fa'fu 'anná wa walidaina wa 'an jami'il muslimina wal muslimáti birahmatika yá arhamar rahimina.

ADVERTISEMENT

Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kepada-Mu keridhaan-Mu dan surga, kami berlindung kepada-Mu dari kemurkaan-Mu dan siksa neraka. Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun lagi Maha Mulia, Engkau suka ampunan, maka ampunilah kami, dan ampunilah ibu bapak kami, serta semua kaum muslimin dan muslimat dengan kasih sayang-Mu, wahai Tuhan yang Maha Penyayang."

Doa Tarawih Panjang

Dikutip dalam buku Doa-Doa Mustajabah oleh Abu Qalbina, berikut doa sholat Tarawih versi panjang yang dapat dilafalkan.

اَللّٰهُمَّ اجْعَلْنَا بِالْإِيْمَانِ كَامِلِيْنَ، وَلِلْفَرَائِضِ مُؤَدِّيْنَ، وَلِلصَّلَاةِ حَافِظِيْنَ، وَلِلزَّكَاةِ فَاعِلِيْنَ، وَلِمَا عِنْدَكَ طَالِبِيْنَ، وَلِعَفْوِكَ رَاجِيْنَ، وَبِالْهُدَى مُتَمَسِّكِيْنَ، وَعَنِ اللَّغْوِ مُعْرِضِيْنَ، وَفِي الدُّنْيَا زَاهِدِيْنَ، وَفِي الْاٰخِرَةِ رَاغِبِيْنَ، وَبِالْقَضَاءِ رَاضِيْنَ، وَلِلنَّعْمَاءِ شَاكِرِيْنَ، وَعَلَى الْبَلَاءِ صَابِرِيْنَ، وَتَحْتَ لِوَاءِ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ سَائِرِيْنَ، وَعَلَى الْحَوْضِ وَارِدِيْن، وَإِلَى الْجَنَّةِ دَاخِلِيْنَ، وَمِنَ النَّارِ نَاجِيْنَ، وَعَلَى سَرِيْرِ الْكَرَامَةِ قَاعِدِيْنَ، وَبِحُوْرٍعِيْنٍ مُتَزَوِّجِيْنَ، وَمِنْ سُنْدُسٍ وَاِسْتَبْرَقٍ وَدِيْبَاجٍ مُتَلَبِّسِيْنَ، وَمِنْ طَعَامِ الْجَنَّةِ آكِلِيْنَ، وَمِنْ لَبَنٍ وَعَسَلٍ مُصَفًّى شَارِبِيْنَ، بِأَكْوَابٍ وَّأَبَارِيْقَ وَكَأْسٍ مِّنْ مَعِيْنٍ مَعَ الَّذِيْنَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ مِنَ النَّبِيِّيْنَ وَالصِّدِّيْقِيْنَ وَالشُّهَدَاءِ وَالصَّالِحِيْنَ وَحَسُنَ أُولئِكَ رَفِيْقًا، ذٰلِكَ الْفَضْلُ مِنَ اللهِ وَكَفَى بِاللهِ عَلِيْمًا، اَللّٰهُمَّ اجْعَلْنَا فِي هٰذِهِ لَيْلَةِ الشَّهْرِ الشَّرِيْفَةِ الْمُبَارَكَةِ مِنَ السُّعَدَاءِ الْمَقْبُوْلِيْنَ، وَلَا تَجْعَلْنَا مِنَ اْلأَشْقِيَاءِ الْمَرْدُوْدِيْنَ، وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَاٰلِه وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ، بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ، وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

Latin: Allâhummaj'alnâ bil îmâni kâmilîn. Wa lil farâidli muaddîn. Wa lish-shlâti hâfidhîn. Wa liz-zakâti fâ'ilîn. Wa lima 'indaka thâlibîn. Wa li 'afwika râjîn. Wa bil-hudâ mutamassikîn. Wa 'anil laghwi mu'ridlîn. Wa fid-dunyâ zâhdîn. Wa fil 'âkhirati râghibîn. Wa bil-qadlâ'I râdlîn. Wa lin na'mâ'I syâkirîn. Wa 'alal balâ'i shâbirîn. Wa tahta liwâ'i muhammadin shallallâhu 'alaihi wasallam yaumal qiyâmati sâ'irîna wa alal haudli wâridîn. Wa ilal jannati dâkhilîn. Wa minan nâri nâjîn. Wa 'alâ sariirl karâmati qâ'idîn. Wa bi hûrun 'in mutazawwijîn. Wa min sundusin wa istabraqîn wadîbâjin mutalabbisîn. Wa min tha'âmil jannati âkilîn. Wa min labanin wa 'asalin mushaffan syâribîn. Bi akwâbin wa abârîqa wa ka'sin min ma'în. Ma'al ladzîna an'amta 'alaihim minan nabiyyîna wash shiddîqîna wasy syuhadâ'i wash shâlihîna wa hasuna ulâ'ika rafîqan. Dâlikal fadl-lu minallâhi wa kafâ billâhi 'alîman. Allâhummaj'alnâ fî hâdzihil lailatisy syahrisy syarîfail mubârakah minas su'adâ'il maqbûlîn. Wa lâ taj'alnâ minal asyqiyâ'il mardûdîn. Wa shallallâhu 'alâ sayyidinâ muhammadin wa âlihi wa shahbihi ajma'în. Birahmatika yâ arhamar râhimîn wal hamdulillâhi rabbil 'âlamîn.

Artinya: "Ya Allah, jadikanlah kami manusia yang senantiasa menyempurnakan iman, melaksanakan perintah-perintah wajib-Mu, melaksanakan sholat, menunaikan zakat, memohon kepada-Mu, mengharap ampunan-Mu, berpegang teguh pada petunjuk, meninggalkan kemungkaran, hidup sederhana di dunia, mengharap surga di akhirat, rela pada takdir, bersyukur pada nikmat, bersabar atas cobaan di bawah bendera syariat Muhammad saw di hari kiamat. Dari ajarannya kami datang, ke surga kami menuju, dan kami selamat dari api neraka. Kami duduk di atas sutra kemuliaan, kami menikahi bidadari nan cantik-jelita. Kami berpakaian yang terbuat dari permadani, sutra, dan perhiasan mewah lainnya. Kami makan dari masakan yang tersedia di surga. Kami minum madu dan susu dengan menggunakan gelas mewah bersama para nabi, orang jujur, syuhada, orang sholeh, dan mereka akan menjadi teman setia di surga nanti. Demikianlah keutamaan dari Allah. Allah Mahatahu atas segala yang dilakukan hamba-Nya. Ya Allah, jadikan kami pada malam yang mulia dan penuh berkah ini sebagai orang-orang yang senantiasa bahagia dan diampuni. Dan janganlah jadikan kami orang-orang yang senan-tiasa bersedih dan tertolak. Kami senantiasa berSholawat kepada Nabi Muhammad saw., keluarga, dan sahabat-sahabatnya secara keseluruhan dengan rahmat-Mu, wahai Yang Mahakasih dari yang terkasih."

Bacaan Doa Witir

Seperti sholat Tarawih, sholat witir juga dapat ditutup dengan membaca doa. Dinukil dari Buku Kunci-kunci Surga Rahasia Dahsyat Amalan & Doa Calon Penghuni Surga oleh Ahya Alfi Shobari, berikut bacaan doa setelah sholat witir.

أَللَّهُمَّ إِنَّا نَسْاَلُكَ إِيْمَانًا دَاِئمًا وَنَسْأَلُكَ قَلْبًا خَاشِعًا وَنَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَنَسْأَلُكَ يَقِيْنًا صَادِقًا وَنَسْأَلُكَ عَمَلًا صَالِحًا وَنَسْأَلُكَ دِيْنًا قَيِّمًا وَنَسْأَلُكَ خَيْرًا كَثِيْرًا وَنَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ وَنَسْأَلُكَ تَمَامَ الْعَافِيَةِ وَنَسْأَلُكَ الشُّكْرَ عَلَى الْعَافِيَةِ وَنَسْأَلُكَ الْغِنَى عَنِ النَّاسِ أَللَّهُمَّ رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا صَلَاتَنَا وَصِيَامَنَا وَقِيَامَنَا وَتَخَشُعَنَا وَتَضَرُّعَنَا وَتَعَبُّدَنَا وَتَمِّمْ تَقْصِيْرَنَا يَا أَللهُ يَاأَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ وَصَلَّى اللهُ عَلَى خَيْرِ خَلْقِهِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ وَالْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

Latin: Allaahumma innaa nas-aluka iimaanan daa-iman, wanas-aluka qalban khaasyi'an, wanas-aluka 'ilman naafi'an, wanas-aluka yaqiinan shaadiqan, wanas-aluka 'amalan shaalihan, wanas-aluka diinan qayyiman, wanas-aluka khairan katsiira, wanas-alukal 'afwa wal'aafiyata, wanas-aluka tamaamal 'aafiyati, wanas-alukasy syukra 'alal 'aafiyati, wanas-alukal ghinaa-a 'anin naasi, allaahumma rabbanaa taqabbal minnaa shalaatanaa washiyaamanaa waqiyaamanaa watakhasysyu 'anaa watadlarru 'anaa wata 'abbudanaa watammim taqshiiranaa yaa allahu yaa allaahu yaa allaahu yaa arhamar raahimiin. Washallallaahu 'alaa khairi khalqihii muhammadin wa'alaa aalihii washahbihii ajma'iina walhamdu lillaahi rabbil 'aalamiin.

Artinya: "Wahai Allah! Sesungguhnya kami memohon kepada-Mu iman yang tetap, kami memohon kepada-Mu hati yang khusyuk, kami memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, kami memohon kepada-Mu keyakinan yang benar, kami memohon kepada-Mu amal yang saleh, kami memohon kepada-Mu agama yang lurus, kami memohon kepada-Mu kebaikan yang banyak, kami memohon kepada-Mu ampunan dan afiat, kami memohon kepada-Mu kesehatan yang sempurna, kami memohon kepada-Mu syukur atas kesehatan, dan kami memohon kepada-Mu terkaya dari semua manusia. Wahai Allah, Tuhan kami! Terimalah dari kami sholat kami, puasa kami, sholat malam kami, kekhusyukan kami, kerendahan hati kami, ibadah kami, sempurnakanlah kelalaian (kekurangan) kami. Wahai Allah, wahai Allah, wahai Allah, wahai Zat Yang Paling Penyayang di antara para penyayang, Semoga rahmat Allah tercurahkan kepada sebaik-baik makhluk-Nya, Muhammad, keluarga dan sahabatnya semua, dan segala puji milik Allah, Tuhan semesta alam."

Keutamaan Sholat Tarawih dan Witir

Ahya A. Shobari dalam bukunya Kunci-kunci Surga menjelaskan bahwa salah satu keutamaan sholat Tarawih adalah menjadi sebab diampuninya dosa-dosa yang telah lalu.

Diriwayatkan dari Abu Hurairah RA bahwa beliau berkata,

"Biasanya Rasulullah SAW memotivasi orang-orang untuk mengerjakan qiyam Ramadan, walaupun beliau tidak memerintahkannya dengan tegas. Rasulullah SAW bersabda, 'Orang yang sholat Tarawih karena iman dan mengharap pahala, akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu,'" (HR. Bukhari dan Muslim).

Sementara sholat Witir juga memiliki keutamaan sendiri. Hadits Ali bin Abi Thalib RA bahwa menceritakan:

"Rasulullah pernah berwitir, kemudian bersabda: 'Wahai ahli Qur'an lakukanlah sholat witir, sesungguhnya Allah itu witir (ganjil) dan menyukai sesuatu yang ganjil,'" (HR. An-Nasa'i)..

Rasulullah Muhammad SAW bersabda:

"Wahai Ahlul Qur'an, sholat Witirlah kalian karena sesungguhnya Allah Azza wa Jalla itu Witir (Maha Esa) dan mencintai orang-orang yang melakukan sholat Witir," (HR. An-Nasa'i, At-Tirmidzi, Abu Dawud, Ibnu Majah, dan Ahmad).

Dikutip dalam buku Hidup bersama Rasulullah Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam oleh Daeng Naja, sholat Witir merupakan sholat malam yang sangat dianjurkan dan memiliki keutamaan besar. Syaikh Abdul Aziz bin Baz menjelaskan bahwa hadits tentang Witir menunjukkan pentingnya perhatian khusus terhadap sholat ini, terutama bagi para ulama agar bisa menjadi teladan bagi umat.

Witir bisa dilakukan minimal satu rakaat, dikerjakan setelah Isya hingga sebelum fajar. Sholat ini penting karena menjadi penutup sholat malam, dan Allah Maha Esa mencintai ibadah yang bersifat witir.




(inf/inf)
ramadan penuh hikmah
Doa-doa di Bulan Ramadan

Doa-doa di Bulan Ramadan

44 konten
Bacaan doa-doa di bulan Ramadan. Mulai dari doa sahur hingga berbuka puasa.

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads