Apakah Mandi Junub di Siang Hari Membatalkan Puasa? Ini Penjelasannya

Langkah Emas Raih Kemenangan

Apakah Mandi Junub di Siang Hari Membatalkan Puasa? Ini Penjelasannya

Daffa Ichyaul Majid Sarja - detikHikmah
Jumat, 20 Feb 2026 11:30 WIB
Cara Mandi Wajib Pria yang Benar dan Sah Sesuai Syariat Islam, Ini Niatnya
Ilustrasi mandi junub siang hari. Foto: freepik/Freepik
Jakarta -

Mandi junub dilakukan umat Islam untuk membersihkan hadas besar. Dalam kaitannya, ada satu hal yang sering ditanyakan, apakah mandi junub siang hari dapat membatalkan puasa?

Untuk menjawab pertanyaan di atas, simak penjelasan lengkap mengenai hukum mandi junub pada siang hari berdasarkan pendapat para ulama.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mandi Junub di Siang Hari, Apakah Membatalkan Puasa?

Dijelaskan dalam buku 125 Masalah Thaharah oleh Muhammad Anis Sumaji, seorang muslim yang masih dalam keadaan junub, kemudian masuk waktu subuh dan sudah berniat untuk melakukan puasa, maka puasanya sah dan tidak batal.

Junub bukan menjadi hal atau sebab batalnya puasa seseorang. Meski begitu, seseorang yang sedang dalam keadaan junub, harus segera melakukan mandi junub, bukan karena puasanya, tetapi salat Subuh yang mewajibkannya.

ADVERTISEMENT

Sebagaimana dalam sebuah hadits, yang dinukil dari buku Panduan Ibadah Puasa Wajib dan Sunnah oleh H. Ahmad Zacky, dikatakan:

كَانَ رَسُوْلُ اللَّهِ ﷺ لَيُصْبِحُ جُنُبًا مِنْ جِمَاعٍ غَيْرِ احْتِلَامٍ فِي رَمَضَانَ ثُمَّ يَصُوْمُ

Artinya: "Adalah Rasulullah SAW pernah memasuki fajar pada bulan Ramadan dan dalam keadaan junub sehabis melakukan hubungan badan dengan istrinya bukan karena mimpi. Kemudian beliau berpuasa." (HR Bukhari dan Muslim)

Ulama ahli tafsir Al-Qur'an terkemuka, M. Quraish Shihab, mengatakan orang yang mimpi basah bisa melanjutkan puasanya dan mandi sebelum waktu salat wajib berakhir.

"Puasa tidak batal kecuali bila makan, minum, dan 'basah' dengan sengaja dan dengan cara bila terjadi antara terbitnya fajar dan tenggelamnya matahari. Orang yang mimpi basah silakan lanjutkan puasanya dan mandi sebelum waktu salat wajib berakhir," jelasnya dalam buku M. Quraish Shihab Menjawab 1001 Soal Keislaman yang Patut Anda Ketahui.

Dengan begitu, mandi junub pada siang hari tidak membatalkan puasa seseorang. Apabila seorang muslim puasa, kemudian ia tidur siang dan mimpi basah, maka puasanya tidak batal. Ia cukup melakukan mandi junub ketika hendak melaksanakan salat.

Tata Cara Mandi Junub

Tata cara mandi junub bisa dilakukan dengan membersihkan area kemaluan dan mengguyur seluruh tubuh dari kepala sampai ujung kaki. Berikut langkah-langkahnya sesuai sunnah:

  1. Berniat mandi junub
  2. Bersihkan telapak tangan sebanyak 3 kali
  3. Bersihkan kemaluan, dubur, bawah ketiak, dan pusar dengan tangan kiri
  4. Setelah itu, cuci tangan dengan menggosok dengan tanah atau sabun
  5. Wudhu seperti akan salat
  6. Masukkan tangan dalam air, kemudian sela pangkal rambut dengan jari-jari tangan sampai menyentuh kulit kepala
  7. Guyur kepala dengan air sebanyak 3 kali dan pastikan pangkal rambut juga terkena air
  8. Bilas seluruh tubuh dengan mengguyurkan air, mulai dari sisi kanan

Niat Mandi Junub

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ اْلحَدَثِ اْلأَكْبَرِ مِنَ اْلِجنَابَةِ فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى

Nawaitul-ghusla lirafil ḫadatsil-akbari minal-jinâbati fardlan lillâhi ta'ala

Artinya: "Saya niat mandi untuk menghilangkan hadats besar dari janabah, fardhu karena Allah ta'ala."




(kri/kri)
Tanya Jawab Seputar Ibadah Puasa

Tanya Jawab Seputar Ibadah Puasa

164 konten
Artikel seputar ibadah di bulan puasa. Mulai dari hukum memotong kuku saat puasa, mengeluarkan mani di siang hari hingga mandi wajib sebelum salat Subuh.
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads