Catat! Ini Alasan Kursi Roda Jemaah Haji Harus Dikemas Rapi dari Hotel Makkah

Kabar Haji Bersama Wardah

Catat! Ini Alasan Kursi Roda Jemaah Haji Harus Dikemas Rapi dari Hotel Makkah

Tri Aljumanto - detikHikmah
Minggu, 31 Mei 2026 18:00 WIB
Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Bandara, Abdul Basir, menegaskan bahwa pengetatan ini dilakukan demi keselamatan dan kelancaran jadwal penerbangan
Foto: ANTARA FOTO/Citro Atmoko
Jeddah -

Informasi penting bagi jemaah haji yang menggunakan kursi roda selama beribadah di Tanah Suci. Pihak Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) mengimbau dengan sangat agar seluruh kursi roda jemaah sudah dikemas atau di-wrapping sejak masih berada di hotel masing-masing di Makkah. Jika tidak, siap-siap kursi roda tersebut bakal ditolak oleh maskapai penerbangan.

Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Bandara, Abdul Basir, mengungkapkan bahwa aturan pengemasan ini bersifat wajib demi keselamatan penerbangan. Jemaah diminta tidak melakukan proses wrapping mendadak saat sudah tiba di Bandara Abdul Basir, Jeddah.

"Jemaah yang membawa kursi roda kami imbau untuk sudah di-wrapping sejak dari Makkah. Karena kalau nanti jemaah membawa kursi roda belum di-wrapping sampai ke bandara, potensinya kursi rodanya akan tertinggal," kata Abdul Basir di Jeddah, Minggu (31/5).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Basir menjelaskan, maskapai penerbangan memiliki regulasi yang sangat ketat mengenai barang-barang khusus seperti kursi roda. Pihak maskapai dipastikan tidak akan mau menaikkan kursi roda ke bagasi pesawat jika kondisinya belum dikemas dengan rapi dan aman.

"Karena maskapai tidak bersedia mengangkut kursi roda yang belum di-wrapping atau belum dikemas," tegasnya.

ADVERTISEMENT

Nantinya, kursi roda yang sudah dikemas dengan benar sejak dari Makkah akan langsung dimasukkan ke dalam bagasi tercatat bersamaan dengan jadwal kelompok terbang (kloter) jemaah yang bersangkutan.

"Ya, kalau kursi roda yang di-wrapping nanti kita akan kirimkan bareng dengan kloternya, masuk dalam bagasi yang tercatat," jelas Basir.

Lantas, bagaimana jika ada kursi roda jemaah yang terlanjur tertinggal di bandara karena belum sempat di-wrapping? Basir memastikan pihak petugas akan tetap mengurusnya, namun kursi roda tersebut terpaksa tidak bisa terbang bersama pemiliknya dan baru akan dikirim pada penerbangan berikutnya.

"Kalau kursi rodanya tertinggal, nanti akan kita kirimkan di kloter-kloter berikutnya, di embarkasi yang sama," pungkas Basir.



(lus/lus)
Kabar Haji dari Tanah Suci

Kabar Haji dari Tanah Suci

381 konten
Seputar berita tentang jemaah haji yang sedang berada di Tanah Suci. detikHikmah akan mengabarkan kegiatan jemaah haji Indonesia dari awal hingga akhir musim haji.

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads