Adab atau etika adalah hal penting bagi setiap muslim dalam kehidupan sosial maupun beragama. Salah satu kunci utama mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat adalah dengan beradab terhadap diri sendiri.
Allah SWT berfirman dalam surat Asy Syams ayat 9-10,
ŲŲØ¯Ų ØŖŲŲŲŲŲØŲ Ų ŲŲ Ø˛ŲŲŲŲŲŲ°ŲŲØ§ ŲŲŲŲØ¯Ų ØŽŲØ§Ø¨Ų Ų ŲŲ Ø¯ŲØŗŲŲŲŲ°ŲŲØ§
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Artinya: "Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu, dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya."
Menukil dari Hikmatut-Tasyri Wa Falsafatuh susunan Syaikh Ali Ahmad Jurjawi yang diterjemahkan Nabhani Idris, memiliki adab terhadap diri sendiri mencegah anggota badan dari setiap larangan syariat. Mulai dari membuka aurat, berdusta, sifat dengki, buruk sangka, menipu dan sejenisnya.
Lantas, apa saja adab terhadap diri sendiri bagi muslim yang perlu dipahami?
Adab Terhadap Diri Sendiri
Berikut sejumlah adab terhadap diri sendiri yang dapat dipahami muslim seperti dikutip dari buku Panduan Muslim Sesuai Al-Qur'an dan As Sunnah oleh Abu Zakariya Sutrisno.
1. Taubat
Adab terhadap diri sendiri yang pertama adalah bertaubat. Ketika bertaubat, muslim menyesali dan meninggalkan seluruh dosa serta kesalahan yang telah lalu.
Taubat adalah sebab keberuntungan yang paling utama karena dengannya seseorang menyadari kesalahan dan kekurangan dirinya, kemudian melakukan perbaikan. Allah SWT berfirman dalam surat An Nur ayat 31,
ŲŲØĒŲŲŲØ¨ŲŲŲŲØ§ اŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲ°ŲŲ ØŦŲŲ ŲŲŲØšŲا اŲŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲ ŲØ¤ŲŲ ŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲØšŲŲŲŲŲŲŲ Ų ØĒŲŲŲŲŲØŲŲŲŲŲ
Artinya: "... Bertobatlah kamu semua kepada Allah, wahai orang-orang yang beriman, agar kamu beruntung."
2. Muraqabah
Adab terhadap diri sendiri lainnya adalah muraqabah. Muraqabah artinya selalu merasa diawasi oleh Allah SWT, sehingga berhati-hati dalam berbuat maupun berkata.
Muslim yang menghadirkan pada dirinya muraqabatullah akan menjadi orang yang muhsin (yang selalu berusaha melakukan kebaikan. Ini menjadi derajat agama atau keislaman yang paling tinggi sebagaimana firman Allah SWT pada surat An Nisa ayat 125,
ŲŲŲ ŲŲŲ Ø§ŲØŲØŗŲŲŲ Ø¯ŲŲŲŲŲØ§ Ų ŲŲŲ ŲŲŲŲ Ø§ŲØŗŲŲŲŲ Ų ŲŲØŦŲŲŲŲŲ ŲŲŲŲŲ°ŲŲ ŲŲŲŲŲŲ Ų ŲØŲØŗŲŲŲ ŲŲŲØ§ØĒŲŲØ¨ŲØšŲ Ų ŲŲŲŲØŠŲ Ø§ŲØ¨ŲØąŲ°ŲŲŲŲŲ Ų ØŲŲŲŲŲŲŲØ§
Artinya: "Dan siapakah yang lebih baik agamanya dari pada orang yang ikhlas menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang diapun muhsin (mengerjakan kebaikan), dan mengikuti ajaran Nabi Ibrahim yang lurus."
3. Muhasabah
Selanjutnya ada muhasabah. Muhasabah adalah mengevaluasi diri atas apa yang telah dilakukan, sebab manusia tidak luput dari kekurangan dan kesalahan.
Allah SWT berfirman dalam surat Al Hasyr ayat 18,
ŲŲŲ°ŲØŖŲŲŲŲŲŲØ§ ŲąŲŲŲØ°ŲŲŲŲ ØĄŲØ§Ų ŲŲŲŲØ§Û ŲąØĒŲŲŲŲŲØ§Û ŲąŲŲŲŲŲŲ ŲŲŲŲØĒŲŲØ¸ŲØąŲ ŲŲŲŲØŗŲ Ų ŲŲØ§ ŲŲØ¯ŲŲŲ ŲØĒŲ ŲŲØēŲØ¯Ų Û ŲŲŲąØĒŲŲŲŲŲØ§Û ŲąŲŲŲŲŲŲ Û ØĨŲŲŲŲ ŲąŲŲŲŲŲŲ ØŽŲØ¨ŲŲØąŲÛĸ بŲŲ ŲØ§ ØĒŲØšŲŲ ŲŲŲŲŲŲ
Artinya: "Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan."
4. Mujahadah
Mujahadah artinya bersungguh-sungguh. Secara istilah, mujahadah dipahami sebagai tindakan bersungguh-sungguh memerangi hawa nafsu.
Hawa nafsu adalah musuh yang paling berbahaya bagi diri sendiri. Orang yang bersungguh-sungguh niscaya dibukakan jalan kebaikan oleh Allah SWT seperti firman-Nya dalam surat Al Ankabut ayat 69,
ŲŲŲąŲŲŲØ°ŲŲŲŲ ØŦŲŲ°ŲŲØ¯ŲŲØ§Û ŲŲŲŲŲØ§ ŲŲŲŲŲŲØ¯ŲŲŲŲŲŲŲŲŲ Ų ØŗŲØ¨ŲŲŲŲŲØ§ Û ŲŲØĨŲŲŲŲ ŲąŲŲŲŲŲŲ ŲŲŲ ŲØšŲ ŲąŲŲŲ ŲØŲØŗŲŲŲŲŲŲ
Artinya: "Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik."
(aeb/lus)












































Komentar Terbanyak
Gus Yaqut Jadi Tersangka Dugaan Korupsi, Ketum PBNU: Serahkan ke Proses Hukum
Ada Aduan Penggelapan Dana Haji Furoda 2025, Kemenhaj Panggil Pihak Travel
MUI Soroti Pasal Nikah Siri dan Poligami dalam KUHP Baru