8 Sumber Rezeki dalam Islam yang Dijelaskan Al-Qur'an

8 Sumber Rezeki dalam Islam yang Dijelaskan Al-Qur'an

Hanif Hawari - detikHikmah
Kamis, 29 Agu 2024 20:45 WIB
8 Sumber Rezeki dalam Islam yang Dijelaskan Al-Quran
Ilustrasi rezeki (Foto: Getty Images/iStockphoto/Molas Images)
Jakarta -

Dalam Islam, rezeki merupakan anugerah dari Allah SWT yang mencakup segala bentuk pemberian, baik yang bersifat material maupun non-material. Rezeki bukan hanya tentang harta benda, tetapi juga mencakup kesehatan, ilmu, ketenangan hati, dan keberkahan dalam hidup.

Islam mengajarkan bahwa rezeki berasal dari Allah SWT, yang Maha Pemurah dan Maha Pemberi. Oleh karena itu, muslim diajarkan untuk selalu bersyukur dan memohon kepada Allah SWT untuk keberkahan dalam setiap rezeki yang diterima.

Jaminan Rezeki dari Allah SWT

Setiap makhluk telah ditetapkan rezekinya oleh Allah SWT, termasuk manusia. Rezeki tidak hanya berbentuk kekayaan, tetapi juga mencakup kesehatan, nikmat iman dan Islam, serta keluarga yang harmonis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut buku Mengetuk Pintu Rezeki yang ditulis oleh Irwan Kurniawan, M.Ag., Allah SWT menjamin rezeki bagi setiap makhluk-Nya. Namun, rezeki tersebut tidak selalu datang dengan sendirinya. Rezeki tidak akan datang kepada mereka yang hanya diam dan tidak berusaha.

Manusia dianugerahi akal dan pikiran untuk digunakan dalam usaha mencari dan meraih rezeki. Usaha ini perlu disertai dengan rasa syukur, keikhlasan, dan keyakinan sepenuh hati bahwa Allah akan memberikan rezeki dari arah yang tak terduga.

ADVERTISEMENT

8 Sumber Rezeki dalam Islam

Allah SWT menjelaskan bahwa sumber rezeki dalam Islam datang dari-Nya dan mencakup segala hal yang bermanfaat bagi makhluk-Nya dari berbagai sumber. Dikutip dari arsip detikcom, berikut ini adalah sumber rezeki dalam Islam yang tertulis dalam Al-Qur'an:

1. Sedekah

Ų…ŲŽŲ†Ų’ Ø°ŲŽØ§ Ø§Ų„ŲŽŲ‘Ø°ŲŲŠŲ’ ŲŠŲŲ‚Ų’ØąŲØļŲ Ø§Ų„Ų„Ų‘Ų°Ų‡ŲŽ Ų‚ŲŽØąŲ’ØļŲ‹Ø§ Ø­ŲŽØŗŲŽŲ†Ų‹Ø§ ŲŲŽŲŠŲØļŲ°ØšŲŲŲŽŲ‡Ų— Ų„ŲŽŲ‡Ų—Ų“ Ø§ŲŽØļŲ’ØšŲŽØ§ŲŲ‹Ø§ ŲƒŲŽØĢŲŲŠŲ’ØąŲŽØŠŲ‹ Û—ŲˆŲŽØ§Ų„Ų„Ų‘Ų°Ų‡Ų ŲŠŲŽŲ‚Ų’Ø¨ŲØļŲ ŲˆŲŽŲŠŲŽØ¨Ų’ØĩŲÛŖØˇŲÛ– ŲˆŲŽØ§ŲŲ„ŲŽŲŠŲ’Ų‡Ų ØĒŲØąŲ’ØŦŲŽØšŲŲˆŲ’Ų†ŲŽ

Artinya: Siapakah yang mau memberi pinjaman yang baik kepada Allah? Dia akan melipatgandakan (pembayaran atas pinjaman itu) baginya berkali-kali lipat. Allah menyempitkan dan melapangkan (rezeki). Kepada-Nyalah kamu dikembalikan. (QS Al Baqarah: 245)

2. Jaminan dari Allah SWT

۞ ŲˆŲŽŲ…ŲŽØ§ ؅ؐ؆ؒ Ø¯ŲŽØ§Û¤Ø¨ŲŽŲ‘ØŠŲ ؁ؐ؉ Ø§Ų„Ų’Ø§ŲŽØąŲ’Øļؐ Ø§ŲŲ„ŲŽŲ‘Ø§ ØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰ Ø§Ų„Ų„Ų‘Ų°Ų‡Ų ØąŲØ˛Ų’Ų‚ŲŲ‡ŲŽØ§ ŲˆŲŽŲŠŲŽØšŲ’Ų„ŲŽŲ…Ų Ų…ŲØŗŲ’ØĒŲŽŲ‚ŲŽØąŲŽŲ‘Ų‡ŲŽØ§ ŲˆŲŽŲ…ŲØŗŲ’ØĒŲŽŲˆŲ’Ø¯ŲŽØšŲŽŲ‡ŲŽØ§ ۗ ŲƒŲŲ„ŲŒŲ‘ ŲŲŲŠŲ’ ؃ؐØĒŲ°Ø¨Ų Ų…ŲŲ‘Ø¨ŲŲŠŲ’Ų†Ų

Artinya: Tidak satu pun hewan yang bergerak di atas bumi melainkan dijamin rezekinya oleh Allah. Dia mengetahui tempat kediamannya dan tempat penyimpanannya. Semua (tertulis) dalam Kitab yang nyata (Lauhulmahfuz). (QS Hud: 6)

3. Selalu Bersyukur

ŲˆŲŽØ§ŲØ°Ų’ ØĒŲŽØ§ŲŽØ°ŲŽŲ‘Ų†ŲŽ ØąŲŽØ¨ŲŲ‘ŲƒŲŲ…Ų’ Ų„ŲŽŲ‰ŲŲ•Ų†Ų’ Ø´ŲŽŲƒŲŽØąŲ’ØĒŲŲ…Ų’ Ų„ŲŽØ§ŲŽØ˛ŲŲŠŲ’Ø¯ŲŽŲ†ŲŽŲ‘ŲƒŲŲ…Ų’ ŲˆŲŽŲ„ŲŽŲ‰ŲŲ•Ų†Ų’ ŲƒŲŽŲŲŽØąŲ’ØĒŲŲ…Ų’ Ø§ŲŲ†ŲŽŲ‘ ØšŲŽØ°ŲŽØ§Ø¨ŲŲŠŲ’ Ų„ŲŽØ´ŲŽØ¯ŲŲŠŲ’Ø¯ŲŒ

Artinya: (Ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), sesungguhnya azab-Ku benar-benar sangat keras." (QS Ibrahim: 7)

4. Dari Anak

ŲˆŲŽŲ„ŲŽØ§ ØĒŲŽŲ‚Ų’ØĒŲŲ„ŲŲˆŲ’Ų“Ø§ Ø§ŲŽŲˆŲ’Ų„ŲŽØ§Ø¯ŲŽŲƒŲŲ…Ų’ ØŽŲŽØ´Ų’ŲŠŲŽØŠŲŽ Ø§ŲŲ…Ų’Ų„ŲŽØ§Ų‚ŲÛ— Ų†ŲŽØ­Ų’Ų†Ų Ų†ŲŽØąŲ’Ø˛ŲŲ‚ŲŲ‡ŲŲ…Ų’ ŲˆŲŽØ§ŲŲŠŲŽŲ‘Ø§ŲƒŲŲ…Ų’Û— Ø§ŲŲ†ŲŽŲ‘ Ų‚ŲŽØĒŲ’Ų„ŲŽŲ‡ŲŲ…Ų’ ŲƒŲŽØ§Ų†ŲŽ ØŽŲØˇŲ’Ų€Ų‹Ų”Ø§ ŲƒŲŽØ¨ŲŲŠŲ’ØąŲ‹Ø§

Artinya: Janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut miskin. Kamilah yang memberi rezeki kepada mereka dan (juga) kepadamu. Sesungguhnya membunuh mereka itu adalah suatu dosa yang besar. (QS Al Isra: 31)

5. Menikah

ŲˆŲŽØ§ŲŽŲ†Ų’ŲƒŲØ­ŲŲˆØ§ Ø§Ų„Ų’Ø§ŲŽŲŠŲŽØ§Ų…Ų°Ų‰ Ų…ŲŲ†Ų’ŲƒŲŲ…Ų’ ŲˆŲŽØ§Ų„ØĩŲ‘Ų°Ų„ŲØ­ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ ؅ؐ؆ؒ ØšŲØ¨ŲŽØ§Ø¯ŲŲƒŲŲ…Ų’ ŲˆŲŽØ§ŲŲ…ŲŽØ§Û¤Ų‰ŲŲ•ŲƒŲŲ…Ų’Û— Ø§ŲŲ†Ų’ ŲŠŲŽŲ‘ŲƒŲŲˆŲ’Ų†ŲŲˆŲ’Ø§ ŲŲŲ‚ŲŽØąŲŽØ§Û¤ØĄŲŽ ŲŠŲØēŲ’Ų†ŲŲ‡ŲŲ…Ų Ø§Ų„Ų„Ų‘Ų°Ų‡Ų ؅ؐ؆ؒ ŲŲŽØļŲ’Ų„ŲŲ‡Ų–Û— ŲˆŲŽØ§Ų„Ų„Ų‘Ų°Ų‡Ų ŲˆŲŽØ§ØŗŲØšŲŒ ØšŲŽŲ„ŲŲŠŲ’Ų…ŲŒ

Artinya: Nikahkanlah orang-orang yang masih membujang di antara kamu dan juga orang-orang yang layak (menikah) dari hamba-hamba sahayamu, baik laki-laki maupun perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memberi kemampuan kepada mereka dengan karunia-Nya. Allah Maha Luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui. (QS An Nur: 32)

6. Hasil dari Usaha

ŲˆŲŽØ§ŲŽŲ†Ų’ Ų„ŲŽŲ‘ŲŠŲ’ØŗŲŽ Ų„ŲŲ„Ų’Ø§ŲŲ†Ų’ØŗŲŽØ§Ų†Ų Ø§ŲŲ„ŲŽŲ‘Ø§ Ų…ŲŽØ§ ØŗŲŽØšŲ°Ų‰Û™

Artinya: bahwa manusia hanya memperoleh apa yang telah diusahakannya, (QS An Najm: 39)

ŲˆŲŽŲ‘ŲŠŲŽØąŲ’Ø˛ŲŲ‚Ų’Ų‡Ų ؅ؐ؆ؒ Ø­ŲŽŲŠŲ’ØĢŲ Ų„ŲŽØ§ ŲŠŲŽØ­Ų’ØĒŲŽØŗŲØ¨ŲÛ— ŲˆŲŽŲ…ŲŽŲ†Ų’ ŲŠŲŽŲ‘ØĒŲŽŲˆŲŽŲƒŲŽŲ‘Ų„Ų’ ØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰ Ø§Ų„Ų„Ų‘Ų°Ų‡Ų ŲŲŽŲ‡ŲŲˆŲŽ Ø­ŲŽØŗŲ’Ø¨ŲŲ‡Ų— Û—Ø§ŲŲ†ŲŽŲ‘ Ø§Ų„Ų„Ų‘Ų°Ų‡ŲŽ Ø¨ŲŽØ§Ų„ŲØēŲ Ø§ŲŽŲ…Ų’ØąŲŲ‡Ų–Û— Ų‚ŲŽØ¯Ų’ ØŦŲŽØšŲŽŲ„ŲŽ Ø§Ų„Ų„Ų‘Ų°Ų‡Ų Ų„ŲŲƒŲŲ„ŲŲ‘ Ø´ŲŽŲŠŲ’ØĄŲ Ų‚ŲŽØ¯Ų’ØąŲ‹Ø§

Artinya: dan menganugerahkan kepadanya rezeki dari arah yang tidak dia duga. Siapa yang bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)-nya. Sesungguhnya Allahlah yang menuntaskan urusan-Nya. Sungguh, Allah telah membuat ketentuan bagi setiap sesuatu. (QS At Talaq: 3)

8. Beristighfar

ŲŲŽŲ‚ŲŲ„Ų’ØĒŲ Ø§ØŗŲ’ØĒŲŽØēŲ’ŲŲØąŲŲˆŲ’Ø§ ØąŲŽØ¨ŲŽŲ‘ŲƒŲŲ…Ų’ Ø§ŲŲ†ŲŽŲ‘Ų‡Ų— ŲƒŲŽØ§Ų†ŲŽ ØēŲŽŲŲŽŲ‘Ø§ØąŲ‹Ø§Û™
ŲŠŲŲ‘ØąŲ’ØŗŲŲ„Ų Ø§Ų„ØŗŲŽŲ‘Ų…ŲŽØ§Û¤ØĄŲŽ ØšŲŽŲ„ŲŽŲŠŲ’ŲƒŲŲ…Ų’ Ų…ŲŲ‘Ø¯Ų’ØąŲŽØ§ØąŲ‹Ø§Û™
ŲˆŲŽŲ‘ŲŠŲŲ…Ų’Ø¯ŲØ¯Ų’ŲƒŲŲ…Ų’ Ø¨ŲØ§ŲŽŲ…Ų’ŲˆŲŽØ§Ų„Ų ŲˆŲŽŲ‘Ø¨ŲŽŲ†ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ ŲˆŲŽŲŠŲŽØŦŲ’ØšŲŽŲ„Ų’ Ų„ŲŽŲ‘ŲƒŲŲ…Ų’ ØŦŲŽŲ†Ų‘Ų°ØĒŲ ŲˆŲŽŲ‘ŲŠŲŽØŦŲ’ØšŲŽŲ„Ų’ Ų„ŲŽŲ‘ŲƒŲŲ…Ų’ Ø§ŲŽŲ†Ų’Ų‡Ų°ØąŲ‹Ø§Û—

Artinya: Lalu, aku berkata (kepada mereka), "Mohonlah ampun kepada Tuhanmu. Sesungguhnya Dia Maha Pengampun. (Jika kamu memohon ampun,) niscaya Dia akan menurunkan hujan yang lebat dari langit kepadamu, memperbanyak harta dan anak-anakmu, serta mengadakan kebun-kebun dan sungai-sungai untukmu." (QS Nuh: 10-12)




(hnh/rah)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads