Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua Lengkap Sesuai Sunah

Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua Lengkap Sesuai Sunah

Alvin Setiawan - detikHikmah
Minggu, 10 Mar 2024 06:00 WIB
Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua Lengkap Sesuai Sunah
Ilustrasi ziarah kubur orang tua. (Foto: Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Ziarah kubur orang tua dalam Islam bisa menjadi bentuk bakti seseorang pada keduanya yang sudah meninggal dunia. Hal ini juga dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW dalam haditsnya.

"Aku (Rasulullah) dahulu pernah melarang kalian berziarah kubur, dan kini berziarahlah." (HR Muslim, Ahmad, & Nasa'i)

Pada hadits lainnya juga disebutkan hal serupa oleh Nabi SAW,

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ŲŲŽŲ…ŲŽŲ†Ų’ ØŖŲŽØąŲŽØ§Ø¯ŲŽ ØŖŲŽŲ†Ų’ ŲŠŲŽØ˛ŲŲˆØąŲŽ ŲŲŽŲ„Ų’ŲŠŲŽØ˛ŲØąŲ’ØŒ ŲˆŲŽŲ„ŲŽØ§ ØĒŲŽŲ‚ŲŲˆŲ„ŲŲˆØ§ Ų‡ŲØŦŲ’ØąŲ‹Ø§

Artinya: "Barang siapa ingin ziarah maka hendaklah dia ziarah, dan jangan kamu mengucapkan hujran." (HR Muslim)

ADVERTISEMENT

Dijelaskan oleh Syekh Abdurrazaq bin Abdul Muhsin Al-Badr dalam buku Fiqih Doa dan Dzikir Jilid 2, arti dari hujran ialah ucapan batil, contohnya seperti memohon kepada ahli kubur, meminta bantuan dari mereka yang telah wafat, tawasul, dan hal semacamnya.

Lalu, apa saja yang harus dilakukan ketika berziarah kubur orang tua?

Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua Sesuai Sunah

Merangkum Panduan Fardu Kifayah Beserta Doa karya Sopian Riduan, berikut tata cara ziarah kubur orang tua.

1. Berwudhu sebelum Berziarah

Tata cara ziarah kubur yang pertama dengan berwudhu. Sebelum pergi untuk ziarah hendaknya muslim berwudhu terlebih dahulu untuk menyempurnakan dan menyucikan niat dalam menjalankan ziarah kubur.

2. Mengucapkan Salam

Mengucap salam kepada penghuni kuburan muslim disunahkan. Adapun ucapan salam hendaknya menghadap wajah mayat lalu mengucapkan bacaan berikut,

Ø§Ų„ØŗŲ‘ŲŽŲ„Ø§ŲŽŲ…Ų ØšŲŽŲ„ŲŽŲŠŲ’ŲƒŲŲ…Ų’ ŲŠŲŽØ§ ØŖŲŽŲ‡Ų’Ų„ŲŽ Ø§Ų„Ų‚ŲØ¨ŲŲˆØąŲ ، ŲŠŲŽØēŲ’ŲŲØąŲ Ø§Ų„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡Ų Ų„ŲŽŲ†ŲŽØ§ ŲˆŲŽŲ„ŲŽŲƒŲŲ…Ų’ ، ØŖŲŽŲ†Ų’ØĒŲŲ…Ų’ ØŗŲŽŲ„ŲŽŲŲŲ†ŲŽØ§ ، ŲˆŲŽŲ†ŲŽØ­Ų’Ų†Ų Ø¨ŲØ§Ų„ØŖŲŽØĢŲŽØąŲ

Assalamualaikum ya ahlal quburi, yaghfirullahu lana wa lakum, antum salafuna, wa nahnu bil-atsar

Artinya: "Salam sejahtera semoga terlimpah kepada kalian wahai penghuni kubur, semoga Allah mengampuni (dosa) kami dan kalian. Kalian adalah pendahulu kami dan kami akan menyusul kalian."

3. Berzikir dengan Menghadap Arah Kiblat

Tata cara ziarah kubur yang ketiga adalah hendaknya berzikir dan berdoa mengarah ke kiblat. Membaca tasbih, takbir, dan tahmid juga sangat dianjurkan untuk menyempurnakan doa kepada orang-orang yang didoakan pada saat melakukan ziarah kubur. Berikut bacaan zikirnya,

Ø§Ų„ØŗŲŽŲ‘Ų„ŲŽØ§Ų…Ų ØšŲŽŲ„ŲŽŲŠŲ’ŲƒŲŲ…Ų’ ØŖŲŽŲ‡Ų’Ų„ŲŽ Ø§Ų„Ø¯ŲŲ‘ŲŠŲŽØ§ØąŲ ؅ؐ؆ؒ Ø§Ų„Ų’Ų…ŲØ¤Ų’Ų…ŲŲ†ŲŲŠŲ†ŲŽ ŲˆŲŽØ§Ų„Ų’Ų…ŲØŗŲ’Ų„ŲŲ…ŲŲŠŲ†ŲŽ ŲˆŲŽØĨŲŲ†ŲŽŲ‘Ø§ ØĨؐ؆ؒ Ø´ŲŽØ§ØĄŲŽ Ø§Ų„Ų„ŲŽŲ‘Ų‡Ų Ø¨ŲŲƒŲŲ…Ų’ Ų„ŲŽØ§Ø­ŲŲ‚ŲŲˆŲ†ŲŽ ØŖŲŽØŗŲ’ØŖŲŽŲ„Ų Ø§Ų„Ų„ŲŽŲ‘Ų‡ŲŽ Ų„ŲŽŲ†ŲŽØ§ ŲˆŲŽŲ„ŲŽŲƒŲŲ…Ų’ Ø§Ų„Ų’ØšŲŽØ§ŲŲŲŠŲŽØŠ

Assalaamu 'alaikum 'ahlad diyaari minal mu'miniina wal muslimiin wa innaa in syaa Allahu bikum lahiquun, asalu Allahu lanaa wa lakumul 'aafiyah

Artinya: "Keselamatan kepada penghuni kubur dari kaum mukminin dan muslimin, kami InsyaAllah akan menyusul kalian semua. Aku memohon keselamatan kepada Allah untuk kami dan dan kalian semua." (HR Muslim)

4. Membaca Surah Pendek

Membaca surah pendek menjadi sunah Rasulullah SAW saat ziarah kubur. Dengan membaca surah pendek, orang yang hadir akan mendapat pahala dan bagi mayatnya diharapkan akan mendapat rahmat.

5. Mendoakan Mayat

Rasulullah SAW pernah menziarahi kuburan sahabatnya untuk memohon ampunan untuk mereka. Dibolehkan untuk menengadahkan tangan saat mendoakan mayat dan disarankan untuk menghadap kiblat.

Menangis saat melakukan ziarah kubur diperbolehkan karena Rasulullah SAW pun pernah menangis ketika melakukan ziarah kubur ibunya selama tidak boleh berlebihan.

6. Tidak Duduk dan Berjalan di Atas Kuburan

Saat ziarah kubur jangan berjalan atau duduk di atas kuburan. Sebaiknya berjalanlah di samping atau di antara pusara-pusara kubur. Sebagaimana dalam hadits Rasulullah SAW yang berbunyi,

Ų„ØŖŲ†Ų’ ŲŠŲŽØŦŲ’Ų„ŲØŗŲŽ ØŖØ­ŲŽØ¯ŲŲƒŲŲ…Ų’ ØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰ ØŦŲŽŲ…Ų’ØąŲŽØŠŲØŒ ŲŲŽØĒŲØ­Ų’ØąŲŲ‚ŲŽ ØĢŲŲŠŲŽØ§Ø¨ŲŽŲ‡Ų ŲŲŽØĒŲŽØŽŲ’Ų„ŲØĩŲŽ ØĨŲŲ„ŲŽŲ‰ ØŦŲŲ„Ų’Ø¯ŲŲ‡Ų ØŽŲŽŲŠŲ’ØąŲŒ Ų„ŲŽŲ‡Ų ؅ؐ؆ؒ ØŖŲ†Ų’ ŲŠŲŽØŦŲ’Ų„ŲØŗŲŽ ØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰ Ų‚ŲŽØ¨Ų’ØąŲ

Artinya: "Sungguh jika salah seorang dari kalian duduk di atas bara api sehingga membakar bajunya dan menembus kulitnya, itu lebih baik daripada duduk di atas kubur." (HR Muslim)

Doa Ziarah Kubur untuk Orang Tua

Ketika ziarah kubur ke makam orang tua, adapun doa-doa yang bisa dibaca. Berikut bacaannya yang dinukil dari Kitab Al-Adzkar susunan Imam Nawawi terjemahan Ulin Nuha,

1. Doa Ziarah Kubur Pertama

Ø§Ų„ØŗŲ‘ŲŽŲ„ŲŽØ§Ų…Ų ØšŲ„ŲŠŲ’ŲƒŲ… ØšŲ„ŲŽŲ‰ ØŖŲŽŲ‡Ų’Ų„Ų Ø§Ų„Ø¯Ų‘ŲŲŠŲŽØ§ØąŲ Ų…ŲŲ†ŲŽ Ø§Ų„Ų…ŲØ¤Ų’Ų…ŲŲ†ŲŲŠŲ†ŲŽ ŲˆŲŽØ§Ų„Ų’Ų…ŲØŗŲ’Ų„ŲŲ…ŲŲŠŲ†ŲŽØŒ ؈ØĨŲ†Ų‘ŲŽØ§ ØĨŲ†Ų’ Ø´ŲŽØ§ØĄŲŽ Ø§Ų„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡Ų Ø¨ŲƒŲŲ…Ų’ Ų„ŲŽŲ„ŲŽØ§Ø­ŲŲ‚ŲŲˆŲ†ŲŽØŒ ØŖØŗØŖŲ„Ų Ø§Ų„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡ŲŽ Ų„ŲŽŲ†ŲŽØ§ ŲˆŲŽŲ„ŲŽŲƒŲŲ… Ø§Ų„ØšŲŽØ§ŲŲŲŠŲŽØŠŲŽ

Assalaamu 'alaikum ala' ahlid diyaari minal mu'miniina wal muslimiin wa innaa in syaa Allahu bikum lalahiquun, asalu Allahu lanaa wa lakumul 'aafiyah

Artinya: "Salam atas kamu wahai penghuni pemukiman yang terdiri dari kaum mukminin dan kaum muslimin, dan sungguh kami Insya Allah benar-benar akan menyusul kamu. Aku mohon kepada Allah untuk kami dan kamu afiat." (HR Muslim, dari Buraidah)

2. Doa Ziarah Kubur Kedua

Ø§Ų„ØŗŲ‘ŲŽŲ„ŲŽØ§Ų…Ų ØšŲ„ŲŠŲ’ŲƒŲ… ØšŲ„ŲŽŲ‰ ØŖŲŽŲ‡Ų’Ų„Ų Ø§Ų„Ø¯Ų‘ŲŲŠŲŽØ§ØąŲ Ų…ŲŲ†ŲŽ Ø§Ų„Ų…ŲØ¤Ų’Ų…ŲŲ†ŲŲŠŲ†ŲŽ ŲˆŲŽØ§Ų„Ų’Ų…ŲØŗŲ’Ų„ŲŲ…ŲŲŠŲ†ŲŽØŒ ؈ØĨŲ†Ų‘ŲŽØ§ ØĨŲ†Ų’ Ø´ŲŽØ§ØĄŲŽ Ø§Ų„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡Ų Ø¨ŲƒŲŲ…Ų’ Ų„ŲŽŲ„ŲŽØ§Ø­ŲŲ‚ŲŲˆŲ†ŲŽ ØŖŲ†Ų’ØĒŲŲ…Ų’ Ų„ŲŽŲ†ŲŽØ§ ŲŲŽØąŲŽØˇŲŒØŒ ŲˆŲŽŲ†ŲŽØ­Ų’Ų†Ų Ų„ŲŽŲƒŲŲ…Ų’ ØĒŲŽØ¨ŲŽØšŲŒ

Assalaamu 'alaikum 'ala ahlid diyaari minal mu'miniina wal muslimiin wa innaa in syaa Allahu bikum lalahiquun, antum lanaa farathun wa nahnu lakum taba'un

Artinya: "Salam atas kamu wahai penghuni pemukiman yang terdiri dari kaum mukminin dan kaum muslimin, dan sungguh kami Insya Allah benar-benar akan menyusul kamu. Kalian adalah pendahulu kami, dan kami akan mengikuti kalian." (HR Nasa'i & Ibnu Majah)

3. Doa Ziarah Kubur Ketiga

Ø§Ų„ØŗŲ‘ŲŽŲ„ŲŽØ§Ų…Ų ØšŲ„ŲŽŲ‰ ØŖŲŽŲ‡Ų’Ų„Ų Ø§Ų„Ø¯Ų‘ŲŲŠŲŽØ§ØąŲ Ų…ŲŲ†ŲŽ Ø§Ų„Ų…ŲØ¤Ų’Ų…ŲŲ†ŲŲŠŲ†ŲŽ ŲˆŲŽØ§Ų„Ų’Ų…ŲØŗŲ’Ų„ŲŲ…ŲŲŠŲ†ŲŽØŒ ŲˆŲŽŲŠŲŽØąŲ’Ø­ŲŽŲ…Ų Ø§Ų„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡Ų Ø§Ų„Ų…ŲØŗŲ’ØĒŲŽŲ‚Ų’Ø¯ŲŲ…ŲŲŠŲ†ŲŽ Ų…ŲŲ†Ų‘ŲŽØ§ ŲˆŲŽØ§Ų„Ų’Ų…ŲØŗŲ’ØĒŲŽØŖŲ’ØŽŲØąŲŲŠŲ†ŲŽØŒ ؈ØĨŲ†Ų‘ŲŽØ§ ØĨŲ†Ų’ Ø´ŲŽØ§ØĄŲŽ Ø§Ų„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡Ų Ø¨ŲƒŲŲ…Ų’ Ų„ŲŽŲ„ŲŽØ§Ø­ŲŲ‚ŲŲˆŲ†ŲŽ

Assalaamu 'ala ahlid diyaari minal mu'miniina wal muslimiin, wa yarhamullahu almustaqdimiina minna wal musta'khiriina, wa innaa in syaa Allahu bikum lalahiquun

Artinya: "Salam atas penghuni pemukiman yang terdiri dari orang-orang mukminin dan muslimin. Semoga Allah merahmati orang-orang terdahulu dari kita dan orang-orang belakangan. Sungguh kami insya Allah benar-benar akan menyusul kamu." (HR Muslim, dari Aisyah)

4. Doa Ziarah Kubur Keempat

Umat Islam juga bisa membaca doa ziarah kubur untuk orang tua dengan lafaz sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Muslim berikut ini:

Ø§ŲŽŲ„Ų„ŲŽŲ‘Ų‡ŲŲ…ŲŽŲ‘ اØēŲ’ŲŲØąŲ’ Ų„ŲŽŲ‡Ų ŲˆŲŽØ§ØąŲ’Ø­ŲŽŲ…Ų’Ų‡Ų ŲˆŲŽØšŲŽØ§ŲŲŲ‡Ų ŲˆŲŽØ§ØšŲ’ŲŲ ØšŲŽŲ†Ų’Ų‡ŲØŒ ŲˆŲŽØŖŲŽŲƒŲ’ØąŲŲ…Ų’ Ų†ŲØ˛ŲŲ„ŲŽŲ‡ŲØŒ ŲˆŲŽŲˆŲŽØŗŲŲ‘ØšŲ’ Ų…ŲŽØ¯Ų’ØŽŲŽŲ„ŲŽŲ‡ŲØŒ ŲˆŲŽØ§ØēŲ’ØŗŲŲ„Ų’Ų‡Ų Ø¨ŲØ§Ų„Ų’Ų…ŲŽØ§ØĄŲ ŲˆŲŽØ§Ų„ØĢŲŽŲ‘Ų„Ų’ØŦؐ ŲˆŲŽØ§Ų„Ų’Ø¨ŲŽØąŲŽØ¯ŲØŒ ŲˆŲŽŲ†ŲŽŲ‚ŲŲ‘Ų‡Ų Ų…ŲŲ†ŲŽ Ø§Ų„Ø°ŲŲ‘Ų†ŲŲˆØ¨Ų ŲˆØ§Ų„Ų’ØŽŲŽØˇŲŽØ§ŲŠŲŽØ§ ŲƒŲŽŲ…ŲŽØ§ ŲŠŲŲ†ŲŽŲ‚ŲŽŲ‘Ų‰ Ø§Ų„ØĢŲŽŲ‘ŲˆŲ’Ø¨Ų Ø§Ų„Ų’ØŖŲŽØ¨Ų’ŲŠŲŽØļŲ Ų…ŲŲ†ŲŽ Ø§Ų„Ø¯ŲŽŲ‘Ų†ŲŽØŗŲØŒ ŲˆŲŽØŖŲŽØ¨Ų’Ø¯ŲŲ„Ų’Ų‡Ų Ø¯ŲŽØ§ØąŲ‹Ø§ ØŽŲŽŲŠŲ’ØąŲ‹Ø§ ؅ؐ؆ؒ Ø¯ŲŽØ§ØąŲŲ‡ŲØŒ ŲˆŲŽØ˛ŲŽŲˆŲ’ØŦŲ‹Ø§ ØŽŲŽŲŠŲ’ØąŲ‹Ø§ ؅ؐ؆ؒ Ø˛ŲŽŲˆŲ’ØŦŲŲ‡ŲØŒ ŲˆŲŽØŖŲŽØ¯Ų’ØŽŲŲ„Ų’Ų‡Ų Ø§Ų„Ų’ØŦŲŽŲ†ŲŽŲ‘ØŠŲŽØŒ ŲˆŲŽØŖŲŽØšŲØ°Ų’Ų‡Ų ؅ؐ؆ؒ ØšŲŽØ°ŲŽØ§Ø¨Ų Ø§Ų„Ų’Ų‚ŲŽØ¨Ų’ØąŲ ŲˆŲŽŲ…ŲŲ†Ų’ ØšŲŽØ°ŲŽØ§Ø¨Ų Ø§Ų„Ų†ŲŽŲ‘Ø§Øą, ŲˆŲŽØ§ŲŲ’ØŗŲŽØ­Ų’ Ų„ŲŽŲ‡Ų ؁ؐ؊ Ų‚ŲŽØ¨Ų’ØąŲŲ‡ŲØŒ ŲˆŲ†ŲŽŲˆŲŲ‘ØąŲ’ Ų„ŲŽŲ‡Ų ŲŲŲŠŲ‡Ų

AllahummaghfÃŦrlahu war hamhu wa 'aafÃŦhÃŦÃŦ wa'fu anhu, wa akrÃŦm nuzuulahu wawassÃŦ' madholahu, waghsÃŦlhu bÃŦl maa'ÃŦ watssaljÃŦ walbaradÃŦ, wa naqqÃŦhÃŦ, mÃŦnaddzzunubÃŦ wal khathaya kamaa yunaqqatssaubul abyadhu mÃŦnad danasÃŦ. WabdÃŦlhu daaran khaÃŦran mÃŦn daarÃŦhÃŦ wa zaujan khaÃŦran mÃŦn zaujÃŦhÃŦ. Wa adkhÃŦlhul jannata wa aÃŦdzhu mÃŦn adzabÃŦl qabrÃŦ wa mÃŦn adzabÃŦnnaarÃŦ wafsah lahu fÃŦ qabrÃŦhÃŦ wa nawwÃŦr lahu fÃŦhÃŦ.

Artinya : "Ya Allah, berilah ampunan dan rahmat kepadanya. Berikanlah keselamatan dan berikanlah maaf kepadanya. Berikanlah kehormatan untuknya, luaskanlah tempat masuknya. Mandikanlah dia dengan air, es, dan embun. Bersihkanlah dia dari kesalahan sebagaimana Engkau bersihkan baju yang putih dari kotoran. Gantikanlah untuknya rumah yang lebih baik dari rumahnya, istri yang lebih baik dari istrinya. Masukkanlah dia ke dalam surga, berikanlah perlindungan kepadanya dari azab kubur dan azab neraka. Lapangkanlah baginya dalam kuburnya dan terangilah dia di dalamnya." (HR Muslim)

Wallahu'alam bisshawab.




(rah/rah)
Panduan Ziarah Kubur

Panduan Ziarah Kubur

78 konten
Ziarah kubur adalah amalan sunah yang dianjurkan Nabi Muhammad SAW selama sesuai dengan syariat dan tidak mengandung syirik atau kemusyrikan. Tujuan pengerjaan ziarah kubur sendiri sebagai pengingat akan kematian dan akhirat.

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads