Jadwal Tahun Baru Islam 1445 H dan Amalan Sunnahnya

Jadwal Tahun Baru Islam 1445 H dan Amalan Sunnahnya

Kristina - detikHikmah
Senin, 10 Jul 2023 14:15 WIB
Jadwal Tahun Baru Islam 1445 H dan Amalan Sunnahnya
Ilustrasi jadwal Tahun Baru Islam 1445 H. Foto: Getty Images/iStockphoto/kiddy0265
Jakarta -

Tahun Baru Islam 1445 H akan jatuh pada pekan ketiga bulan ini. Permulaan tahun tersebut ditandai dengan masuknya bulan Muharram atau bulan pertama dalam kalender Hijriyah.

Saat ini, umat Islam masih berada dalam bulan Dzulhijjah, tepatnya pada tanggal 22, jika dilihat dari waktu wukuf di Arafah. Bulan ke-12 ini juga disebut sebagai bulan haji karena umat Islam dari seluruh dunia disyariatkan menjalankan haji.

Setelah berakhirnya bulan Dzulhijjah, umat Islam akan memasuki bulan Muharram. Ini menjadi salah satu bulan mulia dalam Islam. Ada sejumlah amalan sunnah yang bisa dilakukan pada bulan ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tahun Baru Islam 1445 H Jatuh pada Rabu, 19 Juli 2023

Menurut Alhabib.info yang mencocokkan penanggalan kalender Gregorian dan kalender Islam berdasarkan rumusan terakhir dari Kalender Ummul Qura yang dipakai di Arab Saudi, Tahun Baru Islam 1445 H jatuh pada Rabu, 19 Juli 2023.

Dalam Kalender Islam Global Tunggal yang digunakan PP Muhammadiyah juga tertulis bahwa bulan Dzulhijjah 1444 H akan berakhir pada Selasa, 18 Juli 2023 dan awal bulan Muharram 1445 H jatuh pada tanggal 19 Juli 2023.

ADVERTISEMENT

Muharram termasuk bulan haram atau bulan yang disucikan dalam Islam. Allah SWT berfirman dalam surah At Taubah ayat 36,

Ø§ŲŲ†Ų‘ŲŽ ØšŲØ¯Ų‘ŲŽØŠŲŽ Ø§Ų„Ø´Ų‘ŲŲ‡ŲŲˆŲ’ØąŲ ØšŲŲ†Ų’Ø¯ŲŽ Ø§Ų„Ų„Ų‘Ų°Ų‡Ų اØĢŲ’Ų†ŲŽØ§ ØšŲŽØ´ŲŽØąŲŽ Ø´ŲŽŲ‡Ų’ØąŲ‹Ø§ ŲŲŲŠŲ’ ؃ؐØĒŲ°Ø¨Ų Ø§Ų„Ų„Ų‘Ų°Ų‡Ų ŲŠŲŽŲˆŲ’Ų…ŲŽ ØŽŲŽŲ„ŲŽŲ‚ŲŽ Ø§Ų„ØŗŲ‘ŲŽŲ…Ų°ŲˆŲ°ØĒؐ ŲˆŲŽØ§Ų„Ų’Ø§ŲŽØąŲ’ØļŲŽ Ų…ŲŲ†Ų’Ų‡ŲŽØ§Ų“ Ø§ŲŽØąŲ’Ø¨ŲŽØšŲŽØŠŲŒ Ø­ŲØąŲŲ…ŲŒ Û—Ø°Ų°Ų„ŲŲƒŲŽ Ø§Ų„Ø¯Ų‘ŲŲŠŲ’Ų†Ų Ø§Ų„Ų’Ų‚ŲŽŲŠŲ‘ŲŲ…Ų ەۙ ŲŲŽŲ„ŲŽØ§ ØĒŲŽØ¸Ų’Ų„ŲŲ…ŲŲˆŲ’Ø§ ŲŲŲŠŲ’Ų‡ŲŲ†Ų‘ŲŽ Ø§ŲŽŲ†Ų’ŲŲØŗŲŽŲƒŲŲ…Ų’ ŲˆŲŽŲ‚ŲŽØ§ØĒŲŲ„ŲŲˆØ§ Ø§Ų„Ų’Ų…ŲØ´Ų’ØąŲŲƒŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ ŲƒŲŽØ§Û¤ŲŲ‘ŲŽØŠŲ‹ ŲƒŲŽŲ…ŲŽØ§ ŲŠŲŲ‚ŲŽØ§ØĒŲŲ„ŲŲˆŲ’Ų†ŲŽŲƒŲŲ…Ų’ ŲƒŲŽØ§Û¤ŲŲ‘ŲŽØŠŲ‹ Û—ŲˆŲŽØ§ØšŲ’Ų„ŲŽŲ…ŲŲˆŲ’Ų“Ø§ Ø§ŲŽŲ†Ų‘ŲŽ Ø§Ų„Ų„Ų‘Ų°Ų‡ŲŽ Ų…ŲŽØšŲŽ Ø§Ų„Ų’Ų…ŲØĒŲ‘ŲŽŲ‚ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ

Artinya: "Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah ialah dua belas bulan, (sebagaimana) ketetapan Allah (di Lauh Mahfuz) pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menzalimi dirimu padanya (empat bulan itu), dan perangilah orang-orang musyrik semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya. Ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang bertakwa."

Rasulullah SAW juga bersabda dan menjelaskan mengenai empat bulan yang mulia tersebut,

ØĨŲŲ†Ų‘ŲŽ Ø§Ų„Ø˛Ų‘ŲŽŲ…ŲŽØ§Ų†ŲŽ Ų‚ŲŽØ¯Ų’ Ø§ØŗŲ’ØĒŲŽØ¯ŲŽØ§ØąŲŽ ŲƒŲŽŲ‡ŲŽŲŠŲ’ØĻŲŽØĒؐ؇ؐ ŲŠŲŽŲˆŲ’Ų…ŲŽ ØŽŲŽŲ„ŲŽŲ‚ŲŽ Ø§Ų„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡Ų Ø§Ų„ØŗŲ‘ŲŽŲ…ŲŽŲˆŲŽØ§ØĒؐ ŲˆŲŽØ§Ų„Ų’ØŖŲŽØąŲ’ØļŲŽ Ø§Ų„ØŗŲ‘ŲŽŲ†ŲŽØŠŲ اØĢŲ’Ų†ŲŽØ§ ØšŲŽØ´ŲŽØąŲŽ Ø´ŲŽŲ‡Ų’ØąŲ‹Ø§ØŒ Ų…ŲŲ†Ų’Ų‡ŲŽØ§ ØŖŲŽØąŲ’Ø¨ŲŽØšŲŽØŠŲŒ Ø­ŲØąŲŲ…ŲŒ. ØĢŲŽŲ„ŲŽØ§ØĢ، Ų…ŲØĒŲŽŲˆŲŽØ§Ų„ŲŲŠŲŽØ§ØĒ، Ø°ŲŲˆ Ø§Ų„Ų’Ų‚ŲŽØšŲ’Ø¯ŲŽØŠŲ ŲˆŲŽØ°ŲŲˆ Ø§Ų„Ø­ŲØŦŲ‘ŲŽØŠŲ ŲˆŲŽØ§Ų„Ų’Ų…ŲØ­ŲŽØąŲ‘ŲŽŲ…Ų ŲˆŲŽØąŲŽØŦŲŽØ¨Ų Ų…ŲØļŲŽØąŲŽ Ø§Ų„Ų‘ŲŽØ°ŲŲŠ Ø¨ŲŽŲŠŲ’Ų†ŲŽ ØŦŲŲ…ŲŽØ§Ø¯ŲŽŲ‰ ŲˆŲŽØ´ŲŽØšŲ’Ø¨ŲŽØ§Ų†ŲŽ

Artinya: "Sesungguhnya waktu telah berputar sebagaimana mestinya, hal itu ditetapkan pada hari Allah menciptakan langit dan bumi. Dalam setahun ada dua belas bulan, di antaranya ada empat bulan haram (bulan mulia). Tiga berturut-turut, yaitu Dzulqa'dah, Dzulhijjah, dan al-Muharram, lalu Rajab (yang selalu diagungkan) Bani Mudhar, yaitu antara Jumadil Akhir dan Sya'ban." (HR Bukhari dan Muslim)

Amalan Sunnah Bulan Muharram

Amalan sunnah yang bisa dikerjakan setelah memasuki Tahun Baru Islam 1445 H atau bulan Muharram adalah berpuasa. Anjuran puasa sunnah di bulan Muharram bersandar pada hadits yang diriwayatkan dari Abu Hurairah RA, ia menceritakan bahwa Rasulullah SAW telah bersabda,

ØŖŲŽŲŲ’ØļŲŽŲ„Ų Ø§Ų„ØĩŲ‘ŲŽŲŠŲŽØ§Ų…Ų Ø¨ŲŽØšŲ’Ø¯ŲŽ Ø´ŲŽŲ‡Ų’ØąŲ ØąŲŽŲ…ŲŽØļŲŽØ§Ų†ŲŽ Ø´ŲŽŲ‡Ų’ØąŲ Ø§Ų„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡Ų Ø§Ų„Ų’Ų…ŲØ­ŲŽØąŲ‘ŲŽŲ…Ų

Artinya: "Sebaik-baiknya puasa setelah bulan Ramadan adalah pada bulan Allah, yaitu Muharram." (HR Abu Dawud dan Tirmidzi)

Di antara puasa sunnah yang bisa dikerjakan pada bulan Muharram adalah puasa Tasu'a dan Asyura yang masing-masing jatuh pada tanggal 9 dan 10 Muharram. Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda,

"Puasalah pada hari Asyura (10 Muharram) dan selisihilah Yahudi. Puasalah pada hari sebelumnya atau hari sesudahnya." (HR Bukhari)




(kri/rah)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads