Tempat Turunnya Nabi Adam di Bumi Pertama Kali

Tempat Turunnya Nabi Adam di Bumi Pertama Kali

Kristina - detikHikmah
Selasa, 29 Nov 2022 13:00 WIB
jabal rahmah
Ilustrasi tempat diturunkannya Nabi Adam AS pertama kali. Foto: Doohan Aditya Saputro/d'TRaveler
Jakarta - Allah SWT menurunkan Nabi Adam AS dan istrinya, Hawa, ke bumi setelah sebelumnya tinggal di surga. Menurut sejumlah riwayat, keduanya diturunkan di tempat yang berbeda.

Kisah turunnya Nabi Adam AS ke bumi disebut terjadi setelah Nabi Adam AS dan Hawa terpedaya godaan iblis untuk memakan buah yang dilarang oleh Allah SWT. Hal ini diceritakan oleh sejumlah ulama tafsir kenamaan, termasuk Imam Ibnu Katsir.

Imam Ibnu Katsir mengatakan dalam Qashash al-Anbiyaa, menurut riwayat dari Abu Musa al-Asy'ari, ketika Allah SWT menurunkan Nabi Adam AS dari surga ke bumi, Dia mengajarkan kepada Adam AS cara membuat segala sesuatu. Termasuk membekalinya dengan buah-buahan dari surga.

Disebutkan dalam Kitab Shahih Muslim, Nabi Adam AS diturunkan ke bumi pada hari Jumat. Dari Abu Hurairah RA, ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda,

"Sebaik-baik hari yang padanya matahari terbit adalah hari Jumat. Pada hari itu Adam diciptakan. Pada hari itu juga beliau dimasukkan ke surga dan pada hari itu pula beliau dikeluarkan dari surga." (HR Muslim)

Ada sejumlah perbedaan pendapat mengenai tempat diturunkannya Nabi Adam AS dan Hawa ke bumi. Menurut Ibnu Abi Hatim dari Abu Zur'ah, dari Utsman bin Abi Syaibah, dari Jarir, dari Atha, dari Said, dari Inu Abbas, Nabi Adam AS mendarat di suatu tempat yang disebuh Dahna. Tempat ini terletak di antara Kota Mekkah dan Thaif.

Sedangkan dalam riwayat yang berasal dari Hasan, dikatakan, "Nabi Adam AS mendarat di wilayah India, lalu Hawa di Jeddah, dan iblis di Dastimaisan, beberapa mil dari Kota Basrah, sedangkan ular di Asfahan." Pendapat ini turut diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim.

Ada pendapat lain yang menyebut bahwa Nabi Adam AS diturunkan di India bersama Hajar Aswad dan segenggam daun dari surga. Daun tersebut disebarkan di India hingga tumbuh pepohonan yang harum aromanya di sana. Ini merupakan pendapat dari As-Suddi.

Selain itu, Imam Ibnu Katsir juga menukil suatu riwayat dari Ibnu Umar yang menyebut bahwa Nabi Adam AS mendarat di Bukit Shafa, sedangkan Hawa mendarat di Bukit Marwah. Atsar ini turut diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim.

Simak Video "50 Cabai Rawit untuk Melengkapi Mi Neraka Level 10, Surabaya"
[Gambas:Video 20detik]
(kri/lus)