Pendapat Masyhur soal Lokasi Makam Nabi Adam AS

Pendapat Masyhur soal Lokasi Makam Nabi Adam AS

Kristina - detikHikmah
Kamis, 10 Nov 2022 13:30 WIB
kisah nabi adam
Ilustrasi pendapat masyhur tentang makam Nabi Adam AS. Foto: Mindra Purnomo
Jakarta - Nabi Adam AS adalah manusia pertama yang wafat di usia lebih dari 900 tahun. Kisah wafatnya telah diceritakan dalam sejumlah hadits, namun ada perbedaan pendapat mengenai lokasi makam Nabi Adam AS.

Imam Ibnu Katsir menceritakan kisah wafatnya Nabi Adam AS dalam Qashash al-Anbiyaa. Ia menerangkan, Nabi Adam AS wafat pada hari Jumat. Pada saat itu, sejumlah malaikat menemuinya sambil membawa balsam dan kain kafan dari Allah SWT yang berasal dari surga.

Sebelum wafat, Nabi Adam AS sempat berwasiat kepada putranya, Syits AS. Ia memberikan tanggung jawab dan tugas selanjutnya kepada putranya itu.

Syits AS adalah seorang nabi. Hal ini bersandar pada keterangan dari hadits marfu' yang diriwayatkan oleh Ibnu Hibban dari Abu Dzar, "Sesungguhnya, Allah menurunkan lima puluh lembar wahyu (suhuf) kepada Syits."

Terjadi sejumlah peristiwa yang mengiringi wafatnya Nabi Adam AS. Salah satunya seperti dikatakan oleh Ibnu Ishaq, "Pada hari wafatnya Adam itu terjadi gerhana matahari dan bulan selama tujuh hari tujuh malam."

Menurut riwayat lain, semua makhluk menangisi kepergian Nabi Adam AS selama tujuh hari. Hal ini diriwayatkan oleh Ibnu Asakir, bahwa Atha' al-Khurasani berkata, "Saat Adam wafat, semua makhluk menangisi beliau selama tujuh hari."

Makam Nabi Adam AS

Para ulama berbeda pendapat mengenai makam Nabi Adam AS. Menurut pendapat yang masyhur, jenazah Nabi Adam AS dimakamkan di suatu pegunungan tempat pertama kali ia diturunkan dari surga, yaitu di India.

Ada pula yang mengatakan, Nabi Adam AS dimakamkan di gunung bernama Jabal Abu Qubais yang berada di Mekkah.

Selain itu, ada juga pendapat yang menyebut bahwa makam Nabi Adam AS berada di Baitul Maqdis. Menurut riwayat Ibnu Jarir, sebelum terjadi badai topan dan banjir yang sangat dahsyat, Nabi Nuh AS memindahkan jasad Nabi Adam AS dan Hawa dalam sebuah peti. Selanjutnya, jenazah keduanya dimakamkan di Baitul Maqdis.

Mengenai sejumlah pendapat makam Nabi Adam AS tersebut, Syaikh Hamid Ahmad Ath-Thahir Al-Basyuni dalam Shahih Qashashil Qur'an mengatakan tidak bisa memastikan pendapat tersebut karena dituturkan melalui sanad-sanad yang dhaif.

Wallahu a'lam.

Simak Video "Geger Emak di Majalengka Rusak Makam Keramat gegara Bisikan Gaib"
[Gambas:Video 20detik]
(kri/lus)