Ciri-ciri Ya'juj dan Ma'juj, Kaum Perusak sebagai Tanda Hari Kiamat

Ciri-ciri Ya'juj dan Ma'juj, Kaum Perusak sebagai Tanda Hari Kiamat

Rahma Harbani - detikHikmah
Selasa, 01 Nov 2022 16:15 WIB
kiamat
Ilustrasi hari kiama yang ditandai kemunculan Ya'juj dan Ma'juj. Bagaimana ciri-cirinya? (Foto: via Brainberries)
Jakarta - Salah satu tanda datangnya hari kiamat besar atau kubra adalah kemunculan Ya'juj dan Ma'juj. Keterangan ini disandarkan pada salah satu ayat Al-Qur'an surah Al Kahfi ayat 99 yang berbunyi,

۞ وَتَرَكْنَا بَعْضَهُمْ يَوْمَىِٕذٍ يَّمُوْجُ فِيْ بَعْضٍ وَّنُفِخَ فِى الصُّوْرِ فَجَمَعْنٰهُمْ جَمْعًا ۙ

Artinya: "Dan pada hari itu Kami biarkan mereka (Ya'juj dan Ma'juj) berbaur antara satu dengan yang lain, dan (apabila) sangkakala ditiup (lagi), akan Kami kumpulkan mereka semuanya."

Menurut Ulama Fiqih Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari dalam buku Teologi Al Banjari karangan Khairil Anwar, mereka muncul sebagai kelompok perusak bumi setelah Dajjal. Sesuai dengan firmanNya surah Al Kahfi ayat 94 yang menyebut Ya'juj dan Ma'juj sebagai makhluk perusak bumi.

قَالُوْا يٰذَا الْقَرْنَيْنِ اِنَّ يَأْجُوْجَ وَمَأْجُوْجَ مُفْسِدُوْنَ فِى الْاَرْضِ فَهَلْ نَجْعَلُ لَكَ خَرْجًا عَلٰٓى اَنْ تَجْعَلَ بَيْنَنَا وَبَيْنَهُمْ سَدًّ

Artinya: Mereka berkata, "Wahai Zulkarnain! Sungguh, Ya'juj dan Ma'juj itu (makhluk yang) berbuat kerusakan di bumi, maka bolehkah kami membayarmu imbalan agar engkau membuatkan dinding penghalang antara kami dan mereka?"

Menyadur sejumlah sumber, ada sejumlah ciri khusus yang menggambarkan Ya'juj dan Ma'juj. Berikut ulasan selengkapnya.

3 Ciri Ya'juj dan Ma'juj atau Kelompok Perusak Bumi

1. Barisan Penghuni Neraka

Ya'juj dan Ma'juj dikenal sebagai kelompok makhluk yang didominasi dengan sifat keburukan dalam dirinya. Sifat jahat, serakah, suka menghasut, kejam, dan licik yang dimiliki kaum Ya'juj dan Ma'juj.

Ditambah lagi, Rasulullah SAW menyebut mereka sebagai bagian dari barisan pasukan penghuni neraka. Rasulullah SAW bersabda,

"Allah SWT berfirman kepada Nabi Adam, "Keluarkan pasukan penghuni neraka," Maka Nabi Adam bertanya, "Apa itu pasukan penghuni neraka?" Allah SWT berfirman, "Mereka dari setiap seribu orang, sembilan ratus sembilan puluh sembilan orang,"

Kemudian para sahabat bertanya, "Siapa yang satu ini, wahai Rasulullah?" Aku menjawab, "Bergembiralah sesungguhnya penghuni neraka itu dari kalian satu dan dari Ya'juj dan Ma'juj seribu," (HR Bukhari).

2. Datang Rombongan Bak Air Bah

Ahli tafsir Imam Ahmad dalam buku Fitnah Dajjal & Ya'juj dan Ma'juj Mengungkap Misteri Kemunculan Dajjal dan Ya'juj Ma'juj, memberikan gambaran mengenai kemunculan Ya'juj dan Ma'juj sebagai pertanda hari kiamat. Mereka diceritakan akan turun dari gunung layaknya air bah yang mengalir dengan deras.

Keterangan ini didasari dari firman Allah SWT dalam surat Al Anbiya ayat 96,

حَتَّىٰ إِذَا فُتِحَتْ يَأْجُوجُ وَمَأْجُوجُ وَهُمْ مِنْ كُلِّ حَدَبٍ يَنْسِلُونَ

Artinya: "Hingga apabila (tembok) Ya'juj dan Ma'juj dibukakan dan mereka turun dengan cepat dari seluruh tempat yang tinggi."

3. Penyebab Kekacauan dan Kerusakan

Kemunculan Ya'juj dan Ma'juj memang berperan untuk menciptakan kekacauan dan kerusakan dengan takdir yang telah ditetapkan oleh Allah SWT. Hal tersebut sudah menjadi ciri khas mereka yang bahkan tidak lagi memiliki waktu untuk beribadah.

Mereka digambarkan sebagai kaum yang menghabiskan waktunya untuk mengumpulkan kekayaan, merusak sumber daya alam, tidak pandai bersosialisasi, dan tidak pintar dalam ilmu pengetahuan.

"Ketika melewati danau, airnya akan diminum hingga habis. Ketika bertemu manusia, ia akan membunuhnya. Ia tidak akan puas dalam hal apapun," tulis buku Fitnah Dajjal & Ya'juj dan Ma'juj Mengungkap Misteri Kemunculan Dajjal dan Ya'juj Ma'juj.

Hal ini pun meresahkan masyarakat sekitar karena dianggap menghabiskan seluruh sumber daya alam. Masyarakat sekitarnya pun mengalami krisis air dan makanan.

Setelahnya, sebagaimana dikisahkan dalam surah Al Kahfi, Allah SWT mengutus Nabi Zulkarnain AS untuk menghentikan kerusakan yang diperbuat Ya'juj dan Ma'juj.

Nabi Zulkarnain juga ditugaskan mendirikan bangunan atau dinding yang terbuat dari tembaga dan besi. Bangunan tersebut yang nantinya digunakan mengurung Ya'juj dan Ma'juj dan baru akan terbuka menjelang hari kiamat.

Seperti kedatangan hari kiamat, kemunculan Ya'juj dan Ma'juj juga adalah rahasia Allah SWT dan di luar nalar manusia. Meski demikian, keberadaan Ya'juj dan Ma'juj wajib diyakini oleh seorang muslim sebagai bentuk keimanan pada Allah SWT.

Simak Video "Bumi Makin Tua, Begini Cara Ilmuwan Menunda Kiamat "
[Gambas:Video 20detik]
(rah/lus)