Timwas DPR Soal Pelayanan Haji 2026: Trouble-nya di Mina

Kabar Haji by Le Minerale

Timwas DPR Soal Pelayanan Haji 2026: Trouble-nya di Mina

Irwan Nugroho - detikHikmah
Jumat, 29 Mei 2026 19:20 WIB
Anggota Timwas Haji DPR Selly Andriany Gantina di area Jemarat, Mina, Arab Saudi, Jumat (29/5/2026).
Anggota Timwas Haji DPR Selly Andriany Gantina di area Jemarat, Mina, Arab Saudi, Jumat (29/5/2026). Foto: Dok Timwas Haji DPR
Mina -

Anggota Tim Pengawas Haji Dewan Perwakilan Rakyat (Timwas Haji DPR) Selly Andriany Gantina menilai pelayanan jemaah haji tahap Madinah-Makkah relatif baik dibanding tahun sebelumnya. Namun, pelayanan di puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) masih banyak ditemui masalah, terutama di Mina.

"Secara keseluruhan, untuk beberapa pelayanan di Makkah, Madinah berjalan dengan relatif lebih baik dibandingkan beberapa tahun sebelumnya. Tetapi memang trouble-nya itu berada di Mina," kata Selly di area Jamarat, Mina, Arab Saudi, Jumat (29/5/2026).

"Dan tentu ini menjadi perhatian kita, bahwa puncak haji itu justru harus diperhatikan berada di Armuzna. Dan Mina ini menjadi titik perhatian DPR ke depannya," lanjutnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selly sendiri menemukan beberapa masalah fasilitas yang harus dihadapi jemaah Indonesia, seperti toilet yang kurang memadai. Kemudian tenda di Mina dirasa tidak nyaman oleh sebagian jemaah karena harus tidur berdempet-dempetan.

"Kemudian, sarana sanitasi yang sangat tidak baik, terutama kebersihan, dan tentu saja sanitasi air toilet ini menjadi sangat penting karena memang jemaah membutuhkan air yang sangat banyak untuk kebutuhan wudu mereka," jelasnya.

ADVERTISEMENT

Ada pula jemaah yang mengeluhkan belum mendapat makanan setelah berada di tenda kurang lebih sembilan jam. Akhirnya sebagian jemaah lanjut usia mengalami penurunan kesehatan. "Akhirnya para lansia ada yang nge-drop, " cetus anggota Komisi VIII DPR ini.

Temuan-temuan yang didapatkannya di Mina tersebut, kata Selly, akan dibawa dalam rapat evaluasi dengan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj). Ia akan meminta Kemenhaj untuk menghitung betul-betul skema pergerakan jemaah haji di Armuzna supaya masalah-masalah itu tidak terulang tahun depan.

"Dan tentu ini akan menjadi evaluasi DPR kepada pemerintah Indonesia, terutama Kementerian Haji, agar diperhitungkan kembali sebetulnya ada berapa sih jemaah yang harusnya wajar untuk ditanazulkan. Kalau memang sekiranya ini menjadi masalah untuk para jemaah kita, kenapa tidak jemaah untuk ditanazulkan saja, sehingga tidak menjadi beban para jemaah?" pungkasnya.




(irw/kri)
Kabar Haji dari Tanah Suci

Kabar Haji dari Tanah Suci

351 konten
Seputar berita tentang jemaah haji yang sedang berada di Tanah Suci. detikHikmah akan mengabarkan kegiatan jemaah haji Indonesia dari awal hingga akhir musim haji.
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads