Wukuf di Arafah jadi salah satu rukun haji yang tak boleh terlewat. Pelaksanaannya yaitu berdiam diri di Arafah dalam keadaan ihram.
Kehadiran seseorang ketika wukuf diperbolehkan di mana saja dan dalam keadaan apa pun asalkan berada di Arafah. Baik orang itu dalam keadaan bangun, tidur, berdiri, berbaring, dan berjalan.
Dalil terkait wukuf di Arafah berasal dari hadits Abu Dawud RA. Nabi Muhammad SAW bersabda,
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Haji (yang memenuhi syarat) adalah (wukuf di) Arafah. Siapa saja yang datang (di Arafah) pada hari Nahar (sepuluh Dzulhijjah) malam sebelum fajar terbit, ia terhitung melakukan wukuf." (HR. Abu Dawud).
Pengertian Wukuf di Arafah
Dilansir dari buku Tuntunan Super Lengkap Haji & Umrah oleh Ustaz A Solihin As Suhaili, wukuf artinya hadir atau berada di Arafah. Bahkan, wukuf di Arafah jadi puncak pelaksanaan ibadah haji.
Arafah sendiri merupakan kawasan padang terbuka yang letaknya di sebelah timur kota Makkah. Apabila jemaah haji tidak wukuf, maka ibadah hajinya dianggap tidak sah.
Secara bahasa, arti wukuf adalah berdiam diri. Pada pelaksanaan ibadah haji, wukuf dimaknai sebagai hadir dan berada di Padang Arafah pada waktu tertentu yaitu 9 Zulhijah setelah tergelincir matahari hingga menjelang fajar 10 Zulhijah.
Tata Cara Pelaksanaan Wukuf di Arafah
Menurut buku Tuntunan Manasik Haji dan Umrah karya Kementerian Haji dan Umrah dijelaskan kalau wukuf dikerjakan dengan suasana yang tenang, khusyuk dan penuh tawadhu keapda Allah SWT. Wukuf di Arafah bisa dilakukan sendiri atau berjamaah.
Ketika wukuf, jemaah bisa memperbanyak zikir, istighfar, sholawat dan berdoa sesuai sunnah Rasulullah SAW. Ketika wukuf, muslim tidak disyaratkan suci dari hadas kecil dan besar, oleh sebab itu wanita haid atau nifas bisa wukuf di tenda Arafah dengan jemaah lainnya.
Adapun jemaah haji yang sakit dan menjalani perawatan di rumah sakit atau KKHI bisa wukuf jika memungkinkan untuk dibawah ke Arafah dengan proses safari wukuf.
Doa ketika Wukuf di Padang Arafah
Berikut beberapa doa ketika wukuf di Arafah yang bisa diamalkan muslim seperti dikutip dari buku Fiqh As Sunnah oleh Sayyid Sabiq terjemahan Khairul Amru Harahap dan kitab Al Adzkar Imam Nawawi yang disusun dan terjemahkan Ulin Nuha.
1. Doa Wukuf Arafah Versi Pertama
لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِي وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Latin: Laa ilaaha illallaah wahdahu laa syariika lah lahul mulku wa lahul hamdu yuhyii wa yumiitu wa huwa 'ala kulli syai-in qadiir
Artinya: "Tidak ada Tuhan selain Allah, Dzat yang Esa dan tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya segala kerajaan dan segala pujian. Di tangan-Nyalah segala kebaikan dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu." (HR Ahmad & Tirmidzi, dari Kakek Amir bin Syu'aib)
2. Doa Wukuf Arafah Versi Kedua
اللَّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ كَالَّذِى نَقُولُ وَخَيْرًا مِمَّا نَقُولُ اللَّهُمْ لَكَ صَلَاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي وَإِلَيْكَ مَا بِى وَلَكَ رَبِّ تُرَاثِى اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَوَسْوَسَةِ الصَّدْرِ وَشَتَاتِ الأَمْرِ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا تَجِيءُ بِهِ الرِّيْحُ
Latin: Allahumma lakal hamdu kalladzii naquulu wa khairan mimmaa naquulu, Allahumma laka shalaati wa nusukii wa mahyaaya wa mamaati wa ilaika maabii wa laka rabbi turaatsi, Allahumma inni a'uudzubika min 'adzaabil qabri wa waswasatish shadri wa syataatil amri, Allahumma inni a'uudzu bika min syarri maa taji-u bihir riihu
Artinya: "Ya Allah, bagi-Mu segala puji seperti pujian yang kami ucapkan kepada-Mu dan lebih baik daripada pujian yang kami ucapkan untuk-Mu. Ya Allah, untuk-Mu salat, ibadah, hidup, dan matiku. Hanya kepada-Mu tempat kembaliku dan hanya untuk-Mu, wahai Tuhanku, segala warisanku. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon perlindungan kepada-Mu dari siksa kubur, bisikan nafsu, dan tercerai-berainya perkara. Ya Allah, aku memohon perlindungan kepada-Mu dari keburukan tiupan angin." (HR Tirmidzi, dari Ali bin Abi Thalib)
3. Doa Wukuf Arafah Versi Ketiga
اَللَّهُمَّ آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Latin: Allahumma aatinaa fid dunyaa hasanah wa fil aakhirati hasanah wa qinaa 'adzaaban naar
Artinya: "Ya Allah, berikanlah kepada kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta peliharalah kami dari azab neraka."
4. Doa Wukuf Arafah Versi Keempat
اللَّهُمَّ إِنِّي ظَلَمْتُ نَفْسِي ظُلْماً كَثِيرًا، وَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ، فَاغْفِرْ لِي مَغْفِرَةً مِنْ عِنْدِكَ، وَارْحَمْنِي إِنَّكَ أَنْتَ الْغَفُورُالرَّحِيمُ
Latin: Allahumma innii dzhalamtu nafsii dzhulman katsiiran, wa innahu laa yaghfirudz dzunuuba illa anta, faghfirlii maghfiratan min 'indika war hamnii innaka antal ghafuurur rahiima
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku berbuat aniaya terhadap diriku dengan perbuatan aniaya yang banyak, dan sesungguhnya tidak ada seorang pun yang mengampuni dosa kecuali Engkau. Maka ampunilah aku dengan ampunan dari sisi-Mu, dan belas kasihanilah aku, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun lagi Maha Pengasih."
5. Doa Wukuf Arafah Versi Kelima
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي مَغْفِرَةً تُصْلِحْ بِهَا شَأْنِي فِي الدَّارَيْنِ، وَارْحَمْنِي رَحْمَةً أَسْعَدُ بِهَا فِي الدَّارَينِ، وَتُبْ عَلَيَّ تَوْبَةً نَصُوحًا لَا أَنكُثُهَا أَبَدًا، وَأَلْزِمْنِي الِاسْتِقَامَةَ لَا أَزِيْغُ عَنْهَا أَبَدًا
Latin: Allahummaghfir lii maghfiratan tushlih bihaa sya'nii fiddaaraini warhamnii rahmatan as'adu bihaa fiddaaraini wa tub 'alayya taubatan nashuuhan laa ankutsuhaa abadan, wa-alzimnii listiqaamata laa aziighu 'anhaa abadan
Artinya: "Ya Allah, ampunilah aku dengan ampunan yang dapat memperbaiki diriku di dunia dan akhirat. Belas kasihanilah aku dengan rahmat yang membuat aku bahagia di dunia dan akhirat. Terimalah tobatku dengan tobat yang murni yang tidak aku kotori lagi selama-lamanya. Tetapkanlah diriku pada jalan istiqamah (jalan yang lurus) yang tidak aku selewengkan lagi untuk selama-lamanya."
Puncak haji 2026 di Arafah diperkirakan jatuh pada 25-26 Mei 2026. Jemaah yang ingin melihat tuntunan lengkapnya untuk persiapan puncak haji bisa mengunduhnya di sini.
Memahami tuntunannya secara cermat membuat haji jemaah lebih khusyuk dan lancar. Terlebih, wukuf di Arafah jadi rukun haji yang tak boleh terlewat.
(aeb/lus)












































Komentar Terbanyak
Mengapa Nabi Isa Disebut Belum Wafat dalam Islam?
Jemaah Haji RI Ditangkap di Madinah Usai Videokan Wanita Tanpa Izin
Kenapa Mayoritas Penduduk Madinah Dulu Beragama Yahudi?