Saudi Wajibkan Jemaah Vaksin Maksimal 10 Hari Sebelum Musim Haji 2026

Saudi Wajibkan Jemaah Vaksin Maksimal 10 Hari Sebelum Musim Haji 2026

Anisa Rizki Febriani - detikHikmah
Rabu, 06 Mei 2026 16:15 WIB
Jemaah haji asal Aceh mendarat di Bandara Prince Mohammed bin Abdulaziz, Madinah, pada Rabu (6/5/2026) pagi pukul 05.30 waktu Arab Saudi (WAS).
Jemaah haji asal Aceh tiba di Bandara Prince Mohammed bin Abdulaziz, Madinah, Rabu (6/5/2026) (Foto: Dok MCH 2026)
Jakarta -

Arab Saudi melalui Kementerian Kesehatannya mewajibkan jemaah haji untuk melakukan vaksin maksimal 10 hari sebelum musim haji 1447 H/2026 M dimulai. Penetapan batas waktu ini jadi upaya memperkuat langkah pencegahan penularan penyakit selama ibadah haji berlangsung. Sebagaimana diketahui, ketika haji maka Tanah Suci dipadati banyak jemaah dari berbagai belahan dunia.

Dilansir dari Gulf News pada Selasa (5/5/2026), Kementerian Kesehatan Arab Saudi menegaskan imunisasi adalah garis pertahanan pertama yang membantu jemaah menjalankan ibadah haji dengan aman dalam keadaan sehat. Vaksinasi juga penting untuk membentuk respons imun yang diperlukan tubuh. Selain itu, vaksinasi bisa menurunkan risiko penularan penyakit selama musim haji.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saudi merekomendasikan sejumlah vaksin bagi jemaah, yaitu vaksin meningokokus atau meningitis, Covid-19, dan influenza musiman. Ketiganya dinilai berperan penting dalam membatasi penyebaran infeksi, utamanya ketika jutaan jemaah berkumpul dalam satu tempat dan waktu secara bersamaan.

Jemaah bisa memperoleh vaksinasi dengan membuat janji temu melalui aplikasi Sehhaty, platform digital terpadu dari Kemenkes Saudi. Layanan ini tersedia dalam fasilitas klinik imunisasi dewasa, sehingga proses vaksinasi bisa berjalan lebih tertib dan akses jemaah menjadi lebih mudah.

ADVERTISEMENT

Kemudian, Kemenkes Saudi juga menuturkan vaksin bisa diberikan secara bersamaan atau terpisah. Pemberian vaksin disesuaikan dengan penilaian tenaga kesehatan atau dokter spesialis. Vaksin yang direkomendasikan memiliki tingkat keamanan tinggi, begitu pula untuk ibu hamil.

Seluruh vaksin sudah mengikuti standar keamanan yang disetujui otoritas kesehatan. Rekomendasi vaksinasi menjadi bagian dari langkah preventif pemerintah Arab Saudi mengurangi risiko kesehatan selama musim haji.

Kebijakan ini diharapkan bisa membantu memastikan jemaah menjalankan ibadah haji yang aman, sehat, dan terlindungi dari risiko penyakit menular.




(aeb/lus)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads