Kemenag Raih Popular Government Institutions Award 2026

Kemenag Raih Popular Government Institutions Award 2026

Devi Setya - detikHikmah
Jumat, 07 Agu 2026 06:24 WIB
Kemenag Raih Populer Goverment Award
Foto: Dokumentasi Kemenag
Jakarta -

Kementerian Agama (Kemenag) meraih penghargaan Popular Government Institutions Award 2026 dari The Iconomics. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap kinerja komunikasi publik Kemenag yang dinilai mampu membangun hubungan yang terbuka, responsif, dan dipercaya masyarakat.

Penghargaan diserahkan dalam puncak Indonesia Public Relations Summit 2026 yang mengusung tema "Komunikasi Empati: Narasi dan Strategi" di Auditorium Dhanapala, Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (6/8/2026).

Penghargaan ini diberikan berdasarkan hasil survei The Iconomics yang melibatkan 10 ribu responden di 10 kota besar di Indonesia. Survei tersebut membagi responden ke dalam enam hingga tujuh kelompok, masing-masing sekitar 1.700 orang, dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error sebesar ±2,5 persen.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Kamaruddin Amin menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas penghargaan yang diterima. Menurutnya, capaian tersebut menjadi pengakuan atas berbagai upaya Kemenag dalam memperkuat komunikasi publik yang semakin inklusif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

"Kementerian Agama mengucapkan terima kasih kepada The Iconomics yang telah memberikan penghargaan kepada Kementerian Agama sebagai Popular Government Institution 2026," ujar Kamaruddin Amin di Jakarta, Kamis (6/8/2026).

Kamaruddin menilai penghargaan ini menunjukkan bahwa strategi komunikasi publik Kementerian Agama mendapat respons positif dari masyarakat. Ia juga menyoroti bahwa Kemenag tetap mampu mempertahankan tingkat popularitasnya meski telah terjadi pemekaran kelembagaan dengan berdirinya Kementerian Haji dan Umrah serta Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).

"Ini merupakan penghargaan yang cukup membanggakan kepada Kementerian Agama atas komunikasi publik yang cukup baik," katanya.

Piagam penghargaan diterima oleh Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kementerian Agama Thobib Al-Asyhar yang hadir mewakili Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar.

Thobib mengatakan penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran Kementerian Agama, baik di tingkat pusat maupun daerah. Menurutnya, keberhasilan ini tidak terlepas dari kontribusi para pranata humas dan seluruh unit kerja yang secara konsisten menyampaikan berbagai program, layanan, serta capaian Kemenag kepada masyarakat.

"Tentu ini merupakan kerja sama dan kontribusi dari semua pihak, teman-teman di daerah, para Pranata Humas, serta semua unit yang berkontribusi untuk menyampaikan capaian-capaian dan kinerja terbaik bagi Kementerian Agama," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa penguatan komunikasi publik terus menjadi perhatian pimpinan Kementerian Agama.

"Menteri Agama Nasaruddin Umar dan Sekjen Kemenag Kamaruddin Amin terus mendorong stakeholder Kemenag untuk melakukan kerja terbaik sekaligus mengkomunikasikannya kepada masyarakat," sambungnya.

Menurut Thobib, komunikasi publik memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintah. Oleh karena itu, Kementerian Agama akan terus menghadirkan penyampaian informasi yang cepat, akurat, mudah diakses, dan relevan dengan kebutuhan publik.

"Kemenag terus berkomitmen untuk menghadirkan komunikasi publik yang humanis, cepat, dan terpercaya untuk menjaga public trust melalui layanan informasi terbaik," tuturnya.

Ia juga menilai penghargaan dari lembaga independen menjadi dorongan bagi seluruh insan Kementerian Agama untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Penghargaan dari eksternal ini sebagai vitamin bagi Kemenag untuk memberikan pelayanan kepada umat. Tentu capaian ini adalah wujud dari kerja nyata seluruh pegawai Kemenag, pusat dan daerah, khususnya teman-teman yang bertugas di kehumasan," tutupnya.



(dvs/erd)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads