Indonesia Dapat Kuota Haji 221 Ribu & Tak Ada Batasan Usia, Ini Rinciannya

Indonesia Dapat Kuota Haji 221 Ribu & Tak Ada Batasan Usia, Ini Rinciannya

Devi Setya - detikHikmah
Minggu, 08 Jan 2023 20:27 WIB
Menag Yaqut Cholil Qoumas dan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Tawfiq F Al Rabiah
Menag Yaqut Cholil Qoumas dan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Tawfiq F Al Rabiah telah menandatangani kesepakatan tentang kuota haji 2023 (Foto: Dokumentasi Kementerian Agama)
Jakarta -

Pemerintah Indonesia diwakili Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dan Kerajaan Arab Saudi yang diwakili Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Tawfiq F Al Rabiah hari ini di Jedah menandatangani kesepakatan penyelenggaraan ibadah haji 1444 H/2023 M. Dalam kesepakatan tersebut disepakati bahwa kuota haji Indonesia tahun 2023 ini sebesar 221.000 jemaah

"Alhamdulillah misi haji 2023 dimulai. Saya hari ini menandatangani kesepakatan haji dengan Menteri Haji Saudi. Kuota haji Indonesia tahun ini sebesar 221.000 jemaah," kata Menag Yaqut di Jeddah seperti keterangan tertulis yang diterima detikHikmah Minggu (8/1/2023).

Kuota haji Indonesia tahun ini terdiri dari 203.320 jemaah haji reguler, dan 17.680 jemaah haji khusus. "Adapun untuk petugas, tahun ini kita mendapat 4.200 kuota," tambah Menag.

Selain tentang kuota, kesepakatan juga mengatur tentang pendaratan (landing) pesawat di Jeddah dan Madinah. Disepakati juga beberapa kebijakan terbaru terkait pelayanan ibadah haji.

Menurut Menag Yaqut, dalam pembicaraan dia dengan Menteri Haji Saudi disepakati juga tidak adanya pembatasan usia. Seperti diketahui selama pandemi, pemerintah Arab Saudi membatasi usia jemaah haji. Saat itu, Saudi menerapkan syarat usia jemaah haji 2022 di bawah 65 tahun.

"Sesuai kesepakatan, tahun ini sudah tidak ada pembatasan usia jemaah haji. Artinya, jemaah 65 tahun ke atas juga dapat berangkat haji tahun ini," papar Yaqut.

Tambahan Kuota Haji

Pertemuan dengan Menteri Tawfiq juga dimanfaatkan Gus Men, panggilan akrab Menag Yaqut, untuk melobi tambahan kuota bagi Indonesia. Gus Men mengatakan bahwa antrean jemaah haji Indonesia sangat panjang. Gus Men berharap ada tambahan kuota bagi Indonesia sehingga bisa mengurangi jumlah antrean jemaah haji.

"Semua tentu bergantung pada kebaikan hati Yang Mulia Raja Salman, Pangeran Muhammad Bin Salman, dan Bapak Menteri Haji," ujar Gus Men.

Menteri Tawfiq mengaku sangat senang untuk bisa memberikan tambahan kuota jemaah haji Indonesia. Apalagi, Indonesia adalah negara penting bagi Saudi. Namun, lanjut Tawfiq, saat ini negaranya tetap mengedepankan kenyamanan dan keselamatan jemaah haji.

"Kenyamanan dan keselamatan ini prioritas. Namun saya katakan, Indonesia akan selalu mendapatkan prioritas dalam memperoleh kuota tambahan," tuturnya.

Ikut menyaksikan, Ketua Komisi VIII Ashabul Kahfi, Dirjen Penyenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief, serta Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Fadlul Imansyah. Hadir juga Sekretaris Jenderal Kemenag Nizar Ali, Dubes Indonesia untuk Arab Saudi Abdul Aziz Ahmad, Staf Khusus Menteri Agama Wibowo Prasetyo dan Ishfah Abidal Aziz, serta Konsul Haji KJRI Jeddah Nasrullah Jasam.



Simak Video "RI Dapat Kuota 221 Ribu, Menag Bakal Bahas Biaya Haji 2023 dengan DPR"
[Gambas:Video 20detik]
(erd/erd)