Air zamzam merupakan salah satu karunia dari Allah SWT bagi umat Islam. Mata air ini memiliki sejarah yang berkaitan dengan Nabi Ismail AS kecil dan ibunya, Siti Hajar.
Zamzam secara bahasa berarti air gemericik yang dikumpulkan. Kala itu, mereka berdua tengah kehabisan perbekalan sehingga Siti Hajar berlari kecil antara bukit Shafa dan Marwa untuk mencari air. Setelah tujuh kali bolak-balik, datanglah Malaikat Jibril yang kemudian menghentakkan tumitnya ke tanah hingga air memancar.
Berdasarkan riwayat dan penjelasan ulama, air zamzam dipercaya memiliki keberkahan dan dapat diminum dengan niat untuk memohon kesembuhan serta terkabulnya hajat. Lantas, bagaimana bacaan doa minum air zamzam, adab-adab saat meminumnya, serta keutamaannya?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Doa Minum Air Zamzam dan Adabnya
Mengutip buku Panduan Haji dan Umrah karya Imron Rosyadi, tidak ada hadits shahih yang secara khusus memuat doa minum air zamzam. Sebelum minum, hendaknya membaca basmalah, kemudian memanjatkan doa yang dibaca Ibnu Abbas berikut.
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا وَاسِعًا وَشِفَاءً مِنْ كُلِّ دَاءٍ وَسَقَامٍ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ
Allahumma inni as aluka 'ilman nafi'an wa rizqan wasi'an wa syifa'an min kulli da'in wa saqamin birahmatika ya arhamar rahimin
Artinya: "Ya Allah, aku mohon kepada-Mu ilmu pengetahuan yang bermanfaat, rezeki yang luas, kesembuhan dari segala penyakit dan kepedihan, dengan rahmat-Mu, ya Allah, Tuhan Yang Maha Pengasih dari segenap yang pengasih."
Pada buku 100+ Kesalahan dalam Haji dan Umrah karya Nasaruddin Umar, Imam Al-Fasi menguraikan adab dan etika ketika minum air zamzam agar air tersebut dapat menjadi manfaat dan membawa keberkahan:
- Menghadap kiblat
- Membaca basmalah dan doa
- Mengambil napas 3 kali
- Meminum air zamzam
- Membaca tahmid
Keutamaan Air Zamzam
Mengutip buku Mukjizat Penyembuh Air Zam Zam karya Badiatul Muchlisin Asti dan buku Doa-Doa Khusus Ibadah Haji karya Amirullah Syarbini, terdapat hadits yang menyebutkan,
مَاءُ زَمْزَمَ لِمَا شُرِبَ لَهُ ، مَنْ شَرِبَهُ لِمَرَضِ شَفَاهُ اللَّهُ أَوْ لِجُوْعِ أَشْبَعَهُ اللَّهُ ، أَوْ لِحَجَةٍ قَضَاهَا اللَّهُ.
"Air zamzam tergantung (niat) untuk apa ia diminum. Barang siapa meminumnya untuk menyembuhkan penyakit, niscaya Allah akan menyembuhkan penyakitnya, atau untuk mengganjal rasa lapar, niscaya Allah akan membuatnya kenyang, atau untuk suatu hajat (keperluan), niscaya Allah akan memenuhinya." (HR. Ad-Dailami).
Dijelaskan pula bahwa air zamzam itu memiliki manfaat tergantung pada apa yang diniatkan karena air ini merupakan minuman dari Allah SWT yang menjadi penolong Nabi Ismail AS dan Siti Hajar.
Berdasarkan hadits tersebut, para ulama menyebutkan keutamaan air zamzam sebagai berikut:
- Syaba'ah, artinya kenyang, karena setelah minum air zamzam menjadi kenyang.
- Marwiyah, artinya segar, karena air zamzam dapat menghilangkan rasa dahaga dan menjadi segar.
- Nafi'ah, artinya bermanfaat, karena sangat banyak manfaatnya, di antaranya menguatkan hati dan dapat menenangkan rasa takut.
- Afi'ah, artinya sehat, karena air zamzam jika diminum dapat menangkal dan menolak penyakit.
- Barrah, artinya memiliki kebaikan, karena air zamzam sangat baik bagi orang yang meminumnya untuk memperoleh keberkahan.
- Madhmunah, artinya bagus, karena indahnya air zamzam, Allah melarang suatu kaum dari bangsa Arab tinggal di sekitarnya sebab mereka sering berbuat maksiat.
- Kafiyah, artinya mencukupi, karena orang yang meminum zamzam merasa cukup atau puas.
- Mu'dzibah, artinya mencegah dahaga, yang dapat menghilangkan rasa haus dengan seketika dan menyegarkan tubuh orang yang meminumnya.
- Syifa' saqamin, artinya menyembuhkan penyakit, karena air zamzam dapat menjadi obat berbagai penyakit bagi orang yang meminumnya.
- Maghfurah, artinya ampunan, karena orang yang meminum air zamzam akan mendapatkan ampunan dari Allah SWT.
- Hajmatu Jibril, artinya injakan Jibril, karena air zamzam keluar dengan perantaraan injakan tumit malaikat Jibril.
Wallahu a'lam.
(inf/inf)
