15 Bacaan Sholawat Nabi Lengkap: Arab, Latin dan Artinya

15 Bacaan Sholawat Nabi Lengkap: Arab, Latin dan Artinya

Aulia Retno Utami - detikHikmah
Selasa, 15 Sep 2026 16:16 WIB
Infografis golongan orang yang doanya mustajab
Ilustras bersholawat. Foto: Fuad Hasim/detikcom
Jakarta -

Mengamalkan sholawat nabi adalah anjuran langsung dari Allah SWT yang disebutkan dalam Al-Qur'an. Sholawat ada tiga macam, yakni sholawat dari Allah SWT, sholawat dari malaikat, dan sholawat dari manusia.

Secara bahasa, sholawat merupakan bentuk jamak dari sholla yang artinya doa. Sementara secara istilah, sholawat adalah doa dan pujian untuk Nabi Muhammad SAW.

Umat Islam dianjurkan bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW untuk mengirimkan doa agar beliau dilimpahi rahmat dan kemuliaan, sekaligus mendekatkan diri kepada Allah SWT.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sholawat nabi dapat dilantunkan melalui beberapa jenis bacaan, simak uraiannya berikut ini.

Bacaan Sholawat Nabi: Arab, Latin dan Artinya

Berikut adalah beberapa bacaan sholawat nabi lengkap dalam tulisan Arab, latin, dan terjemahannya yang dihimpun dari buku Kumpulan Shalawat Nabi Super Lengkap karya Ibnu Watiniyah.

ADVERTISEMENT

1. Sholawat Khawwash

صَلَّى اللهُ عَلَى مُحَمَّد

Arab-latin: Shallallahu 'ala Muhammadin.

Artinya: "Semoga Allah memberikan rahmat-Nya kepada Nabi Muhammad."

2. Sholawat Ta'dzhimul Qiyam

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَسَلَّمْ

Arab-latin: Allâhumma shalli 'alâ Muhammadin wa 'alâ âlihi wa sallim.

Artinya: "Ya Allah limpahkanlah kesejahteraan dan keselamatan atas Nabi Muhammad dan keluarganya"

3. Sholawat Bani Hasyim

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى النَّبِيِّ الْهَاشِمِي مُحَمَّدٍ وَعَلَى الِهِ وَسَلَّمْ تَسْلِيمًا

Arab-latin: Allâhumma shalli 'alân-nabiyil Hasyimiyyi Muhammadin wa 'alâ âlihi wa sallim taslîmân.

Artinya: "Ya Allah, berikanlah rahmat serta salam kepada seorang nabi keturunan Bani Hasyim, yakni Muhammad beserta keluarganya, semoga tetap selamat dan sejahtera."

4. Sholawat Qad Dhaqat

الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَيْكَ يَا سَيِّدِي يَا رَسُولَ اللَّهِ قَدْ ضَاقَتْ حِيْلَتِي أَدْرِكْنِي

Arab-latin: Ash-shalâtu wassalamu'alaika yâ Sayyidî yâ Rasûlullâh qad dhâqats hîlatî adriknî.

Artinya: "Rahmat dan keselamatan semoga tetap atas engkau wahai penghulu kami, ya Rasulullah, habis daya upayaku, semoga engkau berkenan menolongku."

5. Sholawat Al-Fatih

اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمُ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدِ الْفَاتِحِ لِمَا أُغْلِقَ وَالْخَاتِمِ لِمَا سَبَقَوَالنَّاصِرِ الْحَقَّ بِالْحَقِّ وَالْهَادِي إِلَى صِرَاطِكَ الْمُسْتَقِيمِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ حَقَّ قَدْرِهِ وَمِقْدَارِهِ الْعَظِيمِ

Arab-latin: Allâhumma shalli wa sallim wa bârik 'alâ sayyidinâ Muhammadinil fâtihi limâ ughliqa, wal khâtimi limâ sabaqa wan nâshiril haqqa bilhaqqi, wal hâdî ilâ shirâthikal mustaqîmi, shallallahu 'alaihi wa 'alâ âlihi wa ash hâbihi haqqa qadrihi wa miqdarihil 'adzîmi.

Artinya: "Ya Allah, curahkanlah rahmat takzim, salam sejahtera serta keberkahan kepada junjungan kami, Nabi Muhammad, sebagai pembuka sesuatu yang terkunci (tertutup) dan penutup sesuatu (para utusan) yang terdahulu. Dialah penolong kebenaran dengan kebenaran dan pemberi petunjuk menuju jalan-Mu yang lurus. Semoga Allah melimpahkan (memberikan) sholawat kepada Nabi Muhammad, keluarganya, dan para sahabatnya dengan kekuasaan dan ukuran Allah Yang Mahaagung."

6. Sholawat Syifa' (Obat)

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ طِبّ الْقُلُوْبِ وَدَوَابِهَا وَعَافِيَةِ الْأَبْدَانِ وَشِفَابِهَا وَنُوْرِ الأَبْصَارِ وَضِيَابِهَا وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ، وَبَارِكْ وَسَلَّمْ

Arab-latin: Allâhumma shalli 'alâ Sayyidinâ Muhammadin thibbil qulûbi wa dawâ-ihâ wa 'âfiyatil abdâni wa syifa-iha wa nûril abshari wa dhiyâ-iha wa 'alâ âlihi wa shahbihi wa bârik wa sallim.

Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah sholawat dan salam kepada junjungan kami, Nabi Muhammad, sebagai dokter hati dan menjadi obatnya. Obat untuk badan dan penyembuhnya, cahaya segala penglihatan dan menjadi sinarnya. Semoga keberkahan dan keselamatan dicurahkan pada keluarga dan sahabat-sahabatnya."

7. Sholawat Adrikiyah/Mukhathab

الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَيْكَ يَا سَيِّدِى يَا رَسُولَ اللَّهِ خُذْ بِيَدِي قَلَّتْ حِيْلَتِي أَدْرِكْنِي

Arab-latin: Ashshalâtu was-salâmu 'alaika yâ Sayyidî yâ Rasûlallâhi khudz biyadî qallat hîlatî adriknî.

Artinya: "Rahmat dan keselamatan semoga tetap atas engkau wahai penghulu kami ya Rasulullah, peganglah tanganku, habis daya upayaku, semoga engkau berkenan menolong aku."

8. Sholawat Nariyah/Tafrijiyyah

اللَّهُمَّ صَلِّ صَلَاةً كَامِلَةً وَسَلَّمْ سَلَامًا تَامَّا عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الَّذِي تَنْحَلُّ بِهِالْعُقَدُ وَتَنْفَرِجُ بِهِ الْكُرَبُ وَتُقْضَى بِهِ الْحَوَائِجُ وَتُنَالُ بِهِ الرَّغَابِبُ وَحُسْنُ الْخَوَاتِمِ وَيُسْتَسْقَى الْغَمَامُ بِوَجْهِهِ الْكَرِيمِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ فِي كُلِّ لَمْحَةٍ وَنَفَسٍ بِعَدَدِ كُلِّ مَعْلُوْمٍ لَّكَ

Arab-latin: Allâhumma shalli shalâtan kâmilatan wa sallim salâman tâmman 'alâ sayyidinaa Muhammad alladzî tanhallu bihil 'uqadu wa tanfariju bihil kurabu wa tuqdhâ bihil hawaaiju wa tunâlu bihir raghâ-ibu wa husnul khawaatimi wa yustasqal ghamâmu biwajhihil karîmi wa 'alâ âlihi wa shahbihî fi kulli lamhatin wa nafasin bi-'adadi kulli ma'lûmil laka.

Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah rahmat dan keselamatan yang sempurna kepada junjungan kami Nabi Muhammad yang dapat melepas beberapa kerepotan/ikatan, menghilangkan beberapa kesusahan, mendatangkan beberapa hajat, husnul khatimah, dan curahan rahmat sebab wajah mulia pada tiap saat dan napas sebanyak yang Engkau ketahui, dengan kerahmatan-Mu Dzat Yang paling Belas Kasih."

9. Sholawat Munjiyat

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَاةً تُنْجِيْنَا بِهَا مِنْ جَمِيعِ الْأَهْوَالِ وَالْأَفَاتِ وَتَقْضِيْ لَنَا بِهَا جَمِيعَ الْحَاجَاتِ وَتُطَهِّرُنَا بِهَا مِنْ جَمِيعِ السَّيِّئَاتِ وَتَرْفَعُنَا بِهَا عِنْدَكَ أَعْلَى الدَّرَجَاتِ وَتُبَلِّغُنَا بِهَا أَقْصَى الْغَايَاتِ مِنْ جَمِيعِالْخَيْرَاتِ فِي الْحَيَاةِ وَبَعْدَ الْمَمَاتِ إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Arab-latin: Allâhumma shalli 'alâ sayyidinâ Muhammadin shalâtan tunjîna biha min jamî'il ahwâli wal âfâti wa taqdhî lanâ bihâ jamî'al hâjâti wa tuthahhirana bihâ min jamî'is sayyi'âti wa tarfa'unâ biha 'indaka a'lad darajâti wa tuballighunâ bihâ aqshâl ghâyâti min jamî'il khairâti fil hayâti wa ba'dal mamâti innaka 'alâ kulli syai'in qadîrun.

Artinya: "Ya Allah, curahkanlah rahmat kepada junjungan kami, Nabi Muhammad, dengan sholawat yang dapat menyelamatkan kami dari segala macam bencana dan penyakit, dapat memenuhi segala kebutuhan kami, dapat menyucikan kami dari segala kotoran, dapat mengangkat kami kepada tempat tertinggi di sisi-Mu, dan dapat menyampaikan kami pada tujuan-tujuan yang terjauh dari segala kebaikan di dunia dan setelah mati. Sesungguhnya Engkau Mahakuasa atas segala sesuatu."

10. Sholawat Shahibun-Nasab

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَاحِبِ النَّسَبِ الشَّرِيفِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمْ

Arab-latin: Allâhumma shalli 'alâ Sayyidinâ Muhammadin shahibin nasabisy-syarîfi wa 'alâ âlihi wa shahbihi wa sallim.

Artinya: "Ya Allah curahkanlah rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami, Nabi Muhammad, yang memiliki keturunan mulia, juga kepada keluarga dan sahabatnya."

11. Sholawat Ibrahimiyah

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى الِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيمَ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيمَ فِي الْعَالَمِينَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

Arab-latin: Allâhumma shalli 'alâ Sayyidinâ Muhammadin wa 'alâ âli Sayyidinâ Muhammadin kamâ shallaita 'alâ Sayyidinâ Ibrâhîma wa 'alâ âli Sayyidinâ Ibrâhîma wa bârik 'alâ Sayyidinâ Muhammadin wa'alâ âli Sayyidinâ Muhammadin kamâ bârakta 'alâ Sayyidinâ Ibrâhima wa 'alâ âli Sayyidinâ Ibrâhîma fil 'âlamîna innaka hamîdum majîd.

Artinya: "Ya Allah limpahkanlah kepada junjungan kami, Nabi Muhammad, dan keluarganya, sebagaimana Engkau telah melimpahkan rahmat kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya. Dan limpahkanlah berkah kepada Nabi Muhammad dan keluarganya, sebagaimana Engkau telah melimpahkan berkah kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya. Di seluruh sekalian alam, sesungguhnya Engkau adalah Zat yang terpuji dan Mahaagung."

12. Sholawat Nurul Awar

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى نُوْرِ الْأَنْوَارِ وَسِرِّ الْأَسْرَارِ وَتِرْيَاقِ الْأَغْيَارِ وَمِفْتَاحِ بَابِ الْيَسَارِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدِ الْمُخْتَارِ وَالِهِ الْأَطْهَارِ وَأَصْحَابِهِ الْأَخْيَارِ عَدَدَ نِعَمِ اللَّهِ وَإِفْضَالِهِ

Arab-latin: Allâhumma shalli 'alâ nûril anwâri wa sirril asrâri watiryâqil aghyâri wa miftâhi bâbil yasâri Sayyidinâ Muhammadil mukhtâri wa âlihil ath-hâri wa ashhâbihil akhyâri 'adada ni-'amillâhi wa ifdhâlihi.

Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada cahaya dari segala cahaya, rahasia dari segenap rahasia, penawar duka dan kebingungan, pembuka pintu kemudahan, yakni junjungan kami, Nabi Muhammad. yang terpilih, keluarganya yang suci, dan para sahabatnya yang mulia sebanyak hitungan nikmat Allah dan karunia-Nya."

13. Sholawat Hajjiyyah

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَاةً تُبَلِّغُنَا بِهَا حَجَّ بَيْتِكَ الْحَرَامِ وَزِيَارَةَ قَبْرِ نَبِيِّكَ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي لُطْفٍ وَعَافِيَةٍ وَسَلَامَةٍ وَبُلُوغِ الْمَرَامِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَبَارِكْ وَسَلَّمْ

Arab-latin: Allâhumma shalli 'alâ Sayyidinâ Muhammadin shalâtan tuballighunâ bihâ hajja baitikal harâmi wa ziyârata qabri nabiyyika Muhammadin shallallahu 'alaihi wa sallama fi luthfin wa 'âfiyatin wa salâmatin wa bulûghil marâmi wa 'alâ âlihi wa shahbihi wa bârik wa sallim.

Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad yang dengan rahmat itu semoga Engkau menyampaikan kami berhaji ke Rumah-Mu yang agung dan berziarah ke makam Nabi-Mu dengan selalu mendapat perlindungan, sehat, selamat, dan tercapai cita-cita. Dan limpahkanlah pula rahmat berkah dan salam kepada keluarga dan para sahabatnya."

14. Sholawat Fatimah Az-Zahra

صَلَّى اللهُ عَلَى طَهَ خَيْرِ الْخَلْقِ وَاعْلَاهَا وَالْكَرَامِ أَبِي الْكُرْمَاءِ وَالزَّهْرَاءِ وَابْنَيْنَهَا صَلَّى اللهُ رَبُّنَا عَلَى نُورِ الْمُبِيْنِ أَحْمَدَ الْمُصْطَفَى سَيِّدِ الْمُرْسَلِينَ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ

Arab-latin: Shallallahu 'alâ thâha khairil khalqi wa'lâhâ wal karâmi abîl kurmâ-i waz zahrâ-i wabnainahâ shallallahu rabbunâ 'alâ nûril mubîni ahmadal mushthafâ sayyidil mursalîna wa 'alâ âlihi wa shahbihi ajma-'în.

Artinya: "Semoga Allah melimpahkan rahmat kepada Nabi Muhammad, makhluk terbaik, tertinggi derajatnya, seorang hamba mulia, Bapak Kemuliaan. Semoga rahmat dilimpahkan juga kepada Fatimah Az-Zahrâ dan kepada kedua anaknya (Hasan dan Husain). Semoga Allah melimpahkan rahmat kepada cahaya yang jelas, yakni Ahmad (Nabi Muhammad) yang terpilih, pemimpin para rasul, serta kepada keluarga dan sahabatnya semua."

15. Sholawat Mihrab al-Arwan

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مَنْ رُوْحُهُ مِحْرَابُ الْأَرْوَاحِ وَالْمَلائِكَتِ وَالْكَوْنِ اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مَنْ هُوَ إِمَامُ الْأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِينَ اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مَنْ هُوَ إِمَامُ أَهْلِ الْجَنَّةِ عِبَادِ اللَّهِ الْمُؤْمِنِينَ

Arab-latin: Allâhumma shalli 'alâman rûhuhu mihrâbul arwahi wal malâ-ikati wal kauni. Allâhumma shalli 'alâman huwa imâmul anbiyâ-i wal mursalîn. Allâhumma shalli 'alâ man huwa imâmu ahlil jannati 'ibâdillâhi mukminîna.

Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada orang yang ruhnya adalah mihrab para ruh, malaikat, dan dunia. Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada orang yang menjadi imam para nabi dan para rasul. Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada orang yang menjadi imam ahli jannah (surga), yaitu hamba Allah yang mukmin."

Keutamaan Mengamalkan Sholawat Nabi

Mengutip dari buku Meniti Jalan Menuju Pintu-pintu Takwa karya Abdul Basyit, mengirimkan sholawat kepada Nabi Muhammad SAW memiliki banyak keutamaan, di antaranya sebagai berikut.

1. Allah Melipatgandakan Sholawat untuk Hamba-Nya

Rasulullah SAW bersabda:

صَلُّوا عَلَيَّ، فَإِنَّهُ مَنْ صَلَّى عَلَيَّ صَلَاةٌ، صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ بِهَا عَشْرًا

Artinya: "Bersholawatlah kalian padaku. Sesungguhnya barang siapa bersholawat padaku satu kali niscaya Allah akan bersholawat untuknya sepuluh kali." (HR Muslim)

2. Allah Menghapus Dosa dan Mengangkat Derajat Hamba-Nya

حَدَّثَنَا أَنَسُ بْنُ مَالِكٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : مَنْ صَلَّى عَلَيَّ صَلَاةً وَاحِدَةً صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ عَشْرَ صَلَوَاتٍ، وَحُطَّتْ عَنْهُ عَشْرُ خَطِيئَاتٍ، وَرُفِعَتْ لَهُ عَشْرُ درجات .

Artinya: "Telah menceritakan kepada kami Anas bin Malik dia berkata, Rasulullah SAW bersabda, 'Barang siapa bersholawat padaku sekali, maka Allah akan bersholawat untuknya sepuluh kali, akan dihapuskan sepuluh dosanya dan akan diangkat derajatnya sepuluh tingkatan'." (HR An-Nasa'i)

3. Sarana Terkabulnya Doa

Rasulullah SAW bersabda:

كل دعاء محجوب حتى يصلى على محمدٍ وَآلِ محمدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

Artinya: "Setiap doa akan terhalang (untuk dikabulkan) hingga dibacakan sholawat kepada Muhammad dan keluarganya." (HR Thabrani)

Mengenai hadits ini, Umar bin Khattab RA memberikan penjelasan mengenai maksudnya.

إِنَّ الدُّعَاءَ مَوْقُوفُ بَيْنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ، لَا يَصْعَدُ مِنْهُ شَيْءٌ، حَتَّى تُصَلِّي عَلَى نَبِيِّكَ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

Artinya: "Sesungguhnya doa itu akan tertahan di antara langit dan bumi, tidak akan diangkat; hingga engkau bersholawat kepada Nabi SAW." (HR At-Tirmidzi dan dinyatakan hasan oleh Syaikh al-Albany)

4. Meraih Syafaat Rasulullah

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ، أَنَّهُ سَمِعَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: إِذَا سَمِعْتُمْ الْمُؤَذَنَ فَقُولُوا مِثْلَ مَا يَقُولُ، ثُمَّ صَلُّوا عَلَيَّ؛ فَإِنَّهُ مَنْ صَلَّى عَلَيَّ صَلَاةً صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ بِهَا عَشْرًا، ثُمَّ سَلُوا اللَّهَ لِي الْوَسِيلَةَ، فَإِنَّهَا مَنْزِلَةً فِي الْجَنَّةِ لَا تَنْبَغِي إِلَّا لِعَبْدِ مِنْ عِبَادِ اللَّهِ، وَأَرْجُو أَنْ أَكُونَ أَنَا هُوَ، فَمَنْ سَأَلَ لِي الْوَسِيلَةَ حَلَّتْ لَهُ الشَّفَاعَةُ

Artinya: "Dari Abdullah bin 'Amr RA, bahwa beliau mendengar Nabi SAW bersabda, 'Jika kalian mendengar muazin maka tirukanlah ucapannya, kemudian bersholawatlah kepadaku. Sesungguhnya orang yang bersholawat padaku sekali, maka Allah akan bersholawat untuknya sepuluh kali. Lalu mintakanlah kepada Allah wasilah untukku, karena wasilah adalah sebuah tempat di surga yang tidak akan dikaruniakan melainkan kepada salah satu hamba Allah. Dan aku berharap bahwa akulah hamba tersebut. Barang siapa memohonkan untukku wasilah, maka ia akan meraih syafaat." (HR Muslim)

Waktu Bersholawat

Pada dasarnya, tidak ada waktu khusus untuk bersholawat. Sholawat dapat dilantunkan kapan saja. Namun, terdapat waktu yang paling utama dalam bersholawat, yakni pada saat selesai menunaikan salat wajib dan sunah atau pada waktu sepertiga malam.

Jumlah yang dipilih beragam dan dapat disesuaikan dengan kemampuan masing-masing karena yang paling utama adalah perihal istikamah saat membacanya.



(kri/kri)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads