Doa Mau Makan Lengkap: Arab, Latin, dan Artinya

Doa Mau Makan Lengkap: Arab, Latin, dan Artinya

Aulia Retno Utami - detikHikmah
Sabtu, 29 Agu 2026 10:00 WIB
Ilustrasi Buka Puasa
Membaca doa mau makan. Foto: Shutterstock
Jakarta -

Dalam Islam, makan dan minum bukan sekadar rutinitas pemenuhan kebutuhan dasar hidup, melainkan sebagai bentuk syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT. Rasulullah SAW telah mengajarkan umat Islam tuntunan yang lengkap, mulai dari bacaan doa sebelum makan, sesudah makan, hingga adab-adab saat makan.

Mengamalkan anjuran Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, utamanya saat makan dan minum akan mendatangkan keberkahan bagi umat Islam. Berikut adalah bacaan lengkap doa sebelum dan sesudah makan beserta adab saat makan.

Doa Mau Makan: Arab, Latin, dan Artinya

Dikutip dari buku Kumpulan Lengkap Doa Sehari-hari oleh Annisa Salsabilla, berikut adalah bacaan doa yang dilafalkan sebelum makan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

اَللّٰهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْمَا رَزَقْتَنَا ، وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Arab-latin: Allahumma baarik llanaa fiima razaqtanaa waqinaa adzaa ban-naar.

ADVERTISEMENT

Artinya: "Ya Allah, berkatilah rezeki yang Engkau berikan kepada kami, dan peliharalah kami dari siksa api neraka."

Doa ketika Lupa Baca Doa Sebelum Makan

Menurut buku Himpunan Doa Sehari-hari karya Ahmad Dimyati, apabila lupa membaca doa sebelum makan dan menyadarinya, hendaklah umat Islam melafalkan doa berikut:

بِسْمِ اللهِ فِيْ أَوَّلِهِ وَآخِرِهِ

Arab-latin: Bismillahi fi awwalihi wa akhirihi.

Artinya: Atas nama-Mu saat awalnya (makan) dan saat akhirnya."

Doa Setelah Makan: Arab, Latin, dan Artinya

Menukil dari buku dari buku Kehidupan Sehari-hari Seorang Muslim karya Dr. Dadang Subarna, M.Sc, berikut adalah bacaan doa setelah makan:

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أطعمني هذا ، وَرَزَقَنِيهِ مِنْ غَيْرِ حَوْلٍ مِنِّي وَلَا قُوَّةِ

Arab-latin: Alhamdulillahi alladzi ath'amani hadza wa razaqanihi min ghairi hawlin minni wa la quwwah.

Artinya: "Segala puji bagi Allah yang telah memberi makan ini kepadaku dan memberi rezeki tanpa daya dan kekuatan dariku."

Adab Saat Makan dan Minum

Saat makan dan minum, umat Islam dianjurkan untuk memperhatikan adab yang diturunkan dari kebiasaan dan sabda Rasulullah SAW. Berikut sejumlah adab makan dan minum yang bisa diterapkan.

1. Membaca Basmalah

Melafalkan basmalah sebelum makan dan minum termasuk adab yang utama ketika makan. Hal ini dianjurkan oleh Rasulullah SAW karena merupakan satu bentuk rasa syukur atas nikmat yang diberikan.

Mengutip buku Mukjizat Makanan dan Minuman Kesukaan Rasulullah SAW tulisan Mochammad Syahrowi Yazid, dalam sebuah riwayat, Abu Hafs Umar Bin Abu Salamah berkata:

"Ketika aku berada dalam bimbingan Rasulullah SAW, pernah suatu kali tanganku bergerak di atas piring ke segala arah, hingga Rasulullah pun berkata kepadaku, 'Wahai anak laki-laki, sebutlah nama Allah, makanlah dengan tangan kananmu, serta makanlah dari makanan yang dekat denganmu,' Maka, demikianlah cara makanku sejak saat itu." (HR Bukhari dan Muslim)

2. Makan dengan Tangan Kanan

Rasulullah SAW menganjurkan umat Islam untuk makan dan minum menggunakan tangan kanan agar menjadi pembeda dengan setan yang makan dan minum menggunakan tangan kiri. Rasulullah SAW bersabda:

"Ketika salah satu dari kalian berniat untuk makan, hendaklah ia makan dengan tangan kanannya. Dan ketika ia berniat untuk minum, hendaklah ia minum dengan tangan kanannya, karena setan makan dengan tangan kirinya dan minum dengan tangan kirinya." (HR Muslim)

3. Makan dari Sisi Terdekat

Dianjurkan pula kepada umat Islam untuk makan dari apa yang berada di sisi terdekat terlebih dahulu. Rasulullah SAW bersabda:

"Wahai anak muda, sebutlah nama Allah, makanlah dengan tangan kananmu, dan makanlah dari apa yang ada di dekatmu." (HR Muslim)

4. Tidak Sambil Berdiri

Makan dan minum sambil berdiri tidak sesuai dengan ajaran Rasulullah SAW. Dalam sebuah hadits, Anas Bin Malik menuturkan bahwa Rasulullah SAW pernah menyebut perbuatan makan sambil berdiri sebagai perbuatan yang buruk. Rasulullah SAW bersabda:

"Kalau makan (sambil berdiri) maka itu lebih buruk dan keji." (HR Muslim)

5. Tidak Meniup Makanan dan Minuman

Mengenai larangan meniup makanan dan minuman, Nabi Muhammad SAW bersabda:

"Apabila kalian minum, janganlah bernapas di dalam gelas, dan ketika buang hajat, janganlah menyentuh kemaluan dengan tangan kanan." (HR Bukhari)

6. Tidak Berlebihan

Sesuatu yang berlebihan dilarang dalam ajaran Islam. Sifat berlebihan berdampak negatif dan merugikan, termasuk dalam kegiatan makan dan minum.

Islam mengatur tata cara makan dan minum, termasuk anjuran agar tidak makan dan minum secara berlebihan. Bahkan, dalam Al-Qur'an Surah Al A'raaf ayat 31, Allah SWT berfirman:

يٰبَنِيْٓ اٰدَمَ خُذُوْا زِيْنَتَكُمْ عِنْدَ كُلِّ مَسْجِدٍ وَّكُلُوْا وَاشْرَبُوْا وَلَا تُسْرِفُوْاۚ اِنَّهٗ لَا يُحِبُّ الْمُسْرِفِيْنَ

Artinya: "Wahai anak cucu Adam! Pakaianmu yang bagus pada setiap (memasuki) masjid, makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berlebihan."



(kri/kri)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads