- Doa Mau Makan: Arab, Latin, dan Artinya
- Doa ketika Lupa Baca Doa Sebelum Makan
- Doa Setelah Makan: Arab, Latin, dan Artinya
- Adab Saat Makan dan Minum 1. Membaca Basmalah 2. Makan dengan Tangan Kanan 3. Makan dari Sisi Terdekat 4. Tidak Sambil Berdiri 5. Tidak Meniup Makanan dan Minuman 6. Tidak Berlebihan
Dalam Islam, makan dan minum bukan sekadar rutinitas pemenuhan kebutuhan dasar hidup, melainkan sebagai bentuk syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT. Rasulullah SAW telah mengajarkan umat Islam tuntunan yang lengkap, mulai dari bacaan doa sebelum makan, sesudah makan, hingga adab-adab saat makan.
Mengamalkan anjuran Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, utamanya saat makan dan minum akan mendatangkan keberkahan bagi umat Islam. Berikut adalah bacaan lengkap doa sebelum dan sesudah makan beserta adab saat makan.
Doa Mau Makan: Arab, Latin, dan Artinya
Dikutip dari buku Kumpulan Lengkap Doa Sehari-hari oleh Annisa Salsabilla, berikut adalah bacaan doa yang dilafalkan sebelum makan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
اَللّٰهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْمَا رَزَقْتَنَا ، وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Arab-latin: Allahumma baarik llanaa fiima razaqtanaa waqinaa adzaa ban-naar.
Artinya: "Ya Allah, berkatilah rezeki yang Engkau berikan kepada kami, dan peliharalah kami dari siksa api neraka."
Doa ketika Lupa Baca Doa Sebelum Makan
Menurut buku Himpunan Doa Sehari-hari karya Ahmad Dimyati, apabila lupa membaca doa sebelum makan dan menyadarinya, hendaklah umat Islam melafalkan doa berikut:
بِسْمِ اللهِ فِيْ أَوَّلِهِ وَآخِرِهِ
Arab-latin: Bismillahi fi awwalihi wa akhirihi.
Artinya: Atas nama-Mu saat awalnya (makan) dan saat akhirnya."
Doa Setelah Makan: Arab, Latin, dan Artinya
Menukil dari buku dari buku Kehidupan Sehari-hari Seorang Muslim karya Dr. Dadang Subarna, M.Sc, berikut adalah bacaan doa setelah makan:
الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أطعمني هذا ، وَرَزَقَنِيهِ مِنْ غَيْرِ حَوْلٍ مِنِّي وَلَا قُوَّةِ
Arab-latin: Alhamdulillahi alladzi ath'amani hadza wa razaqanihi min ghairi hawlin minni wa la quwwah.
Artinya: "Segala puji bagi Allah yang telah memberi makan ini kepadaku dan memberi rezeki tanpa daya dan kekuatan dariku."
Adab Saat Makan dan Minum
Saat makan dan minum, umat Islam dianjurkan untuk memperhatikan adab yang diturunkan dari kebiasaan dan sabda Rasulullah SAW. Berikut sejumlah adab makan dan minum yang bisa diterapkan.
1. Membaca Basmalah
Melafalkan basmalah sebelum makan dan minum termasuk adab yang utama ketika makan. Hal ini dianjurkan oleh Rasulullah SAW karena merupakan satu bentuk rasa syukur atas nikmat yang diberikan.
Mengutip buku Mukjizat Makanan dan Minuman Kesukaan Rasulullah SAW tulisan Mochammad Syahrowi Yazid, dalam sebuah riwayat, Abu Hafs Umar Bin Abu Salamah berkata:
"Ketika aku berada dalam bimbingan Rasulullah SAW, pernah suatu kali tanganku bergerak di atas piring ke segala arah, hingga Rasulullah pun berkata kepadaku, 'Wahai anak laki-laki, sebutlah nama Allah, makanlah dengan tangan kananmu, serta makanlah dari makanan yang dekat denganmu,' Maka, demikianlah cara makanku sejak saat itu." (HR Bukhari dan Muslim)
2. Makan dengan Tangan Kanan
Rasulullah SAW menganjurkan umat Islam untuk makan dan minum menggunakan tangan kanan agar menjadi pembeda dengan setan yang makan dan minum menggunakan tangan kiri. Rasulullah SAW bersabda:
"Ketika salah satu dari kalian berniat untuk makan, hendaklah ia makan dengan tangan kanannya. Dan ketika ia berniat untuk minum, hendaklah ia minum dengan tangan kanannya, karena setan makan dengan tangan kirinya dan minum dengan tangan kirinya." (HR Muslim)
3. Makan dari Sisi Terdekat
Dianjurkan pula kepada umat Islam untuk makan dari apa yang berada di sisi terdekat terlebih dahulu. Rasulullah SAW bersabda:
"Wahai anak muda, sebutlah nama Allah, makanlah dengan tangan kananmu, dan makanlah dari apa yang ada di dekatmu." (HR Muslim)
4. Tidak Sambil Berdiri
Makan dan minum sambil berdiri tidak sesuai dengan ajaran Rasulullah SAW. Dalam sebuah hadits, Anas Bin Malik menuturkan bahwa Rasulullah SAW pernah menyebut perbuatan makan sambil berdiri sebagai perbuatan yang buruk. Rasulullah SAW bersabda:
"Kalau makan (sambil berdiri) maka itu lebih buruk dan keji." (HR Muslim)
5. Tidak Meniup Makanan dan Minuman
Mengenai larangan meniup makanan dan minuman, Nabi Muhammad SAW bersabda:
"Apabila kalian minum, janganlah bernapas di dalam gelas, dan ketika buang hajat, janganlah menyentuh kemaluan dengan tangan kanan." (HR Bukhari)
6. Tidak Berlebihan
Sesuatu yang berlebihan dilarang dalam ajaran Islam. Sifat berlebihan berdampak negatif dan merugikan, termasuk dalam kegiatan makan dan minum.
Islam mengatur tata cara makan dan minum, termasuk anjuran agar tidak makan dan minum secara berlebihan. Bahkan, dalam Al-Qur'an Surah Al A'raaf ayat 31, Allah SWT berfirman:
يٰبَنِيْٓ اٰدَمَ خُذُوْا زِيْنَتَكُمْ عِنْدَ كُلِّ مَسْجِدٍ وَّكُلُوْا وَاشْرَبُوْا وَلَا تُسْرِفُوْاۚ اِنَّهٗ لَا يُحِبُّ الْمُسْرِفِيْنَ
Artinya: "Wahai anak cucu Adam! Pakaianmu yang bagus pada setiap (memasuki) masjid, makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berlebihan."

Komentar Terbanyak
Mengapa Mayoritas Penduduk Indonesia Beragama Islam?
Ramai Isu Larangan Hijab di Unhan, Ini Klarifikasi Kemhan
Makna Gunung Meletus dalam Islam, Benarkah Tanda Murka Allah?