Doa dan Amalan agar Dimudahkan Rezeki Tanpa Jalan Haram

Doa dan Amalan agar Dimudahkan Rezeki Tanpa Jalan Haram

Devi Setya - detikHikmah
Rabu, 15 Jul 2026 05:00 WIB
Silhoutte of muslim woman praying during fasting holy month of ramadan
Foto: iStock
Jakarta -

Setiap muslim tentu menginginkan rezeki yang luas, berkah, dan diperoleh dengan cara yang halal. Dalam Islam, rezeki bukan hanya diukur dari banyaknya harta yang dimiliki, tetapi juga dari keberkahan yang menyertainya.

Allah SWT telah menjamin rezeki setiap makhluk-Nya. Namun, manusia tetap diperintahkan untuk berikhtiar, bekerja dengan sungguh-sungguh, dan memperbanyak doa serta amalan yang dapat membuka pintu rezeki.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikutip dari buku Amalan-amalan untuk Mempercepat Datangnya Rezeki karya Nasrudin, rezeki bukan hanya berupa materi seperti gaji, kekayaan atau banyaknya benda-benda yang dimiliki. Rezeki adalah karunia Ilahi yang dapat juga berupa ketenangan hati.

Setiap orang telah ditetapkan rezekinya sejak dalam kandungan hingga akhir hayatnya. Jatah rezeki seseorang tidak akan tertukar atau diambil orang lain karena sifat rezeki itu mendatangi siapa pun yang telah dikehendaki oleh Allah SWT.

ADVERTISEMENT

Islam mengajarkan bahwa Allah SWT adalah Ar-Razzaq, yakni Zat Yang Maha Pemberi Rezeki. Tidak ada satu pun makhluk di bumi yang luput dari jaminan rezeki-Nya.

Allah SWT berfirman dalam Surah Hud ayat 6,

۞ وَمَا مِن دَآبَّةٍ فِى ٱلْأَرْضِ إِلَّا عَلَى ٱللَّهِ رِزْقُهَا وَيَعْلَمُ مُسْتَقَرَّهَا وَمُسْتَوْدَعَهَا ۚ كُلٌّ فِى كِتَٰبٍ مُّبِينٍ

Artinya: Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam Kitab yang nyata (Lauh mahfuzh).

Doa agar Diberikan Rezeki Halal

Dirangkum dari buku Kumpulan Doa Pembuka Rezeki karya Ust. Fayumi Al-Maliki, berikut kumpulan doa agar diberikan rezeki yang halal dan berlimpah:

1. Doa Mohon Rezeki Halal dan Berkah

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ عَبْدِكَ وَرَسُولِكَنَبِيِّ الرَّحْمَةِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمْ عَدَدَ مَا أَحَاطَ به علمُكَ وَجَرَى به قَلَمُكَ وَنَفَذَ به حُكْمُكَ اللَّهُمَّ يَا مَنْ بَيَدِهِ حَزَائِنُ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَنْ يَقُولُ لِلشَّيْءٍ كُنْ فَيَكُونُ أَسْأَلُكَ اَنْ تُصَلِّيَ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ وَأَنْ تُعَافِيَنِي مِنَ الدَّيْنِ وَتُغْنِنِي مِنَ الفَقْرِ وَأَنْ تَرْزُقَنِي رِزْقًا حَلَالًا واسعًا مُبَارَكًا فِيهِ وَانْتَقْضِيَ جَمِيْعَ حَاجَتِي وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

Latin: Allahumma shalli 'alaa sayyidina muhammad 'abdika wa rasulika nabiyyir rahmati wa 'alaa aalihii wa shahbihii wa sallama 'adada maa ahaatha bihii 'ilmuka wa jaraa bihii qalamuka wanafadza bihi hukmuka. Allahumma yaa man biyadihii khazaa'inus samaawaati wal ardhi, wa man yaquulu lisyai'in kun fayakuun, as 'aluka antushalliya 'alaa sayyidina muhammadin wa 'alaa aali sayyidinaa muhammadin wa an tu'aafiyanii minad daini wa tughninii minal faqri wa an tarzuqanii rizwan halaalan waasi'an mubaarakan fiihii wa an taqdhiya jamii'a haajatii wa shallallahu 'alaa sayyidina muhammadin wa 'alaa aalihii wa shahbihi wasallam.

Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah rahmat-Mu kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, seorang hamba dan juga Rasul-Mu, Nabi pembawa rahmat, dan kepada semua keluarga serta sahabatnya. Limpahkanlah salam kesejahteraan sebanyak bilangan sesuatu yang berada di bawah pengetahuan-Mu dan sejalan dengan perjalanan pena-Mu dan sesampainya hukum-Mu karenanya. Ya Allah, wahai Dzat yang Maha menguasai rahasia-rahasia langit dan bumi, wahai Dzat yang Maha menghendaki berkata kepada sesuatu dengan kun fayakun (jadi maka jadilah), aku memohon agar hendaknya Engkau melimpahkan rahmat kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, dan kepada semua keluarganya dan hendaknya Engkau menyelamatkan diriku dari hutang. Hendaklah Engkau memberi kecukupan kepadaku dari kefakiran, dan melimpahkan rezeki kepadaku dengan rezeki yang halal lagi luas, mengandung keberkahan di dalamnya. Hendaklah Engkau meluluskan semua hajat keperluanku dan semoga Engkau senantiasa melimpahkan rahmat dan salam kesejahteraan-Mu kepada junjungan kita, Nabi Muhammad SAW dan semua keluarga serta para sahabatnya."

2. Doa Mohon Rezeki yang Baik

اللَّهُمَّ يَا أَحَدُ يَا وَاحِدُ يَا مَوْجُوْدُ يَا جَوَّادُ يَابَاسِطُ يَا كَرِيمُ يَاوَهَّابُ يَاذَا الطُّوْلِ يَاغَنِيُّ يَا مُغْنِي يَافَتَاحُ يَارَزَّاقُ يَا عَلَيْمُ يَا حَيُّ يَا قَيُّوْمُ يَارَحْمَنُ يَا رَحِيمُ يَابَدِيعُ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ يَاذَا جَلَالِ وَالْإِكْرَامِ يَا حَنَّانُ يَامَنَّانُ الْفَحْنِي مِنْكَ بِنَفْحَةِ خَيْرٍ تُغْنِنِي عَمَّنْ سَوَاكَ

Latin: Allaahumma yaa ahadu ya waahidu ya maujuudu yaa jawwaadu yaa baasithu yaa kariimu ya wahhaabu yaa dzath thauli yaa ghaniyyu yaa mughnii yaa fattaahu yaa razzaaqu yaa 'aliimu yaa hayyu yaa qayyuumu yaa rahmaanu yaa rahiimu yaa badii'us samaawati wal ardhi yaa dzal jalaali wal ikraam yaa hannaanu yaa mannaanu infahnii minka binafhati khairin tughninii 'amman siwaaka.

Artinya: "Ya Allah, wahai Dzat yang Maha Esa tiada terbagi-bagi, wahai Dzat yang Maha Esa tiada bersekutu, wahai Dzat yang Maujud, wahai Dzat yang Maha Pemurah, wahai Dzat yang Maha Pembagi, wahai Dzat yang Maha Mulia, wahai Dzat yang Maha Pemberi, wahai Dzat yang Memiliki Anugrah, wahai Dzat yang Maha Kaya, wahai Dzat yang Maha Pemberi wahai Dzat yang Maha pembuka pintu rezeki, wahai Dzat yang Maha Mengetahui, wahai Dzat yang Maha Hidup, wahai Dzat yang Maha Pengasih, wahai Dzat yang Maha Penyayang, wahai Dzat yang Maha Pemberi Anugrah, limpahkanlah rezeki dari-Mu dengan kelimpahan sebaik-baiknya yang dapat memberikan kecukupan bagi diriku, terlepas dari pengharapan pemberian siapapun selain Engkau."

3. Doa Mohon Dijauhkan dari Harta Haram

اَللّٰهُمَّ اكْفِنِيْ بِحَلَالِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَأَغْنِنِيْ بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ

Latin: Allâhumma-kfinî biḫalâlika 'an ḫarâmika wa aghninî bi fadl-lika 'am man siwâka

Artinya: "Ya Allah, cukupkanlah aku dengan yang halal sehingga terhindar dari yang haram. Cukupkanlah aku dengan anugerah-Mu sehingga terhindar dari (bergantung pada) selain-Mu."

4. Doa Mohon Dimudahkan Mendapat Rezeki

اَللّٰهُمَّ إِنَّكَ تَعْلَمُ مَا نَحْنُ فِيْهِ وَمَا نَطْلُبُـهُ وَنَرْتَجِيْـهِ مِنْ رَحْمَتِكَ فِيْ أَمْرِنَا كُلِّهِ فَيَسِّرْ لَنَا مَا نَحْنُ فِيْهِ مِنْ سَفَرِنَا وَمَا نَطْلُبُهُ مِنْ حَوَائِجِـنَا وَقَرِّبْ عَلَيْنَا الْمَسَافَاتِ وَسَلِّمْنَا مِنَ الْعِلَلِ وَاْلاٰفَاتِ وَلَا تَجْعَلِ الدُّنْيَا أَكْبَرَ هَمِّـنَا وَلَا مَبْلَغَ عِلْمِنَا وَلَا تُسَلِّطْ عَلَيْنَا مَنْ لَا يَرْحَمُنَا بِرَحْمَتِكَ يَاأَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَاٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

Latin: Allâhumma innaka ta'lamu mâ naḫnu fîhi wa mâ nathlubuhu wa nartajîhi min raḫmatika fî amrinâ kullihi fayassir lanâ mâ naḫnu fîhi min safarinâ wa mâ nathlubuhu min ḫawâijinâ wa qarrib 'alainâ al-masâfâti wa sallimnâ minal 'ilali wal âfâti wa lâ taj'alid dunyâ akbara hamminâ wa lâ mablagha 'ilminâ wa lâ tusallith 'alainâ man lâ yarḫamunâ bi raḫmatika yâ arḫamar râḫimîn(a), washallallâhu 'alâ sayyidinâ muḫammadin wa âlihi wa shaḫbihi wa sallam(a)

Artinya: "Ya Allah, sungguh Engkau mengetahui keadaan yang sedang kami hadapi, dan mengetahui apa yang kami cari dan harapkan dari rahmat-Mu dalam semua urusan kami. Karena itu, permudahkanlah perjalanan kami dan pemenuhan keperluan-keperluan kami. Dekatkanlah jarak perjalanan kami, selamatkanlah kami dari segala penyakit dan kerusakan. Janganlah Engkau jadikan dunia ini sebagai perhatian terbesar kami dan puncak pengetahuan kami. Janganlah Engkau kuasakan atas kami orang yang tidak menyayangi kami dengan rahmat-Mu, wahai Tuhan Yang Maha Pengasih sebaik-baik yang mengasihani! Semoga Allah SWT mencurahkan rahmat dan keselamatan atas junjungan kami, Nabi Muhammad SAW, keluarganya, dan sahabat-sahabatnya."

5. Doa Pagi dan Sore Memohon Rezeki

Dari Abu Hurairah RA, bahwasanya Rasulullah SAW memiliki kebiasaan berdoa untuk memohon kelancaran rezeki. Doa ini dapat dibaca pagi dan sore hari,

اَللَّهُمَّ بِكَ أَصْبَحْنَا وَبِكَ أَمْسَيْنَا، وَبِكَ نَحْيَا، وَبِكَ نَمُوْتُ، وَإِلَيْكَ النُّشُوْرُ

Latin: Allāhumma bika ashbahnā, wa bika amsainā, wa bika nahyā, wa bika namūtu, wa ilaikan nusyūru.

Artinya: "Ya Allah, dengan-Mu aku berpagi hari, dengan-Mu aku bersore hari, dengan-Mu kami hidup, dengan-Mu kami mati. Hanya kepada-Mu (kami) kembali." (HR Abu Dawud, At-Tirmidzi, Ibnu Majah, dan lainnya)



(dvs/kri)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads