Dalam Islam, muslim diajarkan untuk memohon petunjuk kepada Allah SWT ketika dihadapkan pada pilihan sulit. Caranya dengan mendirikan salat istikharah dan memohon petunjuk melalui doa.
Salat istikharah merupakan ibadah sunnah yang dianjurkan ketika seseorang menghadapi suatu perkara yang mubah atau diperbolehkan dalam syariat, namun belum mengetahui mana pilihan yang terbaik. Setelah melaksanakan salat dua rakaat, seorang muslim dianjurkan membaca doa istikharah sebagaimana diajarkan Rasulullah SAW.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikutip dari buku Keajaiban Shalat Istikharah karya Muhammad Abu Ayyash, istikharah secara bahasa berasal dari kata khaarayakhiiru yaitu memilih. Ketika ada tambahan huruf Alif, Siin dan Ta maka dalam bahasa Arab artinya meminta dimantapkan pada suatu pilihan.
Arti istikharah menurut syariat Islam memiliki dua makna, yaitu meminta kepada Allah SWT suatu kebaikan, sedangkan yang kedua meminta pilihan yang terbaik kepada Allah SWT.
Dalam hadits dari Aisyah RA yang mengatakan bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Hendaknya setiap orang di antaramu memohon kepada Allah, walaupun ketika akan memakai sepatunya." (HR Bukhari)
Dalam hadits lain dari Jabir RA, "Rasulullah SAW mengajarkan kami istikharah dalam segala urusan sebagaimana beliau mengajarkan satu surah dari Al-Qur'an." (HR Al-Bukhari)
Salat istikharah adalah salat sunnah dua rakaat yang dilakukan untuk memohon petunjuk kepada Allah agar diberikan keputusan terbaik dalam suatu urusan.
Bacaan Doa Istikharah
Merujuk buku Panduan Shalat Malam Praktis dan Lengkap oleh M Amrin Rauf, berikut bacaan doa istikharah yang bisa diamalkan ketika merasa bimbang pada pilihan:
اللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْتَخِيْرُكَ بِعِلْمِكَ، وَأَسْتَقْدِرُكَ بِقُدْرَتِكَ، وَأَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ الْعَظِيْمِ، فَإِنَّكَ تَقْدِرُ وَلاَ أَقْدِرُ، وَتَعْلَمُ وَلاَ أَعْلَمُ، وَأَنْتَ عَلاَّمُ الْغُيُوْبِ. اَللَّهُمَّ إِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا اْلأَمْرَ -وَيُسَمَّى حَاجَتَهُ- خَيْرٌ لِيْ فِيْ دِيْنِيْ وَمَعَاشِيْ وَعَاقِبَةِ أَمْرِيْ فَاقْدُرْهُ لِيْ وَيَسِّرْهُ لِيْ ثُمَّ بَارِكْ لِيْ فِيْهِ، وَإِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا اْلأَمْرَ شَرٌّ لِيْ فِيْ دِيْنِيْ وَمَعَاشِيْ وَعَاقِبَةِ أَمْرِيْ فَاصْرِفْهُ عَنِّيْ وَاصْرِفْنِيْ عَنْهُ وَاقْدُرْ لِيَ الْخَيْرَ حَيْثُ كَانَ ثُمَّ أَرْضِنِيْ بِهِ
Arab latin: Allahumma inni astakhiruka bi ilmika, wa astaqdiruka bi qudratika, wa as-aluka min fadhlikal adzim, fa innaka taqdiru wa laa aqdiru, wa talamu wa laa alamu, wa anta allaamul ghuyub. Allahumma inkunta talamu hadzal amra (menyebutkan persoalannya) khairun lii fii diinii wa maasyi wa aqibati amrii faqdur lii, wa yassirhu lii, tsumma baarik lii fiihi. Wa in kunta talamu anna hadzal amra syarrun lii fii diinii wa maasyi wa aqibati amrii fasrifhu anni wasrifni anhu waqdur liyalkhaira haytsu kaana tsumma ardinii bih
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku meminta pilihan yang tepat kepada-Mu dengan ilmu pengetahuan-Mu dan aku mohon kekuasaan-Mu (untuk mengatasi persoalanku) dengan kemahakuasaan-Mu. Aku mohon sesuatu kepada-Mu dari anugerah-Mu Yang Maha Agung. Sesungguhnya, Engkau Maha Kuasa, sedang aku tidak kuasa; Engkau mengetahui, sedang aku tidak mengetahuinya; dan Engkau adalah Maha Mengetahui hal yang gaib. Ya Allah, apabila Engkau mengetahui bahwa urusan ini (sebut di sini keperluan Anda) lebih baik dalam agamaku dan akibatnya terhadap diriku (di dunia atau akhirat), sukseskanlah untukku, mudahkan jalannya, kemudian berilah berkah. Akan tetapi, apabila Engkau mengetahui bahwa persoalan ini lebih berbahaya bagiku dalam agama, perekonomian, dan akibatnya kepada diriku maka singkirkan persoalan tersebut, dan jauhkan aku darinya, takdirkan kebaikan untukku di mana saja kebaikan itu berada, kemudian berilah kerelaan-Mu kepadaku."
Tata Cara Salat Istikharah
Salat istikharah dilakukan sebagaimana salat sunnah pada umumnya, yaitu dua rakaat.
Berikut tata caranya:
1. Membaca niat salat istikharah
Niat salat istikharah dibaca sebelum takbir secara lisan serta dilafalkan dalam hati saat mengucapkan takbiratul ihram. Bacaan niatnya yaitu sebagai berikut.
أُصَلِّيْ سُنَّةَ الْاِسْتِخَارَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Ushallî sunnatal istikhârati rak'ataini lillâhi ta'âlâ.
Artinya: "Aku berniat salat sunnah istikharah dua rakaat karena Allah ta'ala."
2. Takbiratul ihram
3. Membaca surah-surah yang dianjurkan ulama saat salat istikharah, hendaknya membaca surah Al-Fatihah, Al-Kafirun dan Al-Ikhlas dengan beberapa ketentuan. Pada rakaat pertama membaca Al-Fatihah dan Al-Kafirun. Lalu, di rakaat kedua membaca surah Al-Fatihah dan Al-Ikhlas. Bacaan setelah surah Al-Fatihah sebetulnya tidak harus, yang wajib yaitu membaca surah Al-Fatihahnya.
4. Rukuk
5. Iktidal
6. Sujud pertama
7. Duduk di antara dua sujud
8. Sujud kedua
9. Berdiri lagi untuk rakaat kedua yang dikerjakan sama seperti rakaat pertama
10. Tahiyat akhir
11. Salam
Tidak ada bacaan surah tertentu yang diwajibkan dalam salat istikharah. Seseorang dapat membaca surah apa saja setelah surah Al-Fatihah.

Komentar Terbanyak
Ramai Keluhan soal Tahlilan, Begini Penjelasan soal Jamuan di Rumah Duka
BEM Psikologi UI Sebut Homoseksual Bukan Penyimpangan, MUI Sentil Moral Kampus
MUI Minta Koruptor Dihukum Mati, Jangan Berlindung di Balik HAM