10 Doa Menghadapi Fitnah Akhir Zaman, Lengkap dengan Artinya

10 Doa Menghadapi Fitnah Akhir Zaman, Lengkap dengan Artinya

Devi Setya - detikHikmah
Jumat, 17 Apr 2026 20:00 WIB
10 Doa Menghadapi Fitnah Akhir Zaman, Lengkap dengan Artinya
Ilustrasi akhir zaman (Foto: iStock)
Jakarta -

Fitnah akhir zaman telah dijelaskan oleh Rasulullah SAW melalui sabda-sabda beliau. Umat Islam bisa mengamalkan sejumlah doa agar terhindar dari fitnah akhir zaman.

Dalam hadits, Rasulullah SAW bersabda,

"Bersegeralah beramal saleh sebelum datang fitnah-fitnah seperti potongan malam yang gelap. Seseorang di pagi hari beriman, di sore hari menjadi kafir. Atau di sore hari beriman, di pagi hari menjadi kafir. Ia menjual agamanya dengan sedikit dari dunia." (HR Muslim)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengutip buku Sepuluh Peristiwa Besar Menjelang Kiamat Kubra karya Drs. Arsikum Almasyhudi, fitnah di akhir zaman bukan hanya berupa tuduhan atau kebohongan semata, tetapi mencakup berbagai bentuk penyimpangan yang dapat menggoyahkan iman dan akhlak manusia.

ADVERTISEMENT

Secara bahasa, fitnah berarti ujian, cobaan, atau sesuatu yang dapat menyesatkan. Dalam istilah syariat, fitnah adalah segala sesuatu yang dapat menguji keimanan seseorang hingga berpotensi menjerumuskannya ke dalam kesesatan.

Fitnah terbesar di akhir zaman adalah munculnya Dajjal. Rasulullah SAW bersabda,

"Tidak ada fitnah yang lebih besar sejak penciptaan Adam hingga hari kiamat selain fitnah Dajjal." (HR. Muslim)

Doa Menghadapi Fitnah Akhir Zaman

Dirangkum dari buku Setapak Akhir Zaman karya Thoriq Aziz Jayana, berikut doa yang dapat diamalkan untuk menghadapi fitnah akhir zaman. Doa ini lengkap dalam tulisan Arab, latin dan artinya:

1. Doa Berlindung dari Fitnah Dajjal

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ ، وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ ، وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ ، وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ

Bacaan latin: Allahumma inni audzubika min 'adzabi jahannama wa min adzabil qabri wa min fitnatil mahya wal mamati, wa min syarri fitnatil masihid dajjal

Artinya: "Ya Allah sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari siksa neraka jahannam, dari siksa kubur, dari fitnah kehidupan dan kematian, serta dari kejahatan fitnah al-masikh ad-Dajjal." (HR Muslim)

2. Doa Terhindar dari Musibah

اللهـم ادفع عنا الغلاء والبلاء والوباء والفحشاء والمنكر والشيوف المختلفة والشدائد والمحن ما ظهر منها وما بطن من بلدنا هذا خاصة ومن بلدان المسلمين عامة إنك على كل شيئ قدير

Bacaan latin: Allaahummadfa' 'annal ghalaa-a, wal balaa-a, wal wabaa-a, wal fahsyaa-a, wal munkara, was-suyuufal mukhtalifata, wasy-syadaa-ida, wal mihana maa zhahara minhaa, wa maa baathana min baladinaa haadzaaa khaassatan, wa min buldaanil muslimiina'aammatan. Innaka'alaa kulli syai'in qadiir

Artinya: "Ya Allah, hindarkanlah kami dari malapetaka, bala dan bencana, kekejian dan kemungkaran, sengketa yang beraneka. kekejaman dan peperangan, yang tampak dan tersembunyi dalam negara kami khususnya, dan dalam negara kaum muslimin umumnya. Sesungguhnya Engkau Ya Allah Maha Berkuasa atas segala sesuatu."

3. Doa Mohon Kebaikan Dunia dan Akhirat

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Bacaan latin: Rabbanā, ātinā fid dunyā hasanah, wa fil ākhirati hasanah, wa qinā 'adzāban nār

Artinya: "Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka."

4. Doa agar Tidak Dihinakan saat Hari Kiamat

وَلَا تُخْزِنِيْ يَوْمَ يُبْعَثُوْنَۙ يَوْمَ لَا يَنْفَعُ مَالٌ وَّلَا بَنُوْنَ ۙ اِلَّا مَنْ اَتَى اللّٰهَ بِقَلْبٍ سَلِيْمٍ ۗ

Bacaan latin: Wa lā tukhzinī yauma yub'aṡụn Yauma lā yanfa'u māluw wa lā banụn Illā man atallāha biqalbin salīm

Artinya: "Dan janganlah Engkau hinakan aku pada hari mereka dibangkitkan. (yaitu) di hari harta dan anak-anak laki-laki tidak berguna. Kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih." (QS Asy-Syu'ara: 87-89)

5. Doa Mohon Perlindungan dari Kejahatan Orang Zalim dan Kafir

Doa memohon perlindungan dari orang zalim termaktub dalam Al-Qur'an surah Al-Mu'minun ayat 94:

رَبِّ فَلَا تَجْعَلْنِى فِى ٱلْقَوْمِ ٱلظَّٰلِمِينَ

Bacaan latin: Rabbi fa lā taj'alnī fil-qaumiẓ-ẓālimīn

Artinya: "Ya Tuhanku, maka janganlah Engkau jadikan aku berada di antara orang-orang yang zalim."

6. Doa Mohon Kemuliaan pada Hari Kiamat

رَبَّنَا آمَنَّا فَاكْتُبْنَا مَعَ الشَّاهِدِينَ

Bacaan latin: Rabbana amanna faktubna ma'as syahidin

Artinya: "Ya Tuhan kami, kami telah beriman, maka catatlah kami bersama orang-orang yang menjadi saksi (atas kebenaran Al-Qur'an dan kenabian Muhammad)."

7. Perbanyak Doa Dzun Nun

Doa Dzun Nun dikenal sebagai doa Nabi Yunus AS ketika berada di dalam perut ikan. Doa ini termaktub dalam surah Al Anbiya ayat 87. Berikut bacaannya.

لَّآ اِلٰهَ اِلَّآ اَنْتَ سُبْحٰنَكَ اِنِّيْ كُنْتُ مِنَ الظّٰلِمِيْنَ

Bacaan latin: lā ilāha illā anta sub-ḥānaka innī kuntu minaẓ-ẓālimīn

Artinya: "Tiada Tuhan selaiN Engkau, Mahasuci Engkau, sesungguhnya aku termasuk orang yang berbuat zalim."

8. Membaca 10 Ayat Pertama Surah Al Kahfi

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْٓ اَنْزَلَ عَلٰى عَبْدِهِ الْكِتٰبَ وَلَمْ يَجْعَلْ لَّهٗ عِوَجًا ۜ ١ قَيِّمًا لِّيُنْذِرَ بَأْسًا شَدِيْدًا مِّنْ لَّدُنْهُ وَيُبَشِّرَ الْمُؤْمِنِيْنَ الَّذِيْنَ يَعْمَلُوْنَ الصّٰلِحٰتِ اَنَّ لَهُمْ اَجْرًا حَسَنًاۙ ٢ مّٰكِثِيْنَ فِيْهِ اَبَدًاۙ ٣ وَّيُنْذِرَ الَّذِيْنَ قَالُوا اتَّخَذَ اللّٰهُ وَلَدًاۖ ٤ مَّا لَهُمْ بِهٖ مِنْ عِلْمٍ وَّلَا لِاٰبَاۤىِٕهِمْۗ كَبُرَتْ كَلِمَةً تَخْرُجُ مِنْ اَفْوَاهِهِمْۗ اِنْ يَّقُوْلُوْنَ اِلَّا كَذِبًا ٥ فَلَعَلَّكَ بَاخِعٌ نَّفْسَكَ عَلٰٓى اٰثَارِهِمْ اِنْ لَّمْ يُؤْمِنُوْا بِهٰذَا الْحَدِيْثِ اَسَفًا ٦ اِنَّا جَعَلْنَا مَا عَلَى الْاَرْضِ زِيْنَةً لَّهَا لِنَبْلُوَهُمْ اَيُّهُمْ اَحْسَنُ عَمَلًا ٧ وَاِنَّا لَجٰعِلُوْنَ مَا عَلَيْهَا صَعِيْدًا جُرُزًاۗ ٨ اَمْ حَسِبْتَ اَنَّ اَصْحٰبَ الْكَهْفِ وَالرَّقِيْمِ كَانُوْا مِنْ اٰيٰتِنَا عَجَبًا ٩ اِذْ اَوَى الْفِتْيَةُ اِلَى الْكَهْفِ فَقَالُوْا رَبَّنَآ اٰتِنَا مِنْ لَّدُنْكَ رَحْمَةً وَّهَيِّئْ لَنَا مِنْ اَمْرِنَا رَشَدًا ١٠

Bacaan latin: al-ḥamdu lillāhillażī anzala 'alā 'abdihil-kitāba wa lam yaj'al lahụ 'iwajā , qayyimal liyunżira ba`san syadīdam mil ladun-hu wa yubasysyiral-mu`minīnallażīna ya'malụnaṣ-ṣāliḥāti anna lahum ajran ḥasanā , mākiṡīna fīhi abadā , wa yunżirallażīna qāluttakhażallāhu waladā , mā lahum bihī min 'ilmiw wa lā li`ābā`ihim, kaburat kalimatan takhruju min afwāhihim, iy yaqụlụna illā każibā , fa la'allaka bākhi'un nafsaka 'alā āṡārihim il lam yu`minụ bihāżal-ḥadīṡi asafā , innā ja'alnā mā 'alal-arḍi zīnatal lahā linabluwahum ayyuhum aḥsanu 'amalā , wa innā lajā'ilụna mā 'alaihā ṣa'īdan juruzā , am ḥasibta anna aṣ-ḥābal-kahfi war-raqīmi kānụ min āyātinā 'ajabā , iż awal-fityatu ilal-kahfi fa qālụ rabbanā ātinā mil ladungka raḥmataw wa hayyi` lanā min amrinā rasyadā , fa ḍarabnā 'alā āżānihim fil-kahfi sinīna 'adadā

Artinya: "Segala puji bagi Allah yang telah menurunkan Kitab Suci (Al-Qur'an) kepada hamba-Nya dan Dia tidak membuat padanya sedikit pun kebengkokan. (Dia juga menjadikannya kitab) yang lurus agar Dia memberi peringatan akan siksa yang sangat pedih dari sisi-Nya dan memberi kabar gembira kepada orang-orang mukmin yang mengerjakan kebajikan bahwa mereka akan mendapat balasan yang baik. Mereka kekal di dalamnya untuk selama-lamanya. (Dia menurunkan Al-Qur'an itu) juga agar Dia memberi peringatan kepada orang-orang yang berkata, "Allah mengangkat seorang anak." Mereka sama sekali tidak mempunyai pengetahuan tentang (hal) itu, begitu pula nenek moyang mereka. Alangkah besar (dosa) perkataan yang keluar dari mulut mereka. Mereka hanya mengatakan (sesuatu) kebohongan belaka. Maka, boleh jadi engkau (Nabi Muhammad) akan mencelakakan dirimu karena bersedih hati setelah mereka berpaling sekiranya mereka tidak beriman kepada keterangan ini (Al-Qur'an). Sesungguhnya Kami telah menjadikan apa yang ada di atas bumi sebagai perhiasan baginya agar Kami menguji mereka siapakah di antaranya yang lebih baik perbuatannya. Kami benar-benar akan menjadikan (pula) apa yang di atasnya sebagai tanah yang tandus lagi kering. Apakah engkau mengira bahwa sesungguhnya para penghuni gua dan (yang mempunyai) raqīm benar-benar merupakan keajaiban di antara tanda-tanda (kebesaran) Kami? (Ingatlah) ketika pemuda-pemuda itu berlindung ke dalam gua lalu berdoa, "Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami rahmat dari sisi-Mu dan mudahkanlah bagi kami petunjuk untuk segala urusan kami."




(dvs/lus)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads