Doa Tolak Bala untuk Perlindungan Diri dan Keluarga

Doa Tolak Bala untuk Perlindungan Diri dan Keluarga

Salsa Dila Fitria Oktavianti - detikHikmah
Sabtu, 11 Apr 2026 17:00 WIB
Muslim man praying in the mosque
Ilustrasi memanjatkan doa tolak bala. Foto: Getty Images/iStockphoto/FOTOKITA
Jakarta -

Doa tolak bala menjadi salah satu amalan yang dianjurkan dalam Islam sebagai bentuk permohonan perlindungan kepada Allah SWT dari berbagai musibah dan hal-hal yang tidak diinginkan. Doa ini biasanya dibaca dalam kehidupan sehari-hari sebagai ikhtiar batin agar senantiasa berada dalam lindungan-Nya.

Selain sebagai bentuk perlindungan diri, doa tolak bala juga sering diamalkan untuk menjaga keluarga dari mara bahaya. Dengan membacanya secara rutin, diharapkan hati menjadi lebih tenang serta tumbuh keyakinan bahwa setiap perlindungan berasal dari Allah semata.

Berikut bacaan doa tolak bala yang bisa diamalkan seperti dikutip dari buku Doa-Doa Pilihan susunan KH Ahmadi Isa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Doa Tolak Bala I

اللَّهُمَّ بِحَقِّ الْفَاتِحَةِ وَسِرِّ الْفَاتِحَةِ يَا فَارِجَ الْهَمِّ وَيَا كَاشِفَ الْغَمِّ، يَا مَنْ لِعِبَادِهِ يَغْفِرُ وَيَرْحَمُ، يَا دَافِعَ الْبَلَاءِ يَا اللَّهُ وَيَا دَافِعَ الْبَلَاءِ يَا رَحْمٰنُ وَيَا دَافِعَ الْبَلَاءِ يَا رَحِيمُ، ادْفَعْ عَنَّا الْغَلَاءَ وَالْوَبَاءَ وَالْفَحْشَاءَ وَالْمُنْكَرَ وَالْفِتَنَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ، عَنْ بَلَدِنَا هٰذَا خَاصَّةً وَعَنْ سَائِرِ بُلْدَانِ الْمُسْلِمِينَ عَامَّةً، إِنَّكَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ ارْحَمْنَا (٣) وَعَافِنَا وَاعْفُ عَنَّا، رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ، وَتُبْ عَلَيْنَا إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ، اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ حُسْنَ الْخَاتِمَةِ وَنَعُوذُ بِكَ مِنْ سُوءِ الْخَاتِمَةِ.

ADVERTISEMENT

Arab latin: Allahumma bi haqqil-fātiḥah wa sirril-fātiḥah yā fārijal-hammi wa yā kāsyifal-ghammi, yā man li 'ibādihī yaghfiru wa yarḥam, yā dāfi'al-balā'i yā Allāh wa yā dāfi'al-balā'i yā Raḥmān wa yā dāfi'al-balā'i yā Raḥīm, idfa' 'annal-ghalā'a wal-wabā'a wal-faḥsyā'a wal-munkar wal-fitana mā ẓahara minhā wa mā baṭan, 'an baladinā hāżā khāṣṣatan wa 'an sā'iri buldānil-muslimīn 'āmmatan, innaka 'alā kulli syai'in qadīr yā arḥamar-rāḥimīn irḥamnā (3x) wa 'āfinā wa'fu 'annā, rabbanā taqabbal minnā innaka antas-samī'ul-'alīm wa tub 'alainā innaka antat-tawwābur-raḥīm, allāhumma innā nas'aluka ḥusnal-khātimah wa na'ūdzu bika min sū'il-khātimah.

Artinya: "Ya Allah, dengan kebenaran Al-Fatihah dan rahasia Al-Fatihah, wahai Yang melapangkan kesusahan dan menghilangkan kesedihan, wahai Yang Maha Pengampun dan Maha Penyayang kepada hamba-Nya, wahai Yang menolak bala, ya Allah, wahai Yang menolak bala, wahai Yang Maha Pengasih, wahai Yang menolak bala, wahai Yang Maha Penyayang, tolaklah dari kami mahalnya harga, wabah penyakit, kekejian, kemungkaran, serta berbagai fitnah yang tampak maupun tersembunyi, dari negeri kami khususnya dan dari seluruh negeri kaum muslimin pada umumnya. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu. Wahai Yang Maha Pengasih, kasihi kami (3x), berilah kami keselamatan dan maafkan kami. Ya Tuhan kami, terimalah amal kami, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui, dan terimalah tobat kami, sesungguhnya Engkau Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang. Ya Allah, kami memohon kepada-Mu husnul khatimah dan berlindung kepada-Mu dari su'ul khatimah."

Doa Tolak Bala II

اللَّهُمَّ اكْشِفْ عَنَّا مِنَ الْبَلَاءِ وَالْوَبَاءِ مَا لَا يَكْشِفُهُ غَيْرُكَ، اللَّهُمَّ اصْرِفْ عَنَّا مِنَ الْبَلَاءِ وَالْوَبَاءِ مَا لَا يَصْرِفُهُ غَيْرُكَ، اللَّهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا مِنَ الْبَلَاءِ وَالْوَبَاءِ مَا لَا يَدْفَعُهُ غَيْرُكَ، يَا دَافِعَ الْبَلَاءِ يَا اللَّهُ يَا دَافِعَ الْبَلَاءِ يَا رَحْمٰنُ يَا دَافِعَ الْبَلَاءِ يَا رَحِيمُ، ادْفَعْ عَنَّا كُلَّ بَلَاءِ الدُّنْيَا وَبَلَاءِ الْآخِرَةِ وَشَرَّ الدُّنْيَا وَشَرَّ الْآخِرَةِ وَمِنْ عَدُوٍّ مِنَ الْإِنْسِ وَالْجِنِّ وَمِنَ الشَّيْطَانِ وَإِبْلِيسَ، اللَّهُمَّ إِنَّا نَعُوذُ بِكَ مِنْ جَهْدِ الْبَلَاءِ وَدَرَكِ الشَّقَاءِ وَسُوءِ الْقَضَاءِ وَشَمَاتَةِ الْأَعْدَاءِ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ.

Arab latin: Allāhumma iksyif 'annā minal-balā'i wal-wabā'i mā lā yaksyifuhu ghairuk, allāhummaṣrif 'annā minal-balā'i wal-wabā'i mā lā yaṣrifuhu ghairuk, allāhumma idfa' 'annā minal-balā'i wal-wabā'i mā lā yadfa'uhu ghairuk, yā dāfi'al-balā'i yā Allāh yā dāfi'al-balā'i yā Raḥmān yā dāfi'al-balā'i yā Raḥīm, idfa' 'annā kulla balā'id-dunyā wa balā'il-ākhirah wa syarrad-dunyā wa syarral-ākhirah wa min 'aduwwin minal-insi wal-jinn wa minas-syaithāni wa Iblīs, allāhumma innā na'ūdzu bika min jahdil-balā' wa darakis-syaqā' wa sū'il-qaḍā' wa syamātatil-a'dā' bi raḥmatika yā arḥamar-rāḥimīn.

Artinya: "Ya Allah, hilangkan dari kami bala dan wabah yang tidak dapat dihilangkan kecuali oleh-Mu, palingkan dari kami bala dan wabah yang tidak dapat dipalingkan kecuali oleh-Mu, dan tolaklah dari kami bala dan wabah yang tidak dapat ditolak kecuali oleh-Mu. Wahai Penolak bala, ya Allah, wahai Penolak bala, wahai Yang Maha Pengasih, wahai Penolak bala, wahai Yang Maha Penyayang. Tolaklah dari kami segala bala dunia dan akhirat, serta keburukan dunia dan akhirat, dari musuh manusia dan jin, dari setan dan iblis. Ya Allah, kami berlindung kepada-Mu dari beratnya bala, kesengsaraan yang mendalam, ketetapan yang buruk, dan kegembiraan musuh atas penderitaan kami, dengan rahmat-Mu wahai Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang."

Doa Tolak Bala III

اللَّهُمَّ يَا وَلِيَّ الْوَلَاءِ وَيَا كَاشِفَ الضَّرَّاءِ وَالْبَلَاءِ اصْرِفْ عَنَّا الْقَحْطَ وَالطَّاعُونَ وَجَمِيعَ أَنْوَاعِ الْبَلَاءِ، ادْفَعْ عَنَّا شَرَّ الْأَعْدَاءِ بِحُرْمَةِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الْمُصْطَفَى وَبِحُرْمَةِ خَدِيجَةَ الْكُبْرَى وَبِحُرْمَةِ عَائِشَةَ وَبِحُرْمَةِ فَاطِمَةَ الزَّهْرَاءِ وَبِحُرْمَةِ عَلِيٍّ وَبِحُرْمَةِ الْحُسَيْنِ الشَّهِيدِ بِكَرْبَلَاء، وَبِحُرْمَةِ قَوْلِكَ وَمَا رَمَيْتَ إِذْ رَمَيْتَ وَلَكِنَّ اللَّهَ رَمَى وَبِحُرْمَةِ اللَّهُ خَيْرٌ حَافِظًا وَهُوَ أَرْحَمُ الرَّاحِمِينَ، سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَتَحِيَّتُهُمْ فِيهَا سَلَامٌ وَآخِرُ دَعْوَاهُمْ أَنِ الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ.

Arab latin: Allāhumma yā waliyyal-walā' wa yā kāsyifad-ḍarrā'i wal-balā' iṣrif 'annal-qaḥṭa waṭ-ṭā'ūna wa jamī'a anwā'il-balā', idfa' 'annā syarral-a'dā' bi ḥurmati sayyidinā Muḥammadil-Muṣṭafā wa bi ḥurmati Khadījatal-Kubrā wa bi ḥurmati 'Āisyah wa bi ḥurmati Fāṭimataz-Zahrā' wa bi ḥurmati 'Alī wa bi ḥurmati al-Ḥusainisy-syahīd bi Karbalā', wa bi ḥurmati qawlika wa mā ramaita idz ramaita walākinna Allāha ramā wa bi ḥurmati Allāhu khairun ḥāfiẓan wa huwa arḥamar-rāḥimīn, subḥānaka Allāhumma wa taḥiyyatuhum fīhā salām wa ākhiru da'wāhum anil-ḥamdu lillāhi rabbil-'ālamīn.

Artinya: "Ya Allah, wahai Pelindung segala wali, wahai Yang menghilangkan kesusahan dan bala, jauhkan dari kami kekeringan, wabah penyakit, dan segala macam bala. Tolaklah dari kami kejahatan musuh dengan kemuliaan Nabi Muhammad, Khadijah, Aisyah, Fatimah, Ali, dan Husain yang syahid di Karbala. Dengan kemuliaan firman-Mu bahwa bukan engkau yang melempar ketika melempar, tetapi Allah yang melempar, dan bahwa Allah adalah sebaik-baik penjaga serta Maha Penyayang. Mahasuci Engkau ya Allah, salam bagi mereka, dan penutup doa mereka adalah segala puji bagi Allah Tuhan seluruh alam."

Doa Kebaikan Dunia dan Akhirat

Selain doa tolak bala, muslim juga dapat mengamalkan doa kebaikan dunia dan akhirat. Dari Anas RA, disebutkan bahwa salah satu doa yang paling sering dibaca oleh Rasulullah SAW adalah:

اللَّهُمَّ آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ (رواه البخاري ومسلم)

Arab latin: Allaahumma aatina fid dunyaa hasanah, wa fil aakhirati hasanah, wa qinaa 'adzaaban naar.

Artinya: "Ya Allah, anugerahkanlah kepada kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta lindungilah kami dari siksa neraka." (HR Bukhari dan Muslim)

Mengacu pada buku Mukjizat Doa-Doa yang Terbukti Dikabulkan Allah karya Yoli Hemdi, doa ini memiliki keutamaan yang besar karena mencakup permohonan kebaikan secara menyeluruh, baik untuk kehidupan di dunia maupun di akhirat. Dengan mengamalkannya, seseorang diharapkan memperoleh kebahagiaan, ketenangan, serta perlindungan dari berbagai kesulitan hidup.

Selain itu, doa ini juga menjadi sarana untuk menjaga diri dari perbuatan yang tidak bermanfaat dan menjauhkan dari dosa. Karena maknanya yang luas dan mendalam, doa ini dapat diamalkan oleh siapa saja, kapan saja, dan sangat dianjurkan untuk dibaca secara rutin, terutama setelah melaksanakan ibadah seperti salat maupun ibadah lainnya.




(kri/kri)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads