Sholat tahajud merupakan sholat sunnah yang dikerjakan pada waktu malam hari. Dalam rangkaian sholat tahajud, terdapat salah satu amalan yang sering kali umat Islam kerjakan, yaitu membaca doa dan dzikir.
Allah SWT telah memerintahkan hambanya untuk berdoa, sebagaimana firman-Nya dalam Al-Qur'an surah Ghafir ayat 60:
وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي سَيَدْخُلُوْنَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
wa qâla rabbukumud'ûnî astajib lakum, innalladzîna yastakbirûna 'an 'ibâdatî sayadkhulûna jahannama dâkhirîn.
Artinya: "Tuhanmu berfirman, 'Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu (apa yang kamu harapkan). Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri tidak mau beribadah kepada-Ku akan masuk (neraka) Jahanam dalam keadaan hina dina'."
Lantas, seperti apakah bacaan doa dan dzikir setelah sholat tahajud yang benar? Berikut ulasan mengenai doa dan dzikir, lengkap dengan tata cara pelaksanaan sholat tahajud sesuai tuntunan.
Bacaan Doa dan Dzikir Setelah Sholat Tahajud
Setelah selesai melaksanakan sholat Tahajud, umat Islam dianjurkan untuk memanjatkan doa dan membaca dzikir untuk memohon ampunan, keberkahan, serta keselamatan kepada Allah SWT. Terdapat doa dan dzikir khusus yang sering kali umat Islam amalkan, antara lain sebagai berikut:
Doa Setelah Sholat Tahajud Arab, Latin, dan Artinya
Dikutip dari laman Majelis Ulama Indonesia (MUI), berikut bacaan doa setelah sholat tahajud yang tertera dalam kitab al-Adzkar karya Imam an-Nawawi,
اَللهُمَّ رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ قَيْمُ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ وَلَكَ وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ مَلِكُ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ نُوْرُ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ الْحَقُّ وَوَعْدُكَ الْحَقُّ وَلِقَاءُكَ حَقٌّ وَقَوْلُكَ حَقٌّ وَالْجَنَّةُ حَقٌّ وَالنَّارُ حَقٌّ وَالنَّبِيتُوْنَ حَقٌّ وَمُحَمَّدٌ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَقٌّ وَالسَّاعَةُ حَقٌّ. اَللهُمَّ لَكَ أَسْلَمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ وَإِلَيْكَ اَنَبْتُ وَبِكَ خَاصَمْتُ وَإِلَيْكَ حَاكَمْتُ فَاغْفِرْ لِي مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ وَمَا أَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنّي اَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَاَنْتَ الْمُؤَخِّرُ لاَ إِلَهَ إِلا أَنْتَ. وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ
Allahumma rabbana lakal hamdu anta qayyimus samawati wal ardhi wa man fii hinna. Wa lakal hamdu anta malikus samawati wal ardhi wa man fii hinna. Wa lakal hamdu anta nurus samawati wal ardhi wa man fii hinna. Wa lakal hamdu antal haq. Wa wa'dukal haq. Wa liqa'uka haq. Wa qauluka haq. Wal jannatu haq. Wan naru haq. Wan nabiyyuna haq. Wa Muhammadun shallallahu 'alaihi wasallama haq. Was sa'atu haq.
Allahumma laka aslamtu. Wa bika amantu. Wa alaika tawakkaltu. Wa ilaika anabtu. Wa bika khashamtu. Wa ilaika hakamtu. Fagfirli ma qaddamtu, wa ma akhkhartu, wa ma asrartu, wa ma a'lantu, wa ma anta a'lamu bihi minni. Antal muqaddimu wa antal mu'akhkhiru. La ilaha illa anta. Wa la haula, wa la quwwata illa billah.
Artinya: "Ya Allah, Tuhan kami, segala puji bagi-Mu, Engkau penegak langit, bumi, dan makhluk didalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau penguasa langit, bumi, dan makhluk didalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau cahaya langit, bumi, dan makhluk didalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau Maha Benar. Janji-Mu benar. Pertemuan dengan-Mu kelak itu benar. Firman-Mu benar adanya. Surga itu nyata. Neraka pun demikian. Para nabi itu benar. Demikian pula Nabi Muhammad SAW itu benar. Hari Kiamat itu benar. Ya Tuhanku, hanya kepada-Mu aku berserah. Hanya kepada-Mu juga aku beriman. Kepada-Mu aku pasrah. Hanya kepada-Mu aku kembali. Karena-Mu aku rela bertikai. Hanya pada-Mu dasar putusanku. Karenanya ampuni dosaku yang telah lalu dan yang terkemudian, dosa yang kusembunyikan dan yang kunyatakan, dan dosa lain yang lebih Kau ketahui ketimbang aku. Engkau Yang Maha Terdahulu dan Engkau Yang Maha Terkemudian. Tiada Tuhan selain Engkau. Tiada daya upaya dan kekuatan selain pertolongan Allah." (HR Bukhari dan Muslim)
Setelah selesai membaca doa di atas, umat Islam dianjurkan untuk membaca dzikir, agar rangkaian ibadah sholat tahajud Menjadi lebih sempurna.
Dzikir Setelah Sholat Tahajud
Dinukil dari Kitab Induk Doa & Dzikir Terlengkap oleh Nasrullah dan Tim Shahih, berikut bacaan dzikir setelah sholat tahajud,
1. Membaca Istighfar 100x
اسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيمَ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ
Astaghfirullahal 'adhiimi wa-atuubu ilaihi
Artinya: "Kami memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung dan kami juga bertobat kepada-Nya."
Umat Islam juga dapat membaca sayyidul istighfar, berikut bacaannya:
اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَأَبُوءُ لَكَ بِذَنْبِي فَاغْفِرْ لِي فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ
Allahumma anta robbi, laa ilaha illa Anta khalaqtani wa ana abduka, wa ana ala ahdika wawa'dika mastatho'tu, audzubika min syarri ma shona'tu, abu'u laka bini'matika alayya wa abu'u laka bi dzanbi, faghfirli, fa innahu la yaghfirudz-dzunuuba illa Anta.
Artinya: "Ya Allah, Engkau adalah Tuhanku, tidak ada Tuhan yang berhak diibadahi selain Engkau. Engkau telah menciptakanku dan aku adalah hamba-Mu. Aku menetapi perjanjian-Mu dan janji-Mu sesuai dengan kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan perbuatanku, aku mengakui dosaku kepada-Mu dan aku akui nikmat-Mu kepadaku, maka ampunilah aku. Sebab tidak ada yang dapat mengampuni dosa selain-Mu."
2. Membaca Sholawat kepada Nabi Muhammad 100x
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
Allahumma shalli 'alaa sayyidinaa muhammad wa'alaa aali sayyidinaa muhammadin.
Artinya: "Ya Allah, berikanlah kesejahteraan kepada Nabi Muhammad dan keluarganya."
Dilanjut dengan membaca surah Al Fatihah kepada Rasulullah SAW beserta sahabat dan keluarganya, kedua orang tua dan seluruh kaum muslimin.
3. Membaca Asmaul Husna 140x
يا لطيف يا مُعِزُّ يا حميد يا جليل
Yaa lathiifu-yaa muizzu-yaa hamiidu-ya jaliilu.
Artinya: "Wahai Dzat yang memberi kelembutan, Wahai Dzat yang memberi kemuliaan, Wahai Dzat yang Maha Terpuji, Wahai Dzat yang mempunyai kebesaran."
Jumlah Rakaat Sholat Tahajud
Dijelaskan dalam buku 23 Shalat Sunnah Penjelasan dan Tata Cara Pelaksanaannya oleh Arief Rachman Badrudin, para ulama sepakat bahwa sholat tahajud dilakukan minimal dua rakaat. Sebagaimana telah dijelaskan dalam kitab Al-Mausu'ah Al-Fiqhiyah berikut ini:
اتفق الفقهاء على أن أقلها ركعتان خفيفتان؛ لما روى أبو هريرة رضي الله عنه عن النبي صلى الله عليه وسلم قال إذا قام أحدكم من الليل فليفتتحصلاته بركعتين خفيفتين
Artinya: "Ulama fiqih sepakat bahwa jumlah minimal rakaat sholat tahajud adalah dua rakaat. Hal ini berdasarkan hadis yang bersumber dari Abu Hurairah, dari Nabi SAW beliau bersabda, 'Jika kalian melaksanakan sholat malam, maka hendaklah membukanya dengan dua rakaat yang ringan.'"
Adapun terkait jumlah maksimal rakaat sholat tahajud, para ulama berbeda pendapat. Menurut ulama Hanafiyah, sholat tahajud dilakukan maksimal sebanyak delapan rakaat. Sedangkan ulama Malikiyah berpendapat, jumlah maksimal sholat tahajud adalah sepuluh hingga dua belas rakaat. Lain halnya dengan ulama Syafi'iyah dan Hanabilah, bahwa jumlah rakaat sholat tahajud tidak ada batasnya.
Niat Sholat Tahajud
Sebelum melaksanakan sholat tahajud, umat Islam dianjurkan untuk membaca niatnya terlebih dahulu. Masih dari sumber sebelumnya, berikut bacaan niat sholat tahajud:
أُصَلِّي سُنَّةَ التَهَجُّدِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى
Ushalli sunnatat-tahajjudi rak'ataini lillāhi ta'ālā.
Artinya, "Aku menyengaja sholat sunah Tahajud dua rakaat karena Allah Ta'ala."
Tata Cara Sholat Tahajud
Sholat tahajud sama halnya dengan sholat wajib, yang membedakan hanya niatnya saja dan setiap dua rakaat diakhiri dengan salam. Dikutip dari buku 10 Kesaksian Pengamal Tahajud oleh Hendri Kusuma Wahyudi, berikut tata cara sholat tahajud yang benar:
- Membaca niat
- Membaca doa iftitah
- Membaca surah Al-Fatihah
- Membaca salah satu surah dalam Al-Qur'an. Umumnya rakaat pertama membaca Al-Kafirun, rakaat kedua membaca Al-Ikhlas.
- Rukuk
- I'tidal
- Sujud pertama
- Duduk diantara dua sujud
- Sujud kedua
- Setelah rakaat pertama selesai, berdiri untuk melaksanakan rakaat kedua seperti halnya rakaat pertama.
- Tasyahud akhir dan salam
Waktu Mengerjakan Sholat Tahajud
Dijelaskan dalam buku The Miracle of Night Shalat Tahajjud oleh Ustadz Hasan Albany, sholat tahajud dapat dilaksanakan pada permulaan, pertengahan, dan penghujung malam. Dengan syarat telah melaksanakan sholat Isya.
Adapun waktu yang paling utama dalam melaksanakan sholat tahajud adalah penghujung malam atau sepertiga malam yang terakhir. Hal ini didasarkan pada sabda Rasulullah SAW berikut:
"Waktu yang paling dekat antara Rabb dengan hambanya adalah pada separuh malam terakhir. Karenanya, jika kamu dapat menjadi salah satu orang yang mengingat Allah maka lakukanlah." (HR Tirmidzi dan Nasa'i dari Amr bin 'Abasah)
(inf/inf)












































Komentar Terbanyak
Mojtaba Khamenei Jadi Pemimpin Tertinggi Iran, MUI: Kehancuran bagi AS-Israel
Muslim di Kota Ini Cuma Puasa 1 Jam
Kisah Turunnya Malaikat yang Menjabat Tangan Manusia di Malam Lailatul Qadar