JK Bertemu Tokoh Ormas Islam, Bahas Kasus Dugaan Penistaan Agama

JK Bertemu Tokoh Ormas Islam, Bahas Kasus Dugaan Penistaan Agama

Anisa Rizki Febriani - detikHikmah
Kamis, 30 Apr 2026 11:45 WIB
Jusuf Kalla
Jusuf Kalla (Foto: Amanda Christabel)
Jakarta -

Jusuf Kalla (JK) mengadakan pertemuan dengan sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam di kediamannya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Selasa (28/4/2026) malam. Pertemuan tersebut bertujuan memberi dukungan terhadap JK terkait kasus dugaan penistaan agama.

Wakil Presiden ke-10 dan 12 RI itu bersilaturahmi dengan 40 pimpinan ormas Islam. Adapun terkait kasus dugaan penistaan agama, baru-baru ini sempat dilaporkan ke Polda Metro Jaya.

"Didasari oleh rasa tak enak di kalangan tokoh-tokoh Islam bahwa terakhir ini yang banyak membela Bapak Jusuf Kalla adalah para tokoh-tokoh Kristiani, baik PGI, dari PGI maupun KWI. Maka pimpinan ormas-ormas Islam merasa tergerak untuk bersilaturahmi membicarakan apa yang terjadi terakhir ini," kata salah satu tokoh Muhammadiyah, Din Syamsuddin yang dikutip dari laporan CNN Indonesia pada Kamis (30/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pertemuan yang diadakan JK itu digelar sekitar tiga jam sejak pukul 20.00 WIB hingga sekitar 23.00 WIB. Menurut Din, tudingan penistaan agama dalam pidato JK di kampus UGM pada beberapa waktu lalu menimbulkan hiruk pikuk di tengah publik.

Din menilai potongan video pidato itu terlalu tendensius, provokatif, dan hanya akan mengadu domba. Karenanya, para ormas Islam beserta advokat berniat menuntut yang bersangkutan.

ADVERTISEMENT

"Maka oleh karena itu, ada dari kalangan ormas-ormas Islam para advokat yang akan menuntut yang bersangkutan, karena sebenarnya bukan pertama kali, sudah berkali-kali menyebar fitnah dan mengadu domba antar umat beragama," sambung Din.

Dia menegaskan pihaknya sudah mengerahkan sejumlah advokat untuk membela JK dalam kasus itu. Din bahkan mengancam akan melaporkan balik pihak yang melaporkan JK.

"Itu terserah advokat nanti. Dalam waktu dekat, mungkin di dalam bulan April ini juga, atau paling lama awal Mei nanti itu," ungkapnya.

Sebagai informasi, sehari sebelum pertemuan itu sejumlah pihak dan ormas juga berkumpul di kediaman JK. Mereka menyatakan pembelaan terhadap JK dalam kasus pelaporan dugaan penistaan agama. Beberapa organisasi yang hadir yaitu KAHMI, organisasi katolik, hingga organisasi kepemudaan seperti HMI, PMII, GMKI serta PMKRI.




(aeb/lus)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads