- Kumpulan Doa Menuntut Ilmu dalam Islam 1. Doa Menuntut Ilmu yang Bermanfaat 2. Doa Diberi Kemudahan dalam Mencari Ilmu 3. Doa Memohon Diberi Ilmu yang Bermanfaat 4. Doa agar Menjadi Orang yang Berilmu dan Bermanfaat 5. Doa Terhindar dari Ilmu yang Tidak Bermanfaat 6. Doa Agar Terhindar dari Rasa Malas 7. Doa Memohon Ditambahkan Ilmu dan Dijauhkan dari Kesesatan
- Apa yang Dimaksud dengan Menuntut Ilmu dalam Islam?
- Dalil Perintah Mencari Ilmu dalam Al-Qur'an dan Hadits 1. Surah Al-Alaq Ayat 1-5 2. Surah At-Taubah Ayat 122 3. Surah Al-Anbiya Ayat 7 4. Surah Al-Mujadalah Ayat 11 5. Surah Ali Imran Ayat 18
- Apa Saja Manfaat Menuntut Ilmu Menurut Islam? 1. Membuat Seseorang Lebih Takut dan Taat kepada Allah SWT 2. Membuka Jalan Menuju Surga Allah SWT 3. Pahalanya Terus Mengalir Meski Sudah Meninggal Dunia 4. Derajatnya Diangkat oleh Allah SWT 5. Membentuk Pribadi yang Lebih Baik dan Berkualitas
Menuntut ilmu merupakan kewajiban setiap Muslim. Salah satu cara memperkuat niat dan memohon kemudahan dalam belajar adalah dengan membaca doa menuntut ilmu secara rutin.
Perintah berdoa sendiri terdapat di dalam Al-Qur'an surah Al-Baqarah ayat 186. Allah SWT berfirman,
ŲŲØ§ŲØ°ŲØ§ ØŗŲØ§ŲŲŲŲŲ ØšŲØ¨ŲادŲŲŲ ØšŲŲŲŲŲŲ ŲŲØ§ŲŲŲŲŲŲ ŲŲØąŲŲŲØ¨Ų Û Ø§ŲØŦŲŲŲØ¨Ų Ø¯ŲØšŲŲŲØŠŲ Ø§ŲØ¯ŲŲØ§ØšŲ Ø§ŲØ°Ųا Ø¯ŲØšŲاŲŲÛ ŲŲŲŲŲŲØŗŲØĒŲØŦŲŲŲØ¨ŲŲŲØ§ ŲŲŲŲ ŲŲŲŲŲŲØ¤ŲŲ ŲŲŲŲŲØ§ بŲŲŲ ŲŲØšŲŲŲŲŲŲŲ Ų ŲŲØąŲØ´ŲØ¯ŲŲŲŲŲ
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wa iÅŧÄ sa'alaka 'ibÄdÄĢ 'annÄĢ fa innÄĢ qarÄĢb(un), ujÄĢbu da'watad-dÄ'i iÅŧÄ da'Än(i), falyastajÄĢbÅĢ lÄĢ walyu'minÅĢ bÄĢ la'allahum yarsyudÅĢn(a).
Artinya: "Apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Nabi Muhammad) tentang Aku, sesungguhnya Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Maka, hendaklah mereka memenuhi (perintah)-Ku dan beriman kepada-Ku agar mereka selalu berada dalam kebenaran."
Berikut ini adalah doa menuntut ilmu beserta perintah mencari ilmu dalam Islam yang bisa dijadikan amalan sehari-hari.
Kumpulan Doa Menuntut Ilmu dalam Islam
Berikut beberapa doa yang bisa dibaca saat menuntut ilmu. Doa-doa ini dirangkum dari buku Quantum Quran Memorizing Technique karya Ipnu R. Nugroho dan Kumpulan Doa Mustajab Pembuka Pintu Rezeki karya KH. Sulaeman bin Muhammad Bahri.
1. Doa Menuntut Ilmu yang Bermanfaat
اŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲ ØĨŲŲŲŲŲ ØŖŲØŗŲØŖŲŲŲŲŲ ØšŲŲŲŲ ŲØ§ ŲŲØ§ŲŲØšŲا ŲŲØąŲØ˛ŲŲŲØ§ ØˇŲŲŲŲØ¨Ųا ŲŲØšŲŲ ŲŲŲØ§ Ų ŲØĒŲŲŲØ¨ŲŲŲŲØ§
Latin: Allahumma innÄĢ as'aluka 'ilman nÄfi'an, wa rizqan ášayyiban, wa 'amalan mutaqabbalan.
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik dan amal yang diterima." (HR Ahmad, Ibnu Majah dan Ibnu As-Sunni)
2. Doa Diberi Kemudahan dalam Mencari Ilmu
اŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲ Ø§ŲŲØĒŲØŲ ØšŲŲŲŲŲŲŲØ§ ØŲŲŲŲ ŲØĒŲŲŲØ ŲŲØ§ŲŲØ´ŲØąŲ ØšŲŲŲŲŲŲŲØ§ Ų ŲŲŲ ØŽŲØ˛ŲاØĻŲŲŲ ØąŲØŲŲ ŲØĒŲŲŲØ ŲŲØ§ ØŖŲØąŲØŲŲ Ų Ø§ŲØąŲŲØ§ØŲŲ ŲŲŲŲ
Latin: Allahummaftah 'alainaa hikmataka, wansyur 'alainaa min khazaaini rahmatika, yaa arhamar raahimiin.
Artinya: "Ya Allah, bukakanlah hikmah-Mu kepada kami, dan limpahkanlah rahmat-Mu dari khazanah-Mu. Wahai Dzat yang Maha Pengasih di antara yang pengasih."
3. Doa Memohon Diberi Ilmu yang Bermanfaat
اŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲ Ø§ŲŲŲŲØšŲŲŲŲ Ø¨ŲŲ ŲØ§ ØšŲŲŲŲŲ ŲØĒŲŲŲŲ ŲŲØšŲŲŲŲŲ ŲŲŲŲ Ų ŲØ§ ŲŲŲŲŲŲØšŲŲŲŲ ŲŲØ˛ŲدŲŲŲŲ ØšŲŲŲŲ ŲØ§
Latin: Allahumma anfa'nii bimaa 'allamtanii wa 'allimnii maa yanfa'uunii wa zidnii 'ilmaa.
Artinya: "Ya Allah, berikanlah manfaat kepadaku dari apa yang telah Engkau ajarkan, ajarkanlah aku hal yang bermanfaat, dan tambahkanlah aku ilmu." (HR Ibnu Majah)
4. Doa agar Menjadi Orang yang Berilmu dan Bermanfaat
اŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲ Ø§ØŦŲØšŲŲŲŲŲŲ Ų ŲŲŲ Ø§ŲŲŲØ°ŲŲŲŲ ŲŲØŗŲØĒŲŲ ŲØšŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲŲŲØĒŲŲØ¨ŲØšŲŲŲŲ ØŖŲØŲØŗŲŲŲŲŲ
Latin: Allahumma aj'alnii mina alladziina yastami'uuna al-qawla fayattabi'uuna ahsanahu.
Artinya: "Ya Allah, jadikanlah aku termasuk orang-orang yang mendengarkan perkataan dan mengikuti yang terbaik darinya."
5. Doa Terhindar dari Ilmu yang Tidak Bermanfaat
اŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲ ØĨŲŲŲŲŲ ØŖŲØšŲŲØ°Ų بŲŲŲ Ų ŲŲŲ ØšŲŲŲŲ Ų ŲŲØ§ ŲŲŲŲŲŲØšŲØ ŲŲŲŲŲŲØ¨Ų ŲŲØ§ ŲŲØŽŲØ´ŲØšŲØ ŲŲØ¯ŲØšŲØ§ØĄŲ ŲŲØ§ ŲŲØŗŲŲ ŲØšŲØ ŲŲŲŲŲŲØŗŲ ŲŲØ§ ØĒŲØ´ŲØ¨ŲØšŲ
Latin: Allahumma inni a'udzubika min 'ilmin laa yanfa'u, wa qalbin laa yakhsya'u, wa du'aain laa yasma'u, wa nafsin latasyba'u
Artinya: "Wahai Allah, aku berlindung kepada-Mu dari ilmu yang tidak bermanfaat, dan hati yang tidak khusyuk, dan doa yang tidak diterima, dan nafsu yang tidak kenyang (puas)."
6. Doa Agar Terhindar dari Rasa Malas
اŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲ ØĨŲŲŲŲŲ ØŖŲØšŲŲØ°Ų بŲŲŲ Ų ŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲŲ ŲŲ ŲŲØ§ŲŲØŲØ˛ŲŲŲØ ŲŲØŖŲØšŲŲØ°Ų بŲŲŲ Ų ŲŲŲ Ø§ŲŲØšŲØŦŲØ˛Ų ŲŲØ§ŲŲŲŲØŗŲŲŲØ ŲŲØŖŲØšŲŲØ°Ų بŲŲŲ Ų ŲŲŲ Ø§ŲŲØŦŲØ¨ŲŲŲ ŲŲØ§ŲŲØ¨ŲØŽŲŲŲØ ŲŲØŖŲØšŲŲØ°Ų بŲŲŲ Ų ŲŲŲ ØēŲŲŲØ¨ŲØŠŲ Ø§ŲØ¯ŲŲŲŲŲŲ ŲŲŲŲŲŲØąŲ Ø§ŲØąŲŲØŦŲØ§ŲŲ
Latin: Allaahumma innii a'uudzubika minal hammi walhazani, wa'auudzubika minal 'ajzi walkasali, wa 'auudzubika minal jubni wal bukhli, wa a'udzubika min ghalabati ddiini waqahrir rijaali
Artinya: "Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kedukaan, susah, lemah, dan kemalasan, aku berlindung kepada-Mu daripada ketakutan dan kebakhilan, dari kesulitan-kesulitan dan penindasan orang."
7. Doa Memohon Ditambahkan Ilmu dan Dijauhkan dari Kesesatan
ŲŲØ§ ØĨŲŲŲŲŲ ØĨŲŲŲŲØ§ ØŖŲŲŲØĒŲ ØŗŲØ¨ŲØŲاŲŲŲŲØ اŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲ Ø˛ŲØ¯ŲŲŲŲ ØšŲŲŲŲ ŲØ§Ø ŲŲŲŲØ§ ØĒŲØ˛ŲØēŲ ŲŲŲŲØ¨ŲŲ Ø¨ŲØšŲØ¯Ų ØĨØ°Ų ŲŲØ¯ŲŲŲØĒŲŲŲŲØ ŲŲŲŲØ¨Ų ŲŲŲ Ų ŲŲŲ ŲŲØ¯ŲŲŲŲŲ ØąŲØŲŲ ŲØŠŲ ØĨŲŲŲŲŲŲ ØŖŲŲŲØĒŲ Ø§ŲŲŲŲŲŲŲŲØ§Ø¨Ų
Latin: La ilaha illa anta subhanaka alluhamma zidni ilman wa la tuzigh qalbi ba'da idzhadaitani wa habli min ladunka rahmatan innaka antal wahhab.
Artinya: "Tidak ada Tuhan melainkan Engkau, maha suci Engkau ya Allah, aku minta ampun kepada-Mu tentang dosa-dosaku, dan aku mohon rahmat-Mu tentang dosa-dosaku, dan aku mohon rahmat-Mu. Ya Allah, tambahlah ilmuku dan janganlah Engkau gelincirkan hatiku setelah Engkau memberi petunjuk kepadaku, dan karuniakanlah rahmat untukku dari-Mu, sesungguhnya Engkaulah yang Maha Memberi."
Apa yang Dimaksud dengan Menuntut Ilmu dalam Islam?
Menuntut ilmu adalah bagian penting dalam kehidupan karena membantu seseorang menjadi pribadi yang lebih baik. Dalam Al-Qur'an dan hadits, menuntut ilmu juga dipandang sebagai kewajiban sekaligus ibadah bagi umat Islam.
Dalam buku Hadits Tarbawi karya Hermawati, Syahrul Kholid, dan Samsul Rizal dijelaskan bahwa ilmu berarti mengetahui dan memahami sesuatu dengan yakin. Secara sederhana, ilmu adalah hasil dari apa yang dipelajari dan dipahami oleh akal kita.
Lebih lanjut, menurut buku Hadis Tarbawi: Hadis-hadis Pendidikan karya H. Abdul Majid Khon, ilmu termasuk salah satu amal yang pahalanya tetap mengalir meskipun seseorang telah meninggal dunia. Selain ilmu yang bermanfaat, dua amal lainnya adalah sedekah jariyah dan anak yang saleh.
Orang yang berilmu dipandang lebih mulia karena ilmunya tidak hanya bermanfaat untuk dirinya sendiri, tetapi juga untuk orang lain. Berbeda dengan orang yang hanya fokus beribadah secara pribadi, manfaatnya lebih terbatas pada dirinya sendiri. Karena itulah, Islam sangat memuliakan orang yang menuntut dan mengamalkan ilmu.
Dalil Perintah Mencari Ilmu dalam Al-Qur'an dan Hadits
Dalam Islam, mencari ilmu merupakan perintah yang sangat penting. Hal ini dijelaskan melalui Al-Qur'an dan hadits Rasulullah SAW.
Salah satu dalil dari hadits disampaikan oleh Anas RA, ia berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Menuntut ilmu itu wajib atas setiap orang Islam, karena sesungguhnya semua (makhluk) sampai binatang-binatang yang ada di laut memohonkan ampun untuk orang yang menuntut ilmu."
Ada juga hadits yang diriwayatkan Imam Muslim tentang pentingnya menuntut ilmu, Rasulullah SAW bersabda,
ØˇŲŲŲØ¨Ų اŲŲØšŲŲŲŲ Ų ŲŲØąŲŲŲØļŲØŠŲ ØšŲŲŲŲ ŲŲŲŲŲ Ų ŲØŗŲŲŲŲ Ų
Tholabul 'ilmi faridhotun ala kulli muslim
Artinya: "Menuntut ilmu itu wajib bagi setiap muslim." (HR. Muslim)
Selain melalui hadits, perintah untuk menuntut ilmu juga disebutkan dalam Al-Qur'an. Beberapa surah berikut menjadi dalil penting tentang kewajiban dan keutamaan mencari ilmu, antara lain:
1. Surah Al-Alaq Ayat 1-5
- Ayat 1:
اŲŲŲØąŲØŖŲ Ø¨ŲØ§ØŗŲŲ Ų ØąŲØ¨ŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲØ°ŲŲŲ ØŽŲŲŲŲŲÛ
Iqra' bismi rabbikal-laÅŧÄĢ khalaq(a).
Artinya: Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan!
- Ayat 2:
ØŽŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲØ§ŲŲŲØŗŲاŲŲ Ų ŲŲŲ ØšŲŲŲŲŲÛ
Khalaqal-insÄna min 'alaq(in).
Artinya: "Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah."
- Ayat 3:
اŲŲŲØąŲØŖŲ ŲŲØąŲبŲŲŲŲ Ø§ŲŲØ§ŲŲŲØąŲŲ ŲÛ
Iqra' wa rabbukal-akram(u).
Artinya: "Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Mahamulia,"
- Ayat 4:
اŲŲŲØ°ŲŲŲ ØšŲŲŲŲŲ Ų Ø¨ŲØ§ŲŲŲŲŲŲŲ ŲÛ
AllaÅŧÄĢ 'allama bil-qalam(i).
Artinya: "Yang mengajar (manusia) dengan pena"
- Ayat 5:
ØšŲŲŲŲŲ Ų Ø§ŲŲØ§ŲŲŲØŗŲاŲŲ Ų ŲØ§ ŲŲŲ Ų ŲŲØšŲŲŲŲ ŲÛ
'Allamal-insÄna mÄ lam ya'lam.
Artinya: "Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya."
2. Surah At-Taubah Ayat 122
ŲŲŲ ŲØ§ ŲŲØ§ŲŲ Ø§ŲŲŲ ŲØ¤ŲŲ ŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲŲŲŲŲŲŲØąŲŲŲØ§ ŲŲØ§Û¤ŲŲŲØŠŲÛ ŲŲŲŲŲŲŲŲØ§ ŲŲŲŲØąŲ Ų ŲŲŲ ŲŲŲŲŲ ŲŲØąŲŲŲØŠŲ Ų ŲŲŲŲŲŲŲ Ų ØˇŲØ§Û¤ŲŲŲŲŲØŠŲ ŲŲŲŲŲØĒŲŲŲŲŲŲŲŲŲŲØ§ ŲŲŲ Ø§ŲØ¯ŲŲŲŲŲŲ ŲŲŲŲŲŲŲŲØ°ŲØąŲŲŲØ§ ŲŲŲŲŲ ŲŲŲŲ Ų Ø§ŲØ°Ųا ØąŲØŦŲØšŲŲŲŲØ§ اŲŲŲŲŲŲŲŲ Ų ŲŲØšŲŲŲŲŲŲŲ Ų ŲŲØŲØ°ŲØąŲŲŲŲŲ
Wa mÄ kÄnal-mu'minÅĢna liyanfirÅĢ kÄffah(tan), falau lÄ nafara min kulli firqatim minhum ášÄ'ifatul liyatafaqqahÅĢ fid-dÄĢni wa liyunÅŧirÅĢ qaumahum iÅŧÄ raja'ÅĢ ilaihim la'allahum yaá¸ĨÅŧarÅĢn(a).
Artinya: "Tidak sepatutnya orang-orang mukmin pergi semuanya (ke medan perang). Mengapa sebagian dari setiap golongan di antara mereka tidak pergi (tinggal bersama Rasulullah) untuk memperdalam pengetahuan agama mereka dan memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali, agar mereka dapat menjaga dirinya?"
3. Surah Al-Anbiya Ayat 7
ŲŲŲ ŲØ§Ų Ø§ŲØąŲØŗŲŲŲŲŲØ§ ŲŲØ¨ŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲØ§ ØąŲØŦŲØ§ŲŲØ§ ŲŲŲŲŲØŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲŲŲŲŲ Ų ŲŲØŗŲŲŲŲŲŲŲŲŲØ§ اŲŲŲŲŲ Ø§ŲØ°ŲŲŲŲØąŲ اŲŲŲ ŲŲŲŲØĒŲŲ Ų ŲŲØ§ ØĒŲØšŲŲŲŲ ŲŲŲŲŲ
Wa mÄ arsalnÄ qablaka illÄ rijÄlan nÅĢá¸ĨÄĢ ilaihim fas'alÅĢ ahlaÅŧ-Åŧikri in kuntum lÄ ta'lamÅĢn(a).
Artinya: "Kami tidak mengutus sebelum engkau (Nabi Muhammad) melainkan beberapa orang laki-laki yang Kami beri wahyu kepada mereka. Maka, bertanyalah kepada orang yang berilmu jika kamu tidak mengetahui."
4. Surah Al-Mujadalah Ayat 11
ŲŲ°ŲØ§ŲŲŲŲŲŲØ§ اŲŲŲØ°ŲŲŲŲŲ Ø§Ų°Ų ŲŲŲŲŲŲØ§ Ø§ŲØ°Ųا ŲŲŲŲŲŲ ŲŲŲŲŲ Ų ØĒŲŲŲØŗŲŲØŲŲŲØ§ ŲŲŲ Ø§ŲŲŲ ŲØŦŲ°ŲŲØŗŲ ŲŲØ§ŲŲØŗŲØŲŲŲØ§ ŲŲŲŲØŗŲØŲ اŲŲŲŲ°ŲŲ ŲŲŲŲŲ ŲÛ ŲŲØ§ŲØ°ŲØ§ ŲŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲØ´ŲØ˛ŲŲŲØ§ ŲŲØ§ŲŲØ´ŲØ˛ŲŲŲØ§ ŲŲØąŲŲŲØšŲ اŲŲŲŲ°ŲŲ Ø§ŲŲŲØ°ŲŲŲŲŲ Ø§Ų°Ų ŲŲŲŲŲØ§ Ų ŲŲŲŲŲŲ ŲÛ ŲŲØ§ŲŲŲØ°ŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲØĒŲŲØ§ اŲŲØšŲŲŲŲ Ų Ø¯ŲØąŲØŦŲ°ØĒŲÛ ŲŲØ§ŲŲŲŲ°ŲŲ Ø¨ŲŲ ŲØ§ ØĒŲØšŲŲ ŲŲŲŲŲŲŲ ØŽŲØ¨ŲŲŲØąŲ
YÄ ayyuhal-laÅŧÄĢna ÄmanÅĢ iÅŧÄ qÄĢla lakum tafassaá¸ĨÅĢ fil-majÄlisi fafsaá¸ĨÅĢ yafsaá¸ĨillÄhu lakum, wa iÅŧÄ qÄĢlansyuzÅĢ fansyuzÅĢ yarfa'illÄhul-laÅŧÄĢna ÄmanÅĢ minkum, wal-laÅŧÄĢna ÅĢtul-'ilma darajÄt(in), wallÄhu bimÄ ta'malÅĢna khabÄĢr(un).
Artinya: "Wahai orang-orang yang beriman, apabila dikatakan kepadamu 'Berilah kelapangan di dalam majelis-majelis,' lapangkanlah, niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Apabila dikatakan, 'Berdirilah,' (kamu) berdirilah. Allah niscaya akan mengangkat orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat. Allah Maha Teliti terhadap apa yang kamu kerjakan."
5. Surah Ali Imran Ayat 18
Ø´ŲŲŲØ¯Ų اŲŲŲŲ°ŲŲ Ø§ŲŲŲŲŲŲ ŲŲØ§Ų اŲŲŲ°ŲŲ Ø§ŲŲŲŲØ§ ŲŲŲŲÛ ŲŲØ§ŲŲŲ ŲŲŲ°Û¤ŲŲŲŲŲØŠŲ ŲŲØ§ŲŲŲŲŲØ§ اŲŲØšŲŲŲŲ Ų ŲŲØ§Û¤ŲŲŲŲ ŲØ§Ûĸ Ø¨ŲØ§ŲŲŲŲØŗŲØˇŲÛ ŲŲØ§Ų اŲŲŲ°ŲŲ Ø§ŲŲŲŲØ§ ŲŲŲŲ Ø§ŲŲØšŲØ˛ŲŲŲØ˛Ų اŲŲØŲŲŲŲŲŲ Ų
SyahidallÄhu annahÅĢ lÄ ilÄha illÄ huw(a), wal-malÄ'ikatu wa ulul-'ilmi qÄ'imam bil-qisáš(i), lÄ ilÄha illÄ huwal-'azÄĢzul-á¸ĨakÄĢm(u).
Artinya: "Allah menyatakan bahwa tidak ada tuhan selain Dia, (Allah) yang menegakkan keadilan. (Demikian pula) para malaikat dan orang berilmu. Tidak ada tuhan selain Dia, Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana."
Apa Saja Manfaat Menuntut Ilmu Menurut Islam?
Mengutip buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti karya Muhammad Khoirul Niam dan Machnunah Ani Zulfah, menuntut ilmu memiliki banyak manfaat bagi kehidupan seorang Muslim. Beberapa di antaranya sebagai berikut:
1. Membuat Seseorang Lebih Takut dan Taat kepada Allah SWT
Dengan ilmu, seseorang lebih memahami ajaran agama sehingga tumbuh rasa takut dan patuh hanya kepada Allah SWT.
2. Membuka Jalan Menuju Surga Allah SWT
Ilmu yang baik dan bermanfaat, ketika dipelajari dan diamalkan, dapat membawa keberkahan serta memudahkan jalan menuju surga-Nya.
3. Pahalanya Terus Mengalir Meski Sudah Meninggal Dunia
Orang yang mengajarkan ilmunya kepada orang lain akan tetap mendapat pahala walaupun telah wafat.
4. Derajatnya Diangkat oleh Allah SWT
Allah SWT meninggikan kedudukan orang-orang yang berilmu dibandingkan mereka yang tidak menuntut ilmu.
5. Membentuk Pribadi yang Lebih Baik dan Berkualitas
Orang yang bersungguh-sungguh menuntut ilmu karena Allah SWT akan memiliki sikap dan kualitas diri yang lebih baik dibandingkan orang yang malas belajar.
(inf/inf)












































Komentar Terbanyak
Arab Saudi Resmi Tetapkan Idul Fitri 20 Maret 2026
Apakah Nanti Malam Takbiran? Ini Prediksinya
Hasil Sidang Isbat Lebaran Idul Fitri 2026 Diumumkan Jam Berapa?