Doa dan Niat Sholat Hajat, Lengkap dengan Keutamaannya

Doa dan Niat Sholat Hajat, Lengkap dengan Keutamaannya

Devi Setya - detikHikmah
Minggu, 25 Jan 2026 20:00 WIB
Doa dan Niat Sholat Hajat, Lengkap dengan Keutamaannya
ilustrasi sholat hajat (Foto: Freepik)
Jakarta -

Dalam kehidupan, setiap manusia pasti memiliki kebutuhan, keinginan, dan persoalan yang ingin diselesaikan. Islam mengajarkan umatnya untuk tidak hanya berikhtiar secara lahiriah, tetapi juga mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui doa dan ibadah.

Salah satu ibadah sunnah yang dianjurkan ketika memiliki hajat atau kebutuhan tertentu adalah sholat hajat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sholat hajat merupakan sarana bagi seorang muslim untuk memohon pertolongan dan kemudahan kepada Allah SWT dengan penuh ketundukan dan harapan.

Dikutip dari buku Penuntun Mengerjakan Shalat Hajat karya Ali Akbar bin Aqil, sholat hajat adalah sholat yang dilakukan agar Allah SWT mengabulkan keinginan-keinginan kita.

ADVERTISEMENT

Secara bahasa, kata hajat berarti kebutuhan atau keperluan. Sedangkan secara istilah, sholat hajat adalah sholat sunnah yang dikerjakan dengan tujuan memohon kepada Allah SWT agar hajat atau kebutuhan tertentu dikabulkan, baik yang berkaitan dengan urusan dunia maupun akhirat.

Sholat ini menjadi bentuk penghambaan dan tawakal seorang hamba kepada Allah, dengan meyakini bahwa hanya Dia yang Maha Kuasa mengabulkan setiap permohonan.

Hukum Sholat Hajat

Hukum sholat hajat adalah sunnah. Artinya, jika dikerjakan akan mendapatkan pahala, dan jika ditinggalkan tidak berdosa.

Dasar disyariatkannya sholat hajat diambil dari hadits Rasulullah SAW. Dari Abdullah bin Abu Awfa RA berkata, Rasulullah SAW bersabda,

"Barang siapa memiliki hajat kepada Allah atau kepada salah seorang dari manusia, maka hendaklah ia berwudhu dan menyempurnakan wudhunya, kemudian sholat dua rakaat..." (HR. Tirmidzi)

Hadits ini menjadi landasan bahwa sholat dua rakaat dapat dijadikan wasilah untuk memohon terkabulnya suatu hajat.

Niat Sholat Hajat

Mengutip Buku Panduan Sholat Lengkap (Wajib & Sunah) karya Saiful Hadi El Sutha berikut niat yang bisa dibaca ketika sholat hajat,

اُصَلِّى سُنَّةَ الْحَاجَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلهِ تَعَالَى

Ushollii sunnatal haajati rok'aataini lillahi ta'ala.

Artinya: "Aku berniat sholat Hajat sunnah hajat dua raka'at karena Allah Ta'ala."

Tata Cara Sholat Hajat

Dikutip dari buku Menjemput Berkah Lewat Shalat Hajat karya Abu Khansa Al-Harits, berikut tata cara sholat Hajat yang bisa menjadi panduan bagi umat Islam.

Niat
Takbiratul ihram
Membaca doa iftitah, dilanjutkan membaca surah Al Fatihah dan salah satu surah di Al-Qur'an.
Ruku'
I'tidal
Sujud yang pertama
Duduk di antara dua sujud
Sujud yang kedua
Bangkit dari sujud lalu lakukan rakaat kedua seperti rakaat pertama
Tasyahud akhir
Salam

Doa setelah Sholat Hajat

Setelah selesai sholat Hajat, hendaknya duduk dengan khusyu' lalu membaca istighfar.

اَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ

Astaghfirullahal 'azhim

Artinya: "Aku memohon ampunan kepada Allah Yang Mahaagung."

Selanjutnya, membaca sholawat atas Rasulullah SAW sebanyak 100 kali atau sekurang-kurangnya 33 kali. Berikut bacaannya,

اَللّهُمَّ صَلِّ عَلى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلاةَ الرِّضا وَارْضَ عَنْ اَصْحَابِه رِضَاءَ الرِّضا

Allahumma shalli 'ala Sayyidina Muhammadin shalatar-ridha wardha'an ashhabihir ridhaa ar-ridhaa

Artinya: "Wahai Tuhanku, limpahkan kesejahteraan kepada junjungan kami, Nabi Muhammad SAW, kesejahteraan yang diridai, dan ridailah sahabat-sahabat beliau semuanya."

Lalu, dilanjut dengan membaca doa sebagai berikut.

لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ الحَلِيْمُ الكَرِيْمُ ، سُبْحَانَ اللهِ رَبِّ العَرْشِ العَظِيْم ، الحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ ، أَسْأَلُكَ مُوْجِبَاتِ رَحْمَتِكَ ، وَعَزَائِمَ مَغْفِرَتِكَ ، وَالغَنِيْمَةَ مِنْ كُلِّ بِرٍّ ، وَالسَّلَامَةَ مِنْ كُلِّ إِثْمٍ ، لَا تَدَعْ لِي ذَنْبًا إِلَّا غَفَرْتَهُ ، وَلَا هَمًّا إِلَّا فَرَّجْتَهُ ، وَلَا حَاجَةً هِيَ لَكَ رِضًا إِلَّا قَضَيْتَهَا يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

La ilaha illallahul halimul karim. Subhanallahi rabbil 'arsyil karimil 'azhim. Alhamdulillahi rabbil 'alamin. As'aluka mujibati rahmatik, wa 'aza'ima maghfiratik, wal ghanimata min kulli birrin, was salamata min kulli itsmin. La tada' li dzanban illa ghafartah, wa la hamman illa farrajtah, wa la hajatan hiya laka ridhan illa qadhaitaha ya arhamar rahimin.

Artinya: "Tidak ada Tuhan melainkan Allah yang Maha Lembut dan Maha Penyantun, Mahasuci Allah Tuhan Pemelihara Arsy' yang Mahaagung. Segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam. Kepada-Mu-lah aku memohon sesuatu yang mewajibkan rahmat-Mu dan sesuatu yang mendatangkan ampunan-Mu, serta memperoleh keuntungan pada tiap-tiap kebaikan dan keselamatan dari segala dosa. Janganlah Engkau biarkan dosa pada diriku melainkan Engkau ampuni, dan tidak ada suatu kesulitan melainkan Engkau memberi jalan keluar, dan tidak pula suatu hajat/keinginan yang mendapat kerelaan-Mu melainkan Engkau kabulkan. Wahai Tuhan yang Maha Pengasih dan Penyayang." (HR Tirmidzi dan Ibnu Abu Aufa)

Kemudian, sampaikanlah atau mohonlah apa yang menjadi kebutuhan atau hajat kepada Allah SWT dengan khusyuk, sambil memperbanyak bacaan berikut.

لَا إِلَٰهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ

La ilaha illa anta subhanaka inni kuntu minazh-zhalimin

Artinya: "Tiada Tuhan yang patut disembah melainkan hanya Engkau, Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku ini adalah dari golongan orang-orang yang berbuat aniaya."

Keutamaan Sholat Hajat

Dirangkum dari buku Mahadahsyat Shalat Hajat! karya Syarif Hidayatullah, berikut beberapa keutamaan sholat hajat:

1. Meningkatkan Kedekatan dengan Allah SWT

Sholat hajat menjadi sarana efektif untuk menghadirkan kekhusyukan dalam ibadah. Ketika seorang hamba memiliki kebutuhan dan harapan tertentu, ia akan lebih sungguh-sungguh menghadapkan hati kepada Allah SWT. Melalui sholat hajat, kesadaran akan keterbatasan diri semakin kuat, sehingga hubungan spiritual dengan Allah SWT menjadi lebih dekat dan bermakna.

2. Menjaga Diri dari Perbuatan Terlarang dan Kesalahan

Dalam kondisi sulit, manusia kerap tergoda untuk menempuh jalan yang tidak dibenarkan demi menyelesaikan masalahnya. Sholat hajat berfungsi sebagai pengendali diri, karena seorang hamba yang menggantungkan harapannya kepada Allah SWT akan lebih berhati-hati dalam bersikap dan bertindak. Keimanan yang kuat melalui sholat hajat membantu menjauhkan diri dari perbuatan yang dilarang.

3. Memberikan Ketenangan Hati

Sholat hajat juga menghadirkan ketenangan batin bagi siapapun yang mengerjakannya. Ketika permohonan belum dikabulkan, Allah SWT tetap menganugerahkan ketenteraman dan kekuatan hati.




(dvs/inf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads