Tata Cara Tahlilan dan Doa yang Diajarkan dalam Islam

Tata Cara Tahlilan dan Doa yang Diajarkan dalam Islam

Devi Setya - detikHikmah
Sabtu, 25 Okt 2025 19:00 WIB
Tata Cara Tahlilan dan Doa yang Diajarkan dalam Islam
ilustrasi Foto: Freepik
Jakarta -

Tahlilan merupakan salah satu tradisi keagamaan yang sangat akrab di tengah masyarakat muslim Indonesia. Acara ini biasanya dilakukan untuk mendoakan orang yang telah meninggal dunia, baik pada malam pertama kematian, hari ketujuh, ke-40, ke-100, hingga haul (peringatan satu tahun kematian).

Meskipun tahlilan tidak secara eksplisit disebut dalam Al-Qur'an maupun hadits secara tekstual, namun hakikatnya, yaitu mendoakan orang yang telah wafat, memiliki dasar yang kuat dalam ajaran Islam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam hadits, Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk memperbanyak doa bagi orang yang telah meninggal, sebagaimana sabdanya:

"Apabila manusia meninggal dunia, maka terputuslah amalnya kecuali tiga hal: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang mendoakannya." (HR. Muslim)

ADVERTISEMENT

Dengan semangat inilah tradisi tahlilan lahir, sebagai bentuk ikhtiar untuk memperbanyak doa dan dzikir bersama demi kebaikan almarhum atau almarhumah.

Makna Tahlilan

Dikutip dari buku Panduan Fardu Kifayah Beserta Doa karya H. Sopian Riduan, S.Ag., M.Pd., kata tahlil berasal dari kalimat "lā ilāha illallāh", yang berarti "tiada tuhan selain Allah". Maka secara makna, tahlilan berarti kegiatan berdzikir, membaca ayat-ayat Al-Qur'an, serta memanjatkan doa yang disertai dengan pembacaan kalimat tauhid dan dzikir lainnya.

Dalam praktiknya, tahlilan bukan hanya tentang membaca dzikir, tetapi juga mengandung nilai silaturahmi, kegiatan sosial, dan kepedulian terhadap sesama umat Islam, khususnya keluarga yang sedang berduka.

Tata Cara dan Bacaan Tahlil Lengkap

Dirangkum dari buku Surat Yasin dan Tahlil yang disusun Muhammad Abdul Karim, berikut susunan bacaan tahlil lengkap yang bisa diamalkan umat Islam.

1. Surat Al-Fatihah

Ø¨ŲØŗŲ’Ų…Ų Ø§Ų„Ų„Ų‘Ų°Ų‡Ų Ø§Ų„ØąŲ‘ŲŽØ­Ų’Ų…Ų°Ų†Ų Ø§Ų„ØąŲ‘ŲŽØ­ŲŲŠŲ’Ų…Ų - 1 Ø§ŲŽŲ„Ų’Ø­ŲŽŲ…Ų’Ø¯Ų ؄ؐ؄ؑذ؇ؐ ØąŲŽØ¨Ų‘Ų Ø§Ų„Ų’ØšŲ°Ų„ŲŽŲ…ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽÛ™ - 2 Ø§Ų„ØąŲ‘ŲŽØ­Ų’Ų…Ų°Ų†Ų Ø§Ų„ØąŲ‘ŲŽØ­ŲŲŠŲ’Ų…ŲÛ™ - 3 Ų…Ų°Ų„ŲŲƒŲ ŲŠŲŽŲˆŲ’Ų…Ų Ø§Ų„Ø¯Ų‘ŲŲŠŲ’Ų†ŲÛ— - 4 Ø§ŲŲŠŲ‘ŲŽØ§ŲƒŲŽ Ų†ŲŽØšŲ’Ø¨ŲØ¯Ų ŲˆŲŽØ§ŲŲŠŲ‘ŲŽØ§ŲƒŲŽ Ų†ŲŽØŗŲ’ØĒŲŽØšŲŲŠŲ’Ų†ŲÛ— - 5 Ø§ŲŲ‡Ų’Ø¯ŲŲ†ŲŽØ§ Ø§Ų„ØĩŲ‘ŲØąŲŽØ§ØˇŲŽ Ø§Ų„Ų’Ų…ŲØŗŲ’ØĒŲŽŲ‚ŲŲŠŲ’Ų…ŲŽÛ™ - 6 ØĩŲØąŲŽØ§ØˇŲŽ Ø§Ų„Ų‘ŲŽØ°ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ Ø§ŲŽŲ†Ų’ØšŲŽŲ…Ų’ØĒŲŽ ØšŲŽŲ„ŲŽŲŠŲ’Ų‡ŲŲ…Ų’ ەۙ ØēŲŽŲŠŲ’ØąŲ Ø§Ų„Ų’Ų…ŲŽØēŲ’ØļŲŲˆŲ’Ø¨Ų ØšŲŽŲ„ŲŽŲŠŲ’Ų‡ŲŲ…Ų’ ŲˆŲŽŲ„ŲŽØ§ Ø§Ų„ØļŲ‘ŲŽØ§Û¤Ų„Ų‘ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ - 7

Latin: Bismillāhir-raá¸Ĩmānir-raá¸ĨÄĢm. Al-á¸Ĩamdu lillāhi rabbil-'ālamÄĢn. Ar-raá¸Ĩmānir-raá¸ĨÄĢm. Māliki yaumid-dÄĢn. Iyyāka na'budu wa iyyāka nasta'ÄĢn. IhdinaášŖ-ášŖirāᚭal-mustaqÄĢm. ShirāᚭallaÅŧÄĢna an'amta 'alaihim gairil-magḍáģĨbi 'alaihim wa laḍ-ḍāllÄĢn.

Artinya: "Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, Pemilik hari Pembalasan. Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan. Bimbinglah kami ke jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat, bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) orang-orang yang sesat."

2. Surat Al-Ikhlas (3 kali)
Ø¨ŲØŗŲ’Ų…Ų Ø§Ų„Ų„Ų‡Ų Ø§Ų„ØąŲ‘ŲŽØ­Ų’Ų…ŲŽŲ†Ų Ø§Ų„ØąŲ‘ŲŽØ­ŲŲŠŲ’Ų…Ų. Ų‚ŲŲ„Ų’ Ų‡ŲŲˆŲŽ Ø§Ų„Ų„Ų‡Ų Ø§ŲŽØ­ŲŽØ¯ŲŒ. Ø§ŲŽŲ„Ų„Ų‡Ų Ø§Ų„ØĩŲ‘ŲŽŲ…ŲŽØ¯Ų. Ų„ŲŽŲ…Ų’ ŲŠŲŽŲ„ŲØ¯Ų’ ŲˆŲŽŲ„ŲŽŲ…Ų’ ŲŠŲŲˆŲ’Ų„ŲŽØ¯Ų’. ŲˆŲŽŲ„ŲŽŲ…Ų’ ŲŠŲŽŲƒŲŒŲ†Ų’ Ų„ŲŽŲ‡Ų ŲƒŲŲŲŲˆŲ‹Ø§ Ø§ŲŽØ­ŲŽØ¯ŲŒ

Latin: Qul huwallāhu aá¸Ĩad(un). AllāhuášŖ-ášŖamad(u). Lam yalid wa lam yÅĢlad. Wa lam yakul lahÅĢ kufuwan aá¸Ĩad(un).

Artinya, "Dengan menyebut nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang. Katakanlah, 'Dialah yang maha esa. Allah adalah tuhan tempat bergantung oleh segala sesuatu. Dia tidak beranak dan tidak diperanakkan. Dan tidak ada seorangpun yang setara dengan-Nya.'" (3 kali).

3. Tahlil dan Takbir
Ų„Ø§ŲŽ Ø§ŲŲ„ŲŽŲ‡ŲŽ Ø§ŲŲ„Ø§Ų‘ŲŽ Ø§Ų„Ų„Ų‡Ų ŲˆŲŽØ§Ų„Ų„Ų‡Ų Ø§ŲŽŲƒŲ’Ø¨ŲŽØąŲ

Latin: Laa ilaaha illallaahu waAllahu Akbar

Artinya, "Tiada tuhan yang layak disembah kecuali Allah. Allah maha besar."

4. Surat Al-Falaq
ŲØŗŲ’Ų…Ų Ø§Ų„Ų„Ų‡Ų Ø§Ų„ØąŲ‘ŲŽØ­Ų’Ų…ŲŽŲ†Ų Ø§Ų„ØąŲ‘ŲŽØ­ŲŲŠŲ’Ų…Ų. Ų‚ŲŲ„Ų’ Ø§ŲŽØšŲŲˆŲ’Ø°Ų Ø¨ŲØąŲŽØ¨Ų‘Ų Ø§Ų„Ų’ŲŲŽŲ„ŲŽŲ‚Ų. ؅ؐ؆ؒ Ø´ŲŽØąŲ‘Ų Ų…ŲŽØ§ ØŽŲŽŲ„ŲŽŲ‚ŲŽ. ŲˆŲŽŲ…ŲŲ†Ų’ Ø´ŲŽØąŲ‘Ų ØēŲŽØ§ØŗŲŲ‚Ų Ø§ŲØ°ŲŽØ§ ŲˆŲŽŲ‚ŲŽØ¨ŲŽ. ŲˆŲŽŲ…ŲŲ†Ų’ Ø´ŲŽØąŲ‘Ų Ø§Ų„Ų†Ų‘ŲŽŲŲŽØ§ØĢاØĒؐ ؁ؐ؉ Ø§Ų„Ų’ØšŲŲ‚ŲŽØ¯Ų. ŲˆŲŽŲ…ŲŲ†Ų’ Ø´ŲŽØąŲ‘Ų Ø­ŲŽØ§ØŗŲØ¯Ų Ø§ŲØ°ŲŽØ§ Ø­ŲŽØŗŲŽØ¯ŲŽ

Latin: Qul a'áģĨÅŧu birabbil-falaq. Min syarri mā khalaq. Wa min syarri gāsiqin iÅŧā waqab. Wa min syarrin-naffāᚥāti fil-'uqad. Wa min syarri á¸Ĩāsidin iÅŧā á¸Ĩasad.

Artinya: "Katakanlah (Nabi Muhammad), "Aku berlindung kepada Tuhan yang (menjaga) fajar (subuh) dari kejahatan (makhluk yang) Dia ciptakan, dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dari kejahatan perempuan-perempuan (penyihir) yang meniup pada buhul-buhul (talinya), dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki."

5. Tahlil dan Takbir
Ų„Ø§ŲŽ Ø§ŲŲ„ŲŽŲ‡ŲŽ Ø§ŲŲ„Ø§Ų‘ŲŽ Ø§Ų„Ų„Ų‡Ų ŲˆŲŽØ§Ų„Ų„Ų‡Ų Ø§ŲŽŲƒŲ’Ø¨ŲŽØąŲ

Latin: Laa ilaaha illallaahu waAllahu Akbar

Artinya, "Tiada tuhan yang layak disembah kecuali Allah. Allah maha besar."

6. Surat An-Nas
Ø¨ŲØŗŲ’Ų…Ų Ø§Ų„Ų„Ų‡Ų Ø§Ų„ØąŲ‘ŲŽØ­Ų’Ų…ŲŽŲ†Ų Ø§Ų„ØąŲ‘ŲŽØ­ŲŲŠŲ’Ų…Ų. Ų‚ŲŲ„Ų’ Ø§ŲŽØšŲŲˆØ°Ų Ø¨ŲØąŲŽØ¨Ų‘Ų Ø§Ų„Ų†Ų‘ŲŽØ§ØŗŲ. Ų…ŲŽŲ„ŲŲƒŲ Ø§Ų„Ų†Ų‘ŲŽØ§ØŗŲ. Ø§ŲŲ„ŲŽŲ‡Ų Ø§Ų„Ų†Ų‘ŲŽØ§ØŗŲ. ؅ؐ؆ؒ Ø´ŲŽØąŲ‘Ų Ø§Ų„Ų’ŲˆŲŽØŗŲ’ŲˆŲŽØ§ØŗŲ Ø§Ų„Ų’ØŽŲŽŲ†Ų‘ŲŽØ§ØŗŲ. Ø§Ų„Ų‘ŲŽØ°ŲŲ‰ ŲŠŲŲˆŲŽØŗŲ’ŲˆŲØŗŲ ؁ؐ؉ ØĩŲØ¯ŲŲˆŲ’ØąŲ Ø§Ų„Ų†Ų‘ŲŽØ§ØŗŲ. Ų…ŲŲ†ŲŽ Ø§Ų„Ų’ØŦŲŲ†Ų‘ŲŽØŠŲ ŲˆŲŽØ§Ų„Ų†Ų‘ŲŽØ§ØŗŲ

Latin: Qul a'áģĨÅŧu birabbin-nās. Malikin-nās. Ilāhin-nās. Min syarril-waswāsil-khannās. AllaÅŧÄĢ yuwaswisu fÄĢ ášŖudáģĨrin-nās. Minal-jinnati wan-nās.

Artinya: "Katakanlah (Nabi Muhammad), "Aku berlindung kepada Tuhan manusia, raja manusia, sembahan manusia dari kejahatan (setan) pembisik yang bersembunyi yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia."

7. Tahlil dan Takbir
Ų„Ø§ŲŽ Ø§ŲŲ„ŲŽŲ‡ŲŽ Ø§ŲŲ„Ø§Ų‘ŲŽ Ø§Ų„Ų„Ų‡Ų ŲˆŲŽØ§Ų„Ų„Ų‡Ų Ø§ŲŽŲƒŲ’Ø¨ŲŽØąŲ

Latin: Laa ilaaha illallaahu waAllahu Akbar

Artinya, "Tiada tuhan yang layak disembah kecuali Allah. Allah maha besar."

8. Surat Al-Fatihah

Ø¨ŲØŗŲ’Ų…Ų Ø§Ų„Ų„Ų‘Ų°Ų‡Ų Ø§Ų„ØąŲ‘ŲŽØ­Ų’Ų…Ų°Ų†Ų Ø§Ų„ØąŲ‘ŲŽØ­ŲŲŠŲ’Ų…Ų - 1 Ø§ŲŽŲ„Ų’Ø­ŲŽŲ…Ų’Ø¯Ų ؄ؐ؄ؑذ؇ؐ ØąŲŽØ¨Ų‘Ų Ø§Ų„Ų’ØšŲ°Ų„ŲŽŲ…ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽÛ™ - 2 Ø§Ų„ØąŲ‘ŲŽØ­Ų’Ų…Ų°Ų†Ų Ø§Ų„ØąŲ‘ŲŽØ­ŲŲŠŲ’Ų…ŲÛ™ - 3 Ų…Ų°Ų„ŲŲƒŲ ŲŠŲŽŲˆŲ’Ų…Ų Ø§Ų„Ø¯Ų‘ŲŲŠŲ’Ų†ŲÛ— - 4 Ø§ŲŲŠŲ‘ŲŽØ§ŲƒŲŽ Ų†ŲŽØšŲ’Ø¨ŲØ¯Ų ŲˆŲŽØ§ŲŲŠŲ‘ŲŽØ§ŲƒŲŽ Ų†ŲŽØŗŲ’ØĒŲŽØšŲŲŠŲ’Ų†ŲÛ— - 5 Ø§ŲŲ‡Ų’Ø¯ŲŲ†ŲŽØ§ Ø§Ų„ØĩŲ‘ŲØąŲŽØ§ØˇŲŽ Ø§Ų„Ų’Ų…ŲØŗŲ’ØĒŲŽŲ‚ŲŲŠŲ’Ų…ŲŽÛ™ - 6 ØĩŲØąŲŽØ§ØˇŲŽ Ø§Ų„Ų‘ŲŽØ°ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ Ø§ŲŽŲ†Ų’ØšŲŽŲ…Ų’ØĒŲŽ ØšŲŽŲ„ŲŽŲŠŲ’Ų‡ŲŲ…Ų’ ەۙ ØēŲŽŲŠŲ’ØąŲ Ø§Ų„Ų’Ų…ŲŽØēŲ’ØļŲŲˆŲ’Ø¨Ų ØšŲŽŲ„ŲŽŲŠŲ’Ų‡ŲŲ…Ų’ ŲˆŲŽŲ„ŲŽØ§ Ø§Ų„ØļŲ‘ŲŽØ§Û¤Ų„Ų‘ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ - 7

Latin: Bismillāhir-raá¸Ĩmānir-raá¸ĨÄĢm. Al-á¸Ĩamdu lillāhi rabbil-'ālamÄĢn. Ar-raá¸Ĩmānir-raá¸ĨÄĢm. Māliki yaumid-dÄĢn. Iyyāka na'budu wa iyyāka nasta'ÄĢn. IhdinaášŖ-ášŖirāᚭal-mustaqÄĢm. ShirāᚭallaÅŧÄĢna an'amta 'alaihim gairil-magḍáģĨbi 'alaihim wa laḍ-ḍāllÄĢn.

Artinya: "Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, Pemilik hari Pembalasan. Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan. Bimbinglah kami ke jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat, bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) orang-orang yang sesat."

9. Awal Surat Al-Baqarah

ŲØŗŲ’Ų…Ų Ø§Ų„Ų„Ų‡Ų Ø§Ų„ØąŲ‘ŲŽØ­Ų’Ų…ŲŽŲ†Ų Ø§Ų„ØąŲ‘ŲŽØ­ŲŲŠŲ’Ų…Ų. Ø§Ų„Ų…Ų‘. Ø°ŲŽŲ„ŲŲƒŲŽ Ø§Ų„ŲƒŲØĒØ§Ø¨Ų Ų„Ø§ŲŽØąŲŽŲŠŲ’Ø¨ŲŽ ŲŲŲŠŲ’Ų‡Ų Ų‡ŲØ¯ŲŽŲ‰ Ų„ŲŲ„Ų’Ų…ŲØĒŲ‘ŲŽŲ‚ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ. Ø§Ų„Ų‘ŲŽØ°ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ ŲŠŲØ¤Ų’Ų…ŲŲ†ŲŲˆŲ†ŲŽ Ø¨ŲØ§Ų„Ų’ØēŲŽŲŠŲ’Ø¨Ų ŲˆŲŽŲŠŲŲ‚ŲŲŠŲ’Ų…ŲŲˆŲ†ŲŽ Ø§Ų„ØĩŲ‘ŲŽŲ„ŲŽØ§ØŠŲŽ ŲˆŲŽŲ…ŲŲ…Ų‘ŲŽØ§ ØąŲŽØ˛ŲŽŲ‚Ų’Ų†ŲŽØ§Ų‡ŲŲ…Ų’ ŲŠŲŲ†Ų’ŲŲŲ‚ŲŲˆŲ†ŲŽ. ŲˆŲŽØ§Ų„Ų‘ŲŽØ°ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ ŲŠŲØ¤Ų’Ų…ŲŲ†ŲŲˆŲ†ŲŽ Ø¨ŲŲ…ŲŽØ§ Ø§ŲŲ†Ų’Ø˛ŲŲ„ŲŽ Ø§ŲŲ„ŲŽŲŠŲ’ŲƒŲŽ ŲˆŲŽŲ…ŲŽØ§ Ø§ŲŲ†Ų’Ø˛ŲŲ„ŲŽ ؅ؐ؆ Ų‚ŲŽØ¨Ų’Ų„ŲŲƒŲŽ ŲˆŲŽØ¨ŲØ§Ų„Ų’Ø§ŲŽØŽŲØąŲŽØŠŲ Ų‡ŲŲ…Ų’ ŲŠŲŲˆŲ‚ŲŲ†ŲŲˆŲ†ŲŽ. Ø§ŲŲˆŲ„ŲŽØĻŲŲƒŲŽ ØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰ Ų‡ŲØ¯Ų‹Ų‰ ؅ؑؐ؆ ØąŲ‘ŲŽØ¨Ų‘ŲŲ‡ŲŲ…Ų’ØŒ ŲˆŲŽØ§ŲŲˆŲ„ŲŽØĻŲŲƒŲŽ Ų‡ŲŲ…Ų Ø§Ų„Ų’Ų…ŲŲŲ’Ų„ŲØ­ŲŲˆŲ†ŲŽ

Latin: Alif lām mÄĢm. Åģālikal-kitābu lā raiba fÄĢh(i), hudal lil-muttaqÄĢn(a). Al-laÅŧÄĢna yu'minÅĢna bil-gaibi wa yuqÄĢmÅĢnaášŖ-ášŖalāta wa mimmā razaqnāhum yunfiqÅĢn(a). Wal-laÅŧÄĢna yu'minÅĢna bimā unzila ilaika wa mā unzila min qablik(a), wabil-ākhirati hum yÅĢqinÅĢn(a). Ulā'ika 'alā hudam mir rabbihim wa ulā'ika humul-mufliá¸ĨÅĢn(a).

Artinya, "Dengan menyebut nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang. Alif lam mim. Demikian itu kitab ini tidak ada keraguan padanya. Sebagai petunjuk bagi mereka yang bertakwa. Yaitu mereka yang beriman kepada yang ghaib, yang mendirikan shalat, dan menafkahkan sebagian rezeki yang kami anugerahkan kepada mereka. Dan mereka yang beriman kepada kitab Al-Qur'an yang telah diturunkan kepadamu (Muhammad SAW) dan kitab-kitab yang telah diturunkan sebelumnya, serta mereka yakin akan adanya kehidupan akhirat. Mereka itulah yang tetap mendapat petunjuk dari tuhannya. Merekalah orang orang yang beruntung."

10. Surat Al-Baqarah ayat 163
ŲˆŲŽØ§ŲŲ„ŲŽŲ‡ŲŲƒŲŲ…Ų’ Ø§ŲŲ„ŲŽŲ‡ŲŒ ŲˆŲ‘ŲŽØ§Ø­ŲØ¯ŲŒ Ų„Ø§ŲŽ Ø§ŲŲ„ŲŽŲ‡ŲŽ Ø§ŲŲ„Ø§Ų‘ŲŽ Ų‡ŲŲˆŲŽ Ø§Ų„ØąŲ‘ŲŽØ­Ų’Ų…ŲŽŲ†Ų Ø§Ų„ØąŲ‘ŲŽØ­ŲŲŠŲ…Ų

Latin: Wa ilāhukum ilāhuw wāá¸Ĩid(un), lā ilāha illā huwar-raá¸Ĩmānur-raá¸ĨÄĢm(u).

Artinya: "Tuhan kamu adalah Tuhan Yang Maha Esa. Tidak ada Tuhan selain Dia Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang."

11. Ayat Kursi

Ø§Ų„Ų„Ų‡Ų Ų„Ø§ŲŽ Ø§ŲŲ„ŲŽŲ‡ŲŽ Ø§ŲŲ„Ø§Ų‘ŲŽ Ų‡ŲŲˆŲŽ Ø§Ų„Ų’Ø­ŲŽŲ‰Ų‘Ų Ø§Ų„Ų’Ų‚ŲŽŲŠŲ‘ŲŲˆŲ…ŲØŒ Ų„Ø§ŲŽ ØĒŲŽØ§Ų’ ØŽŲØ°ŲŲ‡Ų ØŗŲŲ†ŲŽØŠŲŒ ŲˆŲŽŲ„Ø§ŲŽ Ų†ŲŽŲˆŲ’Ų…ŲŒØŒ Ų„Ų‘ŲŽŲ‡Ų Ų…ŲŽØ§ ؁ؐ؉ Ø§Ų„ØŗŲ‘ŲŽŲ…ŲŽŲˆŲŽØ§ØĒؐ ŲˆŲŽŲ…ŲŽØ§ ؁ؐ؉ Ø§Ų„Ų’Ø§ŲŽØąŲ’ØļŲØŒ Ų…ŲŽŲ†Ų’ Ø°ŲŽØ§ Ø§Ų„Ų‘ŲŽØ°ŲŲ‰ ŲŠŲŽØ´Ų’ŲŲŽØšŲ ØšŲŲ†Ų’Ø¯ŲŽŲ‡Ų Ø§ŲŲ„Ø§Ų‘ŲŽ Ø¨ŲØ§ŲØ°Ų’Ų†ŲŲ‡ŲØŒ ŲŠŲŽØšŲ’Ų„ŲŽŲ…Ų Ų…ŲŽØ§ Ø¨ŲŽŲŠŲ†ŲŽ Ø§ŲŽŲŠŲ’Ø¯ŲŲŠŲ’Ų‡ŲŲ…Ų ŲˆŲŽŲ…ŲŽØ§ ØŽŲŽŲ„Ų’ŲŲŽŲ‡ŲŲ…Ų’ØŒ ŲˆŲŽŲ„Ø§ŲŽ ŲŠŲØ­Ų’ŲŠŲØˇŲŲˆŲ†ŲŽ Ø¨ŲØ´ŲŽŲŠŲ’ØĄŲ ؅ؑؐ؆ؒ ØšŲŲ„Ų’Ų…ŲŲ‡Ų Ø§ŲŲ„Ø§Ų‘ŲŽ Ø¨ŲŲ…ŲŽØ§ Ø´ŲŽØ§ØĄŲŽØŒ ŲˆŲŽØŗŲØšŲŽ ŲƒŲØąŲ’ØŗŲŲŠŲŲ‘Ų‡Ų Ø§Ų„ØŗŲ‘ŲŽŲ…ŲŽŲˆŲŽØ§ØĒؐ ŲˆŲŽØ§Ų„Ų’Ø§ŲŽØąŲ’ØļŲŽØŒ ŲˆŲŽŲ„Ø§ŲŽ ŲŠŲŽØĻŲŲˆØ¯ŲŲ‡Ų Ø­ŲŲŲ’Ø¸ŲŲ‡ŲŲ…ŲØ§ØŒ ŲˆŲŽŲ‡ŲŲˆŲŽ Ø§Ų„Ų’ØšŲŽŲ„ŲŲ‰Ų‘Ų Ø§Ų„Ų’ØšŲŽØ¸ŲŲŠŲ’Ų…Ų

Latin: Allāhu lā ilāha illā huw, al-á¸Ĩayyul-qayyáģĨm, lā ta`khuÅŧuháģĨ sinatuw wa lā na`áģĨm, laháģĨ mā fis-samāwāti wa mā fil-arḍ, man ÅŧallaÅŧÄĢ yasyfa'u 'indahÅĢ illā bi`iÅŧnih, ya'lamu mā baina aidÄĢhim wa mā khalfahum, wa lā yuá¸ĨÄĢáš­áģĨna bisyai`im min 'ilmihÄĢ illā bimā syā`, wasi'a kursiyyuhus-samāwāti wal-arḍ, wa lā ya`áģĨduháģĨ á¸Ĩifáē“uhumā, wa huwal-'aliyyul-'aáē“ÄĢm.

Artinya: "Allah, tidak ada Tuhan selain Dia, Yang Maha Hidup lagi terus-menerus mengurus (makhluk-Nya). Dia tidak dilanda oleh kantuk dan tidak (pula) oleh tidur. Milik-Nyalah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa yang ada di hadapan mereka dan apa yang ada di belakang mereka. Mereka tidak mengetahui sesuatu apa pun dari ilmu-Nya, kecuali apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya (ilmu dan kekuasaan-Nya) meliputi langit dan bumi. Dia tidak merasa berat memelihara keduanya. Dialah yang Maha Tinggi lagi Maha Agung."

12. Surat Al-Baqarah ayat 284-286

Ų„ŲŲ„Ų‘ŲŽŲ‡Ų Ų…ŲŽØ§ ؁ؐ؉ Ø§Ų„ØŗŲ‘ŲŽŲ…ŲŽŲˆŲŽØ§ØĒؐ ŲˆŲŽŲ…ŲŽØ§ ؁ؐ؉ Ø§Ų„Ų’Ø§ŲŽØąŲ’Øļؐ. ŲˆŲŽØ§ŲŲ†Ų’ ØĒŲØ¨Ų’Ø¯ŲŲˆŲ’Ø§ Ų…ŲŽØ§ ؁ؐ؉ Ø§ŲŽŲ†Ų’ŲŲØŗŲŲƒŲŲ…Ų’ Ø§ŲŽŲˆŲ’ ØĒŲŽØŽŲ’ŲŲŲˆŲ’Ų‡Ų ŲŠŲØ­ŲŽØ§ØŗŲØ¨Ų’ŲƒŲŲ…Ų’ Ø¨ŲŲ‡Ų Ø§Ų„Ų„Ų‡Ų. ŲŲŽŲŠŲŽØēŲ’ŲŲØąŲ Ų„ŲŽŲ…ŲŲ†Ų’ ŲŠŲ‘ŲŽØ´ŲŽØ§ØĄŲ ŲˆŲŽŲŠŲØšŲ’Ø°Ų‘ŲØ¨Ų Ų…ŲŽŲ†Ų’ ŲŠŲ‘ŲŽØ´ŲŽØ§ØĄŲ. ŲˆŲŽØ§Ų„Ų„Ų‡Ų ØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰ ŲƒŲŲ„Ų‘Ų Ø´ŲŽŲ‰Ų’ØĄŲ Ų‚ŲŽØ¯ŲŲŠŲ’ØąŲŒ. Ø§Ų°Ų…ŲŽŲ†ŲŽ Ø§Ų„ØąŲ‘ŲŽØŗŲŲˆŲ’Ų„Ų Ø¨ŲŲ…ŲŽØ§ Ø§ŲŲ†Ų’Ø˛ŲŲ„ŲŽ Ø§ŲŲ„ŲŽŲŠŲ’Ų‡Ų ؅ؐ؆ؒ ØąŲ‘ŲŽØ¨Ų‘ŲŲ‡Ų ŲˆŲŽØ§Ų„Ų’Ų…ŲØ¤Ų’Ų…ŲŲ†ŲŲˆŲ’Ų†ŲŽ. ŲƒŲŲ„Ų‘ŲŒ Ø§Ų°Ų…ŲŽŲ†ŲŽ Ø¨ŲØ§Ų„Ų„Ų‡Ų ŲˆŲŽŲ…ŲŽŲ„ŲŽØ§ØĻŲŲƒŲŽØĒؐ؇ؐ ŲˆŲŽŲƒŲØĒŲØ¨ŲŲ‡Ų ŲˆŲŽØąŲØŗŲŲ„ŲŲ‡Ų. Ų„ŲŽØ§Ų†Ų‹ŲŲŽØąŲ‘ŲŲ‚Ų Ø¨ŲŽŲŠŲ’Ų†ŲŽ Ø§ŲŽØ­ŲŽØ¯Ų ؅ؑؐ؆ؒ ØąŲ‘ŲØŗŲŲ„ŲŲ‡Ų. ŲˆŲŽŲ‚ŲŽØ§Ų„ŲŲˆŲ’Ø§ ØŗŲŽŲ…ŲØšŲ’Ų†ŲŽØ§ ŲˆŲŽØ§ŲŽØˇŲŽØšŲ’Ų†ŲŽØ§ ØēŲŲŲ’ØąŲŽØ§Ų†ŲŽŲƒŲŽ ØąŲŽØ¨Ų‘ŲŽŲ†ŲŽØ§ ŲˆŲŽØ§ŲŲ„ŲŽŲŠŲ’ŲƒŲŽ Ø§Ų„Ų’Ų…ŲŽØĩŲŲŠŲ’ØąŲ. Ų„ŲŽØ§ ŲŠŲŲƒŲŽŲ„Ų‘ŲŲŲ Ø§Ų„Ų„Ų‡Ų Ų†ŲŽŲŲ’ØŗŲ‹Ø§ Ø§ŲŲ„Ų‘ŲŽØ§ ŲˆŲØŗŲ’ØšŲŽŲ‡ŲŽØ§. Ų„ŲŽŲ‡ŲŽØ§ Ų…ŲŽØ§ ŲƒŲŽØŗŲŽØ¨ŲŽØĒŲ’ ŲˆŲŽØšŲŽŲ„ŲŽŲŠŲ’Ų‡ŲŽØ§ Ų…ŲŽØ§ Ø§ŲƒŲ’ØĒŲŽØŗŲŽØ¨ŲŽØĒŲ’. ØąŲŽØ¨Ų‘ŲŽŲ†ŲŽØ§ Ų„ŲŽØ§ ØĒŲØ¤ŲŽØ§ØŽŲØ°Ų’Ų†ŲŽØ§ Ø§ŲŲ†Ų’ Ų†ŲŽØŗŲŲŠŲ’Ų†ŲŽØ§ Ø§ŲŽŲˆŲ’ Ø§ŲŽØŽŲ’ØˇŲŽØ§Ų’Ų†ŲŽØ§. ØąŲŽØ¨Ų‘ŲŽŲ†ŲŽØ§ ŲˆŲŽŲ„ŲŽØ§ ØĒŲŽØ­Ų’Ų…ŲŲ„Ų’ ØšŲŽŲ„ŲŽŲŠŲ’Ų†ŲŽØ§ Ø§ŲØĩŲ’ØąŲ‹Ø§ ŲƒŲŽŲ…ŲŽØ§ Ø­ŲŽŲ…ŲŽŲ„Ų’ØĒŲŽŲ‡Ų ØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰ Ø§Ų„Ų‘ŲŽØ°ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ ؅ؐ؆ؒ Ų‚ŲŽØ¨Ų’Ų„ŲŲ†ŲŽØ§. ØąŲŽØ¨Ų‘ŲŽŲ†ŲŽØ§ ŲˆŲŽŲ„ŲŽØ§ ØĒŲØ­ŲŽŲ…Ų‘ŲŲ„Ų’Ų†ŲŽØ§ Ų…ŲŽØ§ Ų„ŲŽØ§ ØˇŲŽØ§Ų‚ŲŽØŠŲŽ Ų„ŲŽŲ†ŲŽØ§ Ø¨ŲŲ‡Ų. ŲˆŲŽØ§ØšŲ’ŲŲ ØšŲŽŲ†Ų‘ŲŽØ§ ŲˆŲŽØ§ØēŲ’ŲŲØąŲ’ Ų„ŲŽŲ†ŲŽØ§ ŲˆŲŽØ§ØąŲ’Ø­ŲŽŲ…Ų’Ų†ŲŽØ§ Ø§ŲŽŲ†Ų’ØĒŲŽ Ų…ŲŽŲˆŲ’Ų„ŲŽØ§Ų†ŲŽØ§ ŲŲŽØ§Ų†Ų’ØĩŲØąŲ’Ų†ŲŽØ§ ØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰ Ø§Ų„Ų’Ų‚ŲŽŲˆŲ’Ų…Ų Ø§Ų„Ų’ŲƒŲŽØ§ŲŲØąŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ

Latin: Lillāhi mā fis-samāwāti wa mā fil-arḍ(i), wa in tubdÅĢ mā fÄĢ anfusikum au tukhfÅĢhu yuá¸Ĩāsibkum bihillāh(u), fayagfiru limay yasyā'u wa yu'aÅŧÅŧibu may yasyā'(u), wallāhu 'alā kulli syai'in qadÄĢr(un). Āmanar-rasÅĢlu bimā unzila ilaihi mir rabbihÄĢ wal-mu'minÅĢn(a), kullun āmana billāhi wa malā'ikatihÄĢ wa kutubihÄĢ wa rusulih(ÄĢ), lā nufarriqu baina aá¸Ĩadim mir rusulih(ÄĢ), wa qālÅĢ sami'nā wa aáš­a'nā, gufrānaka rabbanā wa ilaikal-maášŖÄĢr(u). Lā yukallifullāhu nafsan illā wus'ahā, lahā mā kasabat wa 'alaihā maktasabat, rabbanā lā tu'ākhiÅŧnā in nasÄĢnā au akháš­a'nā, rabbanā wa lā taá¸Ĩmil 'alainā iášŖran kamā á¸ĨamaltahÅĢ 'alal-laÅŧÄĢna min qablinā, rabbanā wa lā tuá¸Ĩammilnā mā lā ᚭāqata lanā bih(ÄĢ), wa'fu 'annā, wagfir lanā, wará¸Ĩamnā, anta maulānā fanášŖurnā 'alal qaumil-kāfirÄĢn(a).

Artinya: "Milik Allahlah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Jika kamu menyatakan apa yang ada di dalam hatimu atau kamu menyembunyikannya, niscaya Allah memperhitungkannya bagimu. Dia mengampuni siapa saja yang Dia kehendaki dan mengazab siapa pun yang Dia kehendaki. Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. Rasul (Muhammad) beriman pada apa (Al-Qur'an) yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang mukmin. Masing-masing beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab kitab-Nya, dan rasul-rasul-Nya. (Mereka berkata,) "Kami tidak membeda-bedakan seorang pun dari rasul-rasul-Nya." Mereka juga berkata, "Kami dengar dan kami taat. Ampunilah kami, wahai Tuhan kami. Hanya kepada-Mu tempat (kami) kembali." Allah tidak membebani seseorang, kecuali menurut kesanggupannya. Baginya ada sesuatu (pahala) dari (kebajikan) yang diusahakannya dan terhadapnya ada (pula) sesuatu (siksa) atas (kejahatan) yang diperbuatnya. (Mereka berdoa,) "Wahai Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami salah. Wahai Tuhan kami, janganlah Engkau bebani kami dengan beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Wahai Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tidak sanggup kami memikulnya. Maafkanlah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkaulah pelindung kami. Maka, tolonglah kami dalam menghadapi kaum kafir."

13. Istighfar (3x)
Ø§ŲŽØŗŲ’ØĒŲŽØēŲ’ŲŲØąŲØ§Ų„Ų„Ų‡ŲŽ Ø§Ų„Ų’ØšŲŽØ¸ŲŲŠŲ’Ų…ŲŽ

Latin: Astagfirullahaladzim

Artinya: "Aku memohon ampun kepada Allah yang Maha Agung."

14. Bacaan Hadits Keutamaan Tahlil
Ø§ŲŽŲŲ’ØļŲŽŲ„Ų Ø§Ų„Ø°Ų‘ŲŲƒŲ’ØąŲ ŲŲŽØ§ØšŲ’Ų„ŲŽŲ…Ų’ Ø§ŲŽŲ†Ų‘ŲŽŲ‡Ų Ų„ŲŽØ§Ø§ŲŲ„ŲŽŲ‡ŲŽ Ø§ŲŲ„Ų‘ŲŽØ§ Ø§Ų„Ų„Ų‡ŲØŒ Ø­ŲŽŲŠŲ‘ŲŒ Ų…ŲŽŲˆŲ’ØŦŲŲˆŲ’Ø¯ŲŒ

Latin: Afdhaludz dzikri fa'lam annahu laa ilaaha illallaah, hayyun maujuud

Artinya: "Sebaik-baik dzikir-ketahuilah-adalah lafal 'La ilāha illallāh', tiada tuhan selain Allah, Dzat yang hidup dan ujud."

Ų„ŲŽØ§Ø§ŲŲ„ŲŽŲ‡ŲŽ Ø§ŲŲ„Ų‘ŲŽØ§ Ø§Ų„Ų„Ų‡ŲØŒ Ø­ŲŽŲŠŲ‘ŲŒ Ų…ŲŽØšŲ’Ø¨ŲŲˆŲ’Ø¯ŲŒ

Latin: Laa ilaaha illallaahu hayyun ma'buud.

Artinya: "Tiada tuhan selain Allah, dzat yang hidup dan disembah."


Ų„ŲŽØ§Ø§ŲŲ„ŲŽŲ‡ŲŽ Ø§ŲŲ„Ų‘ŲŽØ§ Ø§Ų„Ų„Ų‡ŲØŒ Ø­ŲŽŲ‰Ų‘ŲŒ Ø¨ŲŽØ§Ų‚Ų Ø§Ų„Ų‘ŲŽØ°ŲŲŠŲ’ Ų„ŲŽØ§ ŲŠŲŽŲ…ŲŲˆŲ’ØĒŲ

Latin: Laa ilaaha illallaahu hayyun baaqil ladzii laa yamuut.

Artinya: "Tiada tuhan selain Allah, dzat kekal yang takkan mati."


15. Tahlil 100x
Ų„ŲŽØ§Ø§ŲŲ„ŲŽŲ‡ŲŽ Ø§ŲŲ„Ų‘ŲŽØ§ Ø§Ų„Ų„Ų‡Ų

Latin: Laa ilaaha illallaah

Artinya: "Tiada Tuhan selain Allah."


16. Dua Kalimat Syahadat
Ų„ŲŽØ§ Ø§ŲŲ„ŲŽŲ‡ŲŽ Ø§ŲŲ„Ų‘ŲŽØ§ Ø§Ų„Ų„Ų‡Ų Ų…ŲØ­ŲŽŲ…Ų‘ŲŽØ¯ŲŒ ØąŲ‘ŲŽØŗŲŲˆŲ’Ų„Ų Ø§Ų„Ų„Ų‡Ų ØĩŲŽŲ„Ų‘ŲŽŲ‰ Ø§Ų„Ų„Ų‡Ų ØšŲŽŲ„ŲŽŲŠŲ’Ų‡Ų ŲˆŲŽØŗŲŽŲ„Ų‘ŲŽŲ…ŲŽ

Latin: Laa ilaaha illallaahu Muhammadar Rasuulullahi Shallallaahu 'alaihi wa Sallama.

Artinya: "Tiada Tuhan selain Allah, Nabi Muhammad SAW adalah utusan-Nya."


17. Sholawat Nabi 2x
Ø§ŲŽŲ„Ų‘ŲŽŲ„Ų‡ŲŲ…Ų‘ŲŽ ØĩŲŽŲ„Ų‘Ų ØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰ ØŗŲŽŲŠŲ‘ŲØ¯ŲŲ†ŲŽØ§ Ų…ŲØ­ŲŽŲ…Ų‘ŲŽØ¯ŲØŒ Ø§ŲŽŲ„Ų‘ŲŽŲ„Ų‡ŲŲ…Ų‘ŲŽ ØĩŲŽŲ„Ų‘Ų ØšŲŽŲ„ŲŽŲŠŲ’Ų‡Ų ŲˆŲŽØŗŲŽŲ„Ų‘ŲŲ…Ų’

Latin: Allahumma shalli 'ala sayyidinaa muhammad, Allahumma shalli 'alaihi wa sallim.

Artinya, "Ya Allah, limpahkan sholawat untuk Sayyidina Nabi Muhammad SAW. Ya Allah, limpahkan sholawat dan salam untuknya (Nabi Muhammad SAW)." (2 kali)


18. Tasbih
ØŗŲØ¨Ų’Ø­ŲŽØ§Ų†ŲŽ Ø§Ų„Ų„Ų‡Ų ŲˆŲŽØ¨ŲØ­ŲŽŲ…Ų’Ø¯ŲŲ‡ŲØŒ ØŗŲØ¨Ų’Ø­ŲŽØ§Ų†ŲŽ Ø§Ų„Ų„Ų‡Ų Ø§Ų„Ų’ØšŲŽØ¸ŲŲŠŲ’Ų…Ų ŲˆŲŽØ¨ŲØ­ŲŽŲ…Ų’Ø¯ŲŲ‡Ų

Latin: Subhaanallaahi wa bihamdihi, subhaanallaahil 'adzhiimi wa bihamdihi.

Artinya: "Maha Suci Allah dan dengan memuji-Nya. Maha Suci Allah yang Maha Agung dan dengan memuji-Nya."


19. Sholawat Nabi 3
Ø§Ų„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡ŲŲ…Ų‘ŲŽ ØĩŲŽŲ„Ų‘Ų ØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰ Ø­ŲŽØ¨ŲŲŠŲ’Ø¨ŲŲƒŲŽ ØŗŲŽŲŠŲ‘ŲØ¯ŲŲ†ŲŽØ§ Ų…ŲØ­ŲŽŲ…Ų‘ŲŽØ¯Ų ŲˆŲŽØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰ Øĸ؄ؐ؇ؐ ŲˆŲŽØĩŲŽØ­Ų’Ø¨ŲŲ‡Ų ŲˆŲŽØŗŲŽŲ„Ų‘ŲŲ…Ų’ Ø§ŲŽØŦŲ’Ų…ŲŽØšŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ

Latin: Allahumma shalli 'alaa habiibika sayyidinaa Muhammad wa 'alaa aalihi wa shahbihi wa sallim ajma'iin.

Artinya: "Ya Allah, tambahkanlah rahmat dan kesejahteraan untuk kekasih-Mu, yaitu pemimpin kami, Nabi Muhammad, keluarga, dan para sahabatnya semua."

20. Doa Tahlil

ØŖŲŽØšŲŲˆŲ’Ø°Ų Ø¨ŲØ§Ų„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡Ų Ų…ŲŲ†ŲŽ Ø§Ų„Ø´Ų‘ŲŽŲŠŲ’ØˇŲŽØ§Ų†Ų Ø§Ų„ØąŲ‘ŲŽØ­ŲŲŠŲ’Ų…Ų Ø¨ŲØŗŲ’Ų…Ų Ø§Ų„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡Ų Ø§Ų„ØąŲ‘ŲŽØ­Ų’Ų…ŲŽŲ†Ų Ø§Ų„ØąŲ‘ŲŽØ­ŲŲŠŲ…Ų Ø§Ų„Ų’Ø­ŲŽŲ…Ų’Ø¯Ų Ų„ŲŲ„Ų‘ŲŽŲ‡Ų ØąŲŽØ¨Ų‘Ų Ø§Ų„Ų’ØšŲŽØ§Ų„ŲŽŲ…ŲŲŠŲ†ŲŽ Ø­ŲŽŲ…Ų’Ø¯ŲŽØ§ Ø§Ų„Ø´Ų‘ŲŽØ§ŲƒŲØąŲŲŠŲ†ŲŽ Ø­ŲŽŲ…Ų’Ø¯ŲŽ Ø§Ų„Ų†Ų‘ŲŽØ§ØšŲŲ…ŲŲŠŲ†ŲŽ Ø­ŲŽŲ…Ų’Ø¯Ų‹Ø§ ŲŠŲŲˆŲŽØ§ŲŲŲ‰ Ų†ŲØšŲŽŲ…ŲŽŲ‡Ų ŲˆŲŽŲŠŲŲƒŲŽØ§ŲŲØĻŲ Ų…ŲŽØ˛ŲŲŠØ¯ŲŽŲ‡Ų ŲŠŲŽØ§ØąŲŽØ¨Ų‘ŲŽŲ†ŲŽØ§ Ų„ŲŽŲƒŲŽ Ø§Ų„Ų’Ø­ŲŽŲ…Ų’Ø¯Ų ŲƒŲŽŲ…ŲŽØ§ ŲŠŲŽŲ†Ų’Ø¨ŲŽØēؐ؊ Ų„ŲØ­ŲŽŲ„Ø§Ų„Ų ŲˆŲŽØŦŲ’Ų‡ŲŲƒŲŽ ŲˆŲŽØšŲŽØ¸ŲŲŠŲ’Ų…Ų ØŗŲŲ„Ų’ØˇŲŽØ§Ų†ŲŲƒŲŽ Ø§Ų„Ų„Ų‡ŲŲ…Ų‘ŲŽ ØĩŲŽŲ„Ų‘ ŲˆŲŽØŗŲŽŲ„Ų‘ŲŽŲ…Ų’ ØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰ ØŗŲŽŲŠŲ‘ŲØ¯ŲŲ†ŲŽØ§ Ų…ŲØ­ŲŽŲ…Ų‘ŲŽØ¯Ų ŲˆŲŽØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰ Øĸ؄ؐ ØŗŲŽŲŠŲ‘ŲØ¯ŲŲ†ŲŽØ§ Ų…ŲØ­ŲŽŲ…Ų‘ŲŽØ¯Ų Ø§Ų„Ų„Ų‘ŲŽŲ„Ų‡ŲŲ…Ų‘ŲŽ ØĒŲŽŲ‚ŲŽØ¨Ų‘ŲŽŲ„Ų’ ŲˆŲŽØ§ŲŽŲˆŲ’Øĩؐ؄ؒ ØĢŲŽŲˆŲŽØ§Ø¨ŲŽ Ų…ŲŽØ§ Ų‚ŲŽØąŲŽØŖŲ’Ų†ŲŽØ§Ų‡Ų Ų…ŲŲ†ŲŽ Ø§Ų„Ų’Ų‚ŲØąŲ’Øĸ؆ؐ Ø§Ų„Ų’ØšŲŽØ¸ŲŲŠŲ…Ų ŲˆŲŽŲ…ŲŽØ§ Ų‡ŲŽŲ„Ų‘ŲŽŲ„Ų’Ų†ŲŽØ§ ŲˆŲŽŲ…ŲŽØ§ ØŗŲŽØ¨Ų‘ŲŽØ­Ų’Ų†ŲŽØ§ ŲˆŲŽŲ…ŲŽØ§ Ø§ØŗŲ’ØĒŲŽØēŲ’ŲŲŽØąŲ’Ų†ŲŽØ§ ŲˆŲŽŲ…ŲŽØ§ ØĩŲŽŲ„Ų‘ŲŽŲŠŲ’Ų†ŲŽØ§ ØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰ ØŗŲŽŲŠŲ‘Ø¯ŲŲ†ŲŽØ§ Ų…ŲØ­ŲŽŲ…Ų‘ŲŽØ¯Ų ØĩŲŽŲ„Ų‘ŲŽŲ‰ Ø§Ų„Ų„Ų‡Ų ØšŲŽŲ„ŲŽŲŠŲ’Ų‡Ų ŲˆŲŽØŗŲŽŲ„Ų‘ŲŽŲ…ŲŽ Ų‡ŲŽØ¯ŲŲŠŲ‘ŲŽØŠŲŒ ŲˆŲŽØ§ØĩŲŲ„ŲŽØŠŲ‹ ŲˆŲŽØąŲŽØ­Ų’Ų…ŲŽØŠŲ‹ Ų†ŲŽØ§Ø˛ŲŲ„ŲŽØŠŲŒ ŲˆŲŽØ¨ŲŽØąŲŽŲƒŲŽØŠŲŒ Ø´ŲŽØ§Ų…ŲŲ„ŲŽØŠŲŒ ŲˆŲŽØĩŲŽØ¯ŲŽŲ‚ŲŽØŠŲŒ Ų…ŲØĒŲŽŲ‚ŲŽØ¨Ų‘ŲŽŲ„ŲŽØŠŲŒ Ų†ŲŲ‚ŲŽØ¯Ų‘ŲŲ…Ų Ø°ŲŽŲ„ŲŲƒŲŽ ŲˆŲŽŲ†ŲŲ‡Ų’Ø¯ŲŲŠŲ‡Ų ØĨŲŲ„ŲŽŲ‰ Ø­ŲŽØļŲŽØąŲŽØ§ØĒؐ Ø­ŲŽØ¨ŲŲŠŲ†ŲŽØ§ ŲˆŲŽØ´ŲŽŲŲŲŠØšŲŲ†ŲŽØ§ ŲˆŲŽŲ‚ŲØąŲ‘ŲŽØŠ ØŖŲŽØšŲ’ŲŠŲŲ†ŲŲ†ŲŽØ§ ØŗŲŽŲŠŲ‘ŲØ¯Ų†ŲŽØ§ ŲˆŲŽŲ…ŲŽŲˆŲ’Ų„Ø§ŲŽŲ†ŲŽØ§ Ų…ŲØ­ŲŽŲ…Ų‘ŲŽØ¯ ØĩŲŽŲ„Ų‘ŲŽŲ‰ Ø§Ų„Ų„Ų‡Ų ØšŲŽŲ„ŲŽŲŠŲ’Ų‡ ŲˆŲŽØŗŲŽŲ„Ų‘ŲŽŲ…ŲŽ ŲˆŲŽØĨŲŲ„ŲŽŲ‰ ØŦŲŽŲ…ŲŲŠØšŲ ØĨŲØŽŲ’ŲˆŲŽØ§Ų†ŲŲ‡Ų Ų…ŲŲ†ŲŽ Ø§Ų„ØŖŲŽŲ†Ų’Ø¨ŲŲŠŲŽØ§ØĄŲ ŲˆŲŽØ§Ų„Ø´Ų‘ŲŲ‡ŲŽØ¯ŲŽØ§ØĄŲ ŲˆŲŽØ§Ų„ØĩŲ‘ŲŽØ§Ų„ŲØ­ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ ŲˆŲŽØ§Ų„ØĩŲ‘ŲŽØ­ŲŽØ§Ø¨ŲŽØŠŲ ŲˆŲŽØ§Ų„ØĒŲ‘ŲŽØ§Ø¨ŲØšŲŲŠŲ†ŲŽ ŲˆŲŽØ§Ų„Ų’ØšŲŲ„ŲŽŲ…ŲŽØ§ØĄŲ ŲˆŲŽØ§Ų„Ų’ØšŲŽØ§Ų…ŲŲ„ŲŲŠŲ†ŲŽ ŲˆŲŽØ§Ų„Ų’Ų…ŲØĩŲŽŲ†Ų‘ŲŲŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ ŲˆŲŽØ§Ų„Ų’Ų…ŲØŽŲ’Ų„ŲØĩŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ ŲˆŲŽØŦŲŽŲ…ŲŲŠØšŲ Ø§Ų„Ų’Ų…ŲØŦŲŽØ§Ų‡ŲØ¯ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ ؁ؐ؉ ØŗŲŽØ¨ŲŲŠŲ„Ų Ø§Ų„Ų„Ų‡Ų ØąŲŽØ¨Ų‘Ų Ø§Ų„Ų’ØšŲŽØ§Ų„ŲŽŲ…ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ ŲˆŲŽØ§Ų„Ų’Ų…ŲŽŲ„ŲŽØ§ØĻŲŲƒŲŽØŠ Ø§Ų„Ų’Ų…ŲŲ‚ŲŽØąŲ‘ŲŽØ¨ŲŲŠŲ†ŲŽ ØĢŲŲ…Ų‘ŲŽ ØĨŲŲ„ŲŽŲ‰ ØŦŲŽŲ…ŲŲŠØšŲ ØŖŲŽŲ‡Ų’Ų„Ų Ø§Ų„Ų‚ŲØ¨ŲŲˆŲ’ØąŲ Ų…ŲŲ†ŲŽ Ø§Ų„Ų…ØŗŲ„Ų…ŲŠŲ†ŲŽ ŲˆŲŽØ§Ų„Ų’Ų…ŲØŗŲ’Ų„ŲŲ…ŲŽØ§ØĒؐ ŲˆØ§Ų„Ų’Ų…ŲØ¤Ų’Ų…ŲŲ†ŲŲŠŲ†ŲŽ ŲˆØ§Ų„Ų’Ų…ŲØ¤Ų’Ų…ŲŲ†ŲŽØ§ØĒ ؅ؐ؆ؒ Ų…ŲŽØ´Ø§ØąŲŲ‚Ų Ø§Ų„ØŖŲŽØąŲ’Øļؐ ŲˆŲŽŲ…ŲŽØēŲŽØ§ØąŲØ¨ŲŲ‡ŲŽØ§ Ø¨ŲŽØąŲ’Ų‡ŲŽØ§ ŲˆŲŽØ¨ŲŽØ­Ų’ØąŲŲ‡ŲŽØ§ ØŽŲØĩŲŲˆØĩŲ‹Ø§ ØĨŲŲ„ŲŽŲ‰ ØŖŲŽØ¨ŲŽØ§ØĒŲŲ†ŲŽØ§ ŲˆŲŽØŖŲŲ…Ų‘ŲŽŲ‡ŲŽØ§ØĒŲŲ†ŲŽØ§ ŲˆŲŽØŖŲŽØŦŲ’Ø¯ŲŽØ§Ø¯ŲŲ†ŲŽØ§ ŲˆŲŽØŦŲŽØ¯Ų‘ŲŽØ§ØĒŲŲ†ŲŽØ§ ŲˆŲŽŲ†ŲŽØŽŲØĩŲ‘Ų ØŽŲØĩŲŲˆØĩŲ‹Ø§ ØĨŲŲ„ŲŽŲ‰ Ų…ŲŽŲ†Ų اØŦŲ’ØĒŲŽŲ…ŲŽØšŲ’Ų†ŲŽØ§ Ų‡ŲŲ‡ŲŲ†ŲŽØ§ Ø¨ŲØŗŲŽØ¨ŲŽØ¨ŲŲ‡Ų ŲˆŲŽŲ„ØŖŲŽØŦؒ؄ؐ؇ؐ Ø§Ų„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡ŲŲ…Ų‘ŲŽ اØēŲ’ŲŲØąŲ’Ų„ŲŽŲ‡ŲŲ…Ų’ ŲˆŲŽØ§ØąŲ’Ø­ŲŽŲ…Ų’Ų‡ŲŲ…Ų’ ŲˆŲŽØšŲŽØ§ŲŲŲ‡ŲŲ…Ų’ ŲˆŲŽØ§ØšŲ’ŲŲ ØšŲŽŲ†Ų’Ų‡ŲŲ…Ų’ Ø§Ų„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡ŲŲ…Ų‘ŲŽ اØēŲ’ŲŲØąŲ’ Ų„ŲØ­ŲŽŲŠŲ’Ų†ŲŽØ§ ŲˆŲ…ŲŠØĒŲ†ŲŽØ§ ŲˆŲŽØ´ŲŽØ§Ų‡ŲØ¯ŲŲ†ŲŽØ§ ŲˆŲŽØēŲŽØ§ØĻŲØ¨ŲŲ†ŲŽØ§ ŲˆŲŽØĩŲŽØēŲŽŲŠŲ’ØąŲ†ŲŽØ§ ŲˆŲŽŲƒŲŽØ¨ŲŲŠŲ’ØąŲ†ŲŽØ§ ŲˆŲŽØ°ŲŽŲƒŲŽØąŲ†ŲŽØ§ ŲˆŲŽØŖŲŽŲ†Ų’ØĒŲŽØ§Ų†ŲŽØ§ Ø§Ų„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡ŲŲ…Ų‘ŲŽ Ų…ŲŽŲ†Ų’ ØŖŲŽØ­Ų’ŲŠŲŽŲŠŲ’ØĒŲŽŲ‡Ų Ų…ŲŲ†Ų‘ŲŽØ§ ŲŲŽØŖŲŽØ­Ų’ŲŠŲŲ‡Ų ØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰ Ø§Ų„ØĨŲØŗŲ’Ų„ŲŽØ§Ų…Ų ŲˆŲŽŲ…ŲŽŲ†Ų’ ØĒŲŽŲˆŲŽŲŲ‘ŲŽŲŠŲ’ØĒŲŽŲ‡Ų Ų…ŲŲ†Ų‘ŲŽØ§ ŲŲŽØĒŲŽŲˆŲŽŲŲ‘ŲŽŲ‡Ų ØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰ Ø§Ų„ØĨŲŲŠŲ’Ų…ŲŽØ§Ų†Ų Ø§Ų„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡ŲŲ…Ų‘ŲŽ ØŖŲŽØĩŲ’Ų„ŲØ­Ų’ Ų„ŲŽŲ†ŲŽØ§ Ø¯ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽŲ†ŲŽØ§ Ø§Ų„Ų‘ŲŽØ°ŲŲŠ Ų‡ŲŲˆŲŽ ØšŲØĩŲ’Ų…ŲŽØŠŲŒ ØŖŲŽŲ…Ų’ØąŲŲ†ŲŽØ§ ŲˆŲŽØŖŲŽØĩŲ’Ų„ŲØ­Ų’ Ų„ŲŽŲ†ŲŽØ§ Ø¯ŲŲ†Ų’ŲŠŲŽØ§Ų†ŲŽØ§ Ø§Ų„Ų‘ŲŽØĒؐ؊ ŲŲŲŠŲ’Ų‡ŲŽØ§ Ų…ŲŽØšŲŽØ§Ø´ŲŲ†ŲŽØ§ ŲˆŲŽØŖŲŽØĩŲ’Ų„ŲØ­Ų’ Ų„ŲŽŲ†ŲŽØ§ ØŖŲŽØ­Ų’ØąŲŽØĒŲŽŲ†ŲŽØ§ Ø§Ų„Ų‘ŲŽØĒؐ؊ ØĨŲŲ„ŲŽŲŠŲ’Ų‡ŲŽØ§ Ų…ŲŽØšŲŽØ§Ø¯ŲŲ†ŲŽØ§ ŲˆŲŽØ§ØŦŲ’ØšŲŽŲ„Ų Ø§Ų„Ų’Ø­ŲŽŲŠŲŽØ§ØŠŲŽ Ø˛ŲŲŠŲŽØ§Ø¯ŲŽØŠŲ‹ Ų„ŲŽŲ†ŲŽØ§ ؁ؐ؊ ŲƒŲŲ„ ØŽŲŽŲŠŲ’ØąŲ ŲˆŲŽØ§ØŦŲ’ØšŲŽŲ„Ų Ø§Ų„Ų’Ų…ŲŽŲˆŲ’ØĒŲŽ ØąŲŽØ§Ø­ŲŽØŠŲ‹ Ų„ŲŽŲ†ŲŽØ§ ؅ؐ؆ؒ ŲƒŲŲ„Ų‘Ų Ø´ŲŽØąŲ‘Ų ØąŲŽØ¨Ų‘ŲŽŲ†ŲŽØ§ ØĸØĒŲŲ†ŲŽØ§ ؁ؐ؊ Ø§Ų„Ø¯Ų‘ŲŲ†Ų’ŲŠŲŽØ§ Ø­ŲŽØŗŲŽŲ†ŲŽØŠŲ‹ ŲˆŲŽŲŲŲŠ ŲƒŲŲ„ ØŽŲŽŲŠŲ’ØąŲ ŲˆŲŽØ§ØŦŲ’ØšŲŽŲ„Ų Ø§Ų„Ų’Ų…ŲŽŲˆŲ’ØĒŲŽ ØąŲŽØ§Ø­ŲŽØŠŲ‹ Ų„ŲŽŲ†ŲŽØ§ ؅ؐ؆ؒ ŲƒŲŲ„Ų‘Ų Ø´ŲŽØąŲ‘Ų ØąŲŽØ¨Ų‘ŲŽŲ†ŲŽØ§ ØĸØĒŲŲ†ŲŽØ§ ؁ؐ؊ Ø§Ų„Ø¯Ų‘ŲŲ†Ų’ŲŠŲŽØ§ Ø­ŲŽØŗŲŽŲ†ŲŽØŠŲ‹ ŲˆŲŽŲŲ‰ Ø§Ų„ØĸØŽŲØąŲŽØŠŲ Ø­ŲŽØŗŲŽŲ†ŲŽØŠŲ‹ ŲˆŲŽŲ‚ŲŲ†ŲŽØ§ ØšŲŽØ°ŲŽØ§Ø¨ŲŽ Ø§Ų„Ų†Ų‘ŲŽØ§ØąŲ ŲˆŲŽØĩŲŽŲ„Ų‘ŲŽŲ‰ Ø§Ų„Ų„Ų‡Ų ØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰ ØŗŲŽŲŠŲ‘ŲØ¯ŲŲ†ŲŽØ§ Ų…ŲØ­ŲŽŲ…Ų‘ŲŽØ¯Ų ŲˆŲŽØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰ Øĸ؄ؐ؇ؐ ŲˆŲŽØĩŲŽØ­Ų’Ø¨ŲŲ‡Ų ŲˆŲŽØŗŲŽŲ„Ų‘ŲŽŲ…ŲŽ ØŗŲØ¨Ų’Ø­ŲŽØ§Ų†ŲŽ ØąŲŽØ¨Ų‘ŲŲƒŲŽ ØąŲŽØ¨Ų‘Ų Ø§Ų„Ų’ØšŲØ˛Ų‘ŲŽØŠŲ ØšŲŽŲ…Ų‘ŲŽØ§ ŲŠŲŽØĩŲŲŲŲˆŲ’Ų†ŲŽ ŲˆŲŽØŗŲŽŲ„ŲŽØ§Ų…ŲŒ ØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰ Ø§Ų„Ų’Ų…ŲØąŲ’ØŗŲŽŲ„ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ ŲˆŲŽØ§Ų„Ų’Ø­ŲŽŲ…Ų’Ø¯Ų Ų„ŲŲ„Ų‘ŲŽŲ‡Ų ØąŲŽØ¨Ų‘Ų Ø§Ų„ØšŲŽØ§Ų„ŲŽŲ…ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ . Ø§ŲŽŲ„Ų’ŲŲŽØ§ØĒŲØ­ŲŽØŠŲ

Latin: A'uudzubillaahiminasyaithaanir rajiim. Bismillaahir rahmaanir rahiim. Alhamdulillaahi robbil 'aalamiin. Hamdan syaakriin, hamdan naa'imiin. Hamdan yuwaafii ni'amahu wayukaafi`u maziidah. Yaa rabbanaa lakal hamdu kamaa yanbagii lijalaali wajhika wa 'azhiimi sulthaanik. Allaahumma shalli wa sallim 'alaa sayyidinaa Muhammadin wa 'ala aali sayyidinaa Muhammad. Allaahumma taqobbal wa aushil tsawaba maa qoro'naahu minal qur'aanil 'azhiimi wamaa hallalnaa wa maa sabbahnaa wa mastaghfarnaa wa maa shollainaa 'alaa sayyidinaa muhammadin shollalloohu 'alaihi wa sallama hadiyyatan waashilatan wa rohmatan naazilatan wa barokatan syaamilatan ilaa hadhrotin habiibinaa wa syafii'inaa wa qurroti a'yuninaa sayyidinaa wa maulaanaa muhammadin shollallaahu 'alaihi wa sallam, wa ilaa jamii'i ikhwaanihii minal anbiyaa'i walmursaliina wal auliyaa'i wasy-syuhadaa'i wash-shoolihiina wash shohaabati wattaabi'iina wal 'ulamaa'il 'aalimiina wal mushonnifiinal mukhlishiina wa jamii'il mujaahidiina fii sabiilillaahi robbil'aalamiin, wa malaa'ikatil muqorrobiin. tsumma ilaa jamii'i ahlil qubuur minal muslimiina walmuslimaati walmu`miniina walmu`minaati min masyaariqil ardhi wamaghaaribihaa barrihaa wa bahrihaa, khushushan abaa`naa wa`ummahaatinaa wa`ajdaadanaa wajaddaatinaa wanakhushu khushushan manijtama'naa hahunaa bisababihi wali ajlihi. Allaahummagh firlahum warhamhum wa'aafihim wa'fu 'anhum. Allaahummaghfir lihayyinaa wamayyitinaa wasyaahidinaa waghaa ibinaa washaghiirinaa wakabiirinaa wadzakarinaa wauntsaanaa Allaahumma man ahyaitahu minnaa fa-'ahyihi 'alal islaam, waman tawafaitahu minnaa fatawaffahu 'alal iimaan. Allaahumma ashlih lanaa diinanal ladzii huwa 'ishmatu amrinaa, wa ashlih lanaa dun-yaanal latii fiihaa ma'aasyunaa, wa ashlih lanaa akhiratanaal latii ilaihaa ma'aadunaa, waj-'alil hayaata ziyaadatan lanaa fii kulli khairin, waj-'alil mauta raahatan lanaa min kulli syarrin. Rabbanaa aatinaa fiddun- yaa hasanah, wafil aakhiroti hasanah, waqinaa 'adzaaban naar. Washallallaahu 'alaa sayyidinaa muhammadin wa 'alaa aalihi washohbihi wasallam. Subhaanaka rabbika rabbil 'izzati 'ammaa yashifuun. Wasalaamun 'alal mursaliin, walhamdu lillaahir rabbil 'aalamiin. Alfaatihah.

Artinya: Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk. Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah. Tuhan semesta alam. Sebagaimana orang-orang yang bersyukur, dan orang-orang yang memperoleh nikmat sama memuji, dengan puji yang sebanding dengan nikmat-nikmat-Nya dan menjamin tambahannya. Wahai Tuhan kami, hanya bagi-Mu segala puji, sebagaimana apa yang patut bagi keluhuran Dzat-Mu dan keagungan kekuasaan-Mu. Ya Allah, berilah rahmat dan keselamatan atas penghulu kami, Nabi Muhammad dan keluarganya. Ya Allah, terimalah dan sampaikanlah pahala Al-Quran yang kami baca, tahlil kami, tasbih kami, istighfar kami dan sholawat kami kepada Nabi Muhammad SAW sebagai hadiah yang menjadi penyambung, sebagai rahmat yang turun dan sebagai berkah yang menyebar kepada kekasih kami, penolong kami dan buah hati kami, pemuka dan pemimpin kami, yaitu Nabi Muhammad SAW, juga kepada seluruh sahabat baginda dalam kalangan para Nabi dan Rasul, para wali, para syuhada, orang soleh, para sahabat, para tabi'in, para ulama yang mengamalkan ilmunya, para pengarang yang ikhlas dan orang yang berjihad di jalan Allah Tuhan semesta alam, serta para malaikat yang selalu beribadah. Kemudian juga kepada seluruh ahli kubur dari kaum muslimin, muslimat, mukminin, mukminat dari belahan bumi sebelah timur dan barat, baik yang di daratan maupun yang di lautan, khususnya, kepada bapak dan ibu kami, kakek dan nenek kami, dan kepada orang yang menyebabkan kami semua dapat berkumpul di sini dan untuk keperluannya. Ya Allah, ampuni dan rahmatilah mereka, selamatkanlah dan maafkanlah kesalahan mereka. Ya Allah, ampunilah yang hidup di antara kami dan yang telah wafat, yang hadir (di tempat ini) dan yang tidak hadir, yang kecil maupun yang besar, laki- laki maupun perempuan. Ya Allah, siapa yang hidup di antara kami, maka hidupkanlah ia dalam keislaman dan yang wafat, wafatkanlah dalam keadaan iman. Ya Allah, luruskanlah kehidupan beragama kami, karena itulah pegangan kami dalam segala persoalan, sejahterakanlah dunia kami, karena di sanalah kehidupan kami (serta sarana pengabdian kami). Bahagiakanlah kehidupan akhirat kami karena ke sanalah tempat kami kembali. Jadikanlah kehidupan (kami) bersinambung di dalamnya segala macam kebajikan, dan kematian kami (kelak setelah usia yang panjang) akhir dari segala petaka. Wahai Tuhan kami, berilah kami kebahagiaan di dunia dan kebahagiaan di akhirat serta selamatkanlah kami dari siksa neraka. Semoga rahmat dan kesejahteraan selalu tercurah kepada junjungan kami Nabi Muhammad, para keluarga, dan sahabat beliau. Maha Suci Tuhanku, Tuhan yang bersih dari apa yang mereka (orang-orang kafir) katakan. Dan kesejahteraan semoga senantiasa dilimpahkan kepada para utusan Allah. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam."

21. Surat Al-Fatihah

Ø¨ŲØŗŲ’Ų…Ų Ø§Ų„Ų„Ų‘Ų°Ų‡Ų Ø§Ų„ØąŲ‘ŲŽØ­Ų’Ų…Ų°Ų†Ų Ø§Ų„ØąŲ‘ŲŽØ­ŲŲŠŲ’Ų…Ų - 1 Ø§ŲŽŲ„Ų’Ø­ŲŽŲ…Ų’Ø¯Ų ؄ؐ؄ؑذ؇ؐ ØąŲŽØ¨Ų‘Ų Ø§Ų„Ų’ØšŲ°Ų„ŲŽŲ…ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽÛ™ - 2 Ø§Ų„ØąŲ‘ŲŽØ­Ų’Ų…Ų°Ų†Ų Ø§Ų„ØąŲ‘ŲŽØ­ŲŲŠŲ’Ų…ŲÛ™ - 3 Ų…Ų°Ų„ŲŲƒŲ ŲŠŲŽŲˆŲ’Ų…Ų Ø§Ų„Ø¯Ų‘ŲŲŠŲ’Ų†ŲÛ— - 4 Ø§ŲŲŠŲ‘ŲŽØ§ŲƒŲŽ Ų†ŲŽØšŲ’Ø¨ŲØ¯Ų ŲˆŲŽØ§ŲŲŠŲ‘ŲŽØ§ŲƒŲŽ Ų†ŲŽØŗŲ’ØĒŲŽØšŲŲŠŲ’Ų†ŲÛ— - 5 Ø§ŲŲ‡Ų’Ø¯ŲŲ†ŲŽØ§ Ø§Ų„ØĩŲ‘ŲØąŲŽØ§ØˇŲŽ Ø§Ų„Ų’Ų…ŲØŗŲ’ØĒŲŽŲ‚ŲŲŠŲ’Ų…ŲŽÛ™ - 6 ØĩŲØąŲŽØ§ØˇŲŽ Ø§Ų„Ų‘ŲŽØ°ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ Ø§ŲŽŲ†Ų’ØšŲŽŲ…Ų’ØĒŲŽ ØšŲŽŲ„ŲŽŲŠŲ’Ų‡ŲŲ…Ų’ ەۙ ØēŲŽŲŠŲ’ØąŲ Ø§Ų„Ų’Ų…ŲŽØēŲ’ØļŲŲˆŲ’Ø¨Ų ØšŲŽŲ„ŲŽŲŠŲ’Ų‡ŲŲ…Ų’ ŲˆŲŽŲ„ŲŽØ§ Ø§Ų„ØļŲ‘ŲŽØ§Û¤Ų„Ų‘ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ - 7

Latin: Bismillāhir-raá¸Ĩmānir-raá¸ĨÄĢm. Al-á¸Ĩamdu lillāhi rabbil-'ālamÄĢn. Ar-raá¸Ĩmānir-raá¸ĨÄĢm. Māliki yaumid-dÄĢn. Iyyāka na'budu wa iyyāka nasta'ÄĢn. IhdinaášŖ-ášŖirāᚭal-mustaqÄĢm. ShirāᚭallaÅŧÄĢna an'amta 'alaihim gairil-magḍáģĨbi 'alaihim wa laḍ-ḍāllÄĢn.

Artinya: "Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, Pemilik hari Pembalasan. Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan. Bimbinglah kami ke jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat, bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) orang-orang yang sesat."




(dvs/inf)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads