Hilal adalah fenomena yang penting bagi umat Islam karena hilal menjadi penentu awal bulan kamariyah. Berdasarkan beberapa riwayat, Rasulullah SAW membaca doa ketika melihat hilal. Doa melihat hilal ini juga bisa diamalkan oleh seluruh umat Islam.
Hilal juga merupakan penanda mulai berpuasa. Diriwayatkan dalam suatu hadits,
"Mulailah berpuasa setelah melihat hilal, dan berhentilah berpuasa setelah melihat hilal. Namun jika mendung menutupi pandangan kalian untuk melihat hilal, maka sempurnakanlah bulan Syaban hingga tiga puluh hari." (HR Bukhari)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apa pengertian dari hilal dan bagaimana doa melihat hilal yang biasa dibaca oleh Rasulullah SAW? Berikut penjelasannya.
Apa Itu Hilal?
Dikutip dari buku Hisab dan Rukyat karya Riza Afrian Mustaqim, hilal atau fase bulan pertama merupakan fenomena yang sangat penting dalam menetapkan awal bulan kamariyah. Hal tersebut dapat dimaknai bahwa ada tidaknya hilal merupakan acuan penentu masuk atau tidaknya bulan baru kamariyah.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), hilal adalah suatu kata benda yang memiliki makna bulan sabit. Sebutan lain dari hilal yaitu crescent dalam astronomi. Hilal juga bisa disebut sebagai new moon.
Hilal disebutkan dalam Al-Qur'an surah Al Baqarah ayat 189. Allah SWT berfirman,
ŲŲØŗŲŲŲŲŲŲŲŲŲŲŲŲ ØšŲŲŲ Ø§ŲŲØ§ŲŲŲŲŲŲØŠŲ Û ŲŲŲŲ ŲŲŲŲ Ų ŲŲŲØ§ŲŲŲŲØĒŲ ŲŲŲŲŲŲØ§ØŗŲ ŲŲØ§ŲŲØŲØŦŲŲ Û ŲŲŲŲŲŲØŗŲ اŲŲØ¨ŲØąŲŲ Ø¨ŲØ§ŲŲŲ ØĒŲØŖŲØĒŲŲØ§ اŲŲØ¨ŲŲŲŲŲØĒŲ Ų ŲŲŲ Ø¸ŲŲŲŲŲØąŲŲŲØ§ ŲŲŲŲ°ŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲØ¨ŲØąŲŲ Ų ŲŲŲ Ø§ØĒŲŲŲŲ°ŲÛ ŲŲØŖŲØĒŲŲØ§ اŲŲØ¨ŲŲŲŲŲØĒŲ Ų ŲŲŲ Ø§ŲØ¨ŲŲŲØ§Ø¨ŲŲŲØ§ Û ŲŲØ§ØĒŲŲŲŲŲØ§ اŲŲŲŲ°ŲŲ ŲŲØšŲŲŲŲŲŲŲ Ų ØĒŲŲŲŲŲØŲŲŲŲŲ
Artinya: "Mereka bertanya kepadamu (Nabi Muhammad) tentang bulan sabit. Katakanlah, "Itu adalah (penunjuk) waktu bagi manusia dan (ibadah) haji." Bukanlah suatu kebajikan memasuki rumah dari belakangnya, tetapi kebajikan itu adalah (kebajikan) orang yang bertakwa. Masukilah rumah-rumah dari pintu-pintunya, dan bertakwalah kepada Allah agar kamu beruntung."
Adapun praktik melihat hilal dalam bahasa Arab disebut sebagai "rukyatul hilal". Dikutip dari buku Pengantar Falakiyah karya Moh. Murtadho, Hosen, dan Achmad Subekti, rukyatul hilal adalah kegiatan atau usaha melihat bulan sabit di langit sebelah barat setelah matahari terbenam menjelang awal bulan baru.
Doa Melihat Hilal
Dikutip dari Kumpulan Doa & Dzikir Ramadhan karya Ammi Nur Baits, berikut doa yang bisa dibaca ketika melihat hilal.
اŲŲŲŲŲŲ ØŖŲŲŲØ¨ŲØąŲØ اŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲ ØŖŲŲŲŲŲŲŲŲ ØšŲŲŲŲŲŲŲØ§ Ø¨ŲØ§ŲŲØŖŲŲ ŲŲŲ ŲŲØ§ŲŲØĨŲŲŲ ŲØ§ŲŲØ ŲŲØ§ŲØŗŲŲŲŲØ§Ų ŲØŠŲ ŲŲØ§ŲŲØĨŲØŗŲŲŲØ§Ų ŲØ ŲŲØ§ŲØĒŲŲŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲŲ ŲØ§ ØĒŲØŲØ¨ŲŲ ŲŲØĒŲØąŲØļŲŲØ ØąŲØ¨ŲŲŲŲØ§ ŲŲØąŲبŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲŲŲ
Allahu akbar, Allahumma ahillahu 'alaina bil amni wal imaan, wassalaamati wal islaam, wattaufiiq limaa tukhibbu wa tardha, rabbunaa wa rabbukallah.
Artinya: Allahu akbar, ya Allah munculkanlah hilal itu pada kami dengan membawa keamanan dan keimanan, keselamatan dan islam, dan membawa taufiq kepada apa yang Engkau cintai dan Engkau ridhai. Rabb kami dan Rabb kamu (wahai bulan), adalah Allah."
Doa ini hanya dibaca bagi seseorang yang melihat hilal di awal bulan. Bagi yang tidak melihat, maka tidak disyariatkan untuk membacanya. Doa ini juga tidak dianjurkan untuk dibaca menghadap ke hilal. Mengenai hal tersebut pernah diriwayatkan Ibnu Abi Syaibah dari Ali bin Abi Thalib. Beliau bersabda,
"Apabila kalian melihat hilal, janganlah menengadahkan kepala ke arah hilal (untuk berdoa), tapi cukup berdoa dengan mengucapkan Rabbii wa Rabbuka Allah."
Dikutip dari buku Risalah Shaum karya Wawam Shofwan Sholehuddin, dapat pula membaca doa berikut.
اŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲ ØŖŲŲŲŲŲŲŲŲ ØšŲŲŲŲŲŲŲØ§ Ø¨ŲØ§ŲØŖŲŲ ŲŲŲ ŲŲØ§ŲØĨŲŲŲ ŲØ§ŲŲØ ŲŲØ§ŲØŗŲŲŲØ§Ų ŲØŠŲ ŲŲØ§ŲØĨŲØŗŲŲŲØ§Ų ŲØ ØąŲØ¨ŲŲŲ ŲŲØąŲبŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲŲŲ
Allahumma ahillahu 'alaina bil amni, wal imani, was salamati, wal islami. Rabbi wa rabbukallahu.
Artinya: "Ya Allah, hilalkanlah ia atas kami dnegan nasib baik, iman, keselamatan, dan Islam. Tuhanku dan Tuhanmu Allah,".
Adapun, hukum dari membaca doa ketika melihat hilal adalah sunnah.
(kri/kri)












































Komentar Terbanyak
Waketum MUI Soroti Kesepakatan Dagang RI-AS: Ini Perjanjian atau Penjajahan?
Pernyataan Soal Zakat Picu Polemik, Menag Sampaikan Klarifikasi
Bule Protes Suara Tadarusan, Kemenag Tegaskan Aturan Toa Masjid