Polling: Kemenhaj Wacanakan 'War Tiket' untuk Berangkat Haji, Kamu Setuju?
Polling

Polling: Kemenhaj Wacanakan 'War Tiket' untuk Berangkat Haji, Kamu Setuju?

Suasana Masjidil Haram saat matahari tepat di atas Kabah, Senin (27/5/2024).
Foto: Getty Images/iStockphoto/Dian Widyatmoko
Jakarta -

Dalam Pembukaan Rakernas Konsolidasi Penyelenggaraan Ibadah Haji 1447 H/2026 M pada Rabu (8/4/2026) Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf melemparkan wacana berangkat haji dengan sistem 'war tiket', bukan dengan sistem antrean (waiting list) seperti yang sedang berjalan saat ini.

"Muncul pemikiran apakah perlu antrean yang begitu lama? Apakah tidak perlu dipikirkan bagaimana kita kembali ke zaman sebelum ada BPKH (Badan Pengelola Keuangan Haji). Sebelum ada BPKH, insyaallah tidak ada antrean," ujar Menhaj dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Konsolidasi Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1447 H/2025 M yang berlangsung di Asrama Haji Grand El Hajj (Asrama Haji Cipondoh), Tangerang, Banten pada Rabu (8/4/2026).

Dalam skema "War Tiket" ini, pemerintah nantinya akan mengumumkan biaya haji tahun berjalan dan membuka pendaftaran pada tanggal tertentu. Siapa pun yang siap secara finansial dan fisik bisa langsung mendaftar dan berangkat di tahun yang sama.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Apakah kamu setuju dengan wacana berangkat haji dengan sistem 'war tiket'? Sampaikan jawaban detikers dalam polling detik di bawah ini dan berikan juga pendapatmu di kolom komentar ya.

Ikuti Polling lainnya
Hide Ads