Bacaan Doa Ketika Hujan Lebat dan Angin Kencang

Bacaan Doa Ketika Hujan Lebat dan Angin Kencang

Farah Ramadanti - detikHikmah
Jumat, 10 Mar 2023 18:30 WIB
Bacaan Doa Ketika Hujan Lebat dan Angin Kencang
Ilustrasi berdoa saat hujan lebat Foto: Getty Images/iStockphoto
Jakarta -

Hujan lebat dan angin kencang kerap kali menimbulkan perasaan khawatir dan was-was. Ada doa yang bisa dibaca ketika hujan lebat mengguyur.

Hujan lebat sering datang beriringan dengan angin kencang dan petir. Fenomena alam ini akan membuat setiap orang baik yang tengah beraktivitas di luar ruangan maupun yang berdiam diri di rumah untuk senantiasa berhati-hati.

Cuaca yang tidak menentu akibat krisis iklim juga membuat frekuensi hujan lebih lebat dan angin yang bertiup lebih kencang. Dalam ajaran Islam, waktu hujan turun sendiri adalah salah satu waktu istijabah atau waktu mustajab untuk memanjatkan doa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rasulullah SAW pernah bersabda dalam haditsnya,

ØĢؐ؆ؒØĒŲŽØ§Ų†Ų Ų…ŲŽØ§ ØĒŲØąŲŽØ¯Ų‘ŲŽØ§Ų†Ų Ø§Ų„Ø¯Ų‘ŲØšŲŽØ§ØĄŲ ØšŲŲ†Ų’Ø¯ŲŽ Ø§Ų„Ų†Ų‘ŲØ¯ŲŽØ§ØĄŲŲˆŲŽ ØĒŲŽØ­Ų’ØĒŲŽ Ø§Ų„Ų…ŲŽØˇŲŽØąŲ

ADVERTISEMENT

Artinya: "Dua doa yang tidak akan ditolak, doa ketika adzan, dan doa ketika ketika turunnya hujan." (HR Al Hakim).

Dikutip dari buku Amalan Pembuka Rezeki Rasulullah yang disusun oleh Haris Priyatna dan Lisdy Rahayu, terdapat hadits lain yang juga menggambarkan betapa mustajabnya waktu turun hujan untuk berdoa.

"Berdoalah pada waktu doa-doa diperkenankan Tuhan, yakni pada saat berjumpa dengan pasukan musuh, ketika akan melaksanakan sholat, dan ketika turun hujan." (HR Asy-Syafi'i).

Dalam riwayat lain, Rasulullah SAW juga mengajarkan sejumlah doa saat hujan yang dapat dibaca secara spesifik seperti hujan lebat atau pun hujan disertai angin kencang seperti yang dikutip dari buku Fikih Sunnah oleh Sayyid Sabiq. Berikut bacaan doanya.

Doa ketika Hujan Lebat dan Angin Kencang Menurut Hadits

1. Doa ketika Hujan Lebat

Ø§Ų„Ų„ŲŽŲ‘Ų‡ŲŲ…Ų‘ Ø­ŲŽŲˆŲŽØ§Ų„ŲŽŲŠŲ’Ų†ŲŽØ§ ŲˆŲŽŲ„ŲŽØ§ ØšŲŽŲ„ŲŽŲŠŲ’Ų†ŲŽØ§,Ø§Ų„Ų„ŲŽŲ‘Ų‡ŲŲ…ŲŽŲ‘ ØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰ Ø§Ų„Ų’ØĸŲƒŲŽØ§Ų…Ų ŲˆŲŽØ§Ų„Ų’ØŦŲØ¨ŲŽØ§Ų„Ų ŲˆŲŽØ§Ų„Ø¸ŲŲ‘ØąŲŽØ§Ø¨Ų ŲˆŲŽØ¨ŲØˇŲŲˆŲ†Ų Ø§Ų„Ų’ØŖŲŽŲˆŲ’Ø¯ŲŲŠŲŽØŠŲ ŲˆŲŽŲ…ŲŽŲ†ŲŽØ§Ø¨ŲØĒؐ Ø§Ų„Ø´ŲŽŲ‘ØŦŲŽØąŲ

Bacaan latin: Allahumma haawalaina wa laa 'alaina. Allahumma 'alal aakami wal jibaali, wazh zhiroobi, wa buthunil awdiyati, wa manaabitisy syajari.

Artinya: "Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami, bukan untuk merusak kami. Ya Allah, turunkan lah hujan ke dataran tinggi, gunung-gunung, bukit-bukit, perut lembah, dan tempat tumbuhnya pepohonan." (HR Bukhari).

Dikutip dari Ibnul Qayyim mengatakan, "Ketika hujan semakin lebat, para sahabat meminta Nabi SAW supaya berdoa agar cuaca kembali menjadi cerah. Akhirnya beliau membaca doa di atas." (Zaadul Ma'ad).

2. Doa ketika Angin Kencang

Ø§ŲŽŲ„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡ŲŲ…Ų‘ŲŽ ØĨŲŲ†Ų‘ŲŲŠŲ’ ØŖŲŽØŗŲ’ØŖŲŽŲ„ŲŲƒŲŽ ØŽŲŽŲŠŲ’ØąŲŽŲ‡ŲŽØ§ ŲˆŲŽØŽŲŽŲŠŲ’ØąŲŽ Ų…ŲŽØ§ ŲŲŲŠŲ’Ų‡ŲŽØ§ ŲˆŲŽØŽŲŽŲŠŲ’ØąŲŽ Ų…ŲŽØ§ ØŖŲØąŲ’ØŗŲŲ„ŲŽØĒŲ’ Ø¨ŲŲ‡ŲØŒ ŲˆŲŽØŖŲŽØšŲŲˆŲ’Ø°Ų Ø¨ŲŲƒŲŽ ؅ؐ؆ؒ Ø´ŲŽØąŲ‘ŲŲ‡ŲŽØ§ ŲˆŲŽØ´ŲŽØąŲ‘Ų Ų…ŲŽØ§ ŲŲŲŠŲ’Ų‡ŲŽØ§ ŲˆŲŽØ´ŲŽØąŲ‘Ų Ų…ŲŽØ§ ØŖŲØąŲ’ØŗŲŲ„ŲŽØĒŲ’ Ø¨ŲŲ‡ŲØŒ Ø§ŲŽŲ„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡ŲŲ…Ų‘ŲŽ اØŦŲ’ØšŲŽŲ„Ų’Ų‡ŲŽØ§ ØąŲŽØ­Ų’Ų…ŲŽØŠŲ‹ ŲˆŲŽŲ„ŲŽØ§ ØĒŲŽØŦŲ’ØšŲŽŲ„Ų’Ų‡ŲŽØ§ ØšŲŽØ°ŲŽØ§Ø¨Ų‹Ø§ØŒ Ø§ŲŽŲ„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡ŲŲ…Ų‘ŲŽ اØŦŲ’ØšŲŽŲ„Ų’Ų‡ŲŽØ§ ØąŲŲŠŲŽØ§Ø­Ų‹Ø§ ŲˆŲŽŲ„ŲŽØ§ ØĒŲŽØŦŲ’ØšŲŽŲ„Ų’Ų‡ŲŽØ§ ØļŲŽØąŲŲˆŲ’ØąŲŽØŠŲ‹.

Bacaan latin: AllÃĸhumma innÃŽ as'aluka khairahÃĸ wa khairamÃĸ fÃŽhÃĸ wa khairamÃĸ ursilat bih, wa a'Ãģdzubika min syarrihÃĸ wa syarrimÃĸ fÃŽhÃĸ wa syarrimÃĸ ursilat bih. AllÃĸhummaj'alhÃĸ rahmatan wa lÃĸ taj'alhÃĸ 'adzÃĸban. AllÃĸhummaj'alhÃĸ riyÃĸhan wa lÃĸ taj'alhÃĸ dharÃģratan.

Artinya: "Wahai Tuhanku, aku minta kepada-Mu kebaikan ini angin, kebaikan barang yang ada di dalamnya, dan kebaikan barang yang diutus melaluinya. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan ini angin, kejahatan barang yang ada di dalamnya, dan kejahatan barang yang diutus melaluinya. Wahai Tuhanku, jadikan ini sebagai angin rahmat dan jangan jadikan ini sebagai angin siksa. Wahai Tuhanku, jadikan ini sebagai angin manfaat dan jangan jadikan ini sebagai angin bahaya." (HR Muslim).

Ada bacaan lain yang bisa dibaca muslim ketika hujan turun. Dalam salah satu riwayat, istri Rasulullah SAW, Aisyah RA, juga pernah mendengar Rasulullah SAW membaca doa hujan dengan harapan hujan yang diturunkan dapat bermanfaat. Berikut bacaan doanya,

Ø§Ų„Ų„ŲŽŲ‘Ų‡ŲŲ…ŲŽŲ‘ØĩŲŽŲŠŲŲ‘Ø¨Ø§Ų‹Ų†ŲŽØ§ŲŲØšØ§Ų‹

Bacaan latin: Allahumma shoyyiban nafi'an

Artinya: "Ya Allah, turunkanlah pada kami hujan yang bermanfaat."

Doa tersebut kemudian banyak digunakan sebagian muslim sebagai doa ketika hujan dalam kehidupan sehari-hari.

Demikian bacaan doa ketika turun hujan lebat dan angin kencang. Umat muslim dianjurkan untuk memperbanyak membaca dzikir dan doa. Semoga dapat bermanfaat.




(dvs/dvs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads