Sujud tilawah merupakan amalan sunnah yang dilakukan ketika seorang muslim membaca atau mendengar ayat-ayat sajdah dalam Al-Qur'an. Amalan ini menjadi bentuk ketaatan dan ketundukan kepada Allah SWT atas perintah sujud yang terkandung dalam ayat tersebut.
Menurut Maharati Marfuah dalam buku Serba-Serbi Sujud Tilawah, sujud tilawah adalah sujud yang dilakukan saat membaca atau mendengar ayat sajdah yang berisi perintah untuk bersujud. Para ulama sepakat bahwa sujud ini disyariatkan, bahkan dalam mazhab Syafi'i hukumnya termasuk sunnah muakkad atau sangat dianjurkan.
Keutamaan sujud tilawah juga dijelaskan dalam hadits Rasulullah SAW:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
ØĨŲØ°Ųا ŲŲØąŲØŖŲ Ø§Ø¨ŲŲŲ ØĸدŲŲ Ų Ø§ŲØŗŲŲØŦŲØ¯ŲØŠŲ ŲŲØŗŲØŦŲØ¯Ų Ø§ØšŲØĒŲØ˛ŲŲŲ Ø§ŲØ´ŲŲŲŲØˇŲاŲŲ ŲŲØ¨ŲŲŲŲ...
Artinya: "Jika anak Adam membaca ayat sajdah, lalu dia sujud, maka setan akan menjauhinya sambil menangis..." (HR Muslim)
Bacaan Sujud Tilawah
Dalam praktiknya, tidak ada bacaan yang secara khusus diwajibkan. Namun, Imam Nawawi dalam kitab Raudlatut Thalibin menganjurkan doa berikut untuk dibaca saat sujud:
ØŗŲØŦŲØ¯Ų ŲŲØŦŲŲŲŲ ŲŲŲŲŲØ°ŲŲ ØŽŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲØĩŲŲŲŲØąŲŲŲØ ŲŲØ´ŲŲŲŲ ØŗŲŲ ŲØšŲŲŲ ŲŲØ¨ŲØĩŲØąŲŲŲØ Ø¨ŲØŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲŲŲŲŲŲØĒŲŲŲ
Arab latin: Sajada wajhiya lil ladzÃŽ khalaqahÃģ wa shawwarahÃģ wa syaqqa sam'ahÃģ wa basharahÃģ bi haulihÃŽ wa quwwatihÃŽ.
Artinya: "Wajahku bersujud kepada Allah SWT, yaitu Zat yang menciptakan, yang membuka pendengaran juga penglihatan-Nya dengan daya dan kekuatan-Nya."
Selain itu, dalam pandangan mazhab Syafi'i dan Hambali, bacaan "Subhaana rabbi al-a'la" juga dapat dibaca sebagaimana sujud dalam salat.
Tata Cara Sujud Tilawah
Tata cara sujud tilawah dijelaskan dalam kitab Al-Fiqh 'Ala Al-Madzahib Al-Arba'ah karya Syaikh Abdurrahman Al-Juzairi.
Jika dilakukan di luar salat:
- Niat sujud tilawah
- Takbiratul ihram
- Sujud satu kali
- Duduk sejenak
- Salam
Jika dilakukan dalam salat:
- Cukup berniat dalam hati
- Langsung sujud satu kali seperti sujud biasa
- Kembali melanjutkan salat
Dalam salat berjamaah, makmum wajib mengikuti imam. Hal ini sebagaimana riwayat dari Zaid bin Aslam RA yang menunjukkan bahwa makmum tidak boleh sujud jika imam tidak melakukannya (HR Ibnu Syaibah).
Daftar Ayat Sajdah
Ayat sajdah adalah ayat dalam Al-Qur'an yang mengandung perintah sujud. Dalam buku Ilmu Tajwid Komprehensif, ayat-ayat ini biasanya ditandai dengan simbol khusus dalam mushaf.
Berdasarkan hadits riwayat Ibnu Majah, terdapat sekitar 15 ayat sajdah dalam Al-Qur'an:
ØšŲŲŲ ØšŲŲ ŲØąŲŲ Ø¨ŲŲŲ Ø§ŲŲØšŲاØĩŲ...
Artinya: Rasulullah mengajarkan 15 ayat sajdah dalam Al-Qur'an, termasuk tiga dalam Mufassal dan dua dalam surat Al-Hajj (HR Ibnu Majah).
Mengutip buku Penuntun Praktis Shalat Sudah Benarkah Shalat Kita karya Ustaz Agus Arifin, berikut ini daftar ayat-ayat Sajdah dalam Al Qur'an:
- Al-Insyiqaq ayat 21
- Sad ayat 24 (meski sebagian ulama seperti As-Suyuthi dalam Al-Itqan tidak memasukkannya sebagai ayat sajdah)
- Al-Furqan ayat 60
- Maryam ayat 58
- As-Sajdah ayat 15
- Al-Hajj ayat 18
- Al-'Alaq ayat 19
- Ar-Ra'd ayat 15
- An-Najm ayat 62
- Al-Hajj ayat 77
- An-Nahl ayat 50
- Al-Isra' ayat 109
- Fussilat ayat 38
- An-Naml ayat 26
- Al-A'raf ayat 206
Ayat-ayat tersebut merupakan bagian dari Al-Qur'an yang mengandung isyarat atau perintah untuk bersujud sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT.
(inf/aeb)












































Komentar Terbanyak
Arab Saudi Resmi Tetapkan Idul Fitri 20 Maret 2026
Apakah Nanti Malam Takbiran? Ini Prediksinya
Hasil Sidang Isbat Lebaran Idul Fitri 2026 Diumumkan Jam Berapa?