Ramadan selalu datang dengan suasana penuh kegembiraan. Dari kota besar hingga pelosok desa, dari orang tua hingga anak-anak, semua menyambutnya dengan penuh antusias.
"Coba kita lihat siapa yang bergembira pada saat Ramadan datang? Semua umur bergembira kan, anak-anak juga," kata Prof Nasaruddin Umar dalam detikKultum Ramadan, Selasa (17/3/2026).
Prof Nasaruddin Umar menjelaskan ada sebuah penelitian yang dilakukan oleh seorang mahasiswa asal Arab Saudi yang menempuh studi di Amerika Serikat. Ia meneliti bagaimana Ramadan dirayakan di berbagai negara, dan Indonesia menjadi salah satu objek kajian yang dianggap paling unik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada sebuah penelitian itu disertasinya di Amerika orangnya warga negara Saudi, dia meneliti di Indonesia tentang Ramadan di Indonesia penelitian tentang pengalaman di negara yang paling unik merayakan Ramadan," bebernya.
Keunikan itu tampak jelas dalam tradisi yang hidup di tengah masyarakat. Salah satu yang paling khas adalah tradisi membangunkan sahur.
"Indonesia di pedesaan pun sampai di perkotaan jam 03.00 atau jam 03.30 anak-anak kecil itu berombongan bahwa panci-panci bekas pukul panci, sahur sahur sahur sahur," lanjut sosok yang juga Imam Besar Masjid Istiqlal ini.
Prof Nasaruddin Umar mengingatkan pentingnya bersikap baik kepada anak-anak ketika berada di area masjid.
"Anak kecil juga coba kita lihat yang memenuhi masjid anak-anak kecil kan. Jangan mengusir anak-anak yang ribut di masjid, saya ingatkan kepada bapak ibu sekalian pengurus masjid terutama ini teriakan anak-anak di masjid itu doanya anak, namanya saja anak-anak. Jadi jangan mengusir anak-anak kecil masuk di masjid," ujarnya.
Seiring waktu, mereka akan tumbuh dan berubah. "Sekarang teriak-teriak lama kelamaan juga berhenti itu, (mereka) salat tuh jadi anak remaja masjid nanti jadinya," lanjutnya.
Menurut Prof Nasaruddin Umar, Ramadan menjadi waktu yang baik untuk menciptakan generasi muda yang kelak menjadi ahli surga.
"Di dalam bulan ini bapak ibu sangat bagus untuk menciptakan suatu kesempatan yang baik untuk mendidik generasi muda, anak-anak yang insya Allah akan mempersiapkan diri untuk menjadi penghuni surga. Insyaallah, semoga Allah mendengarkan harapan kita," tutup Prof Nasaruddin Umar.
Selengkapnya detikKultum bersama Prof Nasaruddin Umar: Ramadan dan Pendidikan Anak di Era Gadget tonton DI SINI. Kajian bersama Prof Nasaruddin Umar ini tayang tiap hari selama Ramadan di detikcom pukul 17.45 WIB. Jangan terlewat!
Program ini didukung oleh PT Bank Syariah Nasional (BSN).
Baca juga: Ramadan dan Kesetaraan Gender di Era Digital |












































Komentar Terbanyak
Mojtaba Khamenei Jadi Pemimpin Tertinggi Iran, MUI: Kehancuran bagi AS-Israel
Kisah Turunnya Malaikat yang Menjabat Tangan Manusia di Malam Lailatul Qadar
Perkiraan Lebaran 2026 Menurut NU, Muhammadiyah, Pemerintah, BMKG dan BRIN