- Bacaan Niat Sholat Hajat 1. Niat Sholat Hajat Dua Rakaat 2. Niat Sholat Hajat Empat Rakaat
- Tata Cara Melakukan Sholat Hajat
- Kapan Waktu Mengerjakan Sholat Hajat?
- Doa Setelah Sholat Hajat: Arab, Latin dan Arti 1. Lantunkan Zikir dan Istighfar Terlebih Dahulu 2. Membaca Sholawat kepada Nabi Muhammad SAW 3. Lanjutkan dengan Doa dari Hadits
Niat sholat hajat dibaca sebelum takbiratul ihram. Niat menjadi rukun sekaligus syarat sah sholat, termasuk dalam sholat hajat.
Terkait sholat hajat sendiri disebutkan dalam hadits Nabi SAW, beliau bersabda:
"Siapa yang berwudhu dan menyempurnakannya, kemudian sholat dua rakaat dengan sempurna, maka Allah akan memberikan apa yang ia minta, cepat atau lambat." (HR Ahmad dan Abu Darda')
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Biasanya, sholat hajat dilakukan ketika muslim memiliki hajat dan berharap permohonannya segera dikabulkan oleh Allah SWT. Banyak manfaat yang bisa diraih dari sholat hajat, salah satunya menjadi jalan terbaik bermunajat sekaligus memohon kepada Sang Khalik agar sesuatu yang diinginkannya memperoleh rida-Nya.
Diterangkan dalam buku Dahsyatnya Shalat Sunnah karya Maulana Ahmad, hajat dalam sholat hajat berkaitan dengan kebutuhan terhadap sesama manusia maupun kepada Allah SWT. Maksudnya, hajat bisa berlaku untuk urusan duniawi ataupun ukhrawiah.
Sholat hajat dapat dikerjakan minimal dua rakaat hingga dua belas rakaat. Ibadah ini bisa dilakukan dengan salam setiap dua rakaat atau setiap empat rakaat.
Bacaan Niat Sholat Hajat
Niat sholat hajat dibedakan sesuai jumlah rakaatnya. Berikut bacaan niat sholat hajat dua dan empat rakaat yang dikutip dari sumber yang sama.
1. Niat Sholat Hajat Dua Rakaat
اُصَلِّى سُنَّةَ الْحَاجَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلهِ تَعَالَى
Ushollii sunnatal haajati rok'aataini lillahi ta'ala.
Artinya: "Aku berniat sholat sunnah hajat dua rakaat karena Allah SWT."
2. Niat Sholat Hajat Empat Rakaat
أُصَلِّيْ سُنَّةَ الْحَاجَةِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ لِلَّهِ تَعَالَى
Ushalli sunnatal-hajaati arba'a raka'aatin lillaahi ta'aalaa.
Artinya: "Aku niat sholat sunnah hajat empat rakaat karena Allah SWT."
Tata Cara Melakukan Sholat Hajat
Berikut langkah-langkah melakukan sholat hajat yang dikutip dari buku Menjemput Berkah Lewat Shalat Hajat tulisan Abu Khansa Al Harits.
- Membaca niat sholat hajat
- Takbiratul ihram
- Membaca doa iftitah, dilanjutkan membaca surah Al Fatihah dan salah satu surah di Al-Qur'an.
- Ruku'
- I'tidal
- Sujud yang pertama
- Duduk di antara dua sujud
- Sujud yang kedua
- Bangkit dari sujud lalu lakukan rakaat kedua seperti rakaat pertama
- Tasyahud akhir
- Salam
Apabila sholat hajat dilakukan sebanyak empat rakaat dan satu salam, setelah rakaat kedua muslim langsung berdiri tanpa tasyahud awal. Lalu, lanjutkan rakaat ketiga dan keempat sebelum diakhiri dengan salam.
Kapan Waktu Mengerjakan Sholat Hajat?
Dilansir dari buku Penuntun Mengerjakan Shalat Hajat karya Ali Akbar bin Aqil, sholat hajat dapat dilakukan kapan saja, baik itu siang atau malam hari selama bukan waktu yang dilarang untuk sholat. Namun, alangkah baiknya muslim menunaikan sholat hajat pada sepertiga malam terakhir seperti tahajud.
Diketahui, momen tersebut menjadi salah satu waktu mustajab untuk berdoa. Terlebih, pada sepertiga malam terakhir suasana lebih hening dan sunyi sehingga muslim bisa beribadah dengan khusyuk.
Allah SWT berfirman dalam surah Az Zariyat ayat 18,
وَبِالْاَسْحَارِ هُمْ يَسْتَغْفِرُوْنَ
Artinya: "dan pada akhir malam mereka memohon ampunan (kepada Allah)."
Doa Setelah Sholat Hajat: Arab, Latin dan Arti
Ustaz Arif Rahman melalui bukunya Panduan Sholat Wajib & Sunnah Sepanjang Masa Rasulullah SAW menyebut beberapa doa yang bisa diamalkan muslim setelah sholat hajat. Berikut urutannya,
1. Lantunkan Zikir dan Istighfar Terlebih Dahulu
أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمَ مِنْ كُلِّ ذَنْبٍ وَأَتُوبُ إِلَيْه
Astaghfirullahal 'azhim rabbi min kulli dzanbin wa atubu ilaih (100 kali)
Artinya: "Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung dari setiap dosa dan aku bertobat kepada-Nya."
2. Membaca Sholawat kepada Nabi Muhammad SAW
اَللّهُمَّ صَلِّ عَلى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلاةَ الرِّضا وَارْضَ عَنْ اَصْحَابِه رِضَاءَ الرِّضا
Allahumma shalli 'ala Sayyidina Muhammadin shalatar-ridha wardha'an ashhabihir riddhar-ridha (minimal 100 kali)
Artinya: "Wahai Tuhanku, limpahkan kesejahteraan kepada junjungan kami, Nabi Muhammad SAW, kesejahteraan yang diridai, dan ridailah sahabat-sahabat beliau semuanya."
3. Lanjutkan dengan Doa dari Hadits
Setelah membaca sholawat, lanjutkan dengan membaca doa berdasarkan hadits riwayat Tirmidzi dan Ibnu Abu Aufa.
لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ الحَلِيْمُ الكَرِيْمُ ، سُبْحَانَ اللهِ رَبِّ العَرْشِ العَظِيْم ، الحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ العَالَمِينَ ، أَسْأَلُكَ مُوْجِبَاتِ رَحْمَتِكَ ، وَعَزَائِمَ مَغْفِرَتِكَ ، وَالغَنِيْمَةَ مِنْ كُلِّ بِرٍّ ، وَالسَّلَامَةَ مِنْ كُلِّ إِثْمٍ ، لَا تَدَعْ لِي ذَنْبًا إِلَّا غَفَرْتَهُ ، وَلَا هَمًّا إِلَّا فَرَّجْتَهُ ، وَلَا حَاجَةً هِيَ لَكَ رِضًا إِلَّا قَضَيْتَهَا يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ
Laa ilaaha illallaahul haliimul kariim. Subhaanallahi rabbil 'arsyil 'azhiim. Alhamdulillaahi rabbil 'aalamiin. As aluka muujibaati rahmatika wa 'aazaaima maghfiratika wal ghaniimata min kulli birri wassalaamata min kulli itsmin laa tada' lii dzamban illa ghafartah walaa hamman illaa farajtah walaa haajatan hiya laka ridhan illa qadhaitah yaa arhamar raahimiin.
Artinya: "Tidak ada Tuhan melainkan Allah Yang Maha Lembut dan Maha Penyantun. Maha Suci Allah, Tuhan pemelihara Arsy yang Maha Agung. Segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam. Kepada-Mu-lah aku memohon sesuatu yang mewajibkan rahmat-Mu, dan sesuatu yang mendatangkan ampunan-Mu dan memperoleh keuntungan pada tiap-tiap dosa. Janganlah Engkau biarkan dosa daripada diriku, melainkan Engkau ampuni dan tidak ada sesuatu kepentingan, melainkan Engkau beri jalan keluar, dan tidak pula sesuatu hajat yang mendapat kerelaan-Mu, melainkan Engkau kabulkan. Wahai Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang."

Komentar Terbanyak
MUI Usul Istilah LGBT Diubah Jadi LGSP
Kampus Muhammadiyah Mendominasi Universitas Islam Terbaik Dunia, Ini Daftarnya
5 Hewan yang Boleh Dibunuh dalam Islam