Top! Mahasiswa UGM Jadi Duta Bahasa Provinsi DIY, Ini Tugasnya

Anatasia Anjani - detikEdu
Senin, 25 Okt 2021 13:50 WIB
Duta Bahasa DIY 2021
Foto: UGM
Jakarta - Kabar prestasi datang lagi dari dua mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) yang berhasil meraih juara 2 dalam Duta Bahasa Provinsi DIY 2021. Kedua mahasiswa tersebut, yaitu Febriska Noor Fitriana mahasiswi Arkeologi 2017 dan Johny Hutagalung mahasiswa Geografi 2017.

Setelah berhasil meraih juara dua dalam Duta Bahasa DIY 2021, kedua mahasiswa tersebut bertugas memberikan kegiatan edukasi literasi kepada masyarakat umum karena saat ini mereka menilai masih banyak yang belum paham penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

"Karena hingga saat ini saya merasa dan melihat bahwa masih banyak penggunaan Bahasa Indonesia khususnya dalam penulisan masih belum betul, seperti (aturan) pemisahan kata (pada) terima kasih, penggunaan (imbuhan) 'di' untuk (kata) tempat dan di kata pasif, juga untuk kata 'padanan kata' yang belum tersosialisasi dengan optimal," tutur Febriska yang dikutip dari laman UGM, Senin (25/10/2021).

Febriska mengungkapkan sebagai duta bahasa, mereka memiliki tiga tugas prioritas sebagai Abdi Bahasa. Pertama adalah mengembangkan dan meningkatkan budaya literasi masyarakat. Kedua jaga bahasa yang mengampanyekan penggunaan bahasa dengan baik di ruang publik

Tugas terakhir adalah niaga bahasa atau menyelenggarakan kegiatan edukasi kebahasaan dan kesastraan dalam bentuk produk niaga seperti kelas bahasa asing, seminar, dan pameran kebahasaan serta kesastraan.

"Jadi, acuan program kerja kita mengacu pada trigatra bahasa yang berisi utamakan bahasa Indonesia, lestarikan bahasa daerah, dan kuasai bahasa asing," ujar Febriska.

Sebagai implementasinya, Febriska berencana memfokuskan tugasnya pada kegiatan edukasi literasi berbentuk workshop, seminar, permainan daring, dan lain sebagainya.

Permainan daring tersebut dapat berbentuk tebak kata padanan Bahasa Indonesia, games angka Aksara Jawa, dan sebagainya.

Senada dengan Febriska, rekannya Frinsen memiliki dua program kerja, yaitu Superweb Literasi dan Pojok Literasi.

Superweb literasi adalah wadah digital yang mengintegrasikan segala layanan dengan tujuan guna meningkatkan daya literasi masyarakat, ketangkasan berpikir, serta menumbuhkan rasa inovasi sehingga mampu membawa perubahan dalam lingkungan masing-masing.

Sedangkan, Pojok Literasi adalah program untuk menyebarkan pengetahuan dan penanaman nilai-nilai budi pekerti yang sesuai dengan jati diri bangsa. Diharapkan Pojok Literasi dapat menghasilkan generasi unggul, berkarakter, dan memiliki integritas.

Sektiadi Sekretaris Departemen Arkeologi FIB UGM mengapresiasi prestasi yang diperoleh mahasiswanya. Ia berharap dengan adanya kehadiran mahasiswa UGM di Duta Bahasa dapat meningkatkan kemampuan Bahasa Indonesia di masyarakat dan kalangan mahasiswa.

"Kami sebagai dosen merasa gembira karena mahasiswa Arkeologi juga berprestasi termasuk pada kegiatan-kegiatan yang bersifat kompetitif. Tidak mudah untuk mendapatkan suatu prestasi karena tentu perlu usaha yang tidak singkat, apa lagi pada bidang bahasa yang tidak secara khusus kami ajarkan," ujar Sektiadi.



Simak Video "Minat Belajar Bahasa Korea di Dunia Makin Melejit Gegara Squid Game"
[Gambas:Video 20detik]
(atj/pay)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia