×
Ad

Muncul Embun Es di Dieng, Apa Penyebabnya? Ini Kata Pakar BRIN

Cicin Yulianti - detikEdu
Rabu, 15 Jul 2026 17:45 WIB
Embun es di Dieng. Foto: Dok. Brent Sastro
Jakarta -

Baru-baru ini ramai di media sosial yang memperlihatkan fenomena embun es yang muncul pada dedaunan dan tumbuhan di dataran tinggi Dieng, Jawa Tengah. Mengapa muncul embun es tersebut?

Frost atau embun es di Dieng muncul karena disebabkan oleh berbagai faktor. Seperti dijelaskan oleh Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Iklim dan Atmosfer, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Aris Pramudia.

Embun es tersebut tidak muncul begitu saja. Pada kasus di Dieng, frost ada di wilayah dengan ketinggian 2.000 meter di atas permukaan laut.

Faktor Bentuk Wilayah-Musim Kemarau

Aris menjelaskan berbagai penyebab embun es tersebut muncul, mulai dari tiupan angin karena puncak musim kemarau hingga bentuk wilayah yang cekung.

"Selain karena tiupan angin pada puncak musim kemarau yang membawa udara dingin, langit cerah atau clear sky tanpa tutupan awan juga menjadi penyebabnya. Bentuk wilayah yang cekung juga menyebabkan udara mengendap dan terjebak di dasar cekungan, sehingga tidak dapat mengalir keluar dari cekungan," jelasnya dikutip dari aman BRIN, Rabu (15/7/2026).

Selain itu, penyebab lain adalah kondisi angin tenang saat dini hari. Penurunan suhu ekstrem juga menjadikan air mencapai titik bekunya.

Dampak Embun Es di Dieng

Embun es ini tentunya unik tetapi juga membawa dampak buruk bagi tanaman di sana. Frost bisa menyebabkan kerusakan sayuran di wilayah pertanian Dieng.

"Di dataran tinggi Dieng, tanaman existing adalah tanaman pertanian hortikultura atau perkebunan dataran tinggi, seperti kentang, sayuran, teh, dan lainnya. Sehingga, disarankan untuk tetap mengembangkan tanaman existing tersebut dengan adanya antisipasi terhadap munculnya frost pada waktu-waktu tertentu," ungkap Aris.

Antisipasi dan Penanganan Embun Es Dieng

Aris juga menyarankan beberapa cara agar petani bisa mencegah kerusakan tanaman dan sayuran akibat frost. Salah satunya dengan water sprinkling.

Petani bisa menyemprotkan air ke tanaman, lalu melakukan pemanasan langsung pada tanaman. Selain itu, langkah lain bisa dengan mengaduk udara atau meniupkan angin buatan untuk menciptakan sirkulasi udara.

Tips lainnya, dengan memberi naungan pada tanaman, memilih tempat aman untuk menanam hingga memberikan material penutup permukaan tanah.

Inovasi Lindungi Tanaman dari Embun Es

Aris menyebut teknologi modifikasi cuaca (TMC) bisa coba digunakan. Ia menyampaikan temuannya di Cartenz, Papua Tengah.

Di sana, tanaman yang tumbuh hanya lumut saja. Menurut Aris, teknologi serupa juga bisa coba diterapkan di dataran tinggi Dieng.

"Teknologi dari modifikasi cuaca di Dieng bukan untuk menambah volume salju, tapi menjadi pembelajaran teknologi dalam hal mengantisipasi terjadinya salju. Dan yang menjadi perhatian bersama adalah terdapat konflik kebutuhan adanya frost di Dieng antara sektor pertanian dan sektor pariwisata," tutup Aris.



Simak Video "Video: Embun Es di Jawa, Fenomena Langka di Dataran Tinggi Dieng"

(cyu/nah)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork