Brrr! Dieng Mulai Diselimuti Embun Es, Suhu Capai 0 Derajat

Brrr! Dieng Mulai Diselimuti Embun Es, Suhu Capai 0 Derajat

Arina Zulfa Ul Haq, Muhammad Iqbal Al Fardi - detikJateng
Selasa, 09 Jun 2026 14:51 WIB
Embun es muncul di kawasan Dieng, Banjarnegara, Senin (9/6/2026).
Embun es muncul di kawasan Dieng, Banjarnegara, Senin (9/6/2026). (Foto: dok. istimewa)
Banjarnegara -

Sejumlah titik dataran tinggi Dieng mulai diselimuti embun es atau bun upas, beberapa hari ini. Pagi tadi, suhu di kawasan Dieng mencapai 0 derajat Celsius.

Kepala UPT Dieng Banjarnegara, Wibi Satria N menyebut embun es mulai muncul di dataran tinggi Dieng sejak Minggu (7/6).

"Kemarin per hari Minggu itu sudah mulai ada (embun es) muncul tapi nggak banyak sih, Mas. Kalau letaknya itu sekitaran lapangan, lapangan di dekat kompleks Candi Arjuna," sebut Wibi saat dihubungi detikJateng, Selasa (9/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Minggu pagi suhu mencapai 2 derajat Celsius, Senin 1 derajat Celsius, dan tadi pagi sempat 0 derajat Celsius," lanjutnya.

Meski telah muncul embun es, Widi menyebut, fenomena itu masih belum merata dan tidak terlalu tebal. Kemungkinan, embun es mulai merata di dataran tinggi Dieng pada pekan ini.

ADVERTISEMENT

Widi membeberkan jika puncak Dieng diterpa angin pada malam hari, maka kemungkinan besar tidak bakal muncul es.

"Kita lihat cuaca malam harinya, kalau malam harinya anginnya kencang biasanya paginya nggak muncul es. Tapi kalau malam harinya anginnya tenang, ya, biasanya paginya baru muncul embun es," ungkapnya.

"Sudah 2 minggu ini nggak hujan ini, Mas. Kalau bertahan nggak hujan, ya, insyaallah embun esnya akan ada agak lama ini. Kalau ada hujan, angin kencang, ya, hilang lagi gitu," lanjutnya.

Widi memprakirakan puncak fenomena tersebut berlangsung pada Juli hingga akhir Agustus. Pada periode tersebut, dia mengatakan, biasanya suhu terendah Dieng mencapai -4 derajat celcius.

"Kemungkinan kalau selama nggak hujan lagi, ya, kan kadang beberapa wilayah masih kemarau basah gitu. Insyaallah antara bulan Juli-Agustus nanti. Seringnya sih puncaknya ketika bulan Agustus ketika ada acara DCF (Dieng Culture Festival) itu, Mas," sebutnya.

Saran BMKG untuk Wisatawan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan tips bagi wisatawan sebelum berburu fenomena embun es di Dieng.

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang, Harits Syahid Hakim mengatakan, suhu di Dieng saat ini sudah 0 derajat Celsius. Kondisi itu membuat peluang terbentuknya embun es semakin besar.

"Berdasarkan beberapa pantauan, terutama dari teman-teman di Dieng, suhunya sudah mendekati nol derajat. Biasanya kalau sudah mendekati nol memang proses pembekuan itu sudah terjadi," kata Harits saat dihubungi detikJateng, Senin (8/6).

Bagi wisatawan yang ingin menyaksikan bun upas secara langsung, Harits menyarankan agar mempersiapkan pakaian hangat dan menjaga kondisi tubuh sebelum berangkat.

"Lebih cenderung ke persiapan fisik, kemudian alat-alat seperti jaket, kemudian juga kondisi tubuh kita. Lebih minum vitamin, kemudian juga menyediakan sarung tangan, kupluk, dan juga jaket tebal," ujarnya.

Menurutnya, suhu dingin ekstrem di Dieng dapat dirasakan terutama pada malam hingga pagi hari. Karena itu, wisatawan diminta tidak meremehkan kondisi cuaca meski berkunjung pada musim kemarau.

"(Kalau dari tahun sebelumnya) Memang dia pembentukan suhunya sampai membeku, berarti suhunya di bawah nol bahkan minus," ucapnya.

Selain wisatawan, BMKG juga mengingatkan para pendaki gunung untuk meningkatkan kewaspadaan. Musim kemarau identik dengan suhu udara yang lebih dingin sehingga berisiko memicu hipotermia jika pendaki tidak mempersiapkan diri dengan baik.

"Diutamakan lebih mempersiapkan kondisi dan perlengkapan. Obat-obatan kemudian blanket, segala macam pemanas gel juga mungkin harus dipersiapkan," jelas Harits.




(aku/alg)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads