Potret Lukisan Gua Tertua di Dunia Berusia 67.800 Tahun di Muna Sultra

Foto Edu

Potret Lukisan Gua Tertua di Dunia Berusia 67.800 Tahun di Muna Sultra

Dokumentasi BRIN - detikEdu
Kamis, 22 Jan 2026 20:54 WIB

Muna - Ini dia lukisan gua tertua di dunia berusia 67.800 tahun! Letaknya di Liang Metanduno, Pulau Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra), Indonesia.

Lukisan gua tertua di dunia ada di Muna Sultra
Penemuan ini dibongkar melalui studi kolaborasi internasional antara Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Griffith University dan Southern Cross University (Australia). Studi tersebut rilis di jurnal Nature dengan judul β€œRock art from at least 67,800 years ago in Sulawesi” pada 21 Januari 2026 kemarin. Foto: (BRIN/Ahdi Agus Oktaviana)
Lukisan gua tertua di dunia ada di Muna Sultra
Professor Maxime Aubert dari Griffith University sedang meneliti lukisan di Liang Metanduno. Peneliti Pusat Riset Arkeometri BRIN, Adhi Agus Oktavina menyebut, usia lukisan gua ini lebih tua 16,6 ribu tahun dibandingkanΒ seni cadas dari Maros-Pangkep yang ditemukan sebelumnya. Foto: (BRIN/Ahdi Agus Oktaviana)
Lukisan gua tertua di dunia ada di Muna Sultra Indonesia
Selain itu, lukisan gua Liang Metanduno itu juga berusia 1,1 ribu lebih tua dibandingkan cap tangan dari Spanyol yang dikaitkan dengan zaman Neanderthal dan selama ini dianggap sebagai seni tertua di dunia. Foto: (Griffith University/Maxime Aubert)
Lukisan gua tertua di dunia ada di Muna Sultra Indonesia
"Temuan ini menunjukkan bahwa Sulawesi merupakan salah satu pusat budaya artistik tertua dan paling berkelanjutan di dunia, dengan akar yang berasal dari fase paling awal hunian manusia di kawasan ini," ujar Prof Maxime Aubert dari Griffith University, salah satu peneliti utama. Foto: (Griffith University/Maxime Aubert)
Lukisan gua tertua di dunia ada di Muna Sultra Indonesia
Prof Adam Brumm dari Australian Research Centre for Human Evolution (ARCHE), Griffith University, menyampaikan cap tangan yang ditemukan dalam seni cadas di Pulau Muna ini juga memiliki ciri unik secara global, dengan modifikasi yang mempersempit bentuk jari sehingga menyerupai cakar (narrow finger), mencerminkan ekspresi simbolik yang matang. Brumm menyebut seni ini juga bisa melambangkan gagasan bila manusia dan hewan punya hubungan yang erat. Hal ini juga terlihat dalam seni lukis paling awal yang ditemukan di Sulawesi. Foto: (Griffith University/Maxime Aubert)
Penampakan dari atas gua Liang Metanduno, tempat lukisan gua tertua di Muna Sultra
Penampakan Liang Metanduno dari luar. Para peneliti mendesak adanya perlindungan kawasan karst yang mengandung situs seni cadas purba. Foto: (BRIN/Ratno Sardi)
Penampakan dari atas gua Liang Metanduno, tempat lukisan gua tertua di Muna Sultra
Penampakan dari atas kawasan Liang Metanduno, Pulau Muna, Sultra. Perlindungan kawasan karst yang mengandung situs seni cadas purba harus menjadi bagian integral dari perencanaan tata ruang dan kebijakan pengelolaan sumber daya alam. Oleh karena itu, selain melakukan kolaborasi dengan Grifith Univeristy (Australia), penelitian ini juga melibatkan Kementerian Kebudayaan, Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XVIII dan XIX, Universitas Hasanuddin, Universitas Halu Oleo, dan Institut Teknologi Bandung (ITB). Foto: (BRIN/Ratno Sardi)
Potret Lukisan Gua Tertua di Dunia Berusia 67.800 Tahun di Muna Sultra
Potret Lukisan Gua Tertua di Dunia Berusia 67.800 Tahun di Muna Sultra
Potret Lukisan Gua Tertua di Dunia Berusia 67.800 Tahun di Muna Sultra
Potret Lukisan Gua Tertua di Dunia Berusia 67.800 Tahun di Muna Sultra
Potret Lukisan Gua Tertua di Dunia Berusia 67.800 Tahun di Muna Sultra
Potret Lukisan Gua Tertua di Dunia Berusia 67.800 Tahun di Muna Sultra
Potret Lukisan Gua Tertua di Dunia Berusia 67.800 Tahun di Muna Sultra
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads