Empat astronaut ditarik pulang lebih cepat dari ruang angkasa pada Jumat (16/1/2026) dini hari. Mereka sebelumnya dijadwalkan spulang sekitar satu bulan lagi.
Dilansir dari Science Daily, para astronaut ditarik karena salah satu di antaranya teridentifikasi mengalami masalah medis. Badan Penerbangan dan Antariksa AS (NASA) menyatakan, salah satu astronaut tersebut dalam keadaan stabil, tetapi pihaknya tidak bisa menjelaskan lebih jauh untuk melindungi privasi medisnya.
NASA sendiri menyiapkan pengiriman keempat astronaut ke rumah sakit setibanya di Bumi. Langkah ini diambil agar mereka bisa mendapat evaluasi medis tambahan di Bumi.
Setelah itu, para astronaut akan berangkat ke Pusat Antariksa Johnson NASA di Houston, Texas. Di sana, mereka akan menjalani evaluasi pascapenerbangan standar dan pemulihan kondisi fisik.
Empat Astronaut yang Pulang Lebih Cepat
Para kru Space X Crew-11 yang pulang lebih cepat dari ruang angkasa itu terdiri dari astronaut NASA Zena Cardman dan Mike Fincke; astronaut Badan Eksplorasi Ruang Angkasa Jepang (JAXA) Kimiya Yui; dan kosmonaut Rusia, Roscosmos Oleg Platonov.
Misi mereka dimulai pada 1 Agustus 2025. Apa saja aktivitasnya di ruang angkasa?
Penelitian Para Astronaut di Ruang Angkasa
Selama di ruang angkasa, mereka meneliti lebih dari 850 jam untuk menyiapkan kembalinya manusia ke Bulan, persiapan manusia ke Mars, dan meningkatkan kehidupan di Bumi, dikutip dari laman NASA.
Penelitian Tulang
Astronaut NASA Zena Cardman meneliti bagaimana manusia mengalami kondisi penurunan kepadatan, volume, dan tinggi tulang secara bertahap di ruang angkasa, yang disebut bone loss. Ia mempelajari aktivitas sel tulang dalam kondisi mikrogravitasi, agar bone loss astronaut di ruang angkasa dan osteoporosis manusia di Bumi dapat dikendalikan.