Adab Bersin dan Menguap dalam Ajaran Islam, Siswa Wajib Tahu!

Adab Bersin dan Menguap dalam Ajaran Islam, Siswa Wajib Tahu!

Devi Setya - detikEdu
Selasa, 04 Okt 2022 18:00 WIB
bersin
Ilustrasi bersin Foto: shutterstock
Jakarta -

Setiap manusia pasti pernah mengalami bersin dan menguap. Reaksi tubuh ini bersifat alami dan terkadang sulit untuk dikendalikan. Dalam ajaran Islam, ada adab yang bisa dilakukan ketika bersin maupun menguap.

Bersin dan menguap adalah reaksi tubuh yang terbilang ringan. Reaksi ini terkadang datang secara tiba-tiba dan berlangsung dalam waktu singkat. Ternyata dalam Islam, bersin dan menguap dibahas sebagai hal yang penting.

Dikutip dari Buku Pintar Sains dalam Al-Quran oleh Nadiah Thayyarah, diriwayatkan dari Abi Hurairah bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda:

"Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bersin dan membenci orang yang menguap. Jika salah seorang dari kalian bersin dan mengucapkan 'Alhamdulillah' maka bagi muslim yang mendengarnya patut membaca 'yarhamukallah' (semoga Allah merahmatimu). Adapun menguap, ia termasuk perbuatan setan. Jika salah seorang dari kalian menguap, hendaknya ia menutup mulutnya sebisa mungkin. Karena jika salah seorang dari kalian menguap, setan akan menertawakannya." (HR. Bukhari)

Adab Bersin

Bersin adalah proses alami dari tubuh yang terjadi ketika saluran pernapasan mengalami iritasi. Dalam dunia medis, bersin memiliki tujuan untuk mengeluarkan bakteri secara paksa.

Ketika bersin, udara keluar membawa debu, kotoran dan bakteri yang ada di dalam sistem pernapasan. Bersin termasuk rahmat Allah karena memberi manfaat kesehatan.

Bersin memang terjadi secara tiba-tiba tanpa bisa dikontrol, namun ketika hendak bersin sebaiknya mencoba berusaha untuk merendahkan suara dan tidak sengaja mengeraskan suara bersin.

Berdasarkan hadits Abu Hurairah Radhiyallahu anhu:

"Bahwasanya apabila Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersin, beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam menutup wajah dengan tangan atau kainnya sambil merendahkan suaranya." [HR. Ahmad II/439, al-Hakim IV/264, Abu Dawud no. 5029, at-Tirmidzi no. 2746. Lihat Shahih at-Tirmidzi II/355 no. 2205]

Ketika bersin, hendaknya mengucap pujian kepada Allah SWT. Dianjurkan kepada orang yang bersin untuk mengucapkan Alhamdulillah sesudah ia selesai bersin. Sementara bagi teman atau saudaranya yang mendengar bersin, hendaknya ia mengucapkan Yarhamukallah.

Selanjutnya, ketika mendengar ucapan Yarhamukallah, maka yang bersin hendaknya mengucap Yahdikumullah wa yushlih balakum yang artinya Semoga Allah memberimu petunjuk dan memperbaiki hatimu. Hal ini dijelaskan dalam hadist yang diriwayatkan Abu Hurairah.

Adab Menguap

Ada banyak hal yang menyebabkan timbulnya reaksi menguap, salah satunya karena kekenyangan. Menurut penjelasan medis, menguap adalah bukti kebutuhan otak dan tubuh akan oksigen dan makanan.

Menguap juga menjadi bukti lemahnya sistem pernapasan dalam menyuplai oksigen yang dibutuhkan tubuh dan otak. Menguap umumnya terjadi saat seseorang merasa kantuk, hendak pingsan ataupun sebelum meninggal.

Rasulullah SAW menganjurkan untuk sebisa mungkin menahan keinginan menguap, atau jika tidak bisa ditahan maka usahakan menutup mulut dengan telapak tangan kanan atau punggung tangan kiri.

Ketika seseorang menguap, akan banyak udara yang terhirup melalui mulut. Udara ini membawa berbagai jenis bakteri dan juga debu sehingga menguap bisa menjadi salah satu penyebab penyakit.

Rasulullah SAW bersabda:

"Kuapan (menguap) itu datangnya dari syaitan. Jika salah seorang di antara kalian ada yang menguap, maka hendaklah ia menahan semampunya" [HR. Al-Bukhari no. 6226 dan Muslim no. 2944. Lafazh ini berdasarkan riwayat al-Bukhari]



Simak Video "Merugi Jadi Alasan Museum Rasulullah di Probolinggo Gulung Tikar"
[Gambas:Video 20detik]
(dvs/lus)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia