Osmosis dan Konsepnya dalam Biologi yang Perlu Diketahui

Hanindita Basmatulhana - detikEdu
Minggu, 26 Jun 2022 09:00 WIB
Peneliti melakukan penelitian dengan menggunakan mikroskop.
Ilustrasi. Apa yang dimaksud dengan osmosis dalam ilmu Biologi? (Thinkstock)
Jakarta -

Osmosis adalah salah satu bentuk peristiwa gerakan molekul atau ion yang terjadi pada membran sel dan organel-organel sel lain pada makhluk hidup. Peristiwa ini disebut sebagai gerakan pasif karena dinilai tidak membutuhkan energi.

Biasanya, osmosis hanya bergerak menuju satu arah karena subjek dari proses ini adalah air. Proses osmosis sering terjadi di antara cairan intravaskuler dengan ekstravaskuler.

Pengertian Osmosis dan Prosesnya

Secara teori, seperti dikutip dari buku Teori Dasar dan Implementasi Perkembangan Biologi Sel dan Molekul, osmosis adalah proses perpindahan molekul air atau zat pelarut dari pelarut berkonsentrasi rendah ke dalam bentuk larutan berkonsentrasi tinggi. Dengan kata lain, perpindahan dari larutan dengan kepekatan rendah ke larutan dengan kepekatan tinggi.

Perpindahan molekul tersebut dilakukan melalui selaput semipermeabel. Selaput semipermeabel sendiri merupakan selaput yang hanya dapat dilalui oleh molekul pelarut tapi tidak dengan zat terlarut atau solute.

Konsep Penting Osmosis dan Rumusnya

Proses osmosis bergantung pada perbandingan konsentrasi larutan yang berada di dalam sel dan di luar sel. Osmosis bertujuan melarutkan solute hingga terjadi proses ekuilibrium pada kedua larutan tersebut.

Kecepatan osmosis didasarkan pada beberapa faktor, seperti konsentrasi solute di dalam larutan, suhu larutan, dan muatan listrik solute serta perbedaan pada tekanan osmosis. Tekanan pada proses osmosis ini bergantung pada tingkat konsentrasi molekul di dalam larutan.

Jika konsentrasi molekul cenderung tinggi, maka tekanan osmosis pada larutan tersebut tinggi. Dengan begitu, air akan tertarik masuk ke dalam larutan tersebut.

Tertulis dalam buku Teknik Prosedural Konsep & Aplikasi Kebutuhan Dasar Klien, tekanan osmotik larutan disebut juga dengan osmolalitas. Osmolalitas dapat dipengaruhi oleh beberapa hal, di antaranya adalah jumlah albumin dan natrium.

Osmometri adalah alat dibutuhkan untuk mengukur proses osmosis. Rumus yang digunakan untuk menghitung tekanan osmosis di antaranya:

π = M × R × T

π : Tekanan osmosis
M: Molaritas
R: Konstanta gas
T: Suhu

Osmosis adalah proses difusi yang hanya melibatkan air. Sebab itu, proses ini juga kerap disebut dengan difusi air.

Namun, perebedaan bagi keduanya terletak pada zat yang berpindah. Zat yang berpindah pada osmosis adalah zat pelarut, sedangkan proses difusi adalah zat terlarut.



Simak Video "Ingin Jalani Pembekuan Sel Telur? Ini Syarat yang Harus Diperhatikan"
[Gambas:Video 20detik]
(rah/rah)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia