Soal Uraian: Pengertian, Bentuk, dan Kaidahnya

Anastasia Anjani - detikEdu
Senin, 02 Agu 2021 19:30 WIB
Siswa Siswi sekolah dasar kelas 5 menjalani ujian Penilaian Akhir Tahun secara tatap muka dengan mengunakan gawai di Sekolah Dasar Negeri 07 Pagi Malaka Jaya, Jakarta Timur, Rabu (9/6/2021).
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Soal uraian adalah soal yang menuntut peserta didik untuk mengorganisasikan gagasan-gagasan atau hal-hal yang sebelumnya telah dipelajari. Jawaban dalam soal uraian dikemukakan dalam bentuk uraian tertulis.

Berikut adalah penjelasan mengenai soal uraian yang dilansir dari laman SMAN 54 Jakarta:

Keunggulan Soal Uraian

1. Dapat mengetahui kemampuan siswa dalam menyajikan jawaban yang terurai.

2. Mampu mengorganisasikan pikiran.

3. Belajar untuk mengemukakan pendapat.

4. Dapat mengekspresikan gagasan-gagasan dan menuliskannya dalam kalimat dan biasanya membentuk paragraf.

Kelemahan Soal Uraian

1. Materi dan bahasan yang terbatas.

2. Waktu untuk mengoreksi akan lama.

3. Penilaian bersifat subjektif.

Bentuk Soal Uraian

Soal uraian adalah soal yang terdiri dari dua bentuk yaitu uraian objektif dan uraian non objektif. Soal uraian objektif adalah soal yang mengukur kemampuan peserta didik dengan menguraikan konsep tertentu. Biasanya soal ini dikaitkan dengan materi pelajaran dan penilaiannya dilakukan dengan objektif.

Uraian non objektif adalah soal yang mengutamakan argumentasi dalam konsep tertentuk sesuai dengan materi pelajaran. Biasanya penilaiannya mengandung unsur subjetivitas.

Kaidah Penulisan

Dalam menulis soal uraian terdapat 3 hal yang perlu diperhatikan yaitu sebagai berikut:

Materi

1. Soal menyesuaikan dengan indikator.

2. Ruang lingkup pertanyaan dan jawaban harus jelas.

3. Memiliki materi yang sesuai dengan tujuan pengukuran pelajaran.

4. Materi yang ditanyakan sesuai dengan jenjang pendidikan.

Konstruksi

1. Memiliki rumusan kalimat soal atau pertanyaan yang menggunakan kata tanya atau perintah yang mengharuskan menguraikan jawaban seperti mengapa, uraikan, jelaskan, bandingkan, hubungkan, tafsirkan, buktikan, dan hitunglah.

2. Membuat petunjuk yang jelas tentang cara mengerjakan soal.

3. Memiliki pedoman penilaian.

4. Hal-hal pelengkap seperti table, gambar, grafik, peta, dan yang sejenisnya harus disajikan dengan jelas agar tidak menimbulkan penafsiran yang berbeda oleh pembaca.

Bahasa

1. Dalam menulis soal menggunakan bahasa yang mudah dimengerti.

2. Soal ditulis tidak menyinggung kelompok tertentu.

3. Soal tidak menimbulkan penafsiran ganda atau salah pengertian.

4. Ditulis menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

5. Rumusan soal telah mempertimbangkan segi bahasa dan buday.

6. Tidak menggunakan bahasa yang berlaku setempat.

Jadi soal uraian adalah soal yang menuntut penjawab menguraikan suatu hal. Detikers apakah sudah pada mahir menjawab soal uraiannya nih?



Simak Video "Berkunjung ke Industri Kerajinan Tas di Bogor Jawa Barat"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/lus)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia