detikBali

Menikmati Sunset dan Padang Rumput di Pantai Kutikan Tabanan

Terpopuler Koleksi Pilihan

Menikmati Sunset dan Padang Rumput di Pantai Kutikan Tabanan


Sui Suadnyana, Fabiola Dianira - detikBali

Pengunjung menikmati sunset di padang rumput Pantai Kutikan, Desa Beraban, Kecamatan Penebel, Tabanan, Sabtu (17/1/2026). (Fabiola Dianira/detikBali)
Foto: Pengunjung menikmati sunset di padang rumput Pantai Kutikan, Desa Beraban, Kecamatan Penebel, Tabanan, Sabtu (17/1/2026). (Fabiola Dianira/detikBali)
Tabanan -

Menikmati matahari terbenam (sunset) di pantai dengan hamparan pasir mungkin sudah biasa. Namun, di Tabanan terdapat spot tersembunyi yang menawarkan dua pemandangan sekaligus: laut biru yang membentang luas dan padang rumput hijau di atas tebing.

Tempat ini bernama Pantai Kutikan. Lokasinya berada di Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Tabanan. Lokasi pantai ini tak jauh dari Daerah Tujuan Wisata (DTW) Tanah Lot. Detikers bisa masuk melalui DTW Tanah Lot dengan membayar tiket masuk untuk mencapai destinasi wisata ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, detikers bisa memilih jalur alternatif gratis. Jalurnya melalui jalan kecil setelah gapura Tanah Lot. Seusai melewati gapura itu, ambil arah kanan melewati Pura Pakendungan. Dari sana, kendaraan bisa diparkir di pinggir jalan.

Perjalanan belum berakhir. Detikers masih harus berjalan kaki menyeberangi jembatan kecil ke jalan setapak kecil yang menanjak. Sambil melangkah, mata akan dimanjakan oleh hijaunya sawah di kanan maupun kiri. Jalan ini sebenarnya bisa dijangkau dengan motor. Namun, jalur susah dilalui karena sempit, sedikit berair, dan area parkir terbatas.

ADVERTISEMENT

Setibanya di puncak, hamparan padang rumput luas langsung terlihat disambut oleh angin laut yang meniup rambut. Tak ada penjual kuliner di kawasan ini, hanya beberapa pengunjung yang menikmati padang rumput, angin laut, dan panorama alam yang terasa begitu damai. Sementara di bawah tebing, ombak menghantam bebatuan dengan irama yang menenangkan.

Beberapa kelompok orang dan pasangan tampak menikmati suasana, membuat konten, berbaring hingga piknik di atas rumput. Selain manusia, beberapa sapi terlihat berkunjung untuk makan rumput.

Toni dan Angel adalah salah satu pasangan yang datang dari Denpasar untuk menikmati sunset di Pantai Kutikan. Toni mengetahui tempat ini dari rekomendasi Google dan tertarik untuk menikmati padang rumputnya.

"Karena ada padang sabananya, ciri khasnya beda dari pantai lain. Bagus banget, apalagi sunset-nya. Lihatnya dari bukit, jadi terasa berbeda," ujar pria berusia 27 tahun itu.

Mereka menempuh sekitar satu jam perjalanan untuk menikmati hari libur mereka dengan berpiknik di Pantai Kutikan. "Ini bawa camilan snack, bekal pisang goreng keju, sama minuman," katanya sambil menunjukkan isi tas yang dibawa.

Hal senada disampaikan Angel. Ia menikmati dua pemandangan sekaligus di Pantai Kutikan, yaitu sabana dan pantai. Angel juga senang karena suasana di Pantai Kutikan relatif tidak terlalu banyak pengunjung.

"Di sini juga tidak terlalu ramai, ya. Jadi masih bisa tidur-tiduran, piknik, masih banyak banget space," ujar perempuan berusia 25 tahun itu.

Namun, keindahan ini belum sepenuhnya terjaga dan disyukuri. Masih terlihat sampah bekas makanan dan botol plastik berserakan di beberapa titik. Beberapa pengunjung terlihat pulang begitu saja tanpa membawa kembali sampahnya. Mereka meninggalkan jejak sampah di sekitar rerumputan. Pemandangan sampah di tempat seindah ini seolah meminta kesadaran manusia bahwa alam seindah ini layak dijaga, bukan dikotori.




(hsa/hsa)










Hide Ads