Pernyataan Amien Rais yang menyinggung kedekatan antara Presiden Prabowo Subianto dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menuai beragam reaksi. Arus Bawah Prabowo (ABP) berencana menempuh langkah hukum dan menilai pernyataan Amien Rais sebagai fitnah keji.
Diketahui, Amien Rais dalam sebuah video viral melontarkan kritik keras terhadap kedekatan antara Prabowo dan Teddy. Menurut video yang beredar, Amien mengaitkan kedekatan tersebut dengan isu moralitas dan menyebutnya telah melampaui batas profesionalitas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Amien juga mengutip analogi historis dan klaim yang disebutnya sebagai 'pandangan masyarakat', yang kemudian memicu kontroversi. Sejumlah pihak menilai pernyataan Amien tersebut tak berdasar dan berpotensi menyesatkan opini publik.
Pernyataan Amien Rais tentang kedekatan Prabowo dan Teddy itu semula diunggah di kanal YouTube Amien Rais Official. Namun, video berjudul "JAUHKAN ISTANA DARI SKANDAL MORAL" dengan durasi sekitar 8 menit itu sudah tidak bisa diakses.
Selain relawan Prabowo, Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid hingga Partai Ummat juga turut merespons pernyataan Amien Rais tersebut. Berikut ulasannya seperti dirangkum dari detikNews.
Relawan Prabowo Bakal Tempuh Langkah Hukum
Relawan Prabowo yang tergabung dalam Arus Bawah Prabowo (ABP) akan menempuh langkah hukum terkait pernyataan Amien Rais yang dianggap provokatif. ABH menilai pernyataan tersebut telah merusak nama baik Prabowo dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
"Ucapan Amien Rais bentuk serangan personal yang serampangan terhadap Presiden Prabowo Subianto dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Ini bukan lagi kritik, melainkan tuduhan keji tanpa dasar yang dipaksakan menjadi seolah-olah kebenaran. Pernyataan ini jelas halusinasi dan menyesatkan publik," ujar Ketua DPP ABP, Supriyanto, dalam keterangannya, Sabtu (2/5/2026).
Supriyanto menilai narasi yang dibangun oleh Amien Rais melewati batas kewajaran. Menurutnya, Amien Rais telah menyeret isu moralitas pribadi tanpa bukti yang bisa dipertanggungjawabkan. Dia menyebut pernyataan tersebut berpotensi merusak stabilitas politik dan kepercayaan publik terhadap pemerintah.
"Kalau kritik disampaikan dengan data dan argumen, itu sehat. Tapi kalau yang disebar adalah asumsi liar, gosip, dan insinuasi keji, itu bukan lagi demokrasi. itu pembunuhan karakter," ujar Supriyanto.
Supriyanto memastikan tengah mempersiapkan langkah hukum yang berfokus pada dugaan pencemaran nama baik. Menurutnya, pernyataan Amien tersebut mirip opini halu.
"Pernyataan seperti ini lebih mirip opini halu yang dipaksakan menjadi fakta. Sangat disayangkan jika keluar dari seorang tokoh yang dulu dikenal sebagai bagian dari gerakan reformasi," imbuhnya.
Menkomdigi Sebut Pembunuhan Karakter
Menkomdigi Meutya Hafid juga angkat bicara mengenai video Amien Rais terkait kedekatan Prabowo dan Teddy. Meutya menyebut video tersebut merupakan pembunuhan karakter.
"Kementerian Komunikasi dan mengidentifikasi sebaran video yang memuat narasi fitnah, Digital (Komdigi) telah pembunuhan karakter dan serangan personal yang ditujukan kepada Presiden RI. Video tersebut diunggah oleh Ketua Majelis Syura Partai Ummat," ujar Meutya dalam unggahan Instagram @kemkomdigi, Sabtu (2/5/2026).
Meutya menyebut pernyataan Amien Rais mengandung ujaran kebencian. Dia menilai pernyataannya bisa berpotensi memecah belah bangsa.
"Komdigi menegaskan bahwa isi video tersebut adalah Hoaks, Fitnah serta mengandung Ujaran Kebencian. Narasi yang dibangun merupakan upaya merendahkan martabat Pimpinan Tertinggi Negara, tidak memiliki dasar fakta serta bagian upaya provokasi untuk menciptakan kegaduhan publik. Hal ini berpotensi memecah belah bangsa," ujar Meutya.
"Ruang demokrasi digital adalah ruang adu gagasan bukan ruang memproduksi konten kebencian yang menyerang martabat manusia manapun," imbuhnya.
Meutya menyebut Komdigi akan mengambil langkah-langkah sesuai dengan undang-undang yang berlaku. Menurutnya, hal itu sudah diatur dalam UU ITE Nomor 1 Tahun 2024 Pasal 27A dan Pasal 28 (2).
Partai Ummat Sebut Amien Rais Offside
Ketua DPP Partai Ummat Aznur Syamsu juga buka suara terkait pernyataan Amien Rais yang menyinggung kedekatan Prabowo dan Teddy. Aznur menegaskan pernyataan Amien Rais tak berkaitan dengan partainya.
"Itu pernyataan pribadi Pak Amien, tidak ada kaitannya dengan Partai Ummat," ujar Aznur, Sabtu (2/5/2026).
Aznur mengaku sangat menyesalkan pernyataan tersebut. Terlebih, Amien Rais merupakan seorang tokoh negara.
"Kami dari Partai Ummat, menyayangkan pernyataan seperti itu dari Pak Amien Rais, apalagi beliau seorang tokoh, paling tidak pernah menjadi tokoh," ujarnya.
Dia kembali menegaskan pernyataan tersebut tak berkaitan dengan persoalan bangsa dan negara. Aznur menyebut jika Amien Raih telah melanggar.
"Tidak ada kaitan dengan persoalan bangsa dan negara saat ini. Pak Amien Rais offside," imbuhnya.
Artikel ini telah tayang di detikNews. Baca selengkapnya di sini!
(iws/iws)










































